- 8 bulan yang lalu
Kisah Nabi Yusuf AS adalah tentang seorang nabi tampan putra Nabi Yaqub AS yang iri hati oleh saudara-saudaranya sehingga dibuang ke sumur, dijual ke Mesir, dipenjara karena fitnah, lalu menjadi menteri setelah berhasil menafsirkan mimpi raja Mesir, puncaknya keluarganya berkumpul kembali di Mesir saat terjadi paceklik dan bertemu kembali dalam keadaan saling mengenal, mengajarkan tentang kesabaran, kejujuran, dan kekuasaan Allah SWT.
Kategori
🎥
Film pendekTranskrip
00:00Terima kasih telah menonton
00:30Jangan ganggu dia
00:31Jangan ganggu dia
00:49Dasar bidatang buas
00:51Jangan ganggu dia
01:00Jangan ganggu dia
01:05Dasar bidatang buas
01:07Jangan ganggu dia
01:09Aku bilang jangan ganggu dia
01:22Dasar bidatang buas
01:24Awas
01:29Awas
01:31Awas
01:34Ayu
01:35Jangan ganggu
01:52Jangan ganggu dia
01:57Dasar bidatang buas
02:01Jangan ganggu dia
02:04Nabi Allah
02:09Bangun
02:10Bangun Nabi Allah
02:12Ada apa wahai Nabi Allah
02:16Mimpi buruk
02:17Suaramu terdengar dari ruangan sebelah
02:20Ya
02:21Mimpi yang sangat buruk
02:24Ada beberapa serigala
02:27Dan mereka mengejar anak kecil
02:30Mereka memujukkan anak itu
02:33Sampai ke ujung tebing
02:36Aku lihat mereka ingin memakannya
02:40Apa kau mengenal anak itu?
02:43Siapa dia?
02:44Terlalu jauh untuk melihatnya
02:49Aku tidak bisa melihat wajahnya
02:52Tapi tubuhnya
02:55Mirip sekali anakku Yusuf
02:58Nabi Allah pasti tahu tafsirnya
03:13Atau kalau tidak
03:14Tidak akan khawatir begini
03:16Sepertinya
03:18Malapetaka akan menimpa keluarga Ya'kub
03:21Allah tidak menginginkan hal buruk menimpa hambanya
03:41Tapi hambanya berkolusi dengan setan
03:46Dan menipu satu sama lainnya
03:50Kau akan lebih tenang kalau tidur
04:10Kau butuh istirahat
04:12Ya'kub
04:22Ya'kub
04:24Ya'kub
04:25Hanya kepadamu aku berlindung
04:28Aneh
04:40God, Asher
04:42Apa kalian mendengar sesuatu tadi malam?
04:44Tidak
04:45Tidak
04:47Kami terlelap
04:48Kami tidak dengar apa-apa
04:50Aku sempat terjaga
04:52Tapi aku tidak mendengar apa-apa
04:53Suara ayahmu membangunkanku semalam
04:56Dia sedang bermimpi
04:57Saat aku membangunkannya
05:00Dia bilang ada sepuluh serigala yang menyerang anak yang mirip Yusuf
05:05Dan memojokannya sampai jatuh dari jurang
05:07Malam-malam dia bangun, membelai, dan mencium Yusuf
05:13Dia tidak mengenali anak itu
05:14Dia bilang dia tidak lihat
05:17Tentu saja itu Yusuf
05:20Kalau bukan Yusuf
05:21Dia tidak akan membelai Yusuf setelah dia bangun
05:25Kalau anak itu Yusuf
05:26Maka kami, saudara-saudaranya adalah serigalanya
05:30Kau pikir itu lucu
05:32Kalau ayahmu melihat kalian sebagai serigala
05:34Yaakub bercerita bahwa dia bermimpi
05:50Ada sepuluh serigala yang menyerang anak yang mirip Yusuf
05:53Dan memojokannya sampai jatuh dari jurang
05:55Itu bukan mimpi buruk
05:58Apa maksudmu Bilha?
06:02Yaakub melihat anak-anak kita
06:04Sebagai serigala
06:05Menurutmu itu mimpi yang bagus?
