00:00Terima kasih telah menonton!
00:32Terima kasih telah menonton!
01:23Terima kasih telah menonton!
01:41Terima kasih telah menonton!
01:59Secara umum, situasi dapat kami kendalikan berkat sinergi antara petugas dengan masyarakat.
02:09Oleh karena itu, dalam kesempatan ini kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat DIA, termasuk unsur jaga warga yang
02:23turut bersinergi bersama aparat kepolisian dalam menjaga stabilitas kamtik mas di wilayah DIA.
02:33Tidak lupa kami juga mengapresiasi pola pendekatan kultur budaya Jawa dengan mengedepankan karipan lokal,
02:42serta kami juga mengapresiasi kesabaran petugas untuk bertahan dan tetap persuasif dalam menghadapi masa yang bertindak anarkis.
02:56Dalam kegiatan tersebut, petugas sempat mengamankan tiga mahasiswa, namun ketiganya telah diserahkan langsung malam ini.
03:07Tadi sekitar jam 22.30 WIB, kami telah menyerahkan kepada pihak rektorat yang sebelumnya kami hubungi, kami koordinasikan untuk menjemput
03:21mahasiswanya,
03:23kemudian saat ini sudah pulang ataupun meninggalkan Mapolda.
03:27Kemudian terkait informasi yang beredar mengenai adanya suara tembakan gas air mata maupun tembakan peringatan,
03:40dapat kami tegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.
03:45Dan kami tegaskan bahwa selama kegiatan pengamalan berlangsung, petugas kami tidak dilengkapi dengan senjata.
03:54Ada pun suara yang terdengar di lokasi berasal dari suara petasan yang dibawa oleh masa aksi.
04:05Selanjutnya kami sampaikan bahwa situasi saat ini di depan Mapolda DIE aman dan terkendali,
04:14arus lalu lintas berjalan dengan lancar, serta situasi wilayah DIE secara umum kondusif dan terkendali.
04:22Demikian yang dapat kami sampaikan.
04:25Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
04:30Untuk tuntutan aksi hari ini ya kita berharap setidaknya polisi bisa sadar bahwa mereka tidak bisa melakukan
04:38ataupun semena-mena terhadap rakyatnya.
04:40Bahwa polisi itu harus hadir sebagai garda pelindung bagi masyarakat.
04:44Tidak boleh ada lagi korban yang timbul dari rakyat.
04:47Tidak boleh ada lagi korban dari demo yang mungkin, ya bisa kita tahu bahwa korban dari demo Agustus tahun lalu
04:53yang bisa dibilang ada yang menewaskan teman-teman dari Amitom dan mendapatkan banyak korban.
04:59Dan ya kita berharap setidaknya dengan cara sholat goib dan banyak aksi okupasi ini
05:05kita berharap setidaknya polisi itu akan sadar dan melakukan reformasi.
05:14Kami mengutuk kekerasan polisi dan kami segenap dari masyarakat bukan hanya sebagai mahasiswa
05:22bukan hanya sebagai dalam artian kami tidak mengatasnamakan sebagai mahasiswa UGEM atau apapun
05:27tapi kami mengatasnamakan masyarakat karena kami adalah bagian dari masyarakat itu sendiri.
05:31Kami adalah masyarakat yang resah dengan kelakuan para polisi
05:35yang resah, yang muak dengan kelakuan para oknum polisi
05:40yang mungkin bisa dibilang bukan lagi oknum tapi itu polisi itu sendiri.
05:44Jadi kami berharap dan kami juga meminta masyarakat yang lain.
05:49Namanya siapa?
05:51Namanya siapa?
05:52Namanya siapa?
05:53Ya si, ya si.
05:58Menemani pagi Anda dengan informasi-informasi terbaru
06:01satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih mencerahkan.
06:04Saksikan Kompas Pagi hanya di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda.
06:12Saksikan Kompas Pagi hanya di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda.
06:17Saksikan Kompas TV Channel 11 di televisi Anda.
06:18Saksikan Kompas TV Channel 11 di televisi Anda.
06:18Saksikan Kompas TV Channel 11 di televisi Anda.
Komentar