00:00dan ini akan
00:06ya Mas Buat tadi disampaikan oleh Pak Dian ini pasti bentrok katanya
00:11tapi Presiden sendiri apakah sudah mempertimbangkan risiko itu?
00:13pasti kan sudah dapat masukan kan misalnya dari Panglima
00:17asumsinya begini biar jelas
00:19bahwa kita sebagai anggota ISF karena mengirimkan pasukan
00:24mau tidak mau harus melaksanakan mandat yang tertulis di situ
00:28mandat itu mencakup melucuti Hamas
00:31nah itu pasti bersinggungan
00:33pertama gini kami ingin menjelaskan bahwa
00:37soal melucuti, bentrokan dengan sesama dengan saudara muslim orang Hamas itu
00:43itu sudah diantisipasi oleh pemerintah bahwa
00:47pengiriman pasukan kita ke yang dalam kerangka
00:51International Stabilization Force itu bukan dalam front yang di depan
00:55tapi kita bertujuan untuk melakukan perlindungan terhadap masyarakat sipil
01:01yang kedua kita ingin memastikan bahwa bantuan-bantuan kemanusiaan
01:05bantuan air, bantuan obat-obatan, bantuan makanan
01:08disana itu sampai ke orang-orang Gaza dan orang Palestina
01:12dan yang ketiga Indonesia disitu tidak berdiri sendiri
01:15tapi juga dengan negara-negara muslim yang lain
01:19saya ingin mengutip yang disatakan oleh ada dua orang ahli teori politik yang sangat terkenal
01:26namanya Stephen Lemsky sama Lucian Way
01:29dia menulis buku tentang competitive authoritarianism
01:32disitu dikatakan bahwa untuk menjamin sebuah level permainan demokrasi yang bagus
01:37itu level playing of fieldnya itu harus sama
01:40dan dengan masuk ke BOP itu kita terjun sama-sama disitu
01:44tentu pemerintah bagaimana yang disampaikan dalam sistem demokrasi
01:49seperti yang disampaikan oleh Abraham Lincoln
01:52bahwa demokrasi itu dari rakyat untuk rakyat dan kembali ke rakyat
01:55tentu saja pemerintah mendengar apa yang disampaikan oleh orang-orang yang mengkhawatirkan
02:00tidak adanya bentrok antara orang Indonesia, pasukan Indonesia dengan pasukan yang di Hamas
02:07tapi sekali lagi sebagaimana disampaikan oleh pemerintah dengan juru bicara kementerian luar negeri
02:14ketika Indonesia mengirim pasukan ke Gaza itu
02:19dan disitu ada Israel yang masuk ke bot of base itu
02:24sama sekali tidak ada hubungannya dan tidak membuka tentang normalisasi hubungan Indonesia dan Israel
02:31kebetulan dua minggu yang lalu saya baru mendapatkan paspor dinas
02:35dan disitu dijelaskan bahwa ada dua negara yang Indonesia tidak boleh masuk
02:39negara Taiwan dan Israel disitu jelas bahwa kita tidak ada hubungan diplomatik sama sekali dengan Israel
02:46tidak ada kaitannya sih katanya Pak Dian
02:48bagaimana?
02:50tidak ada kaitannya
02:51tadi kan Anda mengatakan bahwa pasti nanti akan ada komunikasi tersebut sama negara ini
02:54tapi kemudian dibantau oleh Mas Puat
02:55kalau kita konsisten menjadi anggota board of peace apalagi mengirim pasukan dalam kerangka ISF
03:03mau tidak mau kita harus siap melaksanakan apa yang sudah digariskan dalam 20 poinnya Trump
03:10termasuk tadi melucuti gawasan
03:12itu saja akan menimbulkan, saya tidak pakai kata bentrok lah ya
03:16akan menimbulkan percobaan kepentingan
03:18juga dengan Israel
03:19karena apapun yang kita akan lakukan harus berdasarkan garisan yang ditetapkan oleh pemimpin ISF
03:26kita belum tahu jenderal siapa
03:28tapi artinya mereka sudah menyatakan dalam rangka pelaksanaan tugas itu
03:33kita harus banyak berkonsultasi dengan Israel
03:36jadi artinya kita akan berhadapan dengan dua, walaupun teman
03:40kita akan bisa bersinggungan apalagi dengan Israel
03:43disini sebenarnya gak fairnya BOP ya
03:44karena Israel masuk disitu tapi tidak Palestina
03:48padahal Israel itu sedang bertikai sama Palestina
03:52yang menurut saya itu jadi permasalahan
03:55Pak Skandar katanya pasti bersinggungan begitu
03:58bagaimana pasti bentrok malah gitu gimana?