06:08Serigala yang makan Yusuf itu
06:10Tidaklah jahat
06:12Anak-anak itu harus melakukan sesuatu
06:19Anak-anak itu sendiri
06:34Anak-anak itu harus melakukan sesuatu
06:39Anak-anak itu harus melakukan sesuatu
06:40Anak-anak itu harus melakukan sesuatu
06:44Tidak l Home Bel��dat
06:45selamat menikmati
07:15selamat menikmati
07:45ayah memikirkan tentang Yusuf setiap malam
07:50dia bahkan memimpikannya
07:52dia membawa Yusuf kemanapun dia pergi
07:56dan tidur di sampingnya
07:59sudah lah Yehuda
08:00kita tidak tahu persis mimpi ayah yang sebenarnya
08:04lagi pula Yusuf tidak memiliki ibu atau tempat tinggal beda dengan kita
08:09jadi ayah harus membawanya kemanapun dia pergi
08:12kita tahu persis apa mimpi ayah
08:15dia memimpikan kita sebagai serigala
08:18serigala yang memangsa Yusuf
08:21salam ayah
08:24salam ayah
08:25kalian jangan menelan omongan orang mulat-mulat dan meributkannya
08:31ibuku bilang
08:39ayah melihat kami sebagai serigala di mimpi ayah
08:41dan kami menyerang Yusuf
08:43lalu...
08:44itu salah
08:45ayah bermimpi beberapa serigala menyerang anak kecil
08:50serigalanya tidak mirip dengan kalian
08:53dan anak kecil itu tidak mirip dengan Yusuf
08:55dalam mimpi itu ayah tidak melihat wajah siapapun
09:00sudah jelas 10 serigala itu adalah kami
09:03ayah tidak menghitung jumlah serigala di mimpi ayah
09:09kenapa kau berpikir ada 10 serigala
09:13ayah menyayangi kalian semua
09:25ayah selalu bersyukur dan menghargai kerja keras kalian
09:32tapi ayah tidak bisa memangku Yehuda
09:35yang sudah dewasa ini
09:37seperti dia seorang anak kecil
09:40karena kalian bukan anak kecil lagi
09:43waktu kalian kecil
09:47ayah memperlakukan kalian dengan baik sebagai anak-anak
09:50ayah memangku kalian dan tidur di samping kalian
09:53kalian merasakan kasih seorang ayah
09:57dan juga seorang ibu
09:59kasih yang dirasakan oleh Yusuf dan adiknya
10:03tidak kesembanding dengan kasih yang kalian rasakan
10:06ayah tidak mengira kalian
10:08akan membandingkan kalian dengan anak kecil
10:11gad
10:13asher
10:15tanya ibumu bagaimana ayah memelukmu semalam
10:18oh
10:22aku terjaga semalam
10:23ayah menyelmutiku dan gad lalu membelai kepala kami
10:26ayah sudah pernah bilang
10:30perkataanmu menunjukkan adanya iri
10:35itu pikiran jahat
10:37jangan biarkan setan dan niat jahat itu menyelut api kecemburuan dalam diri kalian
10:44ayah
10:45kami ingin bermain dengan Yusuf
10:48kenapa tidak boleh
10:49ayah tidak melarang
10:52dia itu saudara kalian
10:54kata siapa kalian tidak boleh bermain dengannya
10:57ayah yakin dia juga senang bermain dengan kalian
11:01kami boleh main dengannya
11:03tunggu apa lagi
11:06sana
11:13bukankah kalian seharusnya membawa domba ke dataran
11:15maafkan kami ayah
11:26selamat menikmati
11:52Terima kasih telah menonton
12:22Terima kasih telah menonton
12:52Apa kabar? Kalian sedang apa?
12:59Kami sedang menghangatkan susu untuk makan siang
13:03Bagus sekali
13:04Tidakkah kalian senang kalau didatangi tamu kejutan?
13:09Siapa kau?
13:12Sedang apa kau di sini?
13:15Aku dari desa dekat sini
13:16Aku bukan seorang pengembala
13:19Tapi kadang aku membawa domba ke padang rumput
13:22Kalian kenapa?
13:30Sepertinya kalian tidak senang dengan kehadiranku
13:32Untuk apa kami senang?
13:35Ya, itu benar
13:36Melihat orang asing tidak membuat siapapun senang
13:38Iya kan?
