Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 1 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa berkelakar menyinggung pihak yang mendemonya saat berpidato di depan wisudawan-wisudawati Universitas Indonesia.

Hal ini disampaikan dalam pidatonya di Universitas Indonesia pada Sabtu (14/2/2026).

"Sebenarnya Pak Rektor, saya ke sini agak takut. Karena pada waktu saya jadi menteri, hari pertama, BEM UI demo di depan depan DPR suruh saya turun, di sini mana yang demo? Ada enggak? Enggak ada ya? " ujar Purbaya.

Video Editor: Frashiva Rizaldi

Produser: Theo Reza

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/650901/menkeu-purbaya-ke-bem-ui-saat-pidato-wisuda-ui-hari-pertama-menteri-disuruh-turun-mana-yang-demo
Transkrip
00:00Bapak, Ibu, serta para wisudawan dan wisudawati yang saya banggakan,
00:05saya selain perjuangan wisudawan-wisudawati,
00:10ada orang tua yang konsisten mendidik tanpa pamrih,
00:15tentu ada juga dosen yang membentuk disiplin, berpikir, dan karakter.
00:20Jadi hari ini saya juga berdiri di sini dalam dua posisi.
00:30Saya sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia dan sebagai seorang ayah yang anaknya ikut di wisudawati di ruangan hari ini.
00:45Sebenarnya Pak Rektor, saya ke sini agak takut,
00:50karena pada waktu saya jadi Menteri, hari pertama BMUI demo depan DPR suruh saya turun.
01:00Di sini mana yang demo?
01:02Ada enggak? Enggak ada ya?
01:04Yang mereka enggak tahu, saya juga pernah dosen di UI.
01:11Jadi kalau Anda ngajak debat saya, Anda pasti kalah.
01:15Saya dosen S3 Economic Business.
01:18Anda kan masih-masih sewa pada waktu kemarin.
01:22Yang kedua, hubungan saya dengan UI cukup dalam.
01:28Waktu saya jadi Ketua Lembaga Penjamin Simpanan,
01:32saya mengalukan sendara cukup untuk membantu program di Fakultas Teknik UI
01:38yang bekerjasama dengan Fakultas Teknik di Berkeley.
01:43Jadi kita kirim setiap tahun tiga orang UI ke Berkeley.
01:48Dan mereka mendapat apresi yang tinggi di Berkeley.
01:53Ini sebenarnya sudah gelombang kedua atau ketiga mungkin kita kirim ke Berkeley.
01:58Tapi kan sekarang saya bukan di LPS lagi, bukan Lembaga Penjamin Simpanan.
02:03Saya pindah jadi Menteri Keuangan.
02:06Saya pikir uang saya sedikit, tapi ternyata uang saya lebih banyak lagi.
02:13Saya boleh dibilang menguasai LPDP yang sekarang punya 150 triliun rupiah dana abadi
02:23untuk dipakai untuk program pendidikan.
02:29UI kan sekarang satu-satunya penipunitas yang rangkingnya di bawah 200 kan.
02:36Presiden minta UI meningkatkan ke bawah 100 kalau nggak salah.
02:43Dalam waktu berapa tahun?
02:45Secepat-cepatnya ya?
02:51Jadi, sebagai Menteri Keuangan, saya pakai alasan itu untuk kembali membantu Universitas Indonesia.
03:04Kalau tadi Anda lihat dana abadi, ternyata baru 260 miliar ya Pak ya.
03:10Masih kecil.
03:16Untuk tahun ini, lewat LPDP, kita berencana, boleh nggak ngomongin?
03:19Boleh kan ya.
03:21Biasa ya Menteri Keuangan ini.
03:22Anak buah saya nggak bisa marah sama saya.
03:25LPDP di bahasa ya.
03:26Kalau dia ribut, saya ganti dia kepalanya.
03:30Tahun ini, kita rencanakan memberikan bantuan kepada Fakultas Teknik ya itu.
03:36Apa UI? Semua.
03:38Fakultas Teknik.
03:38Itu sekitar 100 miliar rupiah.
03:46Jadi, nanti BEM jangan pertes lagi.
Komentar

Dianjurkan