00:00Pertama memang terima kasih teman-teman media, memang kita baru saja selesai tadi sesi Bapak Presiden bertemu langsung
00:09dengan 12 perusahaan investasi terbesar di dunia malah ada, ikut dari ada 12 dengan total kurang lebih kalau aset admin
00:22itu dikumpulkan itu 16 triliun USD.
00:27Dan diskusinya tadi cukup panjang, kurang lebih 2 jam dari tadinya hanya diperkirakan sejam, karena diskusinya very fruitful, very productive.
00:40Pertama-tama Bapak Presiden menyampaikan mengenai Indonesia dan juga apa langkah-langkah ke depan yang terus dilakukan Indonesia
00:52dalam rangka meningkatkan iklim investasi, meningkatkan perstabilan, perekonomian, start kementi, dan lain-lain-lain.
01:02Dan kemudian dilakukan dengan one-on-one dari 12 perusahaan yang hadir itu masing-masing memberikan masukan, memberikan inputan.
01:15Dan karena kita dari Danantara melakukan engagement dan juga pertemuan yang cukup intens, Pak Padu yang kami minta melakukan pembicaraan
01:33itu,
01:33dan potensi ada beberapa kerjasama dengan mereka karena memang kalau dilihat selama ini,
01:42para investasi, perusahaan-perusahaan ini mungkin belum, kalau saya bilang belum tergarap secara optimal.
01:51Mereka lebih banyak berinvestasi di negara-negara lainnya.
01:56Nah, kebetulan dengan keadilan dan tentara ini, mereka juga mempunyai potensi sebagai lokal partner dan tentara,
02:04dan itu memberikan kenyamanan dan confidence juga.
02:06Karena kita bisa bersama-sama investasi tidak hanya di Indonesia, tapi juga di luar Indonesia.
02:12Nah, mereka memberikan masukan juga terutama mengenai konsistensi, kebijakan, rule of law, kemudian juga mengenai pasar modal, pengembangan pasar modal,
02:28kemudian mereka juga menyampaikan resiko-resiko yang terukur, yang itu yang juga perlu kita lihat,
02:37dan mereka juga menyatakan dan membuji juga kebijakan kerja Bapak Presiden yang selama ini sudah dilakukan,
02:44yang membuat mereka sekarang melihat Indonesia itu lebih besar.
02:49Bapak Presiden menyampaikan di awal bahwa selama ini mungkin Indonesia dikenalkan as a sleeping giant,
02:53tapi kita nggak bersleeping anymore, now is time kita bangun dan bersama-sama mengembangkan dan meningkatkan perkembangan di Indonesia.
03:02Nah, jadi ada beberapa potensi kerjasama, baik itu di bidang teknologi,
03:11harapan dan juga ada terlalu sama knowledge di bidang renewable energy, infrastruktur, real estate, dan juga digital ekonomi.
03:19Itu juga di antaranya yang disampaikan ke kami, dan juga ada salah satu fun juga bagaimana bisa mengembangkan entrepreneur,
03:29atau para dunia usaha, pengusaha, dan knowledge semua itu ada apaan juga ke depannya.
03:35Jadi, ini adalah pertemuan yang sangat fruitful dan ini juga memberikan mengenai presence Indonesia itu di mata dunia ini makin
03:46baik,
03:47karena Indonesia juga selalu menjaga kestabilan yang menjadi sangat penting buat mereka,
03:51dan ada continuity dari semua kebijakan ini berjalan dengan baik.
03:57Nah, itu mungkin dari saya, mungkin Pak Pandu mau menambahkan?
04:01Ya, tadi mungkin banyak tambahan interest dari para investor-investor ini untuk berinvestasi dan berkolaborasi di dalam Indonesia,
04:11dan juga di luar Indonesia, tapi yang ditambahkan juga adalah bagaimana bisa membuat partnership langsung,
04:19dimana mereka bisa membuka-buka kantor langsung di Indonesia untuk investasi yang mereka lakukan.
04:24Karena bahasa mereka boots on the ground itu sangat penting dan mereka sangat apresiasi bahwa Presiden bisa menerima mereka semua.
04:31Jadi, ini juga mungkin bisa ditambahkan banyak yang terbang dari Los Angeles, dari New York,
04:37ada yang dari London, dari Eropa, yang hadir untuk bisa berbicara dan berdiskusi langsung dengan Bapak Presiden selama 2 jam
04:44terakhir ini.