13:39Sebenarnya aku datang ke sini untuk menemui kalian
13:41Senang rasanya bertemu dengan kalian
13:45Oh, tentu
13:50Semua orang di sini tahu anak-anak Nabi Yaakub
13:54Lalu kenapa kau terkejut saat melihat kami?
13:57Aku memimpikan kalian semalam
13:59Apa kalian percaya?
14:01Kemarin aku melihat kalian saat aku terlelap
14:03Dan hari ini juga saat aku terjaga
14:05Bukankah itu aneh?
14:06Kami ingin sekali mendengar
14:08Beritahu kami
14:09Mimpinya sangat janggal
14:14Aku tidak mengerti
14:16Aku melihat kalian
14:19Sepuluh bersaudara
14:21Menggendong anak kecil dengan tandu
14:25Seakan kalian budaknya
14:28Dan dia majikan kalian
14:30Kemudian aku melihat seorang anak di atas kereta perang
14:36Dan kalian adalah sepuluh kuda yang menarik keretanya
14:39Lalu aku melihatnya duduk di tahta
14:42Mengikat kalian semua
14:44Dan kalian semua bekerja untuknya
14:46Sebagai pengembala dan petani
14:47Maaf kalau aku membuat kalian gusar
14:57Karena mimpi itu
14:58Itu tidak penting
14:59Jangan khawatir
15:01Sebaiknya aku pergi
15:03Wajahnya sangat buruk rupa
15:12Kemana dia pergi?
15:26Tidak mungkin dia pergi begitu cepat
15:28Dia menghilang?
15:30Aku tidak tahu
15:30Mungkin saja dia menghilang
15:33Aku tidak tahu siapa dia
15:34Tapi perkataannya membuatku berpikir
15:37Mimpinya mirip dengan mimpi Yusuf
15:41Salam ayah
15:48Salam ayah
15:48Salam
15:49Salam
15:50Salam ayah
15:51Salam
15:52Bagaimana kabar bu?
15:54Salam untuk Nabi Allah
16:09Salam untuk Mona?
16:12Salam untuk Mona?
16:13Ada apa?
16:15Apakah kau berkelahi dengan seseorang?
16:17Ya
16:17Aku berkelahi dengan anak-anakmu
16:19Kenapa?
16:20Karena mereka menghancurkan lahan kami
16:23Dan membiarkan dombanya merumput di sana
16:25Saat aku protes pada mereka
16:27Mereka malah memukuliku
16:29Yahudah
16:38Simeon
16:39Lewi
16:40Kemarilah
16:44Mengapa kalian membiarkan domba-domba kita
16:58Menghancurkan lahan anak ini?
16:59Kami tidak bisa menghentikan domba-dombanya
17:01Ayah
17:01Tidak separah itu
17:03Kenapa kalian memukulinya?
17:06Kau boleh memberi mereka hukuman setimpal
17:15Wahai Nabi Allah
17:16Tolong maafkan mereka
17:17Tolong bilang pada mereka untuk tidak melepas domba-dombanya
17:21Hanya itu permintaanku
17:23Mereka bilang mereka yang memiliki kanaan
17:26Mereka bisa melakukan apapun dan membawa domba mereka kemanapun
17:29Siapa yang mengizinkan kalian
17:36Untuk membawa domba-domba ke lahan orang lain?
17:40Siapa yang bilang bahwa kalian ini pemilik kanaan?
17:46Dengarnah
17:47Aku minta maaf
17:50Aku janji domba-dombaku tidak akan merusak lahanmu lagi
17:53Aku akan memberikan kompensasi
17:57Atas keurgianmu itu
17:59Kami melakukan kesalahan
18:00Kami minta maaf
18:02Di kanaan semua orang memiliki propertinya sendiri
18:07Pemilik asli kanaan adalah bangsa Palestina
18:11Bukan kita
18:11Lalu kita berasal dari mana ayah?
