00:00Penyalahgunaan kewenangan untuk keadilan, kesalahan dalam penegakan keadilan.
00:07Pak Prabowo berjanji akan menjaga adanya miskeris objasis di negeri ini.
00:15Dan inilah bukti pertama.
00:17Dan saya yakin, Bapak Prabowo, 290 juta penduduk Indonesia mendukung ibu ini.
00:25Ya, benar ya Pak? 290 juta penduduk Indonesia kemungkinan besar, saya yakin ikut menghimbau kepada Bapak Prabowo
00:36agar mempergunakan kewenangannya untuk mencegah anak ibu ini masuk ke tiang gantungan.
00:43Terima kasih Bapak Prabowo. Ada pertanyaan silahkan.
00:47Siapa namanya? Namamu siapa?
00:50Geral dari Tribun.
00:52Geral Tribun, silahkan.
00:53Ya, bang, mungkin sudah disampaikan dalam persidangan kemarin,
00:57itu yang memberatkan akhirnya pandemi ikut dituntut mati.
01:01Apa sih sebenarnya kalau dari saat ke segera kemarin? Boleh disampaikan ulah?
01:07Secara fakta yang memberatkan sih, sehanya turut serta artin mereka menganggap di pasal itu kolektif kolegial.
01:14Artin mempakatan jahat.
01:17Itu saja.
01:18Dari segi lain tidak.
01:20Karena memang di kapal itu sudah ikut seolah-olah bersama-sama, berkolaborasi untuk melakukan kejahatan itu.
01:29Itu saja sudut pandang dari Kepala Jaksa.
01:31Artinya dianggap sebagai jaringan juga gitu ya?
01:34Iya.
01:36Dan jangan heran dalam setiap, dalam sering dalam BAP-BAP, itu sering, itu sering dalam berbagai kasus, terdakwa itu membuat
01:49pengakuan yang dia tidak mengerti.
01:51Ya, sering dalam berbagai kasus, terdakwa itu atau tersangka itu membuat pengakuan yang dia sendiri tidak mengerti.
01:59Ya, ya.
02:01Saya melihat di dalam BAP-BAP, ada pengakuan-pengakuan sudah istilah hukum.
02:05Yang saya nggak yakin Fandi ngerti itu.
02:07Pakai istilah-istilah hukum.
02:09Pakai istilah, apakah saudara melakukan permupakatan jahat?
02:12Mana ngerti seorang ABK, apa itu permupakatan jahat?
02:16Itu sudah biasa itu bahwa dalam BAP, seseorang akhirnya mematangkan, ya, ya, ya, ya, sesuai dengan pertanyaan penyidik.
02:24Ya, itu sudah saya alami dalam ratusan kasus.
02:28Ya, artinya apapun isi BAP, bukan itu.
02:31Bukan itu yang jadi patokan.
02:32Tapi dari segi ini, dua ton narkoba, ya, baru kenal kapten 1 Mei 2025.
02:40Berangkat 2 Mei, eh, berangkat 2 Mei, ya, ya, habis itu baru nginap di hotel dulu.
02:47Baru tanggal 13 Mei berangkat, naik kapal.
02:5118, di tengah laut, kapal yang lain masuk, yang semuanya adalah orang Thailand.
02:56Semuanya adalah orang Thailand.
02:57Ini orang ngerti juga Thailand nggak kan?
03:00Kaptennya aja baru kenal.
03:02Dari situ sudah jelas bahwa secara logika hukum, itu jelas-jelas tidak ada.
03:07Tidak ada, apa, unsur, tidak terbukti unsur bahwa dia adalah pelaku.
03:13Silahkan pertanyaan lagi.
03:15Ya, silahkan. Dari mana?
03:16Saya linsir dari online Indonesia.
03:18Cepat?
03:19Indonesia, dia online Indonesia.
03:21Oke.
03:22Pak, tadi Ibu pagi mengatakan, katanya kapal kargo waktu tanda-tanda.
03:26Tapi kuatanku mengatakan kapal tanker.
03:30Satu.
