00:06Surat Gembala 2026
00:08Surat Gembala 2026, soroti berbagai dinamika sosial dan politik di Provinsi Kalimantan Barat.
00:12Surat Gembala 2026 dari Uskup Agung Pontianak, Monsinyur Samuel Otonsidin OFMKAP,
00:18menyambut masa puasa dan pantang umat katolik tahun 2026.
00:21Samuel Otonsidin dalam Surat Gembala 2026,
00:24menyoroti dinamika sosial dan politik mengalami pelbagai sandirawa kotor para pihak.
00:27Politik uang runtuhkan demokrasi sebenarnya,
00:30membangun kekuasaan atas dasar duit, kerakusan akan uang, harta pangkat kekuatan masal.
00:36Puasa dimulai dengan merayakan Rabu-Abu 18 Februari 2026,
00:39sebagai tanda pertobatan, berbuat baik bagi sesama tanpa pandang status sosial.
00:44Rangkaian mengakhiri masa puasa dengan merayakan Jumat Agung,
00:463 April 2026 dan perayaan Paskah 2025, Minggu, 5 April 2026.
00:52Perayaan Jumat Agung, 3 April 2026,
00:55peringatan kisah sengsara Yesus mati di kayu salib,
00:58menebus dosa manusia, menurut tradisi katolik.
01:01Tahun 2026, gereja katolik di Indonesia usung tema,
01:04gerakan misioner gereja dalam menghadirkan harapan,
01:06untuk aksi puasa pembangunan.
01:09Hal-hal yang latar belakang pemunculan tema ini cukup kompleks,
01:11yaitu seluruh dimensi kehidupan dalam ruang dan waktu.
01:14Yang sedang tidak baik-baik saja di negeri ini.
01:17Dalam bidang ekonomi, menurut Surat Gembala 2026,
01:21masyarakat Indonesia sedang berada dalam permasalahan serius.
01:23Karena situasi dan kondisinya tidak selalu berpihak
01:26kepada upaya-upaya nyata kesejahteraan rakyat umum.
01:29Sebab sejumlah terbesar kekayaan alam dirahup oleh segelintir orang,
01:32menjamurnya korupsi,
01:33adanya kebijakan-kebijakan yang tidak populer.
01:36Biaya hidup semakin meningkat,
01:38tidak menentunya harga-harga kebutuhan pokok,
01:40tingginya biasa transformasi serta perawatan medis.
01:43Rakyat dengan kemampuan ekonomi serba terbatas tertekan
01:45dan pupuslah harapan akan hidup layak.
01:47Di bidang politik kita menyaksikan dan mengalami pelbagai
01:50sandiwara kotor para elit dan penguasa oligarkis
01:52mengancam kebebasan individu.
01:54Untuk berpendapat dan bertindak sesuai hati nurani
01:56demi kemaslahatan orang banyak.
01:58Politik uang sedang meruntuhkan demokrasi sebenarnya
02:00dan membangun kekuasaan atas dasar duit,
02:03harta dan martabat masih dalam angan-angan.
02:05Perlu diingat pula bahwa manusia dewasa ini
02:07sudah sampai pada titik ketika untuk segala sesuatu perlu duit,
02:10harta pangkat kekuatan masal.
02:12Sehingga tujuan pendirian suatu negara
02:13dengan pemerintahan yang bersih dan bermartabat
02:15masih dalam angan-angan.
02:17Perlu diingat pula bahwa manusia dewasa ini
02:19sudah sampai pada titik
02:20ketika untuk segala sesuatu perlu duit
02:22dan dukungan jika lau mau menenangkan laga.
02:25Karena itu yang tidak punya harus cukup puas
02:27menerima hasil kekalahan.
02:29Kerakusan akan uang dan harta ditambah
02:30dengan pemanfaatannya sebagai upaya membangun kekuatan
02:32atau legalitas semu melatar belakangi.
02:34Semua bentuk eksploitasi berlebihan terhadap alam
02:37dan sesama manusia.
02:38Maka manusia hampir-hampir hanya dilihat sebagai seberkas fungsi
02:41dan orang-orang kuat menjadi serigala bagi sesama.
02:44Dalam keadaan seperti itu,
02:46akhirnya cukup banyak orang menjadi acuh-ta'acuh
02:48dan menyerahkan pada nasib.
02:49Di lain pihak lingkupan hidup
02:51menjadi lahan eksploitasi berlebihan
02:52oleh segelintir pengusaha berduit dan para penguasa.
02:55Rakyat kebanyakan tidak jarang juga terseret
02:57ke dalam arus pengerukan
02:58secara tidak beraturan kekayaan malam itu.
03:00Sehingga memicu semakin parahnya kerusakan
03:02yang pada akhirnya bisa menjadi ancaman serius manusia.