18:14Kakek ayah
18:15Kakek buyut kalian
18:16Nabi Ibrahim
18:18Yang makamnya berada di Makpela
18:21Berasal dari Ur di Sumeria
18:23Dan Kaldea di selatan Mesopotamia
18:26Tempatnya dekat dengan tempat
18:28Kelahiran kalian di Haran
18:29Sebelum itu bangsa Palestina tinggal di sini
18:32Nenek moyang pemuda ini tinggal di kanaan
18:36Berabad-abad sebelum kita
18:37Namun setelah seratus tahun
18:40Kita semua bangsa Ibrani dan bangsa kanaan
18:43Berasal dari kanaan
18:45Kita semua harus rukun satu sama lain
18:48Terima kasih telah menonton!
18:50Terima kasih telah menonton!
19:18Terima kasih telah menonton!
19:48Salam ayah
19:51Salam putraku sayang
19:55Apa kau bermimpi?
19:58Iya
19:59Mimpinya aneh
20:01Mimpi yang kau bilang tidak boleh kuceritakan
20:04Bahkan ayahmu sendiri?
20:05Aku duduk di samping domba
20:14Terima kasih telah menonton!
20:16Terima kasih telah menonton!
20:21Terima kasih telah menonton!
20:23Terima kasih telah menonton!
20:25Terima kasih telah menonton!
20:27Terima kasih telah menonton!
20:29Terima kasih telah menonton!
20:31Terima kasih telah menonton!
20:33Terima kasih telah menonton!
20:35Terima kasih telah menonton!
20:37Terima kasih telah menonton!
20:39Terima kasih telah menonton!
20:41Terima kasih telah menonton!
20:43Terima kasih telah menonton!
20:45Terima kasih telah menonton!
20:47Terima kasih telah menonton!
21:17Terima kasih telah menonton!
21:47Terima kasih telah menonton!
21:57Ketika Yusuf berkata kepada ayahnya
22:00Ayah, aku melihat sebelas bintang, matahari, dan bulan
22:06Aku melihat mereka bersujud padaku
22:11Terima kasih telah menonton!
22:13Terima kasih telah menonton!
22:15Terima kasih telah menonton!
22:17Terima kasih telah menonton!
22:19Terima kasih telah menonton!
22:21Terima kasih telah menonton!
22:23Terima kasih telah menonton!
22:25Terima kasih telah menonton!
22:27Terima kasih telah menonton!
22:37Terima kasih telah menonton!
22:41Terima kasih telah menonton!
22:43Terima kasih telah menonton!
22:45Terima kasih telah menonton!
22:47Terima kasih telah menonton!
22:49Terima kasih telah menonton!
22:51Terima kasih telah menonton!
22:53Terima kasih telah menonton!
22:55Terima kasih telah menonton!
22:57Terima kasih telah menonton!
22:59Terima kasih telah menonton!
23:25Terima kasih telah menonton!
23:26Jangan beritahu siapapun soal mimpimu ini,
23:30terutama saudara-saudaramu.
23:34Mereka akan iri padamu karena harga mereka.
23:38Jangan beritahu saudarimu atau juga ibu tirimu.
23:43Mereka akan beritahu semua orang.
23:50Matahari yang akan bersujud padamu
23:53kini telah berlutut di hadapanmu.
23:56Dan suatu hari nanti,
23:58bulan dan sebelas bintang akan bersujud di hadapanmu.
24:03Suatu hari nanti, kau pasti memiliki kedudukan tinggi
24:08dan juga iman yang luar biasa.
24:12Saat itu, ayahmu, ibumu dan semua saudaramu
24:15akan bersujud kepadamu.
24:18Tapi sampai hari itu datang,
24:20jangan beritahu mimpimu pada siapapun,
24:22terutama pada saudara-saudaramu.
24:26Ayah khawatir mereka akan iri padamu
24:30dan juga akan bersekongkol.
24:33Bersekongkol?
24:37Saudara-saudaraku akan bersekongkol.
24:41Anak-anak dari Nabi Allah.
24:43Kau jangan meremehkan kekuatan setan.
24:49Karena setan itu adalah musuh manusia.
24:53Setan akan menipu manusia,
24:56bahkan anak-anak Nabi.
24:57Allah telah memilihmu untuknya.
25:07Dan Allah akan memberimu ilmu untuk menafsirkan mimpi.
25:12Allah akan memberikanmu dan keluarga Yaakub berkahnya
25:15yang sebesar-besarnya.
25:17Sebagaimana Allah memberikan berkah
25:19pada para pendahulumu,
25:21Ishak dan Ibrahim.
