Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
LAMPUNG, KOMPAS.TV - Polisi terus melakukan pendalaman terkait penemuan jenazah seorang pria dengan kondisi kepala terbungkus plastik.

Pada Sabtu sore, 7 Februari 2026 lalu, seorang pria ditemukan tewas dengan kepala terbungkus plastik. Pria yang belakangan diketahui bernama Hindradjaja, berusia 61 tahun, merupakan warga Tangerang, Banten.

Korban diketahui baru dua hari menghuni sebuah kamar indekos yang terletak di Jalan Labuhan Ratu Raya, Bandar Lampung, Lampung.

Polresta Bandar Lampung hingga kini masih mendalami penyebab pasti kematian pria paruh baya tersebut.

Menurut polisi, berdasarkan rekaman CCTV, sebelum ditemukan tewas, korban hanya berkomunikasi dengan pemilik indekos dan seorang pengantar. Korban juga terlihat seorang diri saat menginap di kamar indekos tersebut.

Penemuan jenazah pria dengan kepala terbungkus plastik ini bermula dari kecurigaan pemilik indekos. Korban yang menyewa kamar secara harian seharusnya sudah meninggalkan kamar indekos pada Jumat, atau satu hari sebelum korban ditemukan tewas.

Saat dilakukan pengecekan, pintu kamar tidak dapat dibuka karena terkunci dari dalam. Seorang tetangga indekos kemudian memeriksa kondisi kamar melalui atap bangunan dan menemukan seorang pria terbaring dengan kondisi kepala terbungkus plastik.

Kriminolog Haniva Hasna menyebut, kondisi pintu kamar yang terkunci dari dalam tidak dapat langsung menyimpulkan bahwa korban meninggal akibat bunuh diri.

Menurut Haniva, pendalaman lebih lanjut perlu dilakukan oleh polisi, termasuk kemungkinan adanya akses lain yang dapat digunakan untuk masuk ke dalam kamar.

Selain memeriksa barang bukti milik korban seperti ponsel dan dompet, polisi juga memeriksa sejumlah barang bukti lain yang ditemukan di lokasi.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/649825/misteri-pria-tewas-kepala-terbungkus-plastik-di-indekos-saksi-curiga-korban-tak-keluar-kamar
Transkrip
00:00Saudara polisi terus melakukan pendalaman jenazah seorang pria dengan kepala terbungkus plastik.
00:05Selain memeriksa saksi dan juga warga, polisi juga memeriksa keluarga korban.
00:18Sabtu sore 7 Februari lalu, seorang pria ditemukan tewas dengan kepala terbungkus plastik.
00:25Pria yang belakangan diketahui bernama Hindra Jaya, usia 61 tahun ini.
00:29merupakan warga Tangerang, Banten yang baru dua hari menghuni kamar Indekos
00:33yang terletak di labuhan Ratu Raya, Bandar Lampung, Lampung.
00:38Polresta Bandar Lampung hingga kini masih mendalami penyebab pasti kematian pria parubaya tersebut.
00:43Menurut polisi, berdasarkan rekaman CCTV, sebelum ditemukan tewas,
00:48korban hanya berkomunikasi dengan pemilik Indekos dan seorang pengantar.
00:53Korban juga hanya terlihat seorang diri menginap di kamar Indekos tersebut.
00:56Yang pasti berdasarkan hasil CCTV, korban hanya berkomunikasi dengan Indekos dan juga seseorang yang mengantar korban.
01:06Dan kami juga berdasarkan hasil CCTV itu, dari runtut, dari waktunya, itu hanya sendiri.
01:14Kita mengamankan dari handphone, kemudian dari ada dompet yang berisi uang,
01:21dan nanti kita coba dalami lagi.
01:22Kemudian dari barang-barang yang ada, dan kami juga koordinasi dengan tim WAP4
01:26untuk memiliki penyelidikan lebih dalamnya.
01:30Temuan jenazah pria dengan kepala terbungkus plastik berawal ketika pemilik Indekos menaruh kecurigaan.
01:35Korban yang menyewa kamar harian seharusnya sudah meninggalkan kamar Indekos pada hari Jumat atau satu hari sebelum korban ditemukan tewas.
01:45Saat dilakukan pengecekan, pintu kamar tidak dapat dibuka karena terkunci dari dalam.
01:50Seorang tetangga Indekos kemudian memeriksa keadaan kamar melalui atap bangunan
01:54dan menemukan seorang pria terbaring dengan kondisi kepala terbungkus plastik.
01:58Terima kasih telah menonton!
02:28Sepatu di sana, kenapa tidak bisa dibuka kuncinya pakai kunci serep?
02:34Nah itu dia, antara kuncinya di dalam atau tidak dibawa oleh yang mengkos.
02:40Korban ini, kan pilihnya gitu.
02:42Nah baru setelah dilihat, akhirnya inisiatif untuk melihat menggunakan handphone.
02:49Terus saya video-in, ternyata benar ada korban itu.
02:53Kriminolog Hanifah Hasna menyebut, pintu kamar yang terkunci dari dalam
02:58tidak dapat langsung menyimpulkan jika korban meninggal akibat bunuh diri.
03:03Menurut Hanifah, pendalaman lebih lanjut perlu dilakukan polisi.
03:06Termasuk, apakah ada akses lain yang bisa dijangkau untuk masuk ke dalam ruang kamar?
03:11Fenomena lock room, ini biasanya menggiring publik untuk mengatakan atau menyimpulkan
03:19bahwa ini pembunuhan yang ini bunuh diri atau menghilangkan nyawa yang dilakukan oleh pihak itu sendiri,
03:25korban itu sendiri.
03:26Tapi tetap harus kita lihat, apakah ada akses untuk masuk ke ruang itu yang belum diketahui?
03:34Atau ada manipulasi kunci yang bisa membuka ruangan itu yang sampai saat ini belum diketahui?
03:41Lalu apakah ada jejak-jejak kriminal gitu ya?
03:44Misalnya ada jejak rambut atau tetesan keringat atau sidik jari?
03:49Bahkan kembali lagi tetap harus dilihat apakah ada jejak-jejak digital.
03:56Selain memeriksa barang bukti milik korban seperti ponsel dan dompet,
03:59polisi juga memeriksa sejumlah barang bukti lain yang ditemukan di lokasi.
04:03Termasuk memeriksa sejumlah saksi warga dan keluarga korban yang berada di Tangerang, Banten.
Komentar

Dianjurkan