Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
WASHINGTON, KOMPAS.TV - Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya, mengungkapkan kesiapan Indonesia terkait keputusan Mahkamah Agung Amerika Serikat yang membatalkan kebijakan tarif resiprokal Presiden AS, Donald Trump.

"Setelah ada Supreme Court kemarin ya, tentunya dari 19 menjadi 10 persen itu secara hitung-hitungan lebih baik gitu ya," ujar Seskab Teddy dalam keterangannya di Washington pada Selasa (24/2/2026).

"Tapi intinya, pada prinsipnya Indonesia siap dengan segala kemungkinan yang akan terjadi. Oke. Jadi kita sudah sedia payung sebelum hujan," lanjutnya.

Baca Juga Terkejut! Tarif Trump Balik ke 10%, Menko Airlangga: Lebih daripada Kejutan di https://www.kompas.tv/nasional/652301/terkejut-tarif-trump-balik-ke-10-menko-airlangga-lebih-daripada-kejutan

#teddy #trump #tarif #indonesia

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/652302/tarif-trump-berubah-ubah-seskab-teddy-kita-sudah-sedia-payung-sebelum-hujan
Transkrip
00:00Bagaimana Pak Presiden masih mendengar perubahan ini?
00:04Kemarin kami sudah lapor ke Pak Presiden dan beliau minta kita mempelajari seluruh risiko-risiko yang mungkin timbul
00:14dan Indonesia siap dengan berbagai senario.
00:17Karena senario keputusan Mahkamah Agungnya Amerika ini sudah dibahas dengan USDR sebelum kita tanda tangan ini.
00:26Kemarin Pak Erlangga Somos tadi sempat bilang bahwa ini tuh ada kejutan baru atau ada keuntungan baru yang akan diterima
00:33Indonesia.
00:33Yang lebih terkejut lagi. Jadi ini lebih terkejut daripada kejutan.
00:41Yang keputusan 10 persennya kita tidak tahu. Tetapi kemungkinan terkait pembatalan agak kelihatan sedikit.
00:51Pak Erlangga Somos tadi sempat bilang bahwa ini tuh ada kejutan baru atau ada keuntungan baru yang akan diterima Indonesia.
00:58Pertama kita ada yang 10 persen tetapi ada yang kita sedang bicarakan yang sudah diputus nol supaya tetap nol.
01:07Ada tampaknya mungkin dari Pak Presiden untuk diskusi mengenai tarif utama seperti apa?
01:12Bukan dari Pak Presiden. Nanti dari Pak Presiden tanya Pak Presiden.
01:15Tapi intinya begini. Jadi Bapak Presiden melakukan diplomasi langsung terhadap Amerika Serikat gitu ya.
01:21Intinya kita Indonesia siap dalam menghadapi segala kemungkinan yang terjadi.
01:27Sebelum ada Keputusan Supreme Court, Mahkamah Agung kita sudah negosiasi bahwa Presiden dan tim dari 32 persen menjadi 19 persen.
01:36Kemudian mungkin juga akan bisa lebih turun lagi.
01:39Nah setelah ada Supreme Court kemarin ya tentunya dari 19 menjadi 10 persen itu secara hitung-hitungan lebih baik gitu
01:47ya.
01:48Tapi intinya pada prinsipnya Indonesia siap dengan segala kemungkinan yang akan terjadi.
01:54Jadi kita sudah sedia payung sebelum hujan. Begitulah kira-kira.
01:57Mas Agenda Presiden selanjutnya, tuan dari sini.
02:01Nanti saya ceritakan. Oke?
02:03Sekarang.
02:03Nanti aja.
02:05Sekarang ini fokus ya.
02:06Ya, terima kasih.
02:08Terima kasih.
02:08Terima kasih.
02:09Terima kasih.
02:09Terima kasih Mas.
02:15Saudara kecepatan informasi dan akurasi data adalah komitmen kami.
02:19Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih terpercaya.
02:23Saksikan Sapa Indonesia Malam di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda.
Komentar

Dianjurkan