25:22Allah akan memberikan mereka kepemimpinan
25:27dan juga kenabian.
25:28Terima kasih telah menonton!
25:58Terima kasih telah menonton!
26:28Selamat menonton!
26:58Semoga Allah memberkahi jiwamu.
27:05Aku telah membawa anak-anakmu.
27:07Kau lihat?
27:09Mereka sehat dan juga bahagia.
27:13Ibu,
27:15bibi juga sudah meninggalkan kami.
27:18Aku sekarang merasakan kehilanganmu
27:20lebih dalam lagi.
27:22Aku tahu tidak ada yang bisa mengisi kekosonganmu
27:27dalam Yusuf dan Bin Yamin.
27:31Tapi Leah dan aku berusaha agar
27:33mereka tidak terlalu merasakan kehilangan ibu mereka.
27:35ayah,
27:39boleh aku beritahu ibu soal mimpiku?
27:42Aku punya kabar baik untukmu, Rahel.
27:47Kelak,
27:48anak kita akan menjadi seorang nabi.
27:51Aku tahu ini dari mimpinya semalam.
27:54Ibu,
27:58ibu,
27:59ibu, Leah, dan ayah
28:00sangat baik pada Yusuf dan aku.
28:03Jangan khawatir soal kami.
28:05Istirahatlah yang tenang, Rahel.
28:08Istirahatlah dalam damai.
28:10Aku tidak akan membiarkan
28:11kehilangan seorang ibu
28:13menyakiti anak kita.
28:30Salam, ayah.
28:31Salam, putriku.
28:33Bagaimana kabarmu?
28:34Duduklah.
28:35Ayah akan membawakanmu gandum.
28:43Mhmm.
28:50Kemana ayah membawamu pergi?
28:55Untuk berziarah
28:56ke makam ibuku, Rahel.
29:05Kenapa kau ingin menemuiku?
29:13Karena Yaakub
29:14menetapkan penerusnya semalam.
29:17Aku pikir kau ingin tahu.
29:19Oh, begitu?
29:20Tenang saja.
29:22Bukan dari anak kita.
29:24Penerusnya adalah Yusuf,
29:26anak Rahel.
29:27Kalau begitu,
29:28jelaskan dengan lebih baik.
29:30Aku terbangun
29:31dan mendengar Yaakub
29:32memberitahu Yusuf
29:33untuk tidak memberitahu
29:34soal mimpinya
29:34ke siapapun.
29:36Kau adalah utusan
29:37pilihan Allah
29:38keturunan Ibrahim.
29:40Dan yang menariknya lagi,
29:42dia berkata,
29:43kau akan lebih unggul
29:45dan menjadi pemimpin
29:46saudara-saudaramu.
29:47Mereka akan bersujud
29:49padamu.
29:50Lalu dia berlutut
29:52pada Yusuf
29:53dan kemudian menciumnya.
29:55Meskipun aku berharap
30:06penerus Yaakub
30:07adalah salah satu anakku,
30:09aku pasrahkan diriku
30:10pada gendak Allah
30:11dan juga nabinya.
30:15Kau bisa menerima
30:17keunggulan anak Yaakub
30:18terhadap anakmu sendiri?
30:19Aku tidak punya pilihan lain.
30:22Aku menerima
30:23keputusan Yaakub.
30:25Sebaiknya kalian terima
30:26itu juga.
30:27Tapi aku tidak bisa.
30:30Menurutku,
30:31kita juga harus patuh.
30:33Yang dikatakan
30:34Nyonya Lea benar.
30:36Kita harus menuruti
30:37perintah utusan Allah.
30:39Semoga saudara-saudara
30:41Yusuf dapat menerimanya.
30:50Kau naif sekali.
30:54Jangan beritahu Lea
30:55semua yang kau rasakan.
30:57Duduklah.
30:59Kita harus melakukan sesuatu.
31:01Kita harus bicara
31:01pada anak-anak kita.
31:03Sampai jumpa.
31:33Ayah membawanya kemanapun
31:47dia pergi.
31:47Jangan rewel, Yahudah.
31:49Yusuf juga di sampingnya.
31:52Kita tidak tahu
31:53dia mimpi apa.
31:56Yusuf bermimpi
31:58menjadi pemimpin kalian.
32:01Yakinlah.
