- 8 bulan yang lalu
Sinopsis kisah Nabi Yusuf AS adalah tentang putra kesayangan Nabi Yaqub AS yang dianugerahi ketampanan luar biasa, dihianati saudara-saudaranya hingga dibuang ke sumur dan dijual ke Mesir, namun tetap sabar dan beriman, kemudian diangkat menjadi menteri karena kecerdasan dan kemampuannya menafsirkan mimpi, lalu akhirnya bersatu kembali dengan keluarganya di Mesir setelah mengalami berbagai cobaan berat, mengajarkan kesabaran, keteguhan iman, dan keikhlasan.
Kategori
🎥
Film pendekTranskrip
00:00Pertanda
00:25Namanya adalah pertanda
00:28Bahwa dia akan meninggalkan kita
00:33Ya Allah
00:36Berikan aku ketabahan untuk merilakannya
00:56Ayah
00:57Orang-orang kanan sudah sampai
01:01Untuk apa lagi?
01:03Di mana dia?
01:20Di dalam tenda
01:21Cepat ikut denganku
01:27Salam untuk Nabi Allah
01:29Salam saudariku
01:31Kau terlambat
01:33Terlambat
01:35Terlambat
01:37Terlambat apa Rahel?
01:39Para Nabi sangat mengenal penderitaan
02:01Kami sudah pernah merasakannya
02:03Kami sudah pernah merasakannya
02:07Kami berlindung pada Allah dari malam petaka ini
02:13Kau pasti leang
02:21Kau pasti leang kakak Rahel
02:23Aku turut berduka
02:25Tidak
02:27Tidak
02:29Tidak
02:31Tidak
02:33Tidak
02:35Tidak
02:36Tidak
02:37Tidak
02:38Tidak
02:39Tidak
02:40Tidak
02:41Tidak
02:43Tidak
02:45Tidak
02:47Hari
02:48Tidak
02:48Kemudian
02:49Tidak
02:49Tidak
02:51Tidak
02:52Untuk
03:05Tidak
03:07Tidak
03:09Tidak
03:11Tidak
03:13Tidak
03:15Tidak
03:16Tidak
03:16Dia akan menjadi tangan kanan ayahnya.
03:20Kau siapa, sayang?
03:24Yusuf, anak Rahel.
03:27Kau adalah pengingat Rahel.
03:31Kami patutnya menenangkanmu lebih dulu.
03:40Ibu.
03:42Ibu.
03:46Ibu.
04:16Ibu.
04:18Ibu.
04:23Ibu.
04:25Ya Allah.
04:27Ya Allah.
04:29Ampunilah jiwa Rahel.
04:32Ampunilah jiwa Rahel.
04:35Amin.
04:36Amin.
04:37Amin.
04:38Amin.
04:39Amin.
04:48Amin.
04:50Amin.
04:51Amin.
04:52Amin.
04:53Bibi, ayah bilang Allah selalu mengambil orang-orang yang paling dia sayang.
05:22Sayangku, apa kau tahu ibumu bersama Allah sekarang?
05:28Aku tahu, Allah membawanya ke surga, tapi aku tidak bisa hidup tanpanya.
05:34Aku berdoa kepada Allah agar kau dan ayahmu diberikan kesabaran dan ketabahan.
05:40Bibi, apa surga lebih indah dari tempat ini?
05:44Tentu sayangku, kau sudah banyak tahu meskipun kau masih kecil.
05:49Sayangku, semoga Allah melindungimu.
05:54Kau sudah banyak tahu meskipun kau masih kecil.
05:57Di wajah anak ini yang indah dan polos, dan dalam kata-kata yang ia ucapkan,
06:03aku melihat tanda-tanda kebesaran.
06:05Dia paham lebih banyak daripada anak-anak seumurannya.
06:09Sungguh luar biasa.
06:10Cukup, saudariku.
06:18Yusuf sama seperti saudara-saudaranya.
06:21Dia tidak berbeda.
06:23Iman dan perkataannya membuatku senang.
