00:00Kita kesorotan lain saudara, pesawat Pelita Air AT802 pengangkut bahan bakar minyak jatuh di Desa Pabetung, Kecamatan, Kerayan Timur, Kabupaten
00:08Dunukan, Kalimantan Utara.
00:13Pesawat terbang dari Bandara Longbawan menuju Tarakan membawa BBM Pertamina.
00:18Saat 10 menit mengudara, pukul 12.20 waktu Indonesia Tengah, petugas ATC Tarakan menerima sinyal darurat dari pesawat.
00:26Menurut kesaksian warga, pesawat jatuh sekitar jam 12.33 waktu Indonesia Tengah terbakar, hingga mengepulkan asap tebal.
00:35Dalam kecelakaan ini, seorang pilot bernama Kapten Hendrik Lodwig Adam meninggal dunia.
00:40Maskapai Pelita Air memastikan pesawat tidak membawa awak kabin ataupun penumpang.
00:45Selain mengevakuasi korban, personel TNI mengamankan puing-puing pesawat, guna mendukung proses investigasi lebih lanjut oleh pihak berwenang.
00:55Untuk pesawat ini dipiloti oleh satu orang saja, atau diawaki oleh satu orang.
01:00Kemudian kita tim evakuasi langsung bergerak, bergegas ke sana.
01:03Kebetulan memang terbantu dengan adanya jarak yang dekat, karena memang baru take off.
01:08Kemudian ada sedikit gangguan.
01:11Bangkai pesawat untuk korban sudah diamankan, dievakuasi ke rumah sakit Pratama, yang memang rumah sakit ini ada di Lombawan.
01:19Sementara itu, Pertamina Patraniaga Regional Kalimantan menyebut, stok BBM di Krayaan dalam kondisi aman.
01:26Berkait dengan musibah yang menjadi satu, pertama kami sampaikan bahwa stok BBM di Krayaan pada saat ini aman,
01:36karena sebelum mengalami musibah, tadi sudah dilakukan distribusi yang tidak dapatkan doping.
01:43Kemudian besok masih ada lagi doping yang dikirim ke Krayaan.
01:47Dan untuk menggantikan posisi pesawat yang mengalami musibah, kami juga sudah menyiapkan alternatif distribusi sebagai musibah.
01:57Pertamina juga telah menyiapkan alternatif distribusi bagi warga yang tinggal di daerah itu.
02:03Tim Liputan, Kompas TV
Komentar