00:00Saya rasa komunitas kita harus belajar dari pengalaman beberapa waktu yang lalu
00:03dimana Trump itu cenderung ugal-ugalan
00:06dia mengambil keputusan secara instan, berbasis insting, dan kemudian bisa berubah dengan cepat, sewaktu-waktu
00:12Sebelum membahas apa dampak statement MA yang mengatakan keputusan Trump terkait resolokan tarif adalah ilegal
00:20mari kita melakukan flashback sebentar untuk mendapatkan situasi yang lebih jelas
00:24Jadi Trump itu menerapkan tarif lebih tinggi kepada hampir seluruh negara di dunia
00:29menggunakan IEPA atau Undang-Undang Kebawasan Ekonomi Darurat Internasional
00:34Ini memberikan wonan kepada Presiden Amerika Serikat untuk membatasi perdagangan internasional
00:39Undang-undang ini yang digunakan oleh Presiden Amerika Serikat untuk memberikan sanksi kepada negara-negara di dunia
00:44termasuk Rusia, Iran, Korea Utara, dan lain sebagainya
00:48Nah, karena kenaikan tarif itu bersifat luas kepada mayoritas negara di dunia
00:54maka MA mengatakan ini ilegal
00:56karena ini sejujurnya adalah wonanan MA, wonanan Kongres
01:00Kongres Amerika Serikat itu mempunyai wonanan fiskal termasuk menaikkan tarif
01:06Nah, seperti biasa, Trump tidak menyerah, tidak berhenti di situ
01:09dia retaliate dengan mengubah dasar hukum
01:12dari IEPA menjadi Undang-Undang Perdagangan 1974
01:15yang memberikan wonan kepada Presiden Amerika untuk menaikkan tarif hingga 10 atau 15%
01:21dalam konteks untuk memelihundungi ekonomi Amerika dari beberapa hal
01:26misalnya defisit perdagangan yang sangat besar, kondisi fiskal yang tidak stabil
01:35kemudian juga nilai tukar gas dolar yang terus-menerus turun
01:38Nah, dalam konteks ini
01:41sebenarnya bukan solusi juga bagi Trump
01:43karena ini sifatnya temporer
01:45hanya 150 hari
01:46kalau Trump ingin ini menjadi permanen
01:49maka Kongres harus menyetujui
01:50dan saya yakin hampir 100%
01:53Kongres tidak akan menyetujui
01:55Lalu, dalam konteks perjanjian yang sudah ditandatangani oleh Presiden Trump dan Presiden Prabowo
02:01apa dampaknya?
02:03Tentunya kita berharap ini batal demi hukum
02:06Kenapa?
02:07Karena itu situasi yang menguntungkan kita
02:09Situasi sebelum perjanjian dan setelah perjanjian
02:13itu lebih bagus sebelum perjanjian
02:14karena perjanjian itu paling tidak memaksa kita untuk membayar tarif lebih tinggi
02:19yang kedua, memaksa kita untuk membeli begitu banyak produk dari Amerika Sida
02:23Tetapi, apakah secara otomatis ini batal demi hukum?
02:27Belum tentu
02:28Karena bisa saja
02:29Amerika bermaneuver
02:31kembali menggunakan dasar hukumnya adalah IEPA
02:33dan Indonesia diposisikan sebagai negara yang mengganggu ekonomi Amerika Sida
02:37dalam konteks
02:38trade surplus kita dalam Amerika sangat tinggi
02:41Kemudian yang kedua
02:43kita dianggap menghambat masuknya investasi dan produk dari Amerika
02:46melalui non-trade barrier seperti TKDN
02:50kemudian perjanjian yang rumit dan lain sebagainya
02:53Nah, dalam konteks ini
02:55saya rasa pemerintah kita harus belajar dari pengalaman beberapa waktu yang lalu
02:59di mana Trump itu jendol kegagalan
03:01dia mengambil keputusan secara instan
03:03berbasis insting
03:04dan kemudian bisa berubah dengan cepat
03:06sewaktu-waktu
03:07yang ini bisa merugikan negara yang menjadi counterpart negosiasi
03:12dalam konteks ini Indonesia
03:14seperti beberapa waktu yang lalu
03:15Nah, sehingga harus menunggu
03:18perseteruan antara Trump dan Kongres ini jelas
03:21konklusi akhirnya jelas
03:23baru kita kemudian menentukan sikap dan melangkah
03:27itu usulan saya kepada pemerintah
03:31tetapi tentunya saya berharap
03:32yang terjadi adalah otomatis ini batal demi hukum
03:36terima kasih
03:44Terima kasih telah menonton!
04:08Well, thank you very much for being here
04:11The Supreme Court's ruling on tariffs
04:15is deeply disappointing
04:18and I'm ashamed of certain members of the court
04:21absolutely ashamed
04:23for not having the courage to do what's right for our country
04:28I'd like to thank and congratulate
04:30Justices Thomas, Alito, and Kavanaugh
04:32for their strength and wisdom
04:36and love of our country
04:38which is right now very proud of
04:41those justices
04:43when you read the dissenting opinions
04:46there's no way that anyone can argue
04:49against them
04:50there's no way
04:52foreign countries that have been ripping us off for years
04:55are ecstatic
04:57they're so happy
05:00and they're dancing in the streets
05:02but they won't be dancing for long
05:04that I can assure you
05:05the Democrats on the court
05:09are thrilled
05:10but they will automatically vote no
05:12they're an automatic no
05:14just like in Congress
05:15they're an automatic no
05:17they're against anything
05:19that makes America strong, healthy
05:21and great again
05:23they also are a
05:25frankly disgrace to our nation
05:27those justices
05:29they're an automatic no
05:31no matter how good a case you have
05:32it's a no
05:37kecepatan informasi dan akurasi data
05:40adalah komitmen kami
05:42satu langkah lebih dekat
05:43satu langkah lebih terpercaya
05:46saksikan Sapa Indonesia Malam
05:48di Kompas TV Channel 11
05:51di televisi Anda
05:52oh
Komentar