06:27Aku ingin merawatnya kalau kau mengizinkan.
06:31Mungkin bisa mengobati luka kehilangan ibunya.
06:34Aku berjanji pada adikku kalau anak-anaknya tidak akan merasakan kehilangannya.
06:42Aku akan merawat mereka seperti mereka anakku sendiri.
06:46Kau sudah punya banyak anak.
06:48Bagaimana kau bisa merawat mereka?
06:50Itu tidak mungkin.
06:52Tidak ku biarkan dia luput dari pandanganku bahkan untuk sekejap.
06:55Sudah sampai.
07:17Kota yang akan jadi tempat tinggal kita.
07:25Kefilah Nabi Yaakub sudah mendekat.
07:35Selamat datang.
07:37Selamat datang.
07:41Selamat datang.
07:42Selamat datang.
07:44Selamat datang.
07:46Yaakub sudah sampai.
07:49Buanglah.
07:50Yaakub sudah sampai.
07:52Yaakub.
07:53Selamat datang.
07:55Yaakub sudah sampai.
08:03Ayo cepat.
08:05Awas, awas.
08:06Hati-hati.
08:08Yaakub di sini.
08:10Yaakub di sini.
08:12Yaakub sudah sampai di sini.
08:15Yaakub sudah sampai.
08:28selamat menikmati
08:58selamat datang
09:13selamat datang
09:15wahai nabi Allah
09:16kami turut berduka cita
09:19semoga Allah memberimu ketabahan
09:23setelah kehilangan
09:28hidup dan mati di tangan Allah
09:30kita berserah diri pada kehendaknya
09:33selamat datang
09:39selamat datang
09:40selamat datang
09:42selamat datang
09:46selamat datang
09:48selamat datang
09:50selamat datang
09:52selamat datang
09:54selamat datang
09:56selamat datang
09:57selamat datang
09:58berkati-kati, anak ketampan sekali.
10:01Iya.
10:03Barakallahu fiku.
10:04Salam, Yaakub.
10:06Yaakub, senang melihatmu.
10:07Salam, Yaakub.
10:08Selamat datang.
10:09Hati-hati.
10:12Alhamdulillah kau sudah sampai.
10:19Saudariku,
10:21di mana letak makam ayah kita, Nabi Ishaq?
10:24Kau sudah melihatnya.
10:26Makamnya ada di makam kakek kita, Ibrahim,
10:29dan istrinya, Makpela.
10:32Ibu kita juga dimakamkan di situ.
10:35Aku ingin berziarah dulu dan memperbarui janjiku.
10:40Leah, panggilin semuanya.
10:42Kita ke sana bersama-sama.
10:44Yehuda, Lewi.
10:47Ambilkan.
10:49Apa yang kutitikan padamu sebagai amanah.
10:51Kita akan berziarah ke makam ayahku.
10:56Terima kasih telah menonton.
11:26Assalamualaikum, Ibrahim.
11:47Wahai Nabi Allah.
11:48Semoga Allah memberikan ketenangan untuk jiwa Ibrahim dan Ishaq,
12:10orang-orang kanaan beriman karena mereka.
12:13Dia sangat ingin bertemu denganmu pada saat menjelang kematiannya.
12:24Dan dia mengangkatmu sebagai Nabi setelahnya.
12:28Dia ingin kau memimpin bangsa Ibrani.
12:31Aku mohon pertolongan dari jiwanya yang agung.
12:36Dan aku berdoa untuk memohon bantuan Allah dalam mengimbang tanggung jawab yang berat ini.
12:40Gamis ini adalah milik kakek kami, Ibrahim.
12:59Dia mewariskannya kepada ayah kami, Ishaq.
13:03Kau akan mewarisinya.
13:06Saat kau pergi, aku menyimpannya sebagai anak pertama ayah kita.
13:15Sekarang aku mengembalikan apa yang diamanahkan kepadaku.
13:22Sesuai wasiat ayahku, gamis ini akan diwariskan kepada para nabi setelahmu.
