00:00Intro
00:00Kembali di Kompasnya, Saudara Imbas curah hujan yang tinggi dan meluapnya sejumlah sungai di Karawang, Jawa Barat
00:07merendam ribuan hektare sawah di Karawang akibatnya petani merugi karena gagal panen.
00:14Visual yang Anda saksikan ini adalah sawah yang terendam banjir.
00:17Data BPBD Kabupaten Karawang mencatat, selain merendam ribuan rumah, banjir juga merendam lebih dari 4.700 hektare sawah
00:26yang tersebar di sejumlah kecamatan yang sebagian besar berada di wilayah utara Karawang.
00:31Imbas banjir, petani mengalami kerugian akibat gagal panen.
00:35Selain itu, sejumlah padi yang berhasil dipanen oleh tengkulak ditawar dengan harga sangat murah
00:40antara 2.000 rupiah hingga 2.500 rupiah per kilogram karena kualitas yang buruk.
00:50Banjir tidak hanya merendam permukiman warga, melainkan juga ribuan hektare sawah.
00:54Kita pantau situasi terkini dari banjir Karawang Jawa Barat sudah ada Jurnalus Kompas TV Adi Wahadi
01:00di Desa Suka Makmur, Karawang.
01:03Adi, hingga saat ini ada 4.700 hektare sawah terendam banjir.
01:07Lalu bagaimana imbas dan juga dampaknya terutama bagi para petani?
01:14Jurnalus Kompas TV Adi Wahadi di Desa Suka Makmur, Karawang.
01:15Jurnalus Kompas TV Adi Wahadi di Desa Suka Makmur, Karawang Jawa Barat.
01:20Saat ini para petani pemerung hingga puluhan juta rupiah.
01:25Dan berdasarkan wawancara kami dengan sejumlah petani bahwa selain dari rusaknya manfaat diaktifkan dan banjir,
01:34juga menyebabkan hal padi anjok di wilayah Kabupaten Karawang,
01:39penama awas-awas yang terendam banjir.
01:41Berdasarkan keterangan mendapatkan dari mulai petani,
01:46padi-padi yang hasil dipanen, mereka hanya di luar berkira antara 2.000 hingga 1.500 rupiah.
01:53Sepertinya kondisi kebanyakan bahwa kondisi yang mulai memburuk ini menyebabkan adik ini dikurangkan dengan harga yang 10 orang.
02:05Ini tidak sebanding dengan juangan modal yang keluarkan oleh para petani yang mencari lebih dari 12 juta hektare ruangnya.
02:13Sehingga petani ini memilih untuk tidak menjual sepahnya atau padinya ke para tengkuk.
02:21Dan tidak menyimpan untuk cadangan makan selama beberapa bulan ke depan,
02:26sehingga menunggu proses enam puluh atau kemudian menunggu banjir surut hingga mereka bisa melakukan bercocokan.
02:35Selain itu, banjir yang menampungkan harga ini dan pesawahan di wilayah Kabupaten Karawang ini
02:41juga mengakibatkan produktivitas penyelidikan di wilayah ini drastis.
02:48Tetapi di sejumlah wilayah ini masih tetap stabil, namun berdasarkan pantauan kami,
02:54sawah-sawah yang rendam banjir ini menghasilkan produk 50 persen.
02:59Berdasarkan wawancara dan ikan yang kami ambil langsung dari petani,
03:03biasanya dalam satu hektare petani ini menghasilkan padi lima hingga treton dalam satu hektare.
03:10Pada banjir yang meram, produktivitas menurun lebih dari 100 persen,
03:16per hektare hanya bisa diambil sekitar satu ton saja.
03:19Sucum dengan penuh buangan, paca posisi misalnya yang terlihat banjir.
03:25Selain itu banyak juga gagal panernya, gagal panernya.
03:28Padi masih berusia sekitar dua bulan, ini harus sak, terbosuk,
03:34dan tidak bisa tumuh atau kerdil karena rendam banjir.
03:38Sementara beberapa petani waktu menen, namun dalam banjir juga harus kehilangan kondisi tadinya.
03:46Karena beberapa kondisi padi atau teman mereka dalam banjir.
03:52Ini berbeda kehidupan petani, produktivitas, serta kuatitas dari padi sendiri.
03:59Tentu ini menjadi imbas bagi kesejahteraan petani dan juga pasokan yang hampir menurun 50 persen terhadap produksi
04:06yang harusnya panen di sekitar 4.000 lebih hektare padi yang terendam banjir.
04:11Terima kasih atas informasi Anda.
04:12Saya Jones Kompasivi Adi Wahadi dari Karawang, Jawa Barat.
Komentar