00:001, 2, 3, 4
00:02Sementara itu sejumlah warga Amerika Serikat menggelar aksi protes
00:09atas penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro,
00:12di luar pengadilan Federal Manhattan, New York.
00:15Para demonstran membawa bendera Venezuela dan slogan
00:18menuntut pembebasan Maduro dan istrinya.
00:21Mereka menilai Trump tidak punya hak menangkap Maduro
00:24dan mengganggu kedaulatan negara lain.
00:30It is important to oppose the U.S.'s infringement on the sovereignty of Venezuela.
00:38It is not our place regardless of if Maduro has committed any crimes
00:42to meddle in the foreign affairs of a sovereign nation.
00:46The destiny of Venezuela is for Venezuelans to decide
00:49and it is not for U.S. hands to meddle with.
00:52Dan saudara, malam hari ini kita akan berbincang dengan warga negara Indonesia
00:56yang saat ini berada di New York, Amerika Serikat,
00:59Sonia Mikaela terkait situasi di sana dan reaksi publik Amerika Serikat
01:03terhadap penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro.
01:07Selamat pagi waktu New York, Mbak Sonia.
01:11Selamat pagi waktu New York, Mas Reddy, dan selamat malam waktu Indonesia.
01:15Baik. Mbak Sonia, pertama saya ingin tahu dulu reaksi warga negara Amerika Serikat di sana
01:20terhadap momen penangkapan Nicolas Maduro.
01:22Apa lebih banyak yang mengecam atau justru mendukung tindakan Presiden Donald Trump?
01:27Ya, baik tadi tentu saja ini ada dua reaksi ya yang mendukung dan juga menolak
01:35terkait penangkapan Nicolas Maduro oleh Donald Trump, oleh pasukannya Donald Trump.
01:41Jadi tepat di hari satu, sekitar 3-4 jam setelah Maduro ditangkap di Venezuela,
01:48itu langsung ada gelombang protes di beberapa titik di New York.
01:54Salah satunya adalah di Times Square.
01:56Jadi gelombang protes itu mendesak agar Amerika Serikat segera melepaskan Maduro
02:01karena mereka berpendapat bahwa Maduro tidak bersalah.
02:05Begitu juga keesokan harinya, yaitu di hari Minggu,
02:08di depan Metropolitan Detention Center, tempat Maduro ditahan,
02:13ini juga ada gelombang protes yang menyuruhkan hal yang sama.
02:18Tapi ada juga nih beberapa kelompok yang muncul yang
02:22mereka ini adalah warga Venezuela yang sudah tinggal di New York sebagai imigren.
02:27Ini juga mereka berterima kasih kepada Amerika karena telah menangkap Maduro.
02:31Seperti itu.
02:32Oke, jadi ada dua pendapat yang terbelah ya setidaknya.
02:36Tapi komunitasnya saya pikir lebih banyak yang menentang.
02:39Sepertinya ya, begitu ya maksudnya ya?
02:41Iya.
02:43Oke.
02:44Nah, kalau itu tadi secara umum gambaran tentang sikap warga negara Amerika Serikat.
02:49Tapi saya juga ingin menanyakan komunitas Hispanik di Amerika Serikat kan sangat banyak.
02:54Di New York juga begitu sepertinya.
02:56Saya yakin lebih spesifik.
02:57Bagaimana komunitas Hispanik juga menanggapi insiden ini
03:00ataupun penangkapan Nicholas Maduro oleh Amerika Serikat ini?
03:03Kemarin saya sempat menyambangi pengadilan yang ada di New York di mana Maduro dibawa ke pengadilan tersebut sekitar jam 12 siang.
03:16Di situ juga banyak sekali warga Venezuela yang hadir.
03:19Ini juga terbelah menjadi dua kelompok.
03:23Ada warga Venezuela dan juga aktivis Amerika Serikat.
