Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Bank Indonesia kembali membuka layanan penukaran uang rupiah menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026 melalui program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri.

Melalui program Serambi 2026, masyarakat dapat menukarkan uang lama dengan uang pecahan baru. Seperti apa antusiasmenya?

Berikut liputan jurnalis Kompas TV, Renata Panggalo, dan juru kamera Bimo Wicaksana di layanan penukaran uang Bank Indonesia di Masjid Hasyim Asy'ari, Jakarta Barat.

#tukaruang #ramadan #bankindonesia

Baca Juga Bali Waspada Potensi Hujan Lebat 3 Hari ke Depan, Ini Kata BMKG | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/652920/bali-waspada-potensi-hujan-lebat-3-hari-ke-depan-ini-kata-bmkg-kompas-siang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/652921/bi-siapkan-layanan-penukaran-uang-rupiah-selama-ramadan-kompas-siang
Transkrip
00:00Bank Indonesia kembali membuka layanan penukaran uang rupiah menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026 melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan
00:08Berkah Idul Fitri.
00:10Melalui program Serambi 2026 ini, masyarakat dapat menukarkan uang lama dengan uang pecahan baru.
00:16Dan seperti apa antusiasmenya? Berikut liputan Jurnalis Kompas TV ada Renata Panggalo dan juga Juru Kamera Bima Wicaksono di layanan
00:26penukaran uang Bank Indonesia di Masjid Hashim Asyari, Jakarta Barat.
00:31Sadara selain berburu takjil di bulan suci Ramadan menjelang Idul Fitri ini, tentunya masyarakat Indonesia juga berburu uang kecil atau
00:38ingin menukarkan uang dalam pecahan yang lebih kecil.
00:41Sekarang saya sedang berada di Masjid Hashim Asyari, Jakarta Barat di layanan Serambi 2025, layanan penukaran uang rupiah dari Bank
00:49Indonesia.
00:50Kalau yang bisa saya jelaskan, ini memang antusiasme masyarakat ini sudah cukup tinggi begitu yang mereka sudah melakukan pendaftaran dari
00:57beberapa hari sebelumnya.
00:58Mungkin dan memilih untuk menukarkan di sini pada tanggal 25 Februari hari ini.
01:04Nah untuk prosedurnya memang cukup sederhana ya, jadi masyarakat ini melakukan pendaftaran, kemudian menyimpan bukti pemesanan,
01:10dan setelah itu bisa datang ke sini dan kemudian bisa mengantri untuk mengambil nomor.
01:17Nanti nomor antriannya dipanggil, bukti pemesanan diperlihatkan, disertakan juga KTP-nya, lalu bisa melakukan penukaran uang.
01:26Tapi sayangnya saudara memang per tanggal 24 Februari kemarin merupakan kesempatan terakhir nih untuk warga Pulau Jawa melakukan penukaran.
01:35Jadi untuk hari ini sudah tidak bendaftar lagi karena sudah habis kotanya.
01:39Saya jadi kepo nih, kira-kira masyarakat yang berhasil untuk mendapatkan uang kecil ini gimana sih strateginya?
01:47Karena untuk masyarakat di luar Pulau Jawa tenang aja masih ada kesempatan gitu ya untuk menukarkan uang.
01:52Jadi mungkin strategi ini juga bisa diaplikasikan untuk mendaftar di tanggal 27 Februari nanti.
01:57Langsung saja kita tanyakan kepada Bapak Ibu permisi, sudah menukarkan uang ya?
02:01Iya. Alhamdulillah ya sudah.
02:03Ibu boleh diperkenalkan Bapak juga?
02:05Saya M. Nasir.
02:07Yuliani.
02:08Bapak Ibu kalau boleh tahu berapa nih yang diputarkan hari ini?
02:12Kalau saya 2,7.
02:14Aku 2,8.
02:16Bapak Ibu kan ini masyarakat banyak yang mengeluhkan susah nih mendapatkan uang kecil.
02:21Ini kan masih pekan pertama Ramadan.
02:23Dan ternyata udah habis nih kotanya.
02:25Kalau dari Bapak Ibu gimana cara pendaftarannya kemarin?
02:28Ya Alhamdulillah ya memang harus lewat online sih kalau penukaran BI atau penukaran uang sekarang ya.
02:34Lewat aplikasi pintar bi.co.didi.
02:38Kita yang luar.
02:40Di saat itu pas saya lagi buka berita, kebetulan keluar itu linknya.
02:45Saya buka aja, klik.
02:46Langsung udah kebuka, kan ada tungguan tuh.
02:50Tunggu 1 menit atau 2 menit.
02:51Kita tungguin aja.
02:51Nanti akan terbuka kolomnya untuk isi identitas kita, data kita gitu.
02:56Masukin ini KTP, isi data lah.
02:58Habis itu baru dilanjutkan ke penukaran uang.
03:03Eh domisili.
03:04Domisili penukaran uang di daerah mana?
03:07Kita kan di Jakarta Barat.
03:08Ya kita di Jakarta Barat.
03:09Terdekat dari alamat kita aja gitu.
03:11Habis itu ya udah kita ketemu.
03:14Nah kebetulan disini kita di Masjid Asyid Masari di Danmogot.
03:17Dapatnya penukaran uangnya gitu.
03:20Tadi diminta nunjukin apa aja, Pak?
03:22Nunjukin barcode.
03:23Nanti kan setelah kita daftar di online itu, ada barcode-nya nanti.
03:28Kita tunjukin barcode-nya.
03:29Disitu udah tertera.
03:30Barcode udah tertera di sistem komputer mereka.
03:34Udah tertera nama kita dan barcode dan penukaran uangnya berapa jumlahnya gitu.
03:38Sama KTP juga?
03:39Sama KTP, bawa KTP Asyid.
03:41Dan nggak bisa diwakilkan.
03:43Harus yang bersangkutan.
03:44Harus yang bersangkutan yang diambil.
03:45Walaupun suami istri.
03:47Makanya kami berdua datang ke sini.
03:50Baik, Pak.
03:52Nah, tapi nggak ada strategi khusus ya, Pak.
03:54Ini udah dari tanggal berapa sih nantrinya?
03:56Saya bendaftaran, eh, bukannya kan tanggal 20-an.
04:01Tanggal 20 Februari.
04:02Nah, saya pas bukanya tanggal 22.
04:05Langsung kebuka gitu.
04:06Alhamdulillah saya langsung dapat nantrian satu menit doang.
04:09Habis itu dilanjutkan ke kolom berikutnya.
04:12Cepat lah kalau menurut saya.
04:14Masih banyak, Bapak Ibu, untuk waktunya.
04:17Sehat selalu.
04:18Ya, itu dia saudara.
04:19Jadi memang sayang sekali untuk warga Pulau Jawa sudah tidak bisa menukarkan uang lagi.
04:24Kecuali kalau nanti Bank Indonesia.
04:26Mungkin saja karena adanya banyak kepermintaan masyarakat yang masih ingin menukarkan uang.
04:31Apalagi ini masih pekan pertama Ramadan.
04:33Jadi boleh kali ya mungkin kalau dari Bank Indonesia masih ingin memperluas atau memperpanjang lagi untuk waktu penukarannya.
04:39Dan untuk warga yang tinggal di luar Pulau Jawa tenang saja masih bisa melakukan pendaftaran.
04:44Nantinya pada tanggal 27 Februari 2026 melalui situs pintarbi.go.id.
04:51Renata Panggalo, Bimaui Caksana, Kompas TV, Jakarta.
Komentar

Dianjurkan