- 12 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Israel resmi bergabung Board of Peace bentukan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, di tengah rencana Presiden Prabowo Subianto mengirim pasukan TNI ke Gaza.
Pengiriman pasukan TNI ke Gaza, memunculkan pro-kontra sebab Indonesia telah bergabung Board of Peace, sementara belum ada kejelasan soal mandat operasional pasukan internasional di bawah payung PBB.
Tanpa mandat, risiko hilangnya perlindungan dan isu keselamatan personel TNI di depan mata. Soal yang lain, Indonesia juga harus menanggung sendiri pengiriman pasukan, jika tak beralas pada mandat PBB.
Pertanyaannya, dengan kabar terbaru Israel gabung BOP, apakah keanggotaan Indonesia justru bisa lebih maksimal untuk memperjuangkan kepentingan Palestina atau justru akan menjadi keuntungan diplomatik bagi Israel? Apakah rencana pengiriman pasukan TNI yang dibayang-bayangi ketidakjelasan mandat PBB, malah merugikan posisi Indonesia dan berisiko bagi pasukan yang dikirim?
Simak pembahasannya dalam BOLA LIAR, episode "ISRAEL GABUNG BOP TRUMP, INDONESIA TETAP KIRIM TNI KE GAZA?" Jumat, 13 Februari 2026 pukul 20.30 WIB, LIVE di KompasTV.
Produser: Theo Reza
Video Editor: Aqshal
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/650910/demokrat-andi-widjajanto-hingga-eks-dubes-ri-untuk-iran-soal-risiko-kirim-prajurit-tni-ke-gaza
Pengiriman pasukan TNI ke Gaza, memunculkan pro-kontra sebab Indonesia telah bergabung Board of Peace, sementara belum ada kejelasan soal mandat operasional pasukan internasional di bawah payung PBB.
Tanpa mandat, risiko hilangnya perlindungan dan isu keselamatan personel TNI di depan mata. Soal yang lain, Indonesia juga harus menanggung sendiri pengiriman pasukan, jika tak beralas pada mandat PBB.
Pertanyaannya, dengan kabar terbaru Israel gabung BOP, apakah keanggotaan Indonesia justru bisa lebih maksimal untuk memperjuangkan kepentingan Palestina atau justru akan menjadi keuntungan diplomatik bagi Israel? Apakah rencana pengiriman pasukan TNI yang dibayang-bayangi ketidakjelasan mandat PBB, malah merugikan posisi Indonesia dan berisiko bagi pasukan yang dikirim?
Simak pembahasannya dalam BOLA LIAR, episode "ISRAEL GABUNG BOP TRUMP, INDONESIA TETAP KIRIM TNI KE GAZA?" Jumat, 13 Februari 2026 pukul 20.30 WIB, LIVE di KompasTV.
Produser: Theo Reza
Video Editor: Aqshal
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/650910/demokrat-andi-widjajanto-hingga-eks-dubes-ri-untuk-iran-soal-risiko-kirim-prajurit-tni-ke-gaza
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:03Intro
00:03Ya Mas Umar, kalau kita bisa mengirimkan tentara kita ke Gaza
00:08Apakah ada resiko tadi dikhawatirkan justru dimanfaatkan?
00:11Mungkin oleh Israel maupun juga Trump?
00:13Ya resiko itu tentu ada
00:16Bahwa itu sebagai sebuah kemungkinan terjadi
00:18Maka harus diantisipasi
00:20Tadi concern dari Mas Andi dari Prof. Fikmanto
00:23Betul-betul kemudian harus diantisipasi oleh pemerintah Indonesia
00:26Maka poin-poin terkait tadi
00:29Concern route of engagement
00:31Kemudian bagaimana cantolan dalam konteks regulasi di PBB
00:36Itu juga memang harus dikonfirmasi betul
00:38Maka apa yang terjadi di Swiss kemarin
00:41Betul-betul harus menjadi pelajaran penting
00:43Bagi kita, saya berharap bukan hanya Indonesia
00:46Tetapi juga Qatar, juga Turki
00:48Dan semua negara-negara praktis sekarang 28 total di Board of Peace
00:5318-nya sangat pro terhadap Palestina
00:56Juga harus mengukur secara tegas
00:59Ini aturannya seperti apa?
