00:01Sampai Indonesia panggil badur untuk Anda, mobil pickup India lagi jadi polemik.
00:06Ini karena PT Agrinas Pangan Nusantara sebagai BUMN akan mengimpor 100 ribu lebih pickup India untuk koperasi Desa Merah Putih.
00:16Di satu sisi pengusaha nasional minta impor dibatalkan karena masih sanggup menyediakan dan untuk membantu ekosistem otomotif nasional.
00:24DPR pun bersuara meminta impor pickup India ditunda.
00:33Inilah mobil pickup asal India Mahindra yang punya spesifikasi 4x4 dengan mesin turbo diesel.
00:42Dan yang ini adalah pickup dari India lainnya Tata Motors.
00:46Kira-kira seperti inilah pickup yang akan diimpor oleh BUMN PT Agrinas Pangan Nusantara untuk operasional Koperasi Desa Merah Putih.
00:54Agrinas Pangan Nusantara akan impor 105 ribu unit dengan rincian 35 ribu unit pickup Mahindra Scorpio, 35 ribu unit pickup
01:04Tata Yoda, dan 35 ribu unit truk Tata Ultra T7.
01:09Dengan nilai proyek 24,66 triliun rupiah.
01:14Impor pickup India kini jadi polemik karena Kamar Dagang dan Industri atau KADIN Indonesia meminta Presiden Prabu Subianto membatalkan impor
01:22mobil pickup India tersebut.
01:24Wakil Ketua KADIN, Salih Husin bilang, produsen otomotif dalam negeri masih mampu menyediakan kebutuhan mobil pickup untuk Koperasi Desa Merah
01:32Putih
01:32dan dengan menggunakan mobil produksi dalam negeri dapat menciptakan multiplier effect bagi industri otomotif.
01:39Sebelumnya kan memang kami menghimbau agar apa yang akan terjadi dalam hal ini untuk mengimport mobil pickup untuk kebutuhan Koperasi
01:51Desa itu
01:52kan dengan jumlah yang begitu besar kami menghimbau agar Bapak Presiden kalau bisa membatalkan rencana tersebut
01:58karena produksi di dalam negeri juga sudah bisa mencukupi dan kapasitasnya jauh melebihi daripada apa yang dibutuhkan.
02:07Yang dipikirkan adalah kapasitas daripada produksi mobil di dalam negeri itu mampu untuk menyediakan apa yang dibutuhkan.
02:15Sehingga ya saya kira sudah seharusnya utamakan produksi dalam negeri.
02:22Agrina Sepangan Nusantara menanggapi polemik impor pickup India.
02:26Direktur utama PT Agrinas, Pangan Nusantara, Jau Angelo De Sousa Mota bilang
02:32telah membicarakan pada sejumlah produsen mobil untuk kebutuhan pickup Koperasi Merah Putih namun tidak ditemukan kesepakatan.
02:39Anggelo menambahkan Agrinas Pangan dapat melakukan efisiensi lebih dari 46 triliun rupiah dengan impor pickup dari India.
02:47Agrinas juga menanggapi permintaan DPR untuk menunda impor mobil pickup dari India.
02:52Apapun keputusan negara, keputusan DPR itu adalah suara rakyat dan menguapinya rakyat.
03:03Saya sebagai Direktur Badan Usami negara, saya akan taat, saya akan loyal dan saya akan manut apapun keputusan negara.
03:15Saya melihat bahwa di situ, saya juga sempat membaca bahwa Pak Dasko minta untuk ditunda.
03:22Jadi, seluruh para kesempatan ini juga, saya ingin memanfaatkan untuk menyampaikan kepada teman-teman.
03:28Dan selanjutnya dokumen yang sudah saya punya ini ditambah dengan kontrak,
03:32saya akan meminta waktu kepada Pak Dasko untuk menyampaikan kepada beliau juga,
03:37karena mungkin selama ini beliau hanya mendengarkan dari satu sisi gitu.
03:40Jadi sekarang saya pun akan mencoba mencari waktu beliau.
03:44Sebelumnya, Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasko Ahmad, meminta pemerintah untuk menunda impor mobil pickup dari India
03:50untuk operasional Koperasi Merah Putih.
03:52Dasko bilang, telah menyampaikan pesan kepada pemerintah agar rencana impor 105.000 unit mobil pickup dari India ditunda.
03:59Posisi presiden yang masih berada di luar negeri menjadi pertimbangan.
04:03Jadi rencana untuk impor 105.000 mobil pickup dari India,
04:09saya sudah menyampaikan pesan kepada pemerintah untuk rencana tersebut ditunda dulu,
04:19mengingat presiden masih di luar negeri.
04:22Tentunya presiden pada saat pulang akan membahas detail-detail mengenai impor tersebut.
04:35Dan tentunya juga presiden akan meminta pendapat dan mengkalkulasi kesiapan dari perusahaan dalam negeri.
04:45Ditunggu bagaimana solusi terbaik terkait pengadaan mobil operasional ini
04:49supaya Koperasi Desa Merah Putih berjalan dengan baik
04:52dengan tetap memberikan manfaat sebanyak mungkin untuk ekosistem perekonomian nasional.
Komentar