00:00Penabrak petugas jalan ngaku mabuk dan bahas biaya kerusakan mobil sambil tertawa.
00:14Sebuah video pengakuan seorang perempuan inisial SH-28 yang menabrak petugas marka jalan hingga meninggal dunia,
00:22Mas Rial 30, viral di media sosial dan menuai kecaman publik.
00:27Dalam video yang diunggah akun Instagram arroba sarang tawa tersebut,
00:32SH terlihat tidak menunjukkan penyesalan mendalam atas hilangnya nyawa korban,
00:37melainkan justru lebih fokus membicarakan kondisi mobilnya pasca kecelakaan.
00:42Dalam rekaman yang beredar luas, SH terdengar berbicara sambil tertawa,
00:47mempertanyakan kerusakan kendaraan yang ia gunakan saat insiden tragis itu terjadi.
00:52Ia bahkan menyebut alasan mengapa dirinya pergi mabuk dan gak membawa mobil tersebut.
00:58Sikap SH dalam video itu pun memicu kemarahan warganet.
01:20Banyak yang menilai pengakuan tersebut tidak menunjukkan empati terhadap korban yang kehilangan nyawa akibat perbuatannya.
01:27Alih-alih menyesali kejadian, SH justru terlihat lebih memikirkan kerugian materi yang ia alami.
01:33Sebelumnya, Satuan Lalu Lintas Satelantas menyampaikan bahwa kecelakaan tersebut terjadi akibat kelalaian pelaku saat mengemudi.
01:42Dalam keterangan awal, pihak kepolisian menyebut SH diduga menabrak korban
01:47karena sedang melakukan panggilan video-video call saat mengendarai mobil.
01:51Menanggapi viralnya video pengakuan tersebut,
01:55Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio Bagus Wirawicaksana memberikan klarifikasi terkait dugaan bahwa SH mengemudi dalam keadaan mabuk atau di bawah pengaruh zat terlarang.
02:07AKP Satrio menegaskan bahwa pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk tes urin terhadap SH.
02:14Kami sudah melakukan tes urin terhadap yang bersangkutan.
02:18Hasilnya negatif, tidak terbukti mengonsumsi obat-obatan terlarang maupun alkohol.
02:23Ujar AKP Satrio, Senin, 2 Februari 2026.
02:29Meski demikian, penyelidikan terhadap kasus kecelakaan maut tersebut masih terus berlanjut.
02:34Polisi menegaskan akan memproses perkara ini sesuai dengan hukum yang berlaku dan mendalami seluruh unsur kelalaian yang menyebabkan meninggalnya petugas marka jalan tersebut.
02:45Satrio juga menegaskan kalau ada biaya pembebasan 1 miliar rupiah yang viral di media sosial juga tidak benar.
02:53Itu kan kata orang, tidak benar. Pelaku masih kita tahan sampai saat ini, pungkasnya.
02:59Sebelumnya diketahui, Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio Bagus Wirawicaksana menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi akibat kelalaian pengemudi yang tidak berkonsentrasi saat berkendara.
03:12Berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan tersangka yang bersangkutan saat pengemudi melakukan panggilan video dengan rekannya.
03:20Handphone kemudian terjatuh ke lantai mobil dan saat berusaha mengambilnya, konsentrasi pengemudi hilang sehingga kendaraan oleng dan berpindah lajur, ujar AKP Satrio.
03:32Kamis, 29 Januari 2026.
03:36AKP Satrio menerangkan, sebelum tabrakan terjadi, pengemudi sempat melihat korban yang sedang jongkok mengerjakan marka jalan dengan jarak sekitar 15 meter.
03:46Namun karena fokus terganggu akibat handphone, kendaraan melaju zigzag, berpindah ke lajur kiri, dan justru menginjak pedal gas hingga menabrak korban.
Komentar