01:01Modelnya seperti apa?
01:02Cantolan terhadap PBB juga seperti apa?
01:05Maka harus didiskusikan
01:06Kita masih punya ruang waktu untuk melakukan itu
01:08Sampai nanti di momentum 19 Februari di Amerika Serikat
01:13Nah di level inilah yang kemudian
01:16Perlu didetailkan sekali lagi
01:19Dan kita tentu kalau misal kemudian
01:22Dihadap-hadapkan pada sebuah kalkulasi yang
01:25Barangkali kurang etis
01:27Dalam tanda kutip ya
01:28Ketika kemudian
01:31Indonesia
01:31Berdampingan
01:33Berdampingan itu bukan berarti
01:34Kemudian kita menjadi friend
01:36Soulmate
01:37Bukan
01:38Tetapi ini adalah bagian dari sebuah langkah strategis
01:41Kalau kita merujuk ke catatan sejarah
01:44Dulu mbak
01:45Dalam tradisi sejarah Islam
01:48Dalam tarikh Islam
01:49Nabi Muhammad itu juga pernah melakukan
01:52Sebuah model perjanjian
01:53Yang dalam pandangan sahabat itu
01:55Dianggap merugikan komunitas muslim
01:57Namanya perjanjian Hudaibiyah
01:59Tetapi dalam konteks itu
02:01Dia justru
02:02Yang dianggap merugikan secara taktis
02:04Tetapi melahirkan kemenangan strategis
02:06Maka lahirlah fenomena fathul makan
02:08Tapi sekarang saja
02:09Sebelum kita tunggu waktunya
02:10Tadi pimpinan Hamas
02:11Sudah menyampaikan ketidaksukaan
02:13Bukankah itu akan menimbulkan konflik kita?
02:15Begini
02:15Logika itu
02:16Tadi disampaikan oleh
02:17Kang Hasibullah Satrawi
02:19Bahwa
02:20Perspektif dari teman-teman Hamas
02:23Saudara-saudara Hamas
02:24Tentu memiliki positioning yang
02:27Tidak bisa kemudian kita
02:29Apa ya
02:30Tolak ya
02:30Faktanya demikian
02:31Tetapi
02:32Yang kita koncerkan kan
02:33Kalau nanti sampai berkonflik
02:34Itu maksudnya
02:34Concern terhadap
02:36Positioning Hamas
02:37Memang dalam konteks ini
02:38Juga sama
02:38Terhadap
02:39Positioning dari Israel
02:41Jadi mereka percaya
02:43Dan mereka juga tidak
02:44Mau dalam konteks
02:46Two state solution
02:47Itu mereka tidak mau
02:48Nah ini adalah
02:48Ikhtiar kita
02:49Sekali lagi
02:50Dalam konteks
02:51Logika
02:53Political realism
02:54Dalam konteks
02:56Hubungan internasional
02:57Teori lama sebenarnya
02:58Morgenthau
02:591940-an
03:00Pasca Perang Dunia II
03:01Fakta di dunia ini
03:03Ketika kemudian terjadi konflik
03:05Kemudian kita berharap
03:06Berdamaian
03:07Kalau kita kemudian
03:08Mengabaikan
03:09Kekuatan yang selama ini
03:10Menjadi akar
03:11Dari sebuah konflik
03:12Maka sama saja
03:13Kemudian kita
03:14Membiarkan
03:15Konflik terjadi
03:16Dan kemudian
03:17Pembantaian itu terjadi
03:18Dan ingat mbak
03:18Satu poin
03:19Kalau kita tidak
03:21Kemudian memberikan
03:22Ruang pembatasan itu
03:23Destabilization
03:24Kemudian demilitarization
03:26Dalam konteks Gaza
03:27Ini menjelang Ramadan
03:29Dulu
03:30Setahun yang lalu
03:31Kita berharap
