Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Presiden Prabowo Subianto melempar kelakar perlunya sikap otoriter untuk melawan koruptor.

Hal ini disampaikan saat menyampaikan arahannya di Indonesia Economic Outlook 2026 pada Jumat (13/2/2026).

Prabowo kemudian menegaskan bahwa Indonesia bangsa demokratis.

"Tapi kalau ditanya rakyat jangan-jangan perlu juga sedikit-sedikit otoriter. Jangan-jangan untuk melawan koruptor-koruptor itu. Tapi kita demokratis jadi kita masih moderat ya," ujar Prabowo.

Video Editor: Aqshal

Produser: Theo Reza

#breakingnews #prabowo #economic

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/650916/buat-tawa-kelakar-prabowo-jangan-jangan-perlu-sedikit-otoriter-untuk-lawan-koruptor
Transkrip
00:00Saya sampaikan, saudara-saudara, efensiasi, dan tidak ada masalah banyak kawan-kawan luar negeri,
00:08kita tidak perlu malu kalau kita punya kekurangan.
00:13Korupsi masih terlalu banyak.
00:17Kita harus habiskan korupsi dari bumi Indonesia.
00:30Segala kebocoran, segala penyelewangan, segala manipulasi, semua tingkatan.
00:40Saya kumpulkan pengusaha-pengusaha yang sebagian besar adalah kawan saya sendiri, saya sampaikan.
00:49Sudahlah, kalian sudah besar, sudah kaya.
00:56Patuhi peraturan.
00:58Kalian pintar-pintar, tapi di Indonesia ini orang pintar itu, pintarnya pintar mencari peluang mengatasi peraturan.
01:16Benar?
01:18Ini dari sekolah kita belajar.
01:22Ini hilangkan budaya itu.
01:29Tapi masalahnya, pemerintah, birokrasi juga harus benar.
01:35Kadang-kadang birokrasi yang tidak benar.
01:42Ada yang sampaikan kepada saya bahwa Winston Churchill pernah mengatakan,
01:56I am more afraid of my bureaucrats than I am afraid of Adolf Hitler.
02:04Katanya, but kita tidak tahu apa benar atau tidak dia mengatakan begitu.
02:09Tapi kira-kira semangatnya seperti itulah.
02:14Saya juga begitu.
02:16Mungkin dirobah deh, aku yang ngomong ya.
02:20I am more afraid of my own bureaucrats than I am afraid of...
02:27Siapalah, kuntilanak atau apa gitu.
02:34So, kita harus bersihkan.
02:39Kita harus ada the new Indonesia.
02:42The new Indonesia harus tidak boleh.
02:45Tidak boleh ada korupsi.
02:50Untung kita masih negara apa itu?
02:53Kita masih...
02:54Kita negara demokrasi kan?
02:56Benar ya?
02:58Demokrasi...
03:00Agak demokrasi ya.
03:02Agak ya?
03:03Lumayanlah demokrasi kita kan?
03:05Kalau tidak ada demokrasi, saya tidak jadi presiden.
03:08Iya kan?
03:09Benar enggak?
03:13Jadi jangan ini loh.
03:14Ada apa itu?
03:16Kelompok-kelompok yang selalu mengeluh.
03:18Indonesia beginilah.
03:22Prabowo otoriter lah.
03:24Benar enggak?
03:24Tapi kalau ditanya rakyat,
03:28jangan-jangan perlu juga sedikit-sedikit otoriter.
03:31Jangan-jangan.
03:32Untuk melawan koruptor-koruptor itu.
03:35Tapi kita demokratis.
03:36Jadi kita masih moderat.
03:38Banyak negara lain enggak tahu.
03:40Hari ini ada, besoknya enggak ada.
03:44Iya kan?
