Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani, berbicara soal isi pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan 12 pengusaha Amerika Serikat di Washington DC, pada Jumat (20/2/2026).

Rosan mengatakan diskusi berlangsung selama dua jam. Presiden Prabowo juga menyampaikan langkah-langkah yang dilakukan Indonesia untuk meningkatkan iklim investasi serta menjaga kestabilan politik.

Pertemuan itu dilanjutkan dengan sesi one on one bersama 12 perusahaan yang hadir.

"Masing-masing memberikan masukan dan input. Karena kami dari Danantara melakukan engagement dan pertemuan yang cukup intens, Pak Pandu yang kami minta melakukan pembicaraan tersebut. Ada potensi beberapa kerja sama dengan mereka," ujar Rosan.

Video Editor: Frashiva Rizaldi

#prabowo #as #trump

Sahabat KompasTV, mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi ter-update KompasTV di televisi Anda melalui Channel 11 pada perangkat TV digital atau set top box. Satu langkah lebih dekat, satu langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/652300/full-menteri-rosan-hingga-ketua-kadin-anindya-soal-pertemuan-presiden-prabowo-12-pengusaha-di-as
Transkrip
00:00Pertama memang terima kasih teman-teman media, memang kita baru saja selesai tadi sesi Bapak Presiden bertemu langsung
00:09dengan 12 perusahaan investasi terbesar di dunia malah ada, ikut dari ada 12 dengan total kurang lebih kalau aset admin
00:22itu dikumpulkan itu 16 triliun USD.
00:27Dan diskusinya tadi cukup panjang, kurang lebih 2 jam dari tadinya hanya diperkirakan sejam, karena diskusinya very fruitful, very productive.
00:40Pertama-tama Bapak Presiden menyampaikan mengenai Indonesia dan juga apa langkah-langkah ke depan yang terus dilakukan Indonesia
00:52dalam rangka meningkatkan iklim investasi, meningkatkan perstabilan, perekonomian, start kementi, dan lain-lain-lain.
01:02Dan kemudian dilakukan dengan one-on-one dari 12 perusahaan yang hadir itu masing-masing memberikan masukan, memberikan inputan.
01:15Dan karena kita dari Danantara melakukan engagement dan juga pertemuan yang cukup intens, Pak Padu yang kami minta melakukan pembicaraan
01:33itu,
01:33dan potensi ada beberapa kerjasama dengan mereka karena memang kalau dilihat selama ini,
01:42para investasi, perusahaan-perusahaan ini mungkin belum, kalau saya bilang belum tergarap secara optimal.
01:51Mereka lebih banyak berinvestasi di negara-negara lainnya.
01:56Nah, kebetulan dengan keadilan dan tentara ini, mereka juga mempunyai potensi sebagai lokal partner dan tentara,
02:04dan itu memberikan kenyamanan dan confidence juga.
02:06Karena kita bisa bersama-sama investasi tidak hanya di Indonesia, tapi juga di luar Indonesia.
02:12Nah, mereka memberikan masukan juga terutama mengenai konsistensi, kebijakan, rule of law, kemudian juga mengenai pasar modal, pengembangan pasar modal,
02:28kemudian mereka juga menyampaikan resiko-resiko yang terukur, yang itu yang juga perlu kita lihat,
02:37dan mereka juga menyatakan dan membuji juga kebijakan kerja Bapak Presiden yang selama ini sudah dilakukan,
02:44yang membuat mereka sekarang melihat Indonesia itu lebih besar.
02:49Bapak Presiden menyampaikan di awal bahwa selama ini mungkin Indonesia dikenalkan as a sleeping giant,
02:53tapi kita nggak bersleeping anymore, now is time kita bangun dan bersama-sama mengembangkan dan meningkatkan perkembangan di Indonesia.
03:02Nah, jadi ada beberapa potensi kerjasama, baik itu di bidang teknologi,
03:11harapan dan juga ada terlalu sama knowledge di bidang renewable energy, infrastruktur, real estate, dan juga digital ekonomi.
03:19Itu juga di antaranya yang disampaikan ke kami, dan juga ada salah satu fun juga bagaimana bisa mengembangkan entrepreneur,
03:29atau para dunia usaha, pengusaha, dan knowledge semua itu ada apaan juga ke depannya.
03:35Jadi, ini adalah pertemuan yang sangat fruitful dan ini juga memberikan mengenai presence Indonesia itu di mata dunia ini makin
03:46baik,
03:47karena Indonesia juga selalu menjaga kestabilan yang menjadi sangat penting buat mereka,
03:51dan ada continuity dari semua kebijakan ini berjalan dengan baik.
03:57Nah, itu mungkin dari saya, mungkin Pak Pandu mau menambahkan?
04:01Ya, tadi mungkin banyak tambahan interest dari para investor-investor ini untuk berinvestasi dan berkolaborasi di dalam Indonesia,
04:11dan juga di luar Indonesia, tapi yang ditambahkan juga adalah bagaimana bisa membuat partnership langsung,
04:19dimana mereka bisa membuka-buka kantor langsung di Indonesia untuk investasi yang mereka lakukan.