04:45Kedua, memang banyak sekali juga tambahan, dan ini sekarang sudah kita tadi bicarakan,
04:50reformasi yang dilakukan di pasar modal, bahwa pasar modal sangat penting untuk bisa mendekatkan confidence,
04:55dari banyak bahasa-bahasa seperti confidence building,
04:58dan mereka sangat apresiasi bahasa yang Bapak Presiden tekankan mengenai penguatan legal system,
05:06certainty of legal system, dan juga mereka sangat apresiasi juga bahwa ada pembentukan dan antara yang Bapak Presiden inisiasikan,
05:13bahwa ini bisa menjadi salah satu calon mitra mereka,
05:16karena mereka juga sudah sangat terbiasa bermitra dengan sovereign wealth fund lain di dunia.
05:21Jadi, ini contoh yang sudah ada.
05:22Jadi, mungkin itu sebagai salah satu rangkumannya keinginan mereka untuk sekarang mulai berinvestasi dengan cara partnership,
05:29dan menggunakan dalam tarapan sebagai salah satu calon mitra mereka berinvestasi.
05:33Ya, Pak Rosan, betul ini masih sebatas diskusi ya, kalau misalnya dari perusahaan-perusahaan itu yang paling potensial, yang paling
05:38mendekati,
05:39ke sana apa mungkin Pak?
05:40Sebetulnya bukan hanya diskusi, kita...
05:41Sebenarnya sudah, jadi semuanya itu memang kita belum announce,
05:45tapi memang ini semua sudah merupakan partnership, yang nantinya pada saat waktunya akan kita...
05:51Jadi, sektor-sektornya tadi ada renewable energy, infrastruktur, mereka banyak fokus pada infrastruktur, energi transisi,
05:58dan juga tadi dari sisi entrepreneurship teknologi, salah satunya adalah salah satu investor terbesar di OpenAI,
06:06dan mereka bilang bagaimana bisa penggunaan OpenAI juga kepada sektor SOI kita untuk meningkatkan efisiensi.
06:13Ya, jadi ini bukan hanya diskusi, tapi tadi Pak Pandu nampaknya sudah berbicara lebih lanjut,
06:18dan tadi ada ini terakhir juga salah satu...
06:25Karena kita juga, Pak Presiden juga sangat apresiasi senang,
06:28karena yang datang ini benar-benar level CEO atau presidennya langsung gitu.
06:33Dan kita juga happy karena itu yang berbeda datang,
06:36jadi bukan level 2, tapi benar level 1 atasnya.
06:41Dan tadi, karena kebetulan salah satunya adalah ada owner majority dari Chelsea, Lakers, juga Lakers,
06:49dan juga Lakers, dan dia memberi apa...
06:51Orjanya membawa klub dari Chelsea dan Lakers ke Indonesia untuk kerjasama dan melakukan pertandingan.
07:01Seperti itu.
07:01Ya, mungkin dari parin ada tambahan?
07:03Kerjasama dari Kandi melihat ini gimana Pak?
07:04Ya, pertama-tama kami kan mewakilkan dari usaha.
07:07Kami melihat sendiri bahwa satu, tadi dan antara itu sangat diapresiasi sebagai mitra dagang daripada CEO-CEO tadi.
07:18Dan yang kedua, tentunya kami melihat juga Pak Presiden menekankan untuk tata kelola perusahaan,
07:24dan juga kepastian daripada hukum, dan itu sangat benar-benar di jaris bawahi dan diapresiasi.
07:29Nah, kami melihat mereka semua itu yang disampaikan tadi oleh Pak Menteri Rosan,
07:3516 triliun USD, mereka itu kan ada di pasar modal.
07:38Sehingga mereka bisa bergerak anytime dan sekarang pun juga sudah di dalam.
07:42Nah, berikutnya yang kita lihat memang dengan berhasilnya government spending dari pemerintah,
07:48dengan program-program seperti MBG tadi juga disampaikan,
07:51lalu juga dari sisi konsumsi domestik juga naik,
07:55lalu ekspor-import dipuji juga dengan adanya perjanjian dengan Amerika dan lain-lain.
08:00Ya, sekarang bicaranya banyak menerima investasi yang tentunya sangat berkembang dari FDI dan juga investasi dalam antara.
08:07Jadi saya melihatnya dari dunia usaha senang sekali, apalagi dalam antara selalu berpikir bagaimana untuk de-risking atau mengurangi resiko,
08:14dan juga untuk crowd-in atau sama-sama masuk berkotong-roll yang membangun suatu ekonomi.
08:20Dan saya rasa ini sangat positif dan kami tentunya sangat berterima kasih diajak dan menyambat baik semuanya.
08:26Oke, terima kasih.
08:31Kecepatan informasi dan akurasi data adalah komitmen kami.
08:36Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih terpercaya.
08:40Saksikan Kompas Petang di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda.
Komentar