Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 1 jam yang lalu
Artikel terkait:
https://www.suara.com/entertainment/2026/02/26/113613/anggota-damkar-depok-terima-teror-setelah-konten-diduga-sindir-oknum-brimob-viral

Seorang anggota pemadam kebakaran Kota Depok, Jawa Barat, mengaku mendapat teror dari orang tak dikenal setelah konten videonya viral di media sosial.
Petugas Damkar bernama Khairul Umam sebelumnya mengunggah video berjudul “Day 1 Ngenalin Fungsi APD” di akun Instagram pribadinya pada 22 Februari 2026.
Dalam video tersebut, Umam menjelaskan fungsi helm sebagai alat pelindung kepala, bukan untuk melukai orang lain.

Selengkapnya dalam video ini.

Creative/Video Editor: Najwa/Adit
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Anggota Damkar Depok diteror usai video sindir oknum berimap viral
00:04Seorang anggota Pemada Pembakaran Kota Depok, Jawa Barat mengaku mendapat teror dari orang tak dikenal setelah konten videonya viral di
00:11media sosial
00:12Tugas Damkar bernama Kairul Umam sebelumnya mengunggah video berjudul Day One Ngenalin Fungsi APD di akun Instagram pribadinya pada 22
00:19Februari 2026 lalu
00:21Dalam video tersebut, Umam menjelaskan fungsi helm sebagai alat pelindung kepala bukan untuk melukai orang lain
00:27Ucapan tersebut kemudian dianggap sebagian warga net sebagai sindiran terhadap kasus dugaan penganiayaan
00:33Yang melibatkan seorang anggota BRIMOB terhadap siswa Madrasa Sanawiya hingga meninggal dunia
00:38Tak lama setelah video itu viral, Umam mengaku mulai menerima berbagai ancaman dari orang tak dikenal melalui pesan WhatsApp
00:45Bahkan peneror diketahui memiliki sejumlah data pribadi miliknya termasuk alamat rumah serta nama kedua orang tuanya
00:51Umam mengatakan dirinya belum mengetahui siapa pelaku di balik teror tersebut
00:56Ia pun membagikan tangkapan layar ancaman yang diterimanya ke media sosial sebagai bentuk kewaspadaan
01:02Kasus ini pun menjadi perhatian publik di media sosial dan memicu perbincangan mengenai keamanan serta kebebasan berekspresi di ruang digital
Komentar

Dianjurkan