00:00Menteri Pertahanan Syafri Syamsuddin menegaskan insan pers memiliki peran strategis dalam menjaga nasionalisme dan ketahanan informasi nasional
00:11di tengah dinamika perang opini dan perkembangan teknologi digital yang kian masif.
00:17Hal itu disampaikan Syafri dalam Retret Persatuan Wartawan Indonesia, PWI, di Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Sabtu 31 Januari.
00:25Menhan menyebut di era digital saat ini ancaman terhadap kedaulatan negara tidak hanya datang dalam bentuk fisik,
00:33namun juga melalui perang informasi, propaganda, dan opini yang dapat melemahkan persatuan bangsa.
00:40Syafri juga menekankan peran insan pers sebagai garda terdepan dalam menyejikan informasi yang akurat,
00:45berimbang, dan berpihak pada kepentingan nasional sekaligus menangkal narasi negatif yang merugikan negara.
00:51Yang kedua, PWI dicatatat untuk menjadi penjuru dan insan pers yang nasionalis dan punya wawasan kebangsaan.
01:06Karena kita sekarang ada di jalan perang ini, orang selalu yang bekerja dengan ikhlas dan mempunyai yang baik,
01:22biasanya dipandang negatif di dalam perang ini.
01:26Sementara itu, Ketua Umum PWI Ahmad Munir menyampaikan kegiatan retret menjadi momentum penting
01:45untuk memperkuat profesionalisme wartawan sekaligus meningkatkan wawasan kebangsaan di era digital.
01:51Ini bagi PWI adalah sebuah kesempatan yang menjadi bagian untuk melakukan penguatan
02:05terhadap profesionalisme wartawan sekaligus menguatkan wawasan kebangsaannya
02:12dalam menjadikan ketahanan pertahanan dan ketahanan informasi.
02:22Tadi Pak Menhan menyebut bahwa PWI adalah sebuah organisasi yang kuat dalam sejarahnya,
02:30yang memang dari sejarahnya PWI ini sudah banyak berkontribusi bersama-sama dengan elemen bangsa
02:41dalam mengantarkan perjuangan bangsa Indonesia sampai setahun ini.
02:48Retret PWI diikuti oleh 162 wartawan dari berbagai daerah di Indonesia.
02:54Kegiatan ini berlangsung selama 4 hari terhitung sejak 29 Januari hingga 1 Februari.
03:00Dari Bogor, Jawa Barat, Fazar Ilham, Kantor Berita Antara, mewartakan.
Komentar