03:30Dua, ini untuk kapal kemana, Pak?
03:32Terus, bendera waktu kontrak itu, saya keberingannya, apa, dari negara mana.
03:38Deterutnya, kapal tersebut juga kemana.
03:41Masihnya terus, setahu saya, setahu saya,
03:45kali ini banyak, Pak, penyulungan seperti itu.
03:48Kalau untuk narkoba ini, gua tak memang besar, Pak.
03:51Tapi di saat itu banyak.
03:53Baik, bensin, apa, tolak dengan macam-macamnya, setahu saya,
04:04oke, sebelum dijawab ya, sebelum dijawab,
04:07ini memang bukan penyelujuban untuk masuk ke Indonesia yang saya baca dibe.
04:11Ini tujuannya saya baca dibe dari Thailand ke Filipina.
04:14Cuma melewati, hanya lewat doang Tanjung Karimun.
04:17Jadi bukan untuk konsumsi Indonesia.
04:20Silahkan pertanyaan lain.
04:21Jawaban lain.
04:21Jadi begini, memang di kontrak itu tidak kapal itu,
04:27tapi diajak kapten itu langsung ke kapal itu menggantar,
04:30itu ada yang kuatan itu.
04:32Jadi perusahaan Sian Dragon ini banyak kapalnya.
04:35Kalau saya lihat di situ banyak.
04:37Jadi mungkin saat kapal yang belum siap ini,
04:41ya ini kan lalu kejar kapal ini.
04:43yang itu dia, itu kan enggak.
04:45Ya, abisnya juga begitu.
04:46Kalau kita lihat, kalau orang dari Mr. Kong dari Thailand,
04:52kepercayaan diri kapal itu,
04:53yang tak tersemosi itu.
04:56Tapi di sepanjang Karimun dan Kepulauan Kepi,
04:59ya Mas Kepi itu, itu banyak, Pak.
05:01Kenapa tidak di,
05:03kapal itu tidak menggantar kondisi,
05:04atau di menggantar kondisi?
05:06Gini lho,
05:08Karimun itu enggak ada kaitan dengan kita.
05:10Karena ini memang kapal berbendera Thailand,
05:14tujuannya mau ke Filipin,
05:16cuma lewat doang.
05:18Jadi enggak ada kaitan dengan tindak pidana di Karimun,
05:21segala macam.
05:21Memang tujuannya bukan ke Indonesia.
05:23Ya, itu kira-kira.
05:24Cuma lewat doang ya, siap ketangkap.
05:28Yang lain?
05:31Dari mana?
05:31Dari Kajak Metro, media online Pak.
05:34Saya laporan,
05:36belanjakan mengenai pengacara,
05:38apa yang akan dilakukan ke depan,
05:40keperadilan sempat,
05:41dari pengacara sendiri,
05:43mendatingi pelairan Bapak,
05:45dan tanggungan juga.
05:47Itu pertanyaan kedua.
05:49Ini pandi,
05:50tanggung dari Akademi Pelayaran Menurut.
05:52Oke, Bu, bisa disebutkan enggak namanya?
05:54Ya, Bu.
05:55Itu aja.
05:58Nama pelayarannya Malayati.
06:04Sudah pernah bekerja di kapal di Indonesia,
06:08gajinya 2,5 juta, begitu ya?
06:10Untuk lokal.
06:11Baru pertama kali ini ke luar negeri ya?
06:14Kapal bermendara asing.
06:16Ya, silahkan yang lain.
06:17Jadi jadwal selanjutnya,
06:19Senin kita berada persidangan
06:20untuk memberikan plenoy kita,
06:23untuk pemberang.
06:25Senin depan.
06:27Ini hari Jumat.
06:30Ini hari kami berharap
06:32dengan adanya BIDI ini,
06:33udah-udah itu majelis Pem,
06:35bisa mendengar daripada
06:37apa yang kami tohkan di dalam PD kami.
06:40Kalau dari saya,
06:43apapun bisa tercantum dalam BAP,
06:46kita sudah tahu itu.
