Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) buka-bukaan soal sumber dana program Makan Bergizi Gratis (MBG).

PDIP memaparkan bahwa anggaran MBG juga bersumber dari anggaran pos Pendidikan yang nilainya Rp 769 triliun. Di mana sebesar Rp 223 triliun dipakai untuk mendanai MBG.

Politisi PDIP Adian Napitupulu menjelaskan di dalam Undang-Undang dan diperkuat lewat Peraturan Presiden alokasi anggaran pendidikan salah satunya diperuntukan untuk membiayai makan bergizi.

"Ternyata MBG memang diambil dari anggaran pendidikan. Menurut Undang-Undang demikian, menurut Peraturan Presiden juga demikian. Ada angkanya," ujar Adian di Sekolah Partai PDIP di Jakarta Selatan, Rabu (25/2).

#PDIP #MBG #makanbergizigratis #anggaran #suaradotcom
Transkrip
00:00Emang diambil dari anggaran pendidikan?
00:03Apa yang disampaikan oleh beberapa pejabat negara
00:05seolah-olah anggaran MBG ini merupakan buah dari efisiensi
00:10bukan diambil dari anggaran pendidikan
00:13dalam faktanya, menurut Undang-Undang No. 17 tahun 2025
00:18tentang APBN 2026, Pasal 22
00:22bagian penjelasan disebutkan dengan jelas bahwa
00:26Penjelasan Pasal 22 Undang-Undang No. 17 tahun 2025
00:30Undang-Undang ya
00:31Pendanaan Operasional Penyelenggaran Pendidikan
00:34termasuk program makan bergisi pada lembaga yang berkaitan
00:37dengan penyelenggaran pendidikan baik umum maupun keagaman
00:39Penjelasannya demikian
00:41Penjelasan ini kemudian dikuatkan oleh Peraturan Presiden
00:45No. 118 tahun 2025 tentang rencian APBN tahun 2026
00:52dan disitu disebutkan untuk Badan Gizi Nasional 223 558 960 490
01:00jadi 223 triliun
01:03kita menghormati DPR dan pemerintah
01:06karena itu kita luruskan
01:07oh enggak ternyata
01:09emang diambil dari Anggara Pendidikan
01:12menurut Undang-Undang demikian
01:14menurut Peraturan Presiden juga demikian
01:16ada angkanya
01:18nah ini harus kita luruskan
01:20agar rakyat semakin memahami
01:23agar publik tahu bahwa kita menghormati Undang-Undang dan Peraturan Presiden
01:28terima kasih
Komentar

Dianjurkan