13:27Mungkin kita bisa menyebutnya gamis nabi.
13:48Selamat!
13:50Selamat!
13:51Selamat!
13:52Selamat!
13:52Selamat!
13:53Selamat ya!
13:54Selamat, Nabi Allah!
13:56Selamat!
13:57Bangsa Kanaan bersumpah setia kepadamu
14:02dan menganggapmu sebagai utusan Allah setelah Ishaq
14:06dan kami bersaksi atas kenabianmu.
14:11Selamat!
14:12Selamat!
14:14Selamat!
14:14Selamat!
14:15Ucapkan selamat, Yaakub, Yaakub di sini.
14:18Selamat!
14:19Selamat!
14:19Selamat!
14:20Selamat!
14:21Yaakub, selamat ya!
14:22Selamat!
14:27Selamat menikmati!
14:57Selamat menikmati!
15:27Selamat menikmati!
15:57Selamat menikmati!
16:27Selamat menikmati!
16:57Enia.
17:27Enia.
17:29Kenapa?
17:31Kau tidak dimakan?
17:33Sedikit sekali.
17:35Kenapa makanan Yusuf lebih banyak?
17:37Diamlah dan makan.
17:39Hantikan, Lea.
17:41Kau ini kenapa?
17:43Sebaik disadarlah.
17:47Lea, akanku urus benyamin.
17:49Berilah anak-anakmu makan.
17:53Mengurus begitu banyak anak pasti sulit.
17:57Perilaku Lea wajar.
18:01Dia memiliki tujuh anak.
18:03Sekarang dia harus mengurus anak Rahel juga.
18:08Yakul, aku mengajukan permintaanku lagi.
18:13Aku selalu ingin punya anak.
18:17Tapi tidak pernah terjadi.
18:23Waktuku tinggal sedikit.
18:25Izinkan aku untuk mengurus anak Rahel.
18:32Aku berjanji akan mengurusnya dengan kasih sayang.
18:37Kau lihat sendiri.
18:39Lea kesulitan.
18:41Kau harus melakukan sesuatu untuk Yusuf dan adiknya.
18:49Bagaimana bisa aku merelakan mereka?
18:52Kau khawatir aku akan membawanya pergi?
18:55Aku berjanji akan membawanya kesini setiap hari.
19:00Kau khawatir aku tidak akan menyayanginya?
19:02Aku berjanji itu tidak akan terjadi.
19:06Maukah kalian mengizinkanku untuk menghabiskan sisa hidupku?
19:10Mengurus dan menyayangi Yusuf?
19:14Aku berjanji aku akan membuat jiwa Rahel dan hatimu senang.
19:19Aku akan mengurus dia dengan baik.
19:21Lalu bagaimana soal janjiku pada adikku Rahel?
19:26Aku sudah bersumpah aku tidak akan membiarkan anak-anak yang merasakan kehilangan ibunya.
19:31Dia akan memenuhi janji itu untukmu.
19:34Dia akan menyayangi Yusuf seperti ibunya sendiri.
19:38Kau khawatir aku akan mengabaikan Yusuf karena aku memiliki banyak anak?
19:43Justru kebalikannya, Leah.
19:46Aku khawatir kau mengabaikan anak-anakmu karena terlalu memperhatikan Yusuf.
19:53Yusuf, kemarilah, nak.
20:03Apa kau ingin tinggal dengan bibimu?
20:05Iya, ayah.
20:08Menurutku bibi ibu yang baik.
20:11Tidak sebaik ibumu, sayang.
20:14Tapi aku akan berusaha.
20:17Aku berjanji akan jadi ibu yang baik.
20:20Saudaraku, aku bersyukur.
20:23Aku berjanji padamu akan mengasihi Yusuf seperti dia anakku sendiri.
20:31Lebih baik kau bawa dia sebelum aku berubah pikiran.
20:35Apa kami akan bertemu Yusuf lagi?
20:38Tentu saja.