03:32Itu dari PBB
03:34Hentikan itu
03:35Resolusi itu
03:36Jangan sampai
03:36Kemudian Israel menghantam Gaza
03:38Yang terjadi
03:38Tetap terjadi
03:39Nah ini adalah bagian
03:40Dari ikhtiar kita
03:41Dalam konteks ruang strategis
03:43Tetapi sekali lagi
03:44Sisakan ruang kecewa
03:45Di sana
03:46Suara Gaza
03:48Suara
03:49Suara Hamas
03:49Di Gaza itu harus didengar
03:51Karena kita tahu ya
03:52Memang
03:52Kalau Palestina
03:54Kan kita tahu
03:55Kalau misalnya
03:56Yang di West Bank
03:57Tepi Barat itu kan
03:58Kebanyakan Fatah
03:59Tapi yang di
04:01Mana Gaza
04:02Itu kan Hamas
04:03Nah sekarang
04:04Kita mau menyelesaikan
04:05Awal ini
04:06Yang sekarang ini
04:07Dalam resolusi itu
04:08Itu Gaza
04:08Kita tidak bicara
04:09Soal Tepi Barat nih
04:10Gaza
04:10Bagaimana tidak
04:12Kemudian kita dengar
04:13Apa yang dikendaki oleh
04:15Mereka yang dari Hamas
04:16Ya
04:17Memang kita bicara
04:18Tentang rakyat Palestina
04:20Tetapi
04:20Jangan lupa
04:21Bahwa di Gaza itu
04:23Itu
04:24Basisnya Hamas
04:25Dan kita harus
04:26Berhadapan sama mereka
04:28Pak Ical
04:29Anda sudah mendengar
04:29Suara saya
04:30Ya
04:30Jadi menurut Anda sendiri
04:32Apakah
04:33DPR sudah mempertimbangkan
04:34Resiko terhadap
04:35Tentara kita
04:35Kalau kita tetap
04:36Mengirimkan mereka ke Gaza
04:39Sudah
04:39Makanya
04:40Sebelum
04:42Pengiriman itu
04:43Ada hal penting
04:44Yang mesti
04:45Diperjelas
04:46Sebelum
04:46Pengiriman itu
04:47Yang pertama adalah
04:49Menyangkut
04:50Otoritas yang diberikan
04:51Oleh siapapun
04:52Nanti yang akan mengirim
04:53Baik oleh BOP
04:54Maupun oleh
04:55PBB
04:56Mandat apa yang digunakan
04:57Adalah
04:58Bagaimana memastikan
04:59Bahwa tentara kita itu
05:00Punya ruang yang cukup
05:02Untuk melaksanakan misinya
05:03Misinya itu adalah
05:04Perdamaian
05:05Rekonstruksi
05:06Dan aksi-aksi kemanusiaan
05:08Itu yang pertama
05:09Yang kedua adalah
05:10Bagaimana memastikan
05:12Bahwa pengiriman ini
05:13Adalah bagian dari
05:14Menjaga stabilitas
05:16Domestik politiknya kita
05:18Politik domestiknya kita
05:19Jangan sampai
05:20Gara-gara kita ngirim
05:21Di dalam negeri
05:22Yang luar biasa
05:23Protes
05:24Kenapa?
05:25Karena
05:25Fenomena domestik politik ini
05:27Atau politikal domestik ini
05:28Sudah terjadi di
05:29Fransis
05:30Di Australia
05:30Di Inggris
05:31Di mana
05:31Mereka mengakui
05:33Palestine itu
05:33Karena adanya
05:35Tekanan dari internal
05:36Negara
05:37Jadi
05:38Politikal domestik
05:39Yang mendorong
05:40Sehingga
05:40Negara mengambil keputusan itu
05:42Dan itu yang mesti
05:43Diperhatikan oleh
05:44Pemerintah
05:44Oleh Presiden
05:45Pak Ical
05:46Kalau Israel dengan Hamas
05:48Itu masih bermusuhan
05:50Bagaimana kita mengambil peran
05:51Menjalankan misi
05:52Perdamaian mereka?
