Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
PONTIANAK, DIO-TV.COM, Sabtu, 28 Februari 2026 - Merry Diduga Pengendali Illegal Gold Mining and Trading Provinsi Kalimantan Barat, ATR Punya Mesin Refinery?
Transkrip
00:06Mery, istri Siman Bahar Bong Kinpin disebut pengendali ilegal gold mining and trading.
00:12Mery diduga menjadi pengendali ilegal gold mining and trading di Provinsi Kalimantan Barat,
00:17pasca Siman Bahar Bong Kinpin.
00:19Berstatus tersangka TPPU KPK,
00:22tindak pidana pencucian uang komisi pemberantasan korupsi,
00:25kedua kali sejak 23 Mei 2023.
00:28Siman Bahar Bong Kinpin disebut merugikan negara 189 triliun rupiah,
00:33manipulasi data ekspor impor emas periode 2019-2013.
00:37Dari kerugian negara 189 triliun rupiah,
00:41sebanyak 27 triliun rupiah kerjasama dengan perusahaan emas luar negeri dan 162 triliun rupiah di dalam negeri.
00:48Bagian dari transaksi mencurigakan temuan PPATK,
00:512009-2013 secara kumulatif senilai 349,87 triliun rupiah ilegal gold mining and trading.
00:59Siman Bahar Bong Kinpin,
01:01warga Pontianak,
01:02pemilik Hotel Golden Tulip,
01:04Jalan Tegu Umar,
01:05Pontianak Selatan.
01:07Meri kendalikan ilegal gold mining and trading di Provinsi Kalimantan Barat diduga dibantu Lisan Bahar,
01:12adik kandung Siman Bahar Bong Kinpin.
01:15Lisan Bahar lolos dari pengergapan kepolisian resort kota Pontianak di Perdana Square,
01:19Jalan Perdana,
01:21Pontianak Selatan,
01:22Sabtu,
01:233 Mei 2025.
01:25Polisi Sita 47 emas batangan seberat 32 kg,
01:29meliputi 44 batang merek Simba,
01:31dan sampai sekarang tidak jelas proses hukumnya.
01:34Emas batangan merek Simba,
01:36produksi perusahaan refinery atau permunian PT Simba Jaya Utama di Kabupaten Sidoarjo,
01:41Provinsi Jawa Timur.
01:42PT Simba Jaya Utama,
01:44diduga milik Deni Handoko Bahar,
01:46anak kandung pasangan Siman Bahar Bong Kinpin dan Meri.
01:50Penemuan 44 emas batangan merek Simba penggerbekan di Perdana Square,
01:53Sabtu,
01:543 Mei 2025,
01:56bukti kaitan ilegal gold mining and trading.
01:59Siman Bahar Bong Kinpin tersangka,
02:01tidak semerta-merta menghentikan bisnis keluarga ilegal gold mining and trading selama 40 tahun.
02:07Lisan Bahar terlibat skandal Dodol Durian Supadio 1998,
02:11menyelundupkan emas batangan 2,1 kg di Bandara Supadio Pontianak.
02:15Penggeledahan dipimpin kolonel, PNB,
02:18Wijayantono,
02:20kepala cabang PT Angkasapura 2 Pontianak,
02:2220 Februari 1998.
02:25Lisan Bahar bawa emas batangan dalam bungkusan Dodol Durian,
02:28tapi dilepas setelah timbul pembelaan dari kantor bea dan cukai.
02:32Berbekalkan fotokopi dokumen pemberitahuan ekspor barang,
02:35Lisan Bahar,
02:36lolos dari semua jeratan hukum.
02:39ATR,
02:40jaringan Siman Bahar Bong Kinpin,
02:42pemain lama seperti Lisan Bahar,
02:44penampung hasil ilegal mining di Provinsi Kalimantan Barat.
02:47ATR patut diduga terlibat manipulasi manifest di Bandara Supadio Pontianak
02:51tujuan berisi emas batangan,
02:53Jumat,
02:5319 Mei 2023.
02:56Wiantono,
02:57kepala cabang PT Angkasapura 2 Pontianak,
03:001998,
03:02geram lantaran petugas tidak sejalan tegakan supremasi hukum.
03:06ART disebut memiliki mesti pengolahan emas murni sendiri,
03:09refinery,
03:10diduga beroperasi di sekitar Jalan Gajah Mada,
03:12Pontianak.
03:14Dilaporkan ART mengoperasikan mesin refinery secara ilegal
03:17dan sampai sekarang sama sekali tidak disentuh aparat penegak hukum.
03:20Mesin refinery atau permurnian emas dari batangan dore atau dorebar
03:24menjadi emas murni 99,9%,
03:27harga satuannya bervariasi.
03:29Tergantung kapasitas pemprosesan,
03:31tingkat otomatisasi dan metode digunakan seperti aquaregia atau elektrolisis.
03:37Mesin refinery skala kecil sekitar 1-5 kg per batch
03:40antara 4,5 juta rupiah sampai 150 juta rupiah.
03:44Menengah kapasitas 10-20 kg,
03:47mesin gold dorebar antara 140 juta rupiah hingga 165 juta rupiah per unit.
03:52Industri kapasitas 100 kg ke atas sistem otomatis penuh
03:56berkapasitas besar harga satuan 1,2 miliar rupiah ke atas.
04:00Semenjak Simon Bahar-Bong Kinpin jadi tersangka,
04:03praktis ilegal gold mining and trading dikendalikan Meri,
04:06Lisan Bahar dan ATR.
04:10Informasi lebih lanjut hubungi website biotv.com

Dianjurkan