20:40Dia akan datang ke sini dan bermain dengan kalian setiap hari.
20:44Apa kami bisa bermain dengan Yusuf, bibi?
20:47Tentu saja, sayang.
20:49Ayo, ayo, ayo.
20:52Kalian belum makan?
20:54Kalian belum makan malam?
20:55Ati ati Ati.
20:56Ati Ati.
20:58Ati Ati.
21:00Terima kasih.
21:30Terima kasih.
22:01Jangan khawatir, ayah. Kami bukan anak-anak lagi.
22:04Ayah tahu itu. Ayo.
22:09Salam.
22:10Salam, bibi.
22:11Salam.
22:12Salam.
22:12Salam, bibi.
22:13Salam. Semoga Allah bersamamu.
22:18Yusuf sudah sampai.
22:20Salam, bibi.
22:21Salam, sayang.
22:22Jaga Yusuf, ya?
22:24Tentu saja.
22:31Salam, wahai Nabi Allah.
22:32Salam, siapa jadi piatu itu berat?
22:46Dia selalu diperhatikan.
22:47Kalau menjadi piatu itu menyenangkan, mungkin sebaiknya kau mati.
22:56Mungkin anak-anakmu akan lebih diperhatikan setelah kematianmu.
23:00Apa maksudmu?
23:02Bilha tidak bermaksud buruk.
23:04Maksudku kau ibu yang baik.
23:07Dan kau juga sudah mengurus Yusuf dengan baik.
23:11Itu maksud ucapanku.
23:13Hentikan itu.
23:15Aku paham betul maksudmu.
23:18Kau ini kenapa?
23:21Tidak bisa melihat anak kecil yang kehilangan ibunya diperlakukan dengan baik.
23:43Hati-hati, saudariku.
23:55Kebaikan dan perhatianmu yang berlebihan terhadap anakku Yusuf
24:00bisa membuat saudara-saudarinya menjadi iri.
24:04Aku mengizinkanmu mengurusnya
24:06karena Leah terlalu baik padanya.
24:09Secara tidak sadar, dia menciptakan diskriminasi antara Yusuf dan saudara-saudaranya.
24:15Yang membuat anak-anakmu iri itu,
24:19Zilpah dan Bilha, bukan aku.
24:23Bagus!
24:24Tangkap dia!
24:25Tangkap dia!
24:27Tangkap dia!
24:28Semoga Allah melindungi Yusuf dari iri dengki dan sihir musuhnya.
24:39Aku tidak tahu kenapa aku khawatir.
24:53Tidak perlu khawatir.
24:57Kalau kau mengizinkan, aku akan mengurusnya.
25:00Aku tahu dia lapar.
25:03Yusuf?
25:04Iya?
25:06Kemarilah, sayang.
25:07Ayo, Yusuf.
25:20Sampai jumpa.
25:21Sampai jumpa.
25:29Ibu?
25:30Ibu lihat tidak pakaian bagus Yusuf?
25:34Bibi menjahitnya untuknya.
25:35Bisakah ibu menjahitnya untuk kami?
25:41Menurutku, ayah tidak ikut dengan kita karena alasan lain.
25:44Alasan lain apa?
25:46Yusuf.
25:48Ayah selalu ingin bersamanya.
25:51Menurutku, bukan karena itu.
25:53Dia nabi.
25:55Dia harus bersama dengan orang-orangnya untuk mengurus permasalahan umatnya.
26:00Apa kau memperhatikan pakaian Yusuf?
26:02Iya.
26:04Pakaiannya bagus.
26:05Aku turut senang.
26:13Lewi!
26:15Yehuda!
26:16Ayo!
26:17Iya, iya.
26:21Ayo, kita pergi.
26:22Ya, pakaiannya bagus.
26:33Kematian Rahel membawa untung bagi Yusuf.
26:37Kau saudaranya, tapi perkataanmu tidak pantas.
26:39Pakai ini.
26:53Tunggu di sini.
27:15Apa kau tahu apa ini?
