Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
WASHINGTON, KOMPAS.TV - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan ada peluang angka perjanjian tarif resiprokal antara Indonesia dengan Amerika Serikat (AS) masih bisa turun.

Dia mengatakan peluang itu kemungkinan terjadi lantaran pertemuan Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump setelah menandatangani perjanjian tarif resiprokal di Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (19/2/2026) waktu setempat.

"Dan, kita tunggu. Mungkin dalam waktu dekat, yang sekarang 19 persen, ya mungkin ke depan akan menjadi lebih baik lagi untuk Indonesia. Kita tunggu saja," ungkap Teddy, Jumat (20/2/2026).

Baca Juga Detik-Detik Presiden Prabowo dan Trump Teken Kesepakatan Dagang Tarif Resiprokal 19 Persen! di https://www.kompas.tv/nasional/652036/detik-detik-presiden-prabowo-dan-trump-teken-kesepakatan-dagang-tarif-resiprokal-19-persen

#prabowo #trump #tarifresiprokal

Video Editor: Galih

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/652073/prabowo-bertemu-trump-seskab-teddy-sebut-tarif-resiprokal-19-persen-berpeluang-turun-lagi
Transkrip
00:00Saya mau ingatkan lagi, jadi perjanjiannya memang 19% menjadi 19% dari sebelumnya tahun lalu itu 32%.
00:43Oke, jadi gini, selain topik yang dibicarakan Pak Menteri SDM, kemudian di Repertamina,
00:50jadi kemarin, itu setelah selesai, jadi Bapak Presiden melakukan bilateral dengan Presiden Donald Trump,
01:00jadi kemarin ada lebih dari 15 kepala negara dan pemerintah, gitu ya.
01:04Jadi kemudian satu-satunya kepala negara yang melakukan bilateral dengan Presiden Trump itu salah satunya,
01:11dan satu-satunya adalah Presiden Prabowo, kemudian di situ juga dilaksanakan penanatangan langsung perjanjian,
01:18yang mana saya mau ingatkan lagi, jadi perjanjiannya memang 19%, menjadi 19% dari sebelumnya tahun lalu itu 32%, menjadi
01:2719%, gitu ya.
01:29Itu satu. Kemudian yang kedua, ada tarif 0% untuk 1.819 produk unggulan, khususnya di bidang pertanian dan industri,
01:41kopi, kakao, minyak kelapa sawit, kemudian semi kendokter, gitu.
01:45Kemudian setelah pelaksanaan penanatanganan, kemudian Presiden Prabowo dan Presiden Trump melaksanakan pertemuan,
01:56kurang lebih sekitar 30 menit, tentunya banyak pembicaraan di sana, dan kita tunggu.
02:06Mungkin dalam waktu dekat, yang sekarang 19%, ya mungkin ke depan akan menjadi lebih baik lagi untuk Indonesia.
02:15Kita tunggu saja.
02:16Gitu saja mungkin.
02:17Ya, saya rasa cukup.
02:18Perhatikan semua.
02:20Terima kasih.
02:21Tadi Bapak Menteri SDM sudah menjelaskan secara detail, teknis, kemudian apa isi perjanjiannya,
02:28kemudian apa keuntungan yang diperoleh oleh Indonesia.
02:32Jadi, terima kasih Pak Menteri, Pak Jirud Pertamina, Pak Dubas.
02:36Terima kasih adakan media semua.
02:38Terima kasih.
02:39Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
02:51Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Komentar

Dianjurkan