32:03Itu bukan apa-apa.
32:05Kita tanya Yusuf saja.
32:08Kalian pikir
32:09dia akan memberitahu
32:10kalau dia bermimpi?
32:12Ya.
32:14Yusuf bukan pembohong.
32:16Iya, kan?
32:18Dia akan beritahu kita
32:19kalau dia bermimpi.
32:22Ayo, kita pergi.
32:23Tunggu.
32:37Ya, udah.
32:37Tunggu.
32:38Tunggu.
32:39Yusuf.
32:53Iya, kak.
32:54Kau tahu bahwa kami
33:05sayang pada adik kami
33:06yang baik ini.
33:10Aku juga menyayangi
33:11saudara-saudaraku.
33:13Omong-omong, Yahudah,
33:14kapan aku bisa menjadi
33:15orang dewasa sepertimu?
33:16Kau sudah dewasa
33:19dan kau tahu betul
33:21betapa tinggi dan agung
33:23kedudukanmu
33:23di hadapan Allah.
33:26Kedudukan apa?
33:29Yang ditunjukkan
33:30di mimpimu semalam.
33:32Apa kau ingat mimpi itu?
33:35Mimpimu semalam?
33:36Kami sangat senang
33:44saat mendengarmu
33:45diperlihatkan
33:46kedudukanmu yang tinggi
33:47dan agung lewat mimpi.
33:50Apa ayah memberitahumu
33:51soal mimpiku?
33:54Aku tidak memberitahu
33:55siapapun,
33:57kecuali ayah.
33:58Bukan ayah yang memberitahunya.
34:01Aku mendengarnya.
34:02Ketika aku datang ke halaman
34:03saat tengah malam,
34:04aku dengar ayah
34:05memberitahumu
34:05untuk tidak ceritakan
34:06mimpimu pada siapapun.
34:08Dia bilang,
34:08kau akan punya
34:09kedudukan yang tinggi
34:10di masa depan.
34:12Kau bisa beritahu kami
34:12soal mimpimu?
34:14Apa kau dengar
34:15perkataan ayah
34:16bahwa aku
34:16tidak boleh
34:18membicarakannya
34:18pada siapapun?
34:20Ada apa?
34:22Saudara-saudaramu
34:23ingin berbagi kebahagiaan.
34:26Aku tahu
34:27kalian menyayangiku.
34:29Mungkin tidak masalah
34:30kalau ku beritahu.
34:33Tapi aku tidak bisa
34:34melanggar perintah ayah.
34:36Maafkan aku,
34:37Yehuda.
34:40Akanku bilang pada ayah
34:41bahwa kau mau
34:42menampar Yusuf.
34:43Jangan lakukan itu,
34:44Dina.
34:45Yehuda tidak ingin
34:46menamparnya.
34:49Dia hanya sedikit
34:49kesal dengan Yusuf.
34:51kenapa Yehuda marah?
35:01Kau bilang apa tadi?
35:04Aku tidak memberitahunya
35:06apa yang dia mau dengar
35:08soal mimpiku.
35:10Bagaimana dia bisa tahu
35:11aku bermimpi?
35:13Tidak ada yang tahu
35:14selain ayah.
35:15Akanku katakan pada ayah
35:17bahwa Yehuda ingin memukulku.
35:18Jangan.
35:18Kenapa?
35:20Karena aku sayang
35:21pada saudara-saudaraku.
35:22Aku tidak ingin
35:23ayah marah pada mereka.
35:25Dina,
35:27kenapa Yehuda
35:27tidak suka denganku?
35:32Ayah bilang saudara
35:33harus saling,
35:34menyayangi
35:35dan menghormati
35:36satu sama lain.
35:37Aku tidak mengerti
35:38Yehuda.
35:38Bilhah,
35:42Zilpah,
35:44Lea,
35:46turunlah aku bawa gandum.
35:48Salam, ayah.
35:49Salam, ayah.
35:50Salam.
36:00Salam.
36:02Bilhah,
36:03siapkan penggilingan tangan.
36:05Kita tidak punya tepung
36:06untuk adonan.
36:07Ini sekarung gandum
36:08pertama tahun ini.
36:09Kami memisahkan jerami
36:11dengan susah payah.
36:12Kemarin, anak.
