00:00Saya ingin tegaskan ada sepil-sepilan yang penting untuk kami sampaikan.
00:03Belum lama ini Pak Abraham Samad termasuk yang diundang dalam undangan Pak Presiden Prabowo Subianto di Ketanegara.
00:09Salah satu hal yang dibahas termasuk soal masalah ijasa.
00:12Dan yang paling penting adalah ada atensi yang saya kutip dari Pak Abraham Samad, dari Pak Presiden sendiri,
00:17memberikan arahan kepada Pak Kapolri, Pak Lestosikit Prabowo agar ya hati-hati ya tidak kemudian menggunakan pendekatan yang berlebihan
00:26dalam menangani kasus ijasa palsu dengan kata kunci.
00:31Karena khawatir nanti jika di kemudian hari ternyata ya terbukti berbeda.
00:35Nah ini kan sebuah indikasi bahwa boleh jadi hari ini dianggap asli tapi di suatu saat ternyata dapat dibuktikan palsu.
00:43Karena apa? Karena otoritas hari ini sedang tidak berpihak kepada Pak Roy Suryo.
00:48Yang saya maksud otoritas bukan otoritas Presiden ya tapi otoritas penyidikan, otoritas dari Polri.
00:54Karena yang lalu saya sudah pernah menyatakan bahwa saya mengkritik proses SP3 yang diberikan itu lebih mengikuti SOP Sulu.
01:02Termasuk pelimpahan.
01:02Karena kalau mengikuti SOP yang sebelumnya sudah disampaikan juga harusnya adalah pemeriksaan ahli terlebih dahulu baru pelimpahan.
01:09Dan terbukti hari ini ketika barang itu dipaksakan dilimpahkan setelah kunjungan dua orang ke Sulu ya.
01:16Polak-balik ternyata balik lagi.
01:18Itu mengkonfirmasi memang harusnya prosedur hukum yang ditaati tetapi tidak dan itu bisa memungkinkan sesuatu yang sebenarnya palsu menjadi asli karena otoritas yang mendalikan.
01:27Karena itu saya pikir kita semua harus menghormati atensi dari Pak Presiden agar jangan terlalu berlebihan.
01:33Dan dalam konteks terlalu belian ini kami sudah tafsikan diantaranya memang kelian kami tidak ditahan.
01:39Saya kira kalau ditahan memang sangat berlebihan.
01:41Dan pada konteks selanjutnya saya pikir kasus ini harus dihentikan karena memang tidak ada pidana dalam kasus ini.
01:46Insya Allah kita akan terus berjuang dan seluruh rakyat terus mendukung kami.
Komentar