Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus mengintensifkan upaya penanganan stunting melalui berbagai program terpadu serta kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta.

Langkah ini dilakukan guna memastikan pemenuhan nutrisi bagi anak-anak yang terindikasi mengalami stunting di Kota Bertuah.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyebutkan sepanjang tahun 2025, pemerintah kota telah berhasil menangani lebih dari 3.000 kasus stunting. Capaian tersebut menjadi modal penting untuk menekan angka stunting secara signifikan pada tahun ini.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #zerostunting #pemkopekanbaru

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Kejar Zero Stunting, Pemko Pekanbaru Gandeng, Dunia Usaha Penuhi Nutrisi Anak
00:05Pemerintah Kota Pemko, Pekanbaru terus mengintensifkan upaya penanganan stunting melalui berbagai program terpadu
00:12serta kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta.
00:17Langkah ini dilakukan guna memastikan pemenuhan nutrisi bagi anak-anak yang terindikasi mengalami stunting di kota bertuah.
00:25Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyebutkan sepanjang tahun 2025,
00:31pemerintah kota telah berhasil menangani lebih dari 3.000 kasus stunting.
00:36Capaian tersebut menjadi modal penting untuk menekan angka stunting secara signifikan pada tahun ini.
00:42Kita targetkan Pekanbaru bisa Zero Stunting, ujar Agung, Jumat 20 Februari 2026.
00:49Menurutnya, percepatan penanganan stunting tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri.
00:55Ia menilai, keterlibatan dunia usaha sangat diperlukan, terutama di tengah keterbatasan anggaran daerah.
01:03Agung mengungkapkan, pada tahun ini terjadi pengurangan transfer kas daerah dari pemerintah pusat hingga Rp400 miliar.
01:10Kondisi tersebut membuat Pemko Pekanbaru harus memperkuat pola kolaborasi dengan berbagai pihak.
01:17Dengan keadaan saat ini, transfer kas daerah dari pusat berkurang Rp400 miliar.
01:22Tentu kami mengajak semua pihak untuk berkolaborasi membangun kota Pekanbaru, jelasnya.
01:28Sebagai langkah, konkret Pemko Pekanbaru telah membentuk badan stunting Pekanbaru
01:34dengan menerapkan pola kerjasama melalui program Bapak Angkat atau Bapak Asuh bagi anak kanok stunting.
01:42Program ini melibatkan pemerintah, masyarakat, serta pelaku usaha dalam membantu pemenuhan kebutuhan gizi anak melalui dinas kesehatan.
01:51Pendataan anak berisiko stunting dilakukan secara berjenjang dengan melibatkan camat, lurah, RT, RW, hingga kader posyandu di tingkat masyarakat.
02:03Setelah didata, data tersebut akan kami sampaikan kepada badan usaha.
02:08Nantinya perusahaan bisa bekerja sama dengan posyandu untuk menyalurkan bantuan terang agung.
02:14Ia menjelaskan, kebutuhan anggaran penanganan stunting mencapai sekitar Rp1.200.000 per anak setiap bulan.
02:22Bantuan tersebut diberikan selama 3 bulan sebagai upaya pemulihan kondisi gizi anak agar dapat tumbuh lebih optimal.
02:29Pemko Pekanbaru berharap sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dapat mempercepat penurunan angka stunting sekaligus mewujudkan generasi sehat dan
02:41berkualitas di masa mendatang.
Komentar

Dianjurkan