36:25Ayah,
36:26semua saudaraku tahu
36:27kalau aku bermimpi semalam.
36:30Bagaimana mereka bisa tahu?
36:31Aku tidak tahu.
36:32Mereka menanyakan mimpi itu padaku
36:35dan saat aku tidak menjawab,
36:38mereka membentahku.
36:42Bilhah.
37:00Bilhah.
37:01Ya, wahai Nabi Allah.
37:03Aku sudah beberapa kali melihatmu bertingkah
37:06dan bersekongkol.
37:07Tapi aku tetap diam
37:08karena aku berharap kau akan berhenti
37:10dan memperbaiki perlakumu.
37:12Tapi sepertinya kau memutuskan
37:14untuk terus melakukannya
37:15sampai kau menghasut saudara-saudara itu
37:17untuk berkelahi.
37:18Aku tidak tahu
37:19apa yang Nabi Allah bicarakan.
37:22Aku tidak bersalah.
37:24Aku di samping kamarmu semalam.
37:27Yusuf bermimpi semalam
37:28dan memberitahu ku soal mimpi itu.
37:30Tentu saja tidak ada yang tahu
37:32kecuali aku dan Yusuf.
37:34Siapa lagi yang bisa mendengar mimpi dan tafsirnya
37:37kalau bukan kau?
37:38Aku bersumpah semalam aku...
37:41Kau berbohong.
37:42Kau berbohong.
37:44Aku mendengar suara di kamarmu tadi malam,
37:47tapi aku mengabekannya
37:48karena aku melihatmu
37:50dan anak-anakmu tidur terlelap.
37:53Tapi aku benar, kan?
37:55Sejauh ini kau sudah menipu Zilpah beberapa kali
37:58dan mengarang cerita kosong.
38:00Kau menghasut Yehuda dan saudara-saudaranya
38:02untuk membenci Yusuf.
38:03Kau membuat anak-anakmu benci pada Yusuf
38:06dan aku tetap diam.
38:08Jika kau mengulagi kesalahanmu sekali lagi,
38:12aku akan membawa anak-anakku
38:13dan mengirimmu kembali ke kotamu,
38:15haran di Babylonia.
38:16Apa kau mengerti itu?
38:17Tidak, tidak, tidak, tidak, tidak.
38:25Aku berjanji kepada Nabi Allah
38:27bahwa aku tidak akan pernah membuatnya marah lagi
38:31dan akan selalu mematuhinya.
38:34Maafkan aku.
38:35Aku hanyalah budakmu.
38:38Aku tidak punya siapa-siapa selain dirimu.
38:42Kubur aku di sini.
38:44Jangan mengirimku ke haran.
38:46Tidak, tidak.
39:11Tidak diragukan lagi matahari itu adalah ayah,
39:14bulannya adalah ibu,
39:15dan sebelas bintang itu sudah jelas adalah kita.
39:20Ayah telah memanjakan anak piatu yang tidak berguna itu
39:24sampai-sampai dia bermimpi.
39:27Kita menyembahnya.
39:29Bukan hanya kita saja.
39:31Dia melihat orang tua kita bersujud padanya.
39:35Tidak ada yang meninggalkan tempat ini
39:36sampai masalah kita dan Yusuf selesai.
39:38Aku menyayangi semua anak-anakku.
39:45Kasih sayangku pada Yusuf hadir.
39:47Karena kasih sayang Allah kepadanya.
39:50Aku harap anak-anakku yang lain dapat mengerti kasih sayang ini.
39:56Perlakukan Yusuf dengan baik.
39:59Kalian jangan kasar.
40:01Apa dia benar-benar berpikir dia lebih unggul dibanding kita dan orang tuanya sendiri?
40:05Dan dia akan menjadi pemimpin kita?
40:07Yusuf berhalusinasi.
40:11Imajinasinya adalah hasil perhatian berlebihan dari ayah
40:14dan kebaikan berlebihan dari ibu.
40:17Aku tidak tahu kenapa ayah menyayangi Yusuf lebih dari kita.
40:20Kita yang menafkahi keluarga ini.
40:23Kita menanam dan yang memanen tanaman.
40:27Kita menggembala domba.
40:29Dan kita juga yang menyelamatkannya dari serigala.
