Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Museum Al-Quran Sumatera Utara menjadi salah satu tempat alternatif bagi warga Kota Medan dan sekitarnya untuk menghabiskan waktu di bulan Ramadan.

Di museum ini, warga dapat melihat koleksi mushaf dan mendapatkan edukasi tentang Al-Quran dan peradaban Islam.

Berbagai kegiatan di bulan Ramadan dilakukan masyarakat sembari menunggu waktu berbuka puasa. Wisata religi Museum Sejarah Al-Quran kini menjadi salah satu tempat alternatif bagi warga Kota Medan dan sekitarnya menghabiskan waktu dan mendapatkan edukasi tentang mushaf Al-Quran.

Lokasi ini menjadi destinasi wisata religi baru bagi warga karena museum ini masih tergolong baru dan masih berkembang dengan berbagai koleksinya.

Sementara, seorang petani di Kabupaten Karo berhasil membudidayakan pohon durian di dataran tinggi Karo. Kini kebun durian seluas satu hektare menjadi salah satu destinasi wisata.

Hampir setiap hari, kebun durian di Desa Barus Jahe selalu dipenuhi wisatawan dari berbagai daerah di Sumatera Utara.

Mereka mengaku penasaran dengan kebun durian yang berada di dataran tinggi, yang bisa tumbuh subur dan memiliki buah yang cukup lebat.

Di lahan seluas satu hektare ini, bermacam jenis durian seperti durian lokal, durian Montong, Black Thorn, hingga Musang King ditanam dan siap dipanen.

Pengelola kebun juga menyediakan pondok untuk wisatawan beristirahat atau menikmati buah durian.

Pemilik kebun mengaku membudidayakan pohon durian di lokasi ini sejak tiga tahun lalu dan membuka kebun durian untuk menjadi destinasi bagi wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Karo.

#museumalquran #ramadan #mtq

Baca Juga Kasus Penjualan Bayi di Palembang, Pelaku Terancam Dihukum Berat | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/652922/kasus-penjualan-bayi-di-palembang-pelaku-terancam-dihukum-berat-kompas-siang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/652923/wisata-religi-di-museum-al-quran-hingga-ngabuburit-berburu-durian-kompas-siang
Transkrip
00:00Saudara, saatnya kita simak sejumlah cerita menarik dan inspiratif dalam cerita Nusantara.
00:06Kali ini giliran kawan-kawan kami dari Biro Kompas TV di Medan Sumatera Utara dan Pekanbaru, Riau.
00:11Sudah bersiap jurnalis Kompas TV Emir Syahpurba dan Juru Kamera Roganda Malau di Medan,
00:17serta Muhammad Rizky dan Juru Kamera Sawino Ardi di Pekanbaru, Riau.
00:22Pertama-tama kita ke Medan terlebih dahulu, Saudara.
00:25Emir, ada cerita menarik apa dari Medan?
00:28Ya, Devi dan juga Saudara, dari Kompas TV Biro Medan ada dua informasi yang akan disajikan pada Anda dalam segmen
00:36cerita Nusantara siang hari ini.
00:38Informasi pertama, Saudara, Museum Al-Quran di Sumatera Utara, jadi salah satu tempat alternatif bagi warga Kota Medan dan sekitarnya
00:47untuk menghabiskan waktu di bulan Ramadan.
00:50Di musim ini, warga dapat melihat koleksi musab dan mendapatkan edukasi tentang Al-Quran dan peradaban Islam.
00:59Berikut informasinya untuk Anda.
01:05Berbagai kegiatan di bulan Ramadan dilakukan masyarakat sembari menunggu waktu berbuka puasa.
01:11Museum Sejarah Al-Quran kini menjadi salah satu lokasi alternatif bagi warga di Kota Medan sekitarnya menghabiskan waktu dan mendapatkan
01:18edukasi tentang musab Al-Quran.
01:22Lokasi ini menjadi destinasi wisata religi baru bagi warga karena museum ini masih tergolong baru dan masih berkembang dengan berbagai
01:30koleksinya.
01:31Menurut pendiri museum Ikhwan Ajari, koleksi ini sudah dikumpulkan 10 tahun sebelum didirikan dan dipamerkan pada MTQ Nasional pada 2018
01:40di Medan.
01:41Dan museum ini didirikan untuk membuktikan sumut memiliki banyak musab yang berkaitan dengan warisan sejarah Islam yang selama ini dianggap
01:49tidak ada.
01:50Untuk alasan utamanya untuk membuktikan bahwa Sumatera Utara memiliki cukup banyak musab atau manuskrip yang berkaitan dengan warisan sejarah Islam
02:04yang selama ini dianggap tidak ada atau tidak.
02:08Sumatera Utara dianggap tidak memiliki musab Al-Quran menurut riset yang dilakukan selama 12 tahun oleh Kementerian Agama.
02:18Karena saya tidak percaya, maka saya berusaha untuk membuktikan bahwa Sumatera Utara punya musab, punya manuskrip yang memperlihatkan dengan peradaban
02:28Islam yang cukup tua.
02:31Sementara Diana, pengunjung di lokasi mengatakan, disini ada scan barcode-nya jadi sudah modern, jadi tidak harus membuka kotak kaca
02:39untuk melihat.
02:58Musium ini menawarkan berbagai macam musab Islam kuno yang dikumpulkan pendiri sekaligus ketua yayasan Dr. Pil Ikhwan Ajari sejak tahun
03:072007.
03:07Musium ini memiliki 70 koleksi manuskrip kuno Al-Quran yang bisa dilihat oleh pengunjung.
03:13Seluruh koleksi musab Al-Quran yang disimpan ditemukan di sumut.
03:18Setiap musab memiliki motif yang unik yang memakili setiap daerah dengan ikon tersendiri,
03:23seperti motif Melayu Pantai Timur, motif Simalungun, dan motif Bunga Matahari.
03:27Harga tiket masuk musium pun sangat murah.
03:31Rp50.000 untuk umum, sementara untuk pelajar dan mahasiswa hanya Rp20.000 saja.
03:36Tim Liputan Kompas TV, Medan, Sumatera Utara.
03:42Dan informasi kedua saudara-saudara pesani di Kabupaten Peru berhasil membudidayakan kebun durian di dataran tinggi Garo.
03:52Kebun durian seluap 1 hektare ini menjadi salah satu destinasi warga.
03:58Berikut informasinya untuk anda.
04:02Hampir setiap hari, kebun durian di desa Barus Jahe selalu dipenuhi wisatawan dari berbagai daerah di Sumatera Utara.
04:09Mereka mengaku penasaran dengan kebun durian yang berada di dataran tinggi bisa tumbuh subur dan memiliki buah yang cukup lebat.
04:16Dilahan seluas 1 hektare ini bermacam jenis durian seperti durian lokal, durian montong, blackton, hingga musangking ditanam dan siap dipanen.
04:26Pengelola kebun juga menyediakan pondok untuk wisatawan beristirahat atau menikmati buah durian.
04:32Pemilih kebun mengaku membudidayakan pohon durian di lokasi ini sejak 3 tahun lalu dan membuka kebun durian untuk menjadi destinasi
04:41bagi wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Karo.
05:07Salah seorang wisatawan yang datang dari kota Medan mengaku terkejut dengan adanya kebun durian yang berbuah
05:13dengan cukup subur.
05:31Diharapkan dengan adanya wisata kebun durian ini minat petani untuk menanam durian di Kabupaten Karo meningkat.
05:44Berikan dua informasi yang kami kemas dalam sektor cerita Nusantara siang hari ini dari Kompas TV Biro Medan kembali ke
05:50studio.
Komentar

Dianjurkan