27:17Ini ikat pinggang ayahku, Nabi Ishaq, kakekmu.
27:28Aku selalu ingin memberikan ikat pinggang ini kepada orang yang akan menjadi nabi.
27:34Kuharap kaulah orang itu.
27:38Aku suka ikat pinggang ini, Bi.
27:40Gamis, Nabi Ibrahim, dan ikat pinggang ini diamanahkan kepadaku.
27:47Aku memberikan gamisnya ke saudaraku untuk sekarang kau memiliki ikat pinggangnya.
27:52Jangan sampai hilang, ya.
27:54Aku khawatir ada yang tidak suka melihat ikat pinggang ini, Bi.
28:01Siapa?
28:02Mungkin saudara-saudaraku.
28:05Jangan khawatir.
28:12Ayo.
28:13Kita harus datang ke kotbah ayahmu.
28:18Ayo.
28:19Iri berarti keinginan untuk menghancurkan nikmat
28:34atau kekayaan yang telah dianugerahkan Allah kepada ambanya.
28:40Iri berarti tidak mentoleransi apa yang dimiliki orang lain.
28:44Iri berarti kesal akan kebahagiaan dan kejayaan orang lain
28:49dan mendoakan mereka untuk menderita.
28:55Beritahu aku,
28:57siapa yang iri?
28:59Ikat pinggang yang sedang dipakai Yusuf itu milik Nabi Ishak.
29:13Kenapa dia berikan ke Yusuf?
29:15Harusnya diberikan ke orang yang akan menjadi Nabi berikutnya.
29:22Ayah, jadi maksudmu iri itu tidak ingin melihat orang lain memiliki sesuatu?
29:27Bagus sekali adaku.
29:32Iri itu persis seperti yang kau bilang.
29:35Orang yang iri menderita karena orang lain memiliki sesuatu dan dia marah.
29:42Apa kau dengar perkataan manisnya?
29:48Bagaimana cara untuk menghilangkan iri?
29:52Apa ada yang bisa jawab?
29:55Yusuf tidak tahu jawabannya.
29:57Yusuf anak kecilku.
30:03Apa kau ingat?
30:05Ayah,
30:07apa orang yang iri tahu bahwa suatu hari nanti dunia ini akan kiamat?
30:11Ya, bagus sekali anakku.
30:17Dan itu jawabannya.
30:19Orang yang iri harus tahu bahwa dunia ini tidak abadi.
30:26Orang yang iri hati tidak akan mendapatkan kenikmatan di dunia dan juga pahala di akhirat.
30:34Orang yang iri hatinya sama sekali tidak menguntungkan di dunia ini tidak akan tinggal di dunia ini.
30:44Jika orang yang iri mengetahui tentang hal ini, dia tidak akan mengubah dunia ini menjadi neraka karena rasa dengkinya.
30:54Wajar kalau baik kepada anak-anak yang tidak punya ibu.
31:03Tapi, apa wajar untuk jahat ke anak-anak yang punya ibu?
31:07Maksudmu, anak-anak yang punya ibu tidak perlu diperlakukan dengan baik?
31:11Bibi memberinya pakaian baru.
31:12Ibu memangkunya dan memberinya makanan enak.
31:18Meskipun mereka berusaha menyembunyikannya, bahkan ayah lebih menyayanginya dibandingkan kita.
31:24Menurut pendapatku, dia itu pintar dan juga sangat lucu.
31:30Wajahnya itu tampan dan menyenangkan.
31:33Kita semua sayang Yusuf.
31:35Meskipun begitu, orang tua kita seharusnya tidak terlalu baik.
31:38Mereka akan memanjakannya.
31:40Kau lihat ikat pinggang dan bandunan kakek kita yang dipakai Yusuf?
31:45Aku lihat.
31:47Kata Bilha, harusnya itu diberikan kepada nabi yang selanjutnya.
31:53Kenapa Bibi memberikannya pada Yusuf?
31:57Ketika kembali saat maghrib, ayo tanya Bibi kenapa