00:00Indonesia dan Amerika Serikat telah menandatangani perjanjian tarif timbal balik atau tarif resiprokal.
00:07Penandatanganan itu dilakukan langsung oleh Presiden Rambu Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
00:13Menurut Menko Bidang Perekonomian Erlangga Hartato, perjanjian dagang itu akan memperkuat akses pasar dan meningkatkan kepastian usaha bagi kedua negara.
00:22Tadi pagi, Bapak Presiden langsung menandatangani kerjasama Agreement of Recipital Trade yang diberi judul
00:35Toward a New Golden Age for the US-Indonesia Alliance dan ditandatangani secara bersama baik oleh Bapak Presiden Prabowo maupun
00:48Presiden Donald Trump.
00:50Dan dalam pertemuan bilateral antara kedua pemimpin, itu berjalan cukup lama, selama 30 menit sesudah kegiatan Board of Peace tadi
01:03pagi.
01:04Dan dokumen terkait dengan Agreement on Recipital Trade, ini lampirannya itu tadi juga dilanjutkan bersama di kantor daripada USTR.
01:20Ambasador Jameson Greer.
01:22Indonesia dan Amerika Serikat sepakat untuk memperkuat kerjasama ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi,
01:30dan ini salah satu daripada perjanjian yang membentuk Council of Trade and Investment.
01:38Sehingga ini menjadi forum ekonomi kedua negara, dan ini hasil daripada Agreement of Recipital Trade.
01:48Sehingga seluruh persoalan investasi dan persoalan perdagangan antara Indonesia dan Amerika,
01:54nanti akan dibahas dulu di dalam Council of Trade apabila terjadi kenaikan yang di luar terlalu tinggi
02:05atau hal yang dianggap bisa mengganggu neraca daripada kedua negara.
02:13Tujuan dan visi perjanjian adalah untuk mengwujudkan kemakmuran ekonomi bersama,
02:19lantai pasok yang kuat, dan menghormati kedaulatan dari masing-masing negara.
02:24Jadi saya garis bawahi, menghormati kedaulatan dari masing-masing negara,
02:29itu menjadi bagian daripada perjanjian yang ditandatangani.
02:34Sejak diumumkan oleh Presiden Trump, pada tanggal 2 April 2025 yang lalu,
02:42pemerintah Indonesia telah mengirimkan empat surat untuk proses negosiasi tarif
02:50di bulan April, Juni, Juli, dan Agustus 2025
02:55dan juga 90 persen daripada dokumentasi yang dikirim oleh Indonesia dipenuhi oleh Amerika.
Komentar