00:00Saudara, saatnya kita simak sejumlah cerita menarik dan inspiratif dalam cerita Nusantara.
00:06Kali ini giliran kawan-kawan kami dari Biro Kompas TV di Medan Sumatera Utara dan Pekanbaru, Riau.
00:11Sudah bersiap jurnalis Kompas TV Emir Syahpurba dan Juru Kamera Roganda Malau di Medan,
00:17serta Muhammad Rizky dan Juru Kamera Sawino Ardi di Pekanbaru, Riau.
00:22Pertama-tama kita ke Medan terlebih dahulu, Saudara.
00:25Emir, ada cerita menarik apa dari Medan?
00:28Ya, Devi dan juga Saudara, dari Kompas TV Biro Medan ada dua informasi yang akan disajikan pada Anda dalam segmen
00:36cerita Nusantara siang hari ini.
00:38Informasi pertama, Saudara, Museum Al-Quran di Sumatera Utara, jadi salah satu tempat alternatif bagi warga Kota Medan dan sekitarnya
00:47untuk menghabiskan waktu di bulan Ramadan.
00:50Di musim ini, warga dapat melihat koleksi musab dan mendapatkan edukasi tentang Al-Quran dan peradaban Islam.
00:59Berikut informasinya untuk Anda.
01:05Berbagai kegiatan di bulan Ramadan dilakukan masyarakat sembari menunggu waktu berbuka puasa.
01:11Museum Sejarah Al-Quran kini menjadi salah satu lokasi alternatif bagi warga di Kota Medan sekitarnya menghabiskan waktu dan mendapatkan
01:18edukasi tentang musab Al-Quran.
01:22Lokasi ini menjadi destinasi wisata religi baru bagi warga karena museum ini masih tergolong baru dan masih berkembang dengan berbagai
01:30koleksinya.
01:31Menurut pendiri museum Ikhwan Ajari, koleksi ini sudah dikumpulkan 10 tahun sebelum didirikan dan dipamerkan pada MTQ Nasional pada 2018
01:40di Medan.
01:41Dan museum ini didirikan untuk membuktikan sumut memiliki banyak musab yang berkaitan dengan warisan sejarah Islam yang selama ini dianggap
01:49tidak ada.
01:50Untuk alasan utamanya untuk membuktikan bahwa Sumatera Utara memiliki cukup banyak musab atau manuskrip yang berkaitan dengan warisan sejarah Islam
02:04yang selama ini dianggap tidak ada atau tidak.
02:08Sumatera Utara dianggap tidak memiliki musab Al-Quran menurut riset yang dilakukan selama 12 tahun oleh Kementerian Agama.
02:18Karena saya tidak percaya, maka saya berusaha untuk membuktikan bahwa Sumatera Utara punya musab, punya manuskrip yang memperlihatkan dengan peradaban
02:28Islam yang cukup tua.
02:31Sementara Diana, pengunjung di lokasi mengatakan, disini ada scan barcode-nya jadi sudah modern, jadi tidak harus membuka kotak kaca
02:39untuk melihat.
02:58Musium ini menawarkan berbagai macam musab Islam kuno yang dikumpulkan pendiri sekaligus ketua yayasan Dr. Pil Ikhwan Ajari sejak tahun
03:072007.
03:07Musium ini memiliki 70 koleksi manuskrip kuno Al-Quran yang bisa dilihat oleh pengunjung.
03:13Seluruh koleksi musab Al-Quran yang disimpan ditemukan di sumut.
03:18Setiap musab memiliki motif yang unik yang memakili setiap daerah dengan ikon tersendiri,
03:23seperti motif Melayu Pantai Timur, motif Simalungun, dan motif Bunga Matahari.
03:27Harga tiket masuk musium pun sangat murah.
03:31Rp50.000 untuk umum, sementara untuk pelajar dan mahasiswa hanya Rp20.000 saja.
03:36Tim Liputan Kompas TV, Medan, Sumatera Utara.
03:42Dan informasi kedua saudara-saudara pesani di Kabupaten Peru berhasil membudidayakan kebun durian di dataran tinggi Garo.
03:52Kebun durian seluap 1 hektare ini menjadi salah satu destinasi warga.
03:58Berikut informasinya untuk anda.
04:02Hampir setiap hari, kebun durian di desa Barus Jahe selalu dipenuhi wisatawan dari berbagai daerah di Sumatera Utara.
04:09Mereka mengaku penasaran dengan kebun durian yang berada di dataran tinggi bisa tumbuh subur dan memiliki buah yang cukup lebat.
04:16Dilahan seluas 1 hektare ini bermacam jenis durian seperti durian lokal, durian montong, blackton, hingga musangking ditanam dan siap dipanen.
04:26Pengelola kebun juga menyediakan pondok untuk wisatawan beristirahat atau menikmati buah durian.
04:32Pemilih kebun mengaku membudidayakan pohon durian di lokasi ini sejak 3 tahun lalu dan membuka kebun durian untuk menjadi destinasi
04:41bagi wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Karo.
05:07Salah seorang wisatawan yang datang dari kota Medan mengaku terkejut dengan adanya kebun durian yang berbuah
05:13dengan cukup subur.
05:31Diharapkan dengan adanya wisata kebun durian ini minat petani untuk menanam durian di Kabupaten Karo meningkat.
05:44Berikan dua informasi yang kami kemas dalam sektor cerita Nusantara siang hari ini dari Kompas TV Biro Medan kembali ke
05:50studio.
Komentar