00:00Jadi selama layarnya yang berjalan, itu tim selalu bekerja untuk negosiatif.
00:06Tapi begitu mentok, ya saya intervensi.
00:09Intervensinya kayak gimana sih Pak?
00:11Sudah kompasifi, kalau Presiden Prabowo Subianto punya caranya sendiri untuk diplomasi dengan Presiden Trump,
00:18nah, Menteri yang di sebelah saya ini punya caranya sendiri sebagai negosiator di kesepakatan tarif resiprokal ya Pak ya?
00:24Bisa diceritain gak sih Pak?
00:26Ya, ini behind the scene-nya kan kita putarannya ada 9, dan 4 kali saya ke Washington, dan sebagian besar
00:36juga melalui Zoom.
00:38Dan pertemuan fisik itu menjadi penting, karena dengan pertemuan fisik masing-masing tahu mengenai background,
00:45dan yang kedua menyamakan tujuan dari kerjasama, yaitu begitu kita ketemu tujuan adalah untuk mencapai kesepakatan,
00:56sejahteraan rakyat, kedua belah pihak win-win solution, nah ini kita ketemu.
01:01Pak, ini kan harus tahu gak di prosesnya, proses negosiasinya.
01:05Ada cerita menarik yang kemudian diingat gak?
01:08Kayak misalkan, ah, alat banget nih negosiasi sama business person, ya Pak?
01:15Karena yang negosiasi ada tim, jadi ada layer.
01:19Jadi selama layer-nya yang berjalan, itu tim selalu bekerja sama negosiasi.
01:26Tapi begitu mentok, ya saya intervensi.
01:29Intervensinya kayak gimana sih Pak?
01:30Misalkan, kasus lah bikin.
01:32Intervensinya telepon langsung aja.
01:34Telepon langsung aja udah.
01:35Pak, sedikit lagi, bedanya pertemuan fisik sama negosiasi baik online?
01:42Bedanya kan kalau online itu dua dimensi, sedangkan kalau fisik tiga dimensi.
01:48Jadi tiga dimensi kita bisa lebih baca, gesturnya kita bisa baca.
01:53Oke, terakhir.
01:54Udah sepakat 19% dengan pengecualian di beberapa sektor.
01:59Apa pesannya buat rakyat Indonesia yang mungkin masih belum ingin?
02:02Ya tentu yang membutuhkan iklim Indonesia, itu hampir semuanya nol.
02:11Banyak si LOPI, KRF, CPO.
02:13Kemudian yang banyak tenaga kerja, Amerika juga sudah memberikan ke Indonesia.
02:19Tekstil dan sebagainya.
02:21Yang berikut tentu yang kritikal mineral, ya kita kerja sama-sama.
02:269%? 19% kemenangan?
02:29Tidak ada yang menang.
02:30Tidak ada yang menang, tapi dua-duanya same solution?
02:32Ya.
02:33Ini dia negosiatornya, guys.
02:34Terima kasih, Pak Erlangga.
02:36Waktunya.
02:37Itu dia, Saudara Kompas TV.
02:39Saya penasaran memang cerita di balik layarnya negosiasi tarif resi prokal ini.
02:44Selama setahun.
02:46Hampir setahun.
02:47Dan itu tadi cerita dari Menteri Koordinator Bidang Perikon yang Erlangga Harta.
02:55Kita tunggu seperti apa dampaknya dari kesepakatan tarif resi prokal yang baru ini.
03:00Alvanya Rizky, Kompas TV, Washington DC.
03:02Sampai jumpa.
03:12Sampai jumpa.
03:38Sampai jumpa.
03:43channel 11 di televisi Anda.
Komentar