Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Banjir terjadi di Kelurahan Cipete Utara akibat meluapnya aliran Kali Krukut. Hingga Jumat (20/02/2026) siang, banjir belum sepenuhnya surut.

Air menggenangi jalan-jalan di permukiman warga, bahkan masuk ke dalam rumah.

Ketinggian air bervariasi mulai dari 15-70 sentimeter. Meski demikian, warga memilih bertahan di rumah dan enggan mengungsi.

Lebih lengkap soal kondisi terkini banjir di perumahan warga di Cipete Utara, simak laporan jurnalis KompasTV, Meidina Andas, dan juru kamera Arief Rahman.

Baca Juga Hujan Deras Guyur Jakarta, Jalan Ciledug Raya Pesanggrahan Terendam Banjir 40 CM | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/651901/hujan-deras-guyur-jakarta-jalan-ciledug-raya-pesanggrahan-terendam-banjir-40-cm-kompas-siang

#banjircipete #kalikrukut #jakartaselatan #banjir

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/651903/terbaru-banjir-cipete-utara-imbas-luapan-kali-krukut-ketinggian-air-capai-70-cm-kompas-siang
Transkrip
00:00Anda kembali di Kompas Siang.
00:02Saudara banjir merendam permukiman di Keluruhan Ulujami, Pesanggerahan, Jakarta Selatan.
00:06Banjir dipicu anak kali pesanggerahan yang meluap pasca hujan deras yang melanda Jakarta sejak Kamis malam.
00:12Penyempitan aliran kali ikut memicu banjir.
00:20Untuk menahan air, warga membuat tanggul atau penahan, namun air tetap masuk ke dalam rumah.
00:26Nah, meski banjir, warga tidak mengungsi lantaran mayoritas rumah warga berlantai 2 dan masih bisa digunakan untuk beraktivitas.
00:33Warga berharap Pemprov mengeruk dan melebarkan kali untuk meminimalisasi banjir kembali terjadi.
00:47Banjir terjadi di Keluruhan Cipete Utara imbas meluapnya aliran air kali krukut.
00:52Hingga Jumat siang, saudara, banjir belum sepenuhnya surut.
00:56Banjir menggenangi jalan-jalan di rumah warga, bahkan hingga masuk ke dalam rumah.
01:01Ketinggian air bervariasi, walau demikian warga memilih bertahan di rumah mereka dan enggan mengungsi.
01:14Saudara, kita pantau kondisi terkini banjir di perumahan warga di Cipete Utara.
01:18Sudah ada jurnalis Kompas TV Medina Andas dan juru kamera Arief Rahman di Cipete Utara.
01:24Selamat siang, Medina. Jadi bagaimana kondisi rumah warga yang terendam banjir hingga saat ini?
01:35Ya, Fidi dan juga saudara, untuk situasi di Keluruhan Cipete Utara,
01:40tepatnya di Jalan Gangkoba RT3 RW6, tempat saya melaporkan saat ini,
01:45memang terpantau masih digedangi oleh banjir.
01:48Dan untuk ketinggian airnya sendiri, ini memang variatif,
01:51dikarenakan kontur jalan yang tidak merata, mulai dari kisaran 15 hingga 70 cm.
01:57Namun kalau kita berbicara mengenai ketinggian air tadi malam,
02:01ini saya sempat berbicara dengan beberapa warga bilang bahwa ketinggian airnya sendiri ini
02:06bahkan mencapai sekitar 110 cm, namun sekarang sudah mulai berangsur-surut.
02:12Dan penyebab banjir ini juga dikarenakan, selain dikarenakan adanya curah hujan dengan intensitas yang tinggi,
02:20ini juga dikarenakan adanya peluapan di Kali Krukut
02:23yang menyebabkan Jalan Gangkoba ini genangan airnya hingga mencapai 110 cm.
02:31Dan untuk arusnya sendiri, ini di tempat saya melaporkan,
02:34tempatnya di RT3 ini memang arusnya ini masih tenang,
02:37namun tadi saya sempat berjalan menelusuri ke Jalan RT4,
02:41di sana arusnya masih cukup deras hingga saat ini.
02:45Dan juga tadi kami sempat berbicara dengan beberapa warga mengatakan bahwa hingga saat ini
02:51mereka masih belum ada keputusan untuk mengungsi begitu,
02:56sehingga hingga saat ini memang mereka masih belum ada ingin pergi ke lokasi pengungsian,
03:03dikarenakan mereka juga sudah mengantisipasi,
03:06dikarenakan titik ini memang sudah menjadi titik yang rawan banjir,
03:10jadi mereka sudah meninggikan rumahnya begitu dan mereka akan naik ke lantai 2 tingkat rumahnya masing-masing.
03:18Jadi hingga saat ini memang masih belum ada rencana untuk pengungsian
03:22dan belum ada titik-titik lokasi pengungsian yang disediakan oleh warga FIDI.
03:28Baik May, jadi upaya apa di sana yang dilakukan untuk membuat air cepat surut?
03:46Bisa mendengar suara saya, May?
03:50May?
03:52Medina, jadi apa upaya untuk membuat air cepat surut?
04:00Ya FIDI dan juga saudara,
04:02hingga saat ini kami masih belum melihat adanya pompa air maupun pompa mobile yang disediakan,
04:07begitu dan namun hingga saat ini dikarenakan memang walaupun tidak ada pompa yang disediakan,
04:15para warga tetap sudah antisipasi dengan memindahkan barang-barangnya,
04:19kemudian juga memindahkan kendaraan roda 2 dan juga kendaraan roda 4nya ke tempat yang lebih tinggi
04:25dan mereka juga sudah memindahkan barang-barangnya ke lantai 2 rumahnya masing-masing.
04:31Walaupun tadi juga kami sempat berbicara dengan beberapa warga,
04:34warga bilang mereka sudah mulai merasakan pegal-pegal begitu dikarenakan mereka kelelahan
04:40memindah-mindahkan barangnya masing-masing dari lantai dasar menuju lantai atasnya, FIDI.
04:45Baik May Dina, terima kasih untuk laporan Anda.
Komentar

Dianjurkan