05:54Yang pertama
05:55Penting untuk dipahami
05:56Bahwa Indonesia terlibat
05:57Di situ itu
05:58Karena
05:58Semua
05:59Faksi
06:00Di
06:01Di
06:02Di
06:02Palestine
06:03Termasuk
06:03Ihwanul Muslimin
06:04Kemudian
06:05Palestine Authority
06:06Kemudian
06:07Fatah
06:07Semua mendukung
06:08Kalau Indonesia
06:09Bisa mengambil peran
06:10Lebih proaktif
06:11Termasuk
06:12Bahkan
06:12Negara Qatar
06:13Turki
06:13Emirat Arab
06:14Itu mendukung
06:15Untuk Indonesia
06:16Bisa berperan aktif
06:17Karena Indonesia
06:18Menjadi salah satu
06:19Representasi
06:19Yang diinginkan
06:21Atau
06:22Diterima dengan baik
06:23Oleh Presiden Trump
06:24Nah disini
06:25Kelihatan bahwa
06:26Sudah beberapa kali
06:27Kita berusaha
06:28Tanpa
06:29Kehadiran
06:30Aktor-aktor lain
06:31Selain PBB
06:32Ternyata sama sekali
06:33Sudah efektif
06:34Maka begitu
06:35Ada tawaran
06:35Dari Presiden Trump
06:36Itu
06:36Itu kita anggap
06:37Sebagai
06:38Bagian dari
06:39Ikhtiar kita
06:40Untuk mencari
06:40Perspektif yang baru
06:42Yang mungkin
06:43Bisa memberikan
06:44Peluang yang lebih besar
06:45Tadi dalam beberapa
06:47Wawancara
06:47Saya juga bilang
06:48Tetapi yang paling penting
06:49Adalah kita meminta
06:50Jaminan dari
06:51Seorang Presiden Trump
06:52Itu bahwa
06:53Kalau Israel
06:54Masih nakal
06:55Boleh dong
06:57Israel sekali-sekali
06:58Disentil
06:58Kupingnya
06:59Kalau perlu
06:59Ditarik
07:00Kerabajunya
07:01Biar bagaimanapun juga
07:02Israel itu
07:03Selalu mendapatkan
07:05Dukungan psikologi
07:06Dari Amerika
07:06Sehingga
07:07Kalau Trump
07:08Juga memiliki
07:08Komitmen yang cukup kuat
07:10Untuk mendapatkan
07:10Perdamayan
07:11Di Gaza
07:12Dan memerdekakan
07:13Palestina juga
07:13Dengan usaha kita
07:14Semuanya
07:15Maka Indonesia
07:15Boleh mengambil
07:16Peran yang lebih
07:17Proaktif
07:18Bahkan
07:18Kalau perlu
07:19Indonesia juga
07:20Mendukung
07:20Supaya kita
07:21Keluarin duit
07:21Hampir 17 triliun
07:23Jadi perdamaian dunia
07:24Dan kemerdekaan
07:25Palestina
07:25Saya sudah tanggap
07:26Mas Andi
07:28Jadi menurut Anda
07:28Seburuk apa
07:29Risiko
07:30Kalau kita tetap
07:32Berbahaya enggak sih
07:33Untuk tentara kita
07:34Kalau tetap
07:35Pergi ke Gaza
07:37Untuk
07:38Apa namanya
07:39Yang tadi kita
07:39Belum ada mandat PBB juga
07:41Begitu kan
07:41Yang saya pahami
07:44Mempelajari
07:44Konflik Israel
07:46Palestina
07:46Terutama
07:47Dengan Hamas
07:48Tujuan taktikal
07:50Dari rejim
07:51Netanyahu
07:52Adalah
07:53Menghilangkan
07:54Hamas
07:55Dari Gaza
07:57Tujuan paling
07:58Taktikalnya itu
07:59Dan tidak mau
08:00Pemilikan senjata
