00:00Saudara hujan yang mengguyur sejak Jumat Dinihari menyebabkan banjir di Jalan Dan Mogot, Jakarta Barat, harus lalu lintas, sekitar juga
00:06tersendat akibat adanya genangan di sepanjang jalan.
00:10Banjir genangi Jalan Dan Mogot sepanjang 700 meter.
00:14Beberapa petugas dari Dinas Perhubungan Polri dan juga dari Dinas Perhubungan, kemudian Polri, Satpol PP, juga Dinas Sumber Daya Air
00:23membantu pengendara di lokasi banjir.
00:30Kita pantau kondisi terkini di beberapa titik, sudah ada jurnalis Kompas TV juga, Saudara Rahma Piliang dan juru kamera Ian
00:42Faris di Dan Mogot.
00:44Rahma, kalau kondisi banjir di sana seperti apa sekarang?
00:52Ya banjir di Jalan Dan Mogot ini masih tinggi, video ada juga Saudara kalau kita pantau sejak tadi pagi hingga
01:01siang ini masih di ketinggian 20 hingga 30 dan bisa mencapai 40 cm video.
01:06Karena kalau kamu melihat kontur jalan yang sedikit cekung atau rendah di usai atau lepas dari halte jempatan gantung, di
01:18sanalah genangan mulai terjadi dan ada cekungan sedikit atau turunan, maka disitulah genangan air.
01:25Dan dapat dilihat memang di belakang saya, Fidija juga Saudara, kontur jalan yang turun dan beberapa kendaraan atau pengendara ini
01:34nekat untuk menerobos.
01:35Memang kalau sebelumnya lepas dari halte jempatan gantung itu dari petugas mengarahkan pengendara, baik itu kendaraan roda dua maupun pengendaraan
01:45mobil yang lebih kecil untuk beralih atau memutar jalan ke jalan inspeksi kali.
01:51Tapi ada beberapa kendaraan yang memang nekat untuk menerobos jalan ini.
01:56Namun Fidija juga Saudara, walaupun banjir atau ketinggian air ini masih mencapai hampir 40 cm, begitu ya dari Dinas Sumberdaya
02:05Air Jakarta ini sudah mengerahkan pompa sejak hari pagi.
02:08Akan ditunjukkan oleh Juro Kamera Kompas TV, Ian Faris.
02:11Ini ada beberapa pompa yang beroperasi, Fidija juga Saudara.
02:16Di sini ada satu pompa dan di depan saya memang ada tiga pompa lagi.
02:23Kalau di tempat saya melaporkan ini, ada empat pompa yang beroperasi.
02:27Pompa ini akan menyedot air di jalan dan mogot ini dan membuangnya ke kali, begitu walaupun kami melihat kalinya masih
02:35tinggi,
02:36tapi dari petugas sumber daya air Jakarta ini masih mencoba untuk mengurangi genangan air di jalan dan mogot ini.
02:44Selain itu, Fidija dan juga Saudara, memang kita lihat selain pompa yang ada di dekat saya ini, ada empat pompa,
02:51juga ada di bagian tengah jalan, begitu ya.
02:55Ada satu juga pompa yang bekerja untuk menyedot air dari jalan menuju ke kali, begitu.
03:02Selain juga yang sudah dilakukan oleh Dinas Sumber Daya Air untuk menyedot air supaya tidak terjadi genangan lagi, begitu ya,
03:12supaya banjernya berkurang.
03:13Juga ada beberapa petugas di sini, Fidija dan juga Saudara.
03:17Ada dari kepolisian, begitu ya, mengatur, mencoba mengatur lalu lintas.
03:22Saya juga ada dari Dinas Perhubungan, dari Satp OPP juga membantu untuk mengandara, menyeberangi atau yang nekat untuk menerobos banjir,
03:30Fidija dan juga Saudara.
03:32Kalau kita melihat, Fidija dan juga Saudara, kalau ketinggian airnya memang masih ya hampir 40 cm begitu ya, baik itu
03:41di jalan utama maupun di jalan teras Jakarta.
03:44Walaupun di jalan teras Jakarta ini masih ada ketinggian sedikit, tapi masih bisa atau tergenang oleh air.
03:50Apalagi di bagian tengah, Fidija dan juga Saudara, ini ketinggian air malah lebih tinggi dari tempat saya yang melaporkan ini.
03:58Selain itu, yang saya sebutkan, Fidija dan juga Saudara, sebelum di lokasi banjir ini,
04:04usai dari hal kejembatan Gangkung, Dinas Perhubungan dan juga Satp OPP ini mengarahkan pengendara, baik itu spena motor maupun roda
04:134 yang kendaraan yang kecil untuk beralih ke jalan di seberang kali atau di jalan inspeksi kali begitu ya,
04:21untuk memutar jalan sedikit, sepanjang kurang lebih 800 meter dan nantinya bisa langsung keluar di ujung dari genangan atau di
04:30ujung banjir di jalan Daan Mogot ini.
04:32Baik, banjir masih tinggi tampaknya di jalan Daan Mogot, di sebagian ruas jalan Daan Mogot.
04:38Terima kasih Rahma Piliang untuk laporannya.
Komentar