00:00Masih di Kompas Sahur, Saudara bersama saya Muhammad Syahreza.
00:03Saudara di tengah aktivitas perdagangan dan juga deretan toko di kawasan Pecinan Kota, Semarang,
00:08berdiri sebuah bangunan masjid yang menjadi simbol toleransi nyata.
00:12Kami ajak Anda untuk menilik seperti apa bangunan masjid Anur,
00:17yang dulu disebut sempat menjadi tempat persembunyian Pangeran Diponegoro.
00:24Halo Saudara Kompas TV, saat ini saya berada di salah satu gang kecil
00:29di Kompleks Pecinan Kota, Semarang.
00:31Nah, yang menarik hari ini saya mau menelusuri salah satu bangunan cagar budaya
00:37yang mencerminkan toleransi antara umat Tionghoa dengan umat Islam.
00:42Salah satu bangunan ini juga cukup lama berdirinya, sekitar tahun 1600-an.
00:47Bagaimana keindahan dan juga kemegahan dari bangunan ini?
00:50Ayo ikuti saya sekarang.
00:56Masjid Anur Diponegoro adalah sebuah masjid tua di tengah gang sempit
01:01Kompleks Pecinan Kota, Semarang, Konon, sempat menjadi tempat singgah
01:05dan persembunyian Pangeran Diponegoro pada masa penjajahan.
01:11Meski berada di jantung permukiman warga etnis Tionghoa,
01:15keberadaannya justru menjadi bukti betapa aratnya akulturasi budaya di Kota, Semarang.
01:22Tidak ada sekat antara suara azan dan bising suara pasar tradisional di sekelilingnya.
01:28Warga sekitar yang mayoritas non-muslim sudah berpuluh-puluh tahun
01:33hidup berdampingan dengan rukun dan saling menjaga.
01:37Bagi para pengunjung yang melintas,
01:40masjid ini seolah menjadi ketenangan di tengah padatnya aktivitas ekonomi.
01:45Arsitekturnya yang sederhana namun kokoh,
01:47menyimpan cerita tentang semangat persatuan yang tak pernah padam di Makan Saman.
01:54Meski sempat dibugar beberapa kali,
01:57bagian atap masjid ini masih dipertahankan keasliannya hingga kini.
02:02Pemerintah Kota, Semarang, juga secara resmi telah menetapkan
02:05Masjid Anur Diponegoro sebagai benda cakar budaya sejak tahun 1992.
02:13Nah saudara, ini tadi adalah bangunan Masjid Anur Diponegoro
02:19atau yang sering disebut sebagai Masjid Menyanan
02:22karena di Kompleks Pecinan Kampung Menyanan.
02:24Masjid ini memang dulunya,
02:27konon katanya ini merupakan masjid yang sempat disinggahi
02:31Pangeran Diponegoro dalam masa penjajahan Belanda.
02:34Serta Pangeran Diponegoro juga kabarnya dulu sempat mengaji
02:37dan bersembunyi di sini dari peperangan.
02:39Selain itu, bangunan ini juga sudah menjadi cakar budaya
02:43Semarang, Jawa Tengah sejak tahun 1992.
02:48Beberapa kali memang sudah dirombak begitu ya
02:51atau diperbaharui, namun atap di masjid ini
02:54ini masih atap asli saudara.
02:56Beginilah masjid yang menjadi simbol toleransi
02:59antara etnis Tionghoa dan juga kaum muslim
03:02yang memang dulunya ini didirikan oleh kaum muslim
03:05di Kompleks Pecinan Kota Semarang.
03:08Dari Kota Semarang, Gese Lutfiah, Dedy Setia melaporkan.
03:11Terima kasih.
03:14Terima kasih.
03:16Terima kasih.
03:16Terima kasih.
Komentar