03:45Jangan-jangan efektifnya gitu.
03:47Jangan-jangan.
03:49Waduh ini ada banyak wartawan.
03:53Waduh ada lagi banyak duta besar.
03:56Negara barat lagi.
03:58Waduh gue.
04:01I am completely democratic.
04:04Completely.
04:06Sudah.
04:07Jadi kita bertekad, ya.
04:10Saya bertekad.
04:12Patuhi hukum.
04:15Tidak ada kompromi.
04:18Kita harus tegakkan hukum.
04:20Dengan baik.
04:22Tapi tidak boleh ada
04:24miscarriage of justice.
04:27Tidak boleh hukum dipakai alat
04:29untuk mengerjain lawan politik.
04:32Tidak boleh.
04:34Dan saya tidak mau.
04:36Dan saya sudah buktikan.
04:38Saya buktikan, saya berani
04:41abolisi.
04:42Saya berani amnesti.
04:44Kalau saya merasa
04:45ada sesuatu.
04:47Jadi,
04:48pengadilan kita
04:49harus memberi keputusan
04:51yang adil.
04:54Beyond a reasonable doubt.
04:57Keputusan itu
04:58harus beyond
04:59a reasonable doubt.
05:01Harus tidak boleh
05:02ada keraguan-raguan sedikit pun.
05:07Kalau ada kemungkinan
05:09bahwa terdakwa itu
05:12mungkin
05:13tidak bersalah,
05:15kita tidak boleh
05:18memberi
05:19putusan
05:22yang
05:24final
05:24kepada mereka itu.
05:27Dan saya sebagai
05:29pemegang
05:30mandat dari rakyat,
05:32saya bertanggung jawab.
05:34Saya ingin
05:34ada rule of law
05:35di Indonesia.
05:37Saya ingin
05:38ada kepastian hukum.
05:40Hanya dengan
05:41kepastian hukum
05:42kita bisa
05:44menjamin
05:46stabilitas
05:47dan ketenangan
05:48bagi rakyat kita.
05:50Rakyat kita
05:51harus
05:52merasa
05:53hidup
05:54dalam
05:55masyarakat
05:57di mana
05:57pemerintahnya
05:58bersih
06:00dan adil.
06:01Ini syarat
06:02dari keberhasilan
06:04suatu negara.
06:05Saya pelajari
06:06sejarah.
06:08Tidak ada
06:08negara berhasil
06:09tanpa
06:10pemerintah yang
06:11bersih dan adil.
06:13Dan saya
06:13bertekad
06:14dengan tim saya
06:15kita membangun
06:16pemerintah yang
06:17bersih dan adil
06:18dan
06:19birokrat-birokrat
06:20yang tidak
06:22mau menyesuaikan
06:23kita akan
06:24mengadakan
06:27regenerasi.
06:28Saya sudah
06:29siapkan
06:30institusi-institusi
06:32pendidikan.
06:34Tahun ini
06:35kita akan
06:35mulai membangun
06:3610 universitas
06:37baru.
06:39Satu
06:41lembaga
06:42khusus
06:43untuk
06:45administrasi
06:46pemerintahan.
06:48Putra-putri
06:49Indonesia yang
06:50terbaik
06:50akan kita
06:51pilih,
06:52akan kita
06:53godok,
06:53kita siapkan
06:54untuk
06:55mengambil
06:55alih
06:56kepimpinan
06:57semua
06:59lembaga yang
06:59baik.
07:00there is
07:02nobody that
07:02cannot be
07:03replaced.
07:05Saya
07:06perintahkan
07:07kepada
07:09danantara
07:10BPBUMN
07:12Menpan
07:13RB
07:14semua
07:16Menteri
07:16KL
07:19beri
07:19women yang
07:20penuh
07:20untuk
07:22mengganti
07:23semua
07:24pejabat-pejabat
07:25yang
07:26tidak
07:27perform
07:28dengan baik
07:29atau yang
07:30melanggar.
07:32Saya terima kasih
07:33kepada semua
07:33pendekat hukum
07:35yang telah
07:35bekerja keras.
07:37Seluruh sekalian
07:38in
Komentar

Dianjurkan