04:00oke jadi saya senang sekali dan juga saya mau apa ya
04:05mau menyampaikan dari Profesor Himanto masalah SOP dan ROE tadi juga
04:10ataupun masalah resiko dan bersinggungan nanti terakhir masalah bersinggungan
04:14saya yakin saya percaya
04:16sesuatu penugasan itu pasti ROE atau SOPnya itu pasti ada
04:21pasti tegas
04:22saya pernah ngalamin
04:232006 saya ikut di Libanon
04:26MTF Maritime Task Force
04:28disitu kodalnya jelas
04:30mudah-mudahan apa yang kita bicarakan disini
04:33saya yakin percaya
04:36Mabeste ini pasti dengar
04:37Kementerian Pertahanan pasti dengar
04:40Kementerian Luar Negeri pasti dengar
04:42kenapa?
04:44seorang Panglima
04:45seorang Komandan
04:46dia tidak akan
04:48dia tidak akan dan tidak ingin
04:50anak buahnya sampai katakanlah
04:52meninggal dunia
04:54dia tidak akan ingin
04:54resiko tetap ada
04:56saya kasih
04:57saya sampaikan disini
04:58kita pulang ke rumah
05:00kita pulang ke rumah
05:00resiko banyak
05:01mungkin ditabrak dari belakang
05:02mungkin dari mana
05:02semua itu resiko ada
05:04tapi tentunya disini
05:05saya yakin dan percaya
05:07pasti Mabeste ini
05:09melihat atau
05:11merekam apa yang kita
05:13diskusikan disini
05:14pasti nanti Panglima TNI
05:16Pak Tandio
05:17pasti nanti akan berkoordinasi dengan
05:19Kemhan
05:19Kemlu biar langsung ke PBB
05:22atau kemana pun itu
05:23untuk mencari SOP nya
05:25nah kalau tadi yang dikatakan
05:27masalah yang terakhir tadi
05:29bersinggungan
05:30bersinggungan
05:30saya yakin
05:32persinggungan itu ada
05:33apakah itu besar atau kecil
05:35pasti ada
05:36tapi saya yakin dan percaya juga
05:38pasti TNI
05:39sebelum diberangkatkan ke sana
05:41saya ingat sekali
05:43yang namanya Bukit Merah Putih
05:45yang ada di Sentul
05:46itu tahun 2011
05:47itu Presiden kita yang ke-6
05:49Pak SBY
05:50saya masih aktif di Mabeste ini
05:52kita meresmikan
05:53tahap pertama
05:54disitulah tempat pelatihan-pelatihan
05:57siapapun yang mau dikirim
05:59menjadi pasukan keluar
06:02untuk tadi ya
06:04peacekeeping
06:05untuk perdamaian
06:06kita bukan untuk bertempur
06:08untuk perdamaian
06:09disitulah digodok
06:10bagaimana bahasanya
06:12bagaimana budayanya
06:13bagaimana ekonomi di sana
06:15dan lain sebagainya
06:17jadi saya yakin dan percaya
06:18khusus untuk TNI
06:20kami
06:21atau Mabeste ini
06:22saya yakin
06:23akan menyiapkan sebaik-baiknya
06:25karena TNI
06:27yakin banget saya
06:28SOP
06:30adalah segala-galanya
06:31untuk
06:32berkomunikasi
06:34apakah di dalam
06:35apakah di luar
06:36apakah sebagai pasukan perdamaian
06:38demikian
06:39nanti kita lanjutkan lagi
06:40saudara dan kemana-mana
06:41tetap di bola liar
06:42terima kasih
06:47terima kasih
06:50terima kasih
Komentar