03:26Aktivis New York, anak-anak muda New York yang mereka meminta Maduro untuk dilepaskan.
03:32Tetapi warga Venezuela yang memang sudah lama tinggal di New York ini mereka berterima kasih kepada Trump
03:38bahwa akhirnya Amerika bisa menangkap Maduro karena mereka melihat Venezuela saat ini memang sangat terpuruk di bawah kepemimpinan Maduro.
03:49Seperti itu.
03:50Ada dua suara yang terpecah begitu ya kira-kira dalam momen penangkapan Nicholas Maduro.
03:56Dan memang benar protesnya ini, demonya ini memang depan belakang.
04:01Jadi ada di satu momen bahwa mereka ini saut-sautan, ini kayak berbalas teriakan seperti itu.
04:08Tapi sejauh ini bagaimana kondisi di New York?
04:10Masih kondusif dengan adanya aksi unjuk rasa yang cukup besar di sana dengan dua kubu tadi?
04:17Sangat-sangat kondusif, tidak ada pembatasan jalan, tidak ada pembatasan aktivitas.
04:23Jadi masyarakat, warga masih beraktivitas dan bekerja seperti biasa.
04:28Oke, mungkin saya ingin lebih detail bertanya soal pendukung Nicholas Maduro ya, warga negara Amerika Serikat yang turunan Venezuela yang mendukung Nicholas Maduro.
04:42Apa alasan mereka mendukung sebenarnya?
04:46Maksudnya mendukung penangkapan, maaf.
04:47Mendukung penangkapan, apa alasannya?
04:49Mendukung penangkapan, karena mereka pun keluar dari Venezuela ini merasa karena mereka tidak bisa mendapatkan kesempatan bekerja dengan baik.
05:01Lalu mata uang juga jatuh, ekonomi terburuk.
05:05Jadi mereka, dan mostly mereka ini kan pasti akan bergeser masuk ke wilayah Amerika, langsung dengan New York.
05:13Dimana New York ini kan adalah melting pot dari berbagai warga negara, khususnya juga Hispanik banyak sekali di sini.
05:22Jadi mereka merasa penangkapan Maduro ini sudah sangat tepat dilakukan oleh Trump.
05:28Dan mereka berharap pengganti Maduro saat ini, yang adalah wakil presiden yang menjadi aktif presiden ini, bisa mengubah ekonomi Venezuela lebih baik lagi.
05:39Dan mereka bisa kembali ke Venezuela, bisa bertemu dengan keluarganya mereka lagi.
05:43Dan mereka bisa mendapatkan kesempatan yang lebih baik lagi di negaranya sendiri tanpa harus bermigrasi ke negara lain.
05:53So they thought, they will have a better future ya ketika mereka meninggalkan Venezuela karena menilai pemerintahnya sendiri tidak bisa menangani krisis ekonomi.
06:06Lalu juga dinilai tiran, kira-kira begitu ya Mbak Sonia ya?
06:09Ya dan mereka juga beberapa, kemarin di depan pengadilan juga mereka membawa poster yang menyebut bahwa Maduro ini adalah diktator.
06:17Dan juga mereka menyebutkan bahwa minyak kita itu banyak, jadi kalian tuh gak usah khawatir.
06:24Jadi mereka, memang mereka mendukung Trump dan pemerintahan Amerika Serikat untuk segera mengadili Maduro.
06:31Oke, Senin kemarin itu persidangan Maduro kan dimulai ya.
06:37Kita juga ingin tahu apa sebenarnya yang ia sampaikan, Maduro sampaikan di hadapan publik gitu ketika muncul di hadapan publik.
06:44Dan bagaimana jalannya pengadilan sejauh ini menurut pengamatan Anda di sana?
06:51Sekitar pukul 10 pagi kemarin, Senin ya waktu New York itu Maduro dibawa dari deteksi center di daerah Brooklyn
07:00untuk menuju ke court di Manhattan, di downtown Manhattan itu sekitar pukul 11 pagi kalau saya tidak salah ingat.