06:48Itu sudah bukan rahasia umum itu.
06:49ya, apapun bisa
06:52dicantupkan oleh penyiri dalam BHP
06:54dan orang-orang awam ini
06:56yang menengah
06:58ke bawah
06:59yang dari kalangan
07:01relatif ekonomi pas-pasan
07:03yang tidak sanggup membayar pengacara
07:06seperti kami-kami ini yang punya nyali
07:08ya, itu dia main
07:10tanda tangan aja, jadi
07:11jangan langsung percaya kalau
07:13apa pengakuan di BHP, itulah yang benar
07:16ya, kami sampaikan
07:18boleh tanya ke dua orang tua, kami lawyer
07:20yang dari kantor saya
07:21Salman Siret, A.I.D. Prasikologi
07:23tapi saat ini kami tidak dibayar
07:25boleh ditanya
07:27jadi, ini kantor Medan ya
07:31jadi, Sirait
07:33ini, kaptennya
07:34Samos ya, jangan-jangan hipar lo
07:36bukannya
07:38chief officer-nya juga
07:40saya dengar tempunan
07:41wah ini, sorry ya, maaf
07:44ini gang Batak
07:45oke, jadi itu tadi
07:47ya, oke
07:48silahkan ada lagi
07:50bapak isi bapak
07:50ya silahkan, ini dari mana pak
07:53saya dari serikat pekerjaan ya pak
07:55serikat pekerja pelawat
07:56oh pelawat, oke silahkan
07:58terima kasih
08:01terlepas
08:01perkenalan saya
08:03Sofyan
08:03Ketua Umum Serikat Kapal Transportasi Indonesia
08:05di Tanjurio
08:07terlepas tadi informasi dari bapak
08:10tadi bahwa
08:12kasus yang bermula dari pelawan
08:14kalau saya menilai cara
08:17waktu ini saya
08:18kasus ini berawal
08:20ketika terjadi
08:22ilegal transikmen
08:23ilegal transikmen di tengah laut
08:25kalau kapal ini secara normal
08:27muat dan bukan muatnya di pelabuhan
08:29itu akan ada namanya
08:30kargo manifest
08:31dan kapten tidak bisa dijarakan
08:33dengan pasal 137
08:34naunan pelayaran
08:35di mana kapten tidak
08:36mengetahui isi muatan
08:37tetakan tetapi
08:38karena kapal ini
08:39ilegal transikmen
08:40jadi kita tidak bisa
08:44kemudian
08:45di laut itu
08:46ada hierarki
08:48operasional kapal
08:49yang pertama itu adalah
08:51ship on air
08:51atau ship operator
08:52yang kedua itu adalah
08:54nakoda
08:54yang ketiga itu
08:56ngolong satu
08:56atau periurannya
08:57yang keempat
08:58baru
08:58ABK atau bawahan
09:00nasib pandi ini di bawah
09:01jadi tidak masuk akal
09:03kalau pandi dituntut maksimum
09:05sama dengan yang lain
09:05benar
09:06dari itu aja udah salah
09:08dari itu aja udah salah
09:09maksimum
09:11kalaupun misalnya
09:12kalaupun ini paling-paling
09:13terus serta
09:14paling-paling terus serta
09:16yang hukumannya
09:17gak mungkin hukuman mati
09:18itu aja udah salah ya
09:19nah kemudian
09:20kemudian
09:21Bapak lebih pintar
09:22dari pengacara sih
09:23nah kemudian
09:26kemudian Pak
09:27perlu kira
09:28peran kami disini Pak
09:29kami juga saat ini
09:31tolong Bapak-Bapak
09:31tolong bantu kami juga
09:32dengan Bapak-Bapak
09:33bahwa kami ada bikin petisi
09:34untuk tolak penolak
09:36Bapak menganggap
09:37ini pengadilan sesak
09:38untuk
09:38untuk pandi Ramadan ini
09:40tolong bantu
09:41piralkan
09:41moga ini bisa membantu