08:02Hamas
08:02Di Gaza
08:03Itu sudah kelihatan
08:04Ketika merancang
08:05Abraham Akol
08:06Sudah kelihatan
08:06Merancang
08:0720 peace plan
08:08Dan seterusnya
08:09Jadi kalau seandainya
08:10Pasukan kita
08:11Masuk ke Gaza
08:12Apalagi masuk ke Rafa
08:13Bayangkan saja
08:14Panggung ini adalah Gaza
08:17Senjata kita itu
08:18Tidak mengarah keluar
08:19Untuk mencegah
08:20Ada tentara Israel
08:21Masuk ke Gaza
08:22Senjata kita itu
08:23Diarahkan ke dalam
08:24Agar tidak ada
08:25Aksi-aksi bersenjata
08:27Dilakukan oleh Hamas
08:28Itu yang diinginkan
08:30Oleh board of peace
08:31Karena itu
08:32Untuk saya
08:33Kita masih punya
08:34Masih sempat nih
08:35Untuk merapikan
08:36Board of peace
08:36Resolusi tadi
08:38Keluarnya November
08:382025
08:39Board of peace nya
08:40Baru sah
08:41Di Januari
08:422026
08:42Nanti dilanjutkan
08:43Di 19 Februari
08:442026
08:46Harus ada alignment
08:47Yang jelas
08:48Antara
08:49Board of peace
08:50Dengan resolusi
08:50Dengan PBB
08:52Pakai
08:53Pasal
08:53Bab 7
08:54Ya piagam PBB
08:56Kalau Indonesia
08:57Ingin mengirimkan
08:57Benar-benar diminta
08:58Mengirimin pasukan
08:59Maka
09:00Indonesia harus yakin
09:01Bahwa itu
09:02Barat biru
09:03Indonesia harus yakin
09:05Bahwa itu akan
09:05Tanda tangan MOU
09:06Dengan UN Peacekeeping Mission
09:08Indonesia misalnya
09:09Harus memastikan
09:10Bahwa nanti
09:11Kodalnya
09:11Tidak dipegang oleh Israel
09:13Ya
09:14Kodalnya
09:14Akan dipegang oleh
09:15ISF
09:16Ya
09:17Kalau bisa
09:17ISF tidak ada Israel
09:18Karena Israel adalah
09:19Salah satu
09:20Pihak yang
09:21Berkaitan
09:22Kalau nanti
09:24Ditugaskannya ke daerah
09:25Yang paling susah
09:26Misalnya di Rafa
09:28Maka Indonesia harus memastikan
09:29Dukungan aliran logistik
09:31Dari perbatasan Mesir
09:33Ke Rafa
09:34Itu harus dibuka
09:35Karena dukungan
09:36Aliran logistik
09:37Dari jalur Rafa itu
09:38Sekarang di blokade
09:39Di embargo oleh Israel
09:40Itu harus dibuka
09:41Kalau tidak
09:42Dibuka oleh Israel
09:44Kita punya ketergantungan
09:45Yang sangat besar
09:46Ya secara logistik
09:47Ke Israel
09:48Itu di Rafa
09:50Tapi begitu sudah
09:51Di tengah
09:51Begitu sudah
09:52Di daerah utara
09:53Gak ada opsi
09:54Kita masih bisa gak
09:55Kira-kira merapikan itu
09:55Mas Adi
09:56Masih
09:56Masih sangat bisa
09:57Kita punya ruang itu
09:59Harusnya
10:00Masih ada ruang
10:01Ya harap diingat bahwa
10:02Yang namanya
10:03Botopis itu kan 5 layer ya
10:04Yang menjadi masalah itu
10:05Layar kedua
10:06Layar pertama yang disebut
10:08Sebagai botopis
10:08Anggotanya negara
10:09Layar kedua
10:10Layar ketiga