07:08Lalu, jadi sejak pagi hari ini warga ini sudah berkumpul di pengadilan, di depan pengadilan.
07:16Karena memang di bagian depan itu sudah dijaga polisi, jadi kami hanya bisa melihat dari seberang.
07:23Itu memang Maduro mengaku bahwa dirinya tidak bersalah dengan apa yang sudah dituduhkan Trump
07:31dan juga dituduhkan pemerintahan Amerika Serikat selama ini, dia dan istrinya Celia Flores itu hadir di pengadilan
07:38untuk first hearing, tapi dia juga menegaskan bahwa dia tidak bersalah.
07:45Dan kalau saya tidak salah, nanti ada persidangan kedua adalah sekitar bulan Maret.
07:50Jadi, selama menunggu persidangan ini, Maduro ini akan ditahan di deteksi center yang ada di Brooklyn ini.
08:01Terakhir, ini menarik pertanyaan saya yang terakhir ini.
08:04Gara-gara penangkapan Nicolas Maduro ini dan upaya dalam tanda kupit pencaplokan Venezuela oleh Amerika Serikat,
08:11banyak negara lain akhirnya sekarang ketar-ketir, agak-agak takut juga melihat aksinya Donald Trump.
08:16Yang saya lihat, Kolombia, Kuba, lalu konon juga Greenland disebut oleh Donald Trump,
08:23lalu juga ada Denmark juga yang mengaku ketakutan.
08:27Nah, kira-kira dengan adanya kekhawatiran itu, bagaimana editorial media-media di Amerika Serikat
08:33dan juga reaksi publik terhadap pernyataan-pernyataan Trump yang memberikan, dalam tanda kutip, ancaman mungkin untuk negara lain?
08:40Reaksi publik ini dan juga pemberitaan media ini juga beragam ya bahwa kita tahu bahwa kita sebut saja Kolombia
08:49karena memang lagi kemarin Trump juga sempat mengeluarkan ancaman terhadap Presiden Kolombia Gustavo Petro ini cukup menarik
08:58karena Kolombia ini adalah salah satu negara pendukung Palestina,
09:01di mana kita tahu sekarang posisinya Amerika selalu bersama Israel untuk menyerang gasa seperti itu ya.
09:10Jadi, kubu ini juga terbelah kayak ada yang oke ayo segera serang Kolombia
09:19atau satu kubu lagi juga yang menolak dan menentang apapun yang dilakukan oleh Trump.
09:28Kita juga tahu bahwa visa dari Presiden Kolombia ini juga sudah sempat dicabut oleh Trump
09:34karena Gustavo Petro ini sempat ikut aksi solidaritas Palestina
09:39waktu Sidang Majelis Umum PBB di waktu September 2025,
09:44itu dia sempat ikut aksi solidaritas Palestina di depan dodong PBB
09:48jadi memang tensi mereka berdua ini sudah cukup panas ya
09:52dari sejak isu Palestina mencuat seperti itu.
09:56Oke, baik. Terima kasih banyak sekali informasi yang disampaikan oleh Anda, Mbak Sonja.
10:01Nanti kita tunggu ke depannya bagaimana.
10:04Seperti ini memang menyedot banyak perhatian,
10:06termasuk di Indonesia juga sangat menjadi pembicaraan
10:08karena sedikit banyak sepertinya akan punya dampak juga bagi Indonesia
10:12yang saat ini juga punya posisi masih dalam kondisi netral gitu ya
10:17dan menyikapi sikap dari Amerika Serikat ini.
10:19Terima kasih sekali lagi warga negara Indonesia di New York, Amerika Serikat,
10:23Sonja Mikaela telah berbagi informasinya di Sampai Indonesia Malam.
10:26Sampai jumpa lagi. Selamat pagi waktu New York.
10:27Terima kasih.
Komentar