40:32Kita yang memberi makan domba.
40:36Kita yang membersihkan kandang domba.
40:38Kita membersihkan kotorannya.
40:41Kebaikan dan perhatian orang tua kita.
40:43Bahkan bibi-bibi kita jatuh pada Yusuf.
40:54Anak kecil lemah yang tidak bisa mengelap ingusnya sendiri.
40:59Seakan memanopoli perhatian ayah tidak cukup.
41:01Sekarang dia bermimpi kalau dia akan menjadi lebih unggul dari kita semua.
41:06Sepertinya ayah telah disesatkan.
41:08Dan ini semua adalah kesalahannya sendiri.
41:11Tapi aku tidak akan tinggal diam.
41:13Dan menerima kepemimpinan anak Rahel.
41:16Kami juga.
41:17Tapi apa solusi rasionalnya?
41:19Mungkin kau tidak berani mengatakannya.
41:22Tapi aku tidak.
41:25Yusuf harus dibunuh.
41:31Ini perkataan berbahaya.
41:42Jangan mengucapkannya dengan mudah.
41:44Kenapa tidak?
41:47Dengan begitu,
41:48kita bisa menghukum ayah atas diskriminasinya.
41:50Dan mimpi Yusuf untuk menjadi pemimpin kita akan pupus.
41:54Meskipun aku tidak seberani Yehuda,
42:00menurutku itu adalah satu-satunya jalan keluar.
42:04Bagaimana bisa kami menerimanya?
42:06Dia sudah mendapatkan perhatian istimewa sejak dia dilahirkan.
42:10Hanya dia yang mendapatkan kasih sayang.
42:12Aku tidak bisa menunggu lebih lama lagi.
42:13Berapa lama kita harus bersabar
42:17dan tidak mengatakan apapun di depan orang tua kita?
42:20Hati-hati.
42:21Membunuh saudara dan durhaka kepada ayah
42:23merupakan dosa besar yang sudah pasti akan membuat kita dihukum di neraka.
42:28Aku punya solusi untuk itu.
42:30Taubat!
42:32Beberapa hari setelah membunuh Yusuf,
42:34kita akan langsung bertaubat pada Allah.
42:36Allah itu baik dan juga penyayang.
42:38Dia akan mengampuni kita.
42:40Itu cara berpikir seorang pendosa.
42:42Kita berdosa sekarang, kemudian bertaubat nanti.
42:45Ini tidak mungkin gagal.
42:48Setelah membunuh Yusuf dan menerima kebaikan ayah,
42:52kita akan bertaubat dan memperbaiki diri.
42:55Bagaimana kalau Allah tidak menerima taubat kita?
42:58Seorang pendosa tidak bisa bertaubat semudah itu.
43:02Dan kalau kita tidak bisa bertaubat,
43:04kita akan terkutuk selamanya.
43:06Dan generasi seterusnya akan selalu mengingat rasa malu ini.
43:09Anak seorang Nabi Allah membunuh saudaranya sendiri.
43:16Aku setuju dengan Lewi.
43:18Percuma.
43:21Tapi mungkin Lewi punya jalan keluar yang lebih baik.
43:25Oh, tentu.
43:27Mudah bagimu untuk jadi soleh,
43:28tapi kau tidak punya solusi yang lebih baik.
43:31Bukankah kita pantas mendapatkan perhatian ayah?
43:33Tentu saja pantas.
43:39Kita mau kasih sayangnya.
43:43Baiklah.
43:45Kita lakukan sesuatu sehingga ayah tidak bisa bersama Yusuf lagi.
43:49Aku paham.
43:50Kita pisahkan Yusuf dari ayah.
43:53Begitu caranya.
43:55Lambat laun,
43:56dia akan melupakan Yusuf dan memperhatikan kita semua.
44:00Itu tidak mungkin.
44:01Ayah selalu saja mengawasi Yusuf.
44:05Setidaknya kita dapat berpikir
44:07dan menerima bahwa membunuh Yusuf bukanlah hal yang baik.
44:13Kita cari cara untuk memisahkan Yusuf dari ayah.
44:16Selamat menikmati.
44:18Selamat menikmati.
44:20Selamat menikmati.
44:22Selamat menikmati.
44:24Selamat menikmati.
Komentar