10:11Layar keempat
10:12Ini entitas individual semua
10:13Di layar terakhir
10:15Yang layar kelima
10:15Itu ada
10:17Administrasi teknokratik
10:18Isinya orang-orang Palestina
10:20Sebagian besar dari Fatah
10:21Ada beberapa
10:22Yang mewakili Hamas
10:23Tapi
10:24Struktur
10:25BOP yang seperti ini
10:26Membuat mereka
10:27Bukan entitas
10:28Yang dikenali oleh PBB
10:30Kalau kita mau aman
10:31Botopis
10:32Keluarkan ISF nya
10:33ISF ini yang kemudian diminta
10:35Mandat dari
10:36Dewan Keamanan PBB
10:37ISF nya dikeluarkan begitu
10:38Mas Pot bisa
10:39Silahkan
10:42Sebetulnya gini
10:43Kalau kita melihatnya
10:45Dalam konteks yang lebih luas
10:47Misalkan ketika Pak Presiden Prabowo
10:49Menerima
10:50Tokoh-tokoh
10:52Ormas Islam
10:53MUI
10:54Muhammadiyah
10:55NO dan sebagainya
10:56Beliau menjelaskan bahwa
10:58Yang sebagaimana disampaikan oleh
11:00Ketua MUI dan sebagainya
11:01Ketua NO juga
11:02Ini adalah
11:03Ihtiar Indonesia
11:04Untuk mencapai
11:06Two State Solution
11:07Dan ketika kita
11:08Masuk BOP
11:09Itu
11:10Tujuannya adalah
11:11Untuk memerdekakan Pancasila
11:13Dan dari BOP itu sendiri
11:14Ada
11:15Two State Solution
11:17Dan dari situ
11:18Itu ada aturan-aturan
11:19Yang diikuti
11:20Dan Pak Presiden menjelaskan
11:21Bahwa ketika nanti
11:23Ada
11:24Di tengah jalan
11:26Ada persoalan-persoalan
11:27Yang merugikan Indonesia
11:28Dan tidak sesuai
11:29Dengan mandat awal
11:30Untuk mencapai
11:31Two State Solution
11:32Untuk melindungi
11:33Rakyat Palestina
11:33Dan sebagainya
11:34Indonesia akan
11:35Mempertimbangkan ulang
11:36Tentu saja
11:37Pemerintah akan
11:38Mendengar masukan-masukan
11:39Dari para pakar
11:40Apa yang harus
11:41Dilakukan ke depan
11:42Pak Dian
11:42Jadi Two State Solution
11:43Dapat tercapai
11:44Kalau misalnya kita
11:45Gabung BOP
11:46Begini
11:47Saya merasa khawatir ya
11:49Cara kita melihat
11:51Isunya
11:51Ternyata
11:52Kita berdasarkan
11:55Semata-mata
11:56Dari asumsi
11:56Terutama terhadap
11:58Resolusi
11:58PBB 2803 itu
12:00Saya cuma mau bilang gini
12:01Two State Solution
12:03Dan penyelesaian damai
12:04Masalah
12:05Palestina di Gaza
12:07Tidak ada kaitan
12:08Sama sekali dengan
12:09ISF
12:10Sama
12:11BOP
12:12Lebih dari itu
12:13PBB pun
12:15Tidak ada kaitan
12:16Dengan ISF
12:16Dan BOP
12:17Apa yang ada
12:19Di resolusi
12:192803
12:21Sekedar
12:22Endorsement
12:24Dari PBB
12:25Terhadap
12:2620 poin
12:27Proposalnya
12:27Trump
12:28Yang di dalamnya
12:30Situ
12:30Yang kemudian dijabarkan
12:31Dalam bentuk
12:32Piagam
12:33BOP
12:34Di dalam
12:3520 poin itu
12:36Jelas terungkap