03:05Dalam surat Gembala 2026,
03:07diakui, kita masih bisa menyebutkan
03:09litani panjang carut marut kehidupan
03:11yang dapat memupus pengharapan.
03:13Eksploitasi adat dan agama demi berbagai kepentingan,
03:15merosotnya moral,
03:16penyalahgunaan media sosial, dan lain sebagainya.
03:19Dapat dipahami kalau dalam situasi
03:21dan kondisi kehidupan bermasyarakat
03:22yang demikian pengharapan dipertanyakan maknanya.
03:25Masih adakah artinya berharap terwujudnya
03:27kesejahteraan umum, keadilan,
03:29praktika agamaan yang benar,
03:30terpeliharanya dengan baik?
03:31Lingkungan hidup, budaya, adat istiadat?
03:35Ketika banyak hal tidak beres,
03:37masyarakat pada umumnya bisa terjatuh
03:39ke dalam sikap acuh-ta'acuh dan tidak peduli.
03:42Gereja Katolik mengajarkan pentingnya
03:43mempertahankan serta menumbuh kembangkan pengharapan.
03:46Kendati kondisi dan situasi kehidupan bermasyarakat
03:48seakan-akan bergerak terbalik.
03:50Semua individu Katolik diutus
03:52untuk mewujudkan suatu bentuk kehidupan berpengharapan
03:54juga dalam situasi dan kondisi yang seakan-akan.
03:56Tidak memungkinkan lagi mengupayakannya.
03:59Karena hakikat hidup Kristiani
04:00antara lain tidak boleh menyerah kepada nasib,
04:02melainkan sebaliknya mengupayakan agar selalu tegar.
04:05Melakukan yang terbaik
04:06walaupun dengan kemungkinan memperoleh buah paling minim.
04:09Ada doa sangat indah bisa didaras oleh para Franciskan,
04:12khususnya ketika menghadapi situasi
04:13dan kondisi kehidupan yang kurang menguntungkan.
04:16Tuhan jadikanlah aku pembawa damai.
04:18Bila terjadi kebencian,
04:20jadikanlah aku pembawa cinta kasih.
04:22Bila terjadi penghinaan,
04:24jadikanlah aku pembawa pengampunan.
04:26Bila terjadi perselisihan,
04:28jadikanlah aku pembawa kerukunan.
04:30Bila terjadi kesesatan,
04:32jadikanlah aku pembawa kebenaran.
04:34Bila terjadi kebimbangan,
04:36jadikan aku pembawa kepastian.
04:38Bila terjadi keputusasaan,
04:40jadikanlah aku pembawa harapan.
04:42Bila terjadi kegelapan,
04:43jadikanlah aku pembawa terang.
04:45Bila terjadi kesedihan,
04:47jadikan aku pembawa sukacita.
04:49Doa ini bisa diteruskan oleh semua orang Katolik
04:51dalam gerakan misioner penghawa pengharapan
04:53dengan menambahkan.
04:54Bila terjadi korupsi,
04:56jadikan aku pembawa transparansi.
04:59Bila terjadi pengrusakan lingkungan hidup,
05:01jadikanlah aku pelestari ciptaan.
05:03Bila terjadi ketidakadilan,
05:05jadikanlah aku pejuangnya,
05:06di mana agama hanya dijadikan kamuflase,
05:08jadikan aku orang beriman sejati.
05:10Di mana hukum diputarbalikan,
05:12jadikanlah aku pembelaannya.
05:14Dengan berbuat demikian,
05:16kita bisa mengharapkan tetap ada
05:17dan bertumbuhnya pengharapan.
05:19Sehingga masyarakat tidak terjatuh
05:21ke dalam keputusasaan.
05:22Selama masa Prapaskah 2026,
05:24banyak hal dapat kita berbuat
05:25dan atas pelbagai cara,
05:27menurut Surat Gembala 2026.
05:29Lihat dan cermatilah apa saja
05:31yang bisa saudara-saudari lakukan
05:32di lingkungan kecil keluarga,
05:33stasi atau kampung Anda.
05:35Agar di samping berpuasa dan bermati raga,
05:38Anda dapat juga mengerjakan sesuatu yang positif
05:39untuk bersama-sama melestarikan.
05:41Serta menumbuh kembangkan harapan.
05:44Maka,
05:45jadikanlah masa Prapaskah 2026
05:47bukan hanya untuk meratapi kegagalan
05:48melalui pertobatan sejati,
05:49dengan menerima sakramentobat.
05:51Puasa dan pantang,
05:53tetapi barangkali yang lebih penting justru
05:54melakukan aneka aksi kebaikan
05:56yang bisa membantu diri dan orang lain.
05:58Bertahan dalam keadaan,
05:59menumbuhkan lebih lanjut pengharapan
06:01akan situasi dan kondisi aneka
06:02dimensi kehidupan yang lebih baik ke depan.
06:11Terima kasih telah menonton!