04:24Karena bahasa mereka boots on the ground itu sangat penting dan mereka sangat apresiasi bahwa Presiden bisa menerima mereka semua.
04:31Jadi, ini juga mungkin bisa ditambahkan banyak yang terbang dari Los Angeles, dari New York,
04:37ada yang dari London, dari Eropa, yang hadir untuk bisa berbicara dan berdiskusi langsung dengan Bapak Presiden selama 2 jam
04:44terakhir ini.
04:45Kedua, memang banyak sekali juga tambahan, dan ini sekarang sudah kita tadi bicarakan,
04:50reformasi yang dilakukan di pasar modal, bahwa pasar modal sangat penting untuk bisa mendekatkan confidence,
04:55dari banyak bahasa-bahasa seperti confidence building,
04:58dan mereka sangat apresiasi bahasa yang Bapak Presiden tekankan mengenai penguatan legal system,
05:06certainty of legal system, dan juga mereka sangat apresiasi juga bahwa ada pembentukan dan antara yang Bapak Presiden inisiasikan,
05:13bahwa ini bisa menjadi salah satu calon mitra mereka,
05:16karena mereka juga sudah sangat terbiasa bermitra dengan sovereign wealth fund lain di dunia.
05:21Jadi, ini contoh yang sudah ada.
05:22Jadi, mungkin itu sebagai salah satu rangkumannya keinginan mereka untuk sekarang mulai berinvestasi dengan cara partnership,
05:29dan menggunakan dalam tarapan sebagai salah satu calon mitra mereka berinvestasi.
05:33Ya, Pak Rosan, betul ini masih sebatas diskusi ya, kalau misalnya dari perusahaan-perusahaan itu yang paling potensial, yang paling
05:38mendekati,
05:39ke sana apa mungkin Pak?
05:40Sebetulnya bukan hanya diskusi, kita...
05:41Sebenarnya sudah, jadi semuanya itu memang kita belum announce,
05:45tapi memang ini semua sudah merupakan partnership, yang nantinya pada saat waktunya akan kita...
05:51Jadi, sektor-sektornya tadi ada renewable energy, infrastruktur, mereka banyak fokus pada infrastruktur, energi transisi,
05:58dan juga tadi dari sisi entrepreneurship teknologi, salah satunya adalah salah satu investor terbesar di OpenAI,
06:06dan mereka bilang bagaimana bisa penggunaan OpenAI juga kepada sektor SOI kita untuk meningkatkan efisiensi.
06:13Ya, jadi ini bukan hanya diskusi, tapi tadi Pak Pandu nampaknya sudah berbicara lebih lanjut,
06:18dan tadi ada ini terakhir juga salah satu...
06:25Karena kita juga, Pak Presiden juga sangat apresiasi senang,
06:28karena yang datang ini benar-benar level CEO atau presidennya langsung gitu.
06:33Dan kita juga happy karena itu yang berbeda datang,
06:36jadi bukan level 2, tapi benar level 1 atasnya.
06:41Dan tadi, karena kebetulan salah satunya adalah ada owner majority dari Chelsea, Lakers, juga Lakers,
06:49dan juga Lakers, dan dia memberi apa...
06:51Orjanya membawa klub dari Chelsea dan Lakers ke Indonesia untuk kerjasama dan melakukan pertandingan.
07:01Seperti itu.
07:01Ya, mungkin dari parin ada tambahan?
07:03Kerjasama dari Kandi melihat ini gimana Pak?
07:04Ya, pertama-tama kami kan mewakilkan dari usaha.
07:07Kami melihat sendiri bahwa satu, tadi dan antara itu sangat diapresiasi sebagai mitra dagang daripada CEO-CEO tadi.
07:18Dan yang kedua, tentunya kami melihat juga Pak Presiden menekankan untuk tata kelola perusahaan,
07:24dan juga kepastian daripada hukum, dan itu sangat benar-benar di jaris bawahi dan diapresiasi.
07:29Nah, kami melihat mereka semua itu yang disampaikan tadi oleh Pak Menteri Rosan,
07:3516 triliun USD, mereka itu kan ada di pasar modal.
07:38Sehingga mereka bisa bergerak anytime dan sekarang pun juga sudah di dalam.
07:42Nah, berikutnya yang kita lihat memang dengan berhasilnya government spending dari pemerintah,
07:48dengan program-program seperti MBG tadi juga disampaikan,
07:51lalu juga dari sisi konsumsi domestik juga naik,
07:55lalu ekspor-import dipuji juga dengan adanya perjanjian dengan Amerika dan lain-lain.
08:00Ya, sekarang bicaranya banyak menerima investasi yang tentunya sangat berkembang dari FDI dan juga investasi dalam antara.
08:07Jadi saya melihatnya dari dunia usaha senang sekali, apalagi dalam antara selalu berpikir bagaimana untuk de-risking atau mengurangi resiko,
08:14dan juga untuk crowd-in atau sama-sama masuk berkotong-roll yang membangun suatu ekonomi.
08:20Dan saya rasa ini sangat positif dan kami tentunya sangat berterima kasih diajak dan menyambat baik semuanya.
08:26Oke, terima kasih.
08:31Kecepatan informasi dan akurasi data adalah komitmen kami.
08:36Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih terpercaya.
08:40Saksikan Kompas Petang di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda.
Komentar

Dianjurkan