12:38Bahwa yang namanya
12:39Hamas
12:40Tidak dianggap
12:41Disitu
12:41Harus didismantel
12:43Dan tidak boleh
12:44Berpartisipasi
12:44Apapun dalam bentuk
12:46Rekonstruksi
12:47Gaza
12:48Bahkan
12:49Dibongkar
12:50Pembuatan senjatanya
12:53Gorong-gorongnya
12:54Sama sekali
12:55Dilucusi senjata
12:56Itu menjadi
12:57Kewajiban
12:58Tapi bukan
12:59PBB yang melaksanakan
13:01ISF yang akan
13:02Mendapatkan tugas
13:03Saya mau singgung
13:04Tadi Mbak
13:05Leona bilang
13:08Dimanfaatkan
13:08Dan
13:09Ketersinggungan
13:10Dengan antara
13:10Pasukan Indonesia
13:11Kalau dimanfaatkan
13:13Oleh Israel
13:14Dan Amerika
13:14Ini semua
13:16Buatannya Amerika
13:17Berarti bukan
13:18Dimanfaatkan
13:19Memang dibuat
13:20Oleh mereka
13:20Nah yang kedua
13:22Bahwa
13:22Ketersinggungan
13:23Pasti terjadi
13:24Karena apa
13:25Tugas
13:26ISF
13:27Melucusi senjata
13:28Sudah ditolak oleh Hamas
13:29Buktinya sekarang
13:30Sebenarnya
13:32ISF
13:32Ini semua bisa berjalan
13:34Kalau
13:34Dalam siswair sekarang
13:36Israel menarik diri
13:37Kembali ke Israel
13:38Hamas melucusi senjata
13:40Masalahnya
13:41Hamas dari awal
13:42Tidak mengakui
13:43Apa namanya
13:4420 poinnya
13:45Trump
13:46Jadi mereka tetap disitu
13:48Berarti mereka tetap
13:49Pegang senjata
13:50Mereka tetap
13:51Bermain di gorong-gorong
13:52Apa namanya
13:54Tunnel-tunnel itu
13:55Berarti mereka tetap
13:56Berusaha
13:56Membuat senjata
13:58Ini saja
13:59Sudah tidak akan
13:59Memungkinkan
14:00ILS berjalan
14:02Jangan lagi
14:03Memikirkan
14:04Kita akan bisa
14:05Mengirim seenaknya
14:06Karena tadi tuh
14:07Belum ada
14:07Aturan main segala macem
14:09Saya cuma begini loh
14:10Kalau kita mau
14:11Membaca resolusi PBB
14:13Tolong jangan
14:13Dilihat nomor PBB-nya
14:15Tapi lihat isinya
14:16Hanya endorsement
14:18Terhadap 20 poin
14:19Dan disitu Pak
14:22Jenderal
14:23Itu jelas
14:25Diungkapkan bahwa
14:26Untuk
14:27Hal-hal di Gaza itu
14:29Terutama di
14:30Perbatasan
14:31Terkait dengan
14:32Perbatasan tadi
14:32Kita harus
14:34Anggota
14:35ISF
14:36Harus
14:37Berkonsultasi
14:38Sama yang namanya
14:40Israel dan Egypt
14:41Konsultasi
14:43Berarti kita harus
14:43Berhubungan
14:44Nah
14:44Dalam konteks Gaza
14:46Dengan Hamas saja
14:47Kita harus melakukan
14:49Mandatnya
14:50Yang ada di 20 poin
14:51Yaitu
14:52Melucuti Hamas
14:53Pasti bentrok
14:54Sama Hamas
14:55Kemungkinan itu
14:56Sangat besar
14:56Mas Ford mau jawab
14:57Nanti Mas Ford
14:58Tetap bersama Kami Saudara
14:59Tetap di Pulau Liar
15:10Israel gabung
15:11Board of Peace
15:12Bentukan Presiden Donald Trump
15:14Di tengah isu
15:15Pasir
Komentar