09:42atau membuka
09:43hati murami
09:44hati yang menurut
09:45nah itu satu yang bisa saya sampaikan
09:47terima kasih dukungan
09:49dari ikatan
09:52Bapak mantan awak kapal nih
09:55sudah berapa kali
09:56berhenti di tengah
09:57masukin muatan
10:06saya kira sudah cukup
10:08sudah jelas
10:10kalau ada yang mau personal interview
10:13juga boleh
10:14silahkan mau interview lagi
10:16silahkan
10:17demikianlah acara hari ini
10:19yang mau interview langsung
10:21dengan pengacaranya
10:21atau dengan ibunya
10:22secara private
10:23silahkan
10:23tapi disini aja
10:25ya mau
10:25ya
10:26daripada nanti dicegat kemana-mana
10:28silahkan
10:28yang ada
10:29gosi infotemen
10:30no no no no
10:35silahkan
10:36silahkan
10:36oke
10:39lu mata luku
10:41gua melulu
10:45saya juga ada bantu nih
10:48mungkin nih
10:48iya
10:49bantu bantuan
10:49kami
10:50saya juga bantu
10:50bagi
10:51kledo
10:51bersih
10:52kenapa
10:53Bapak gak bawa
10:54anggotanya
10:55halisnya
10:56di persidak
10:57biar seru
10:58ya
10:59pengacarannya
11:00iya
11:05jadi terima kasih
11:06kita ucapkan ini
11:07timnya nih
11:08inilah semua tim
11:09hotman 9-1
11:10ya
11:10ini semua tim
11:12hotman 9-1 ini
11:13ada saskia disini
11:14yang sudah repot
11:16si cantik
11:18ya
11:18siapa
11:19jasmin
11:20ada ini semua
11:21tim hotman 9-1
11:22dari seluruh
11:23dari berbagai kota
11:25ini kumpul disini
11:26ya
11:26yang
11:27kalau macam-macam
11:28kita akan terus
11:29melawan
11:30ya
11:30oke
11:31ya
11:34ya
11:36gak mau
11:38gue
11:38ngertian
11:43berapa
11:44apa
11:46mau
11:47menginsultasi
11:48pribadi
11:50ya
11:55silahkan
11:57ya
12:25bikin video
12:26bikin video
12:30salam hotman 9-1-1
12:32kami seluruh
12:34pengacara dari hotman 9-1-1
12:36dari berbagai kota
12:37siap memberikan
12:40bantuan kepada
12:42keluarga
12:43terdakwa
12:44Fandi
12:44yang disini
12:45hadir orang tuanya
12:46yang
12:47dipondi
12:48yang dituntut
12:50hukuman mati oleh
12:51jaksa di penghadiran
12:52negeri Batam
12:53hotman 9-1-1 akan
12:54terus
12:55memantau
12:56dan memberikan
12:57bantuan maksimum
12:58bekerjasama dengan
12:59tim pengacara
13:00dari Medan Pasirai
13:02dan
13:04Edi Prasetyo
13:06ya
13:06salam hotman 9-1-1
13:08dan program kami
13:10berikutnya adalah
13:11banyaknya kasus
13:13korban
13:14malah menjadi
13:16tersangka
13:17korban
13:19perampokan
13:20ada
13:21ada bapak-bapak
13:22kebunnya mau dirampok
13:23malah dia jadi
13:24tersangka
13:25sekarang ada
13:26viral di Medan
13:27ada korban
13:30memukul
13:31maling
13:31malah
13:32korban pencurian
13:34ini yang jadi
13:34tersangka
13:35malingnya
13:35gak jadi tersangka
13:36itulah
13:38keadaan kita
13:39sekarang ini
13:39dan kalau bukan
13:41rakyat Indonesia
13:42yang sama-sama
13:43berjuang
13:43siapa lagi
13:44jadi kami
13:45memohon
13:46kepada
13:47280 juta
13:49penduduk Indonesia
13:50mungkin sudah
13:50300 juta
13:51kalau ada
13:52ketidakadilan
13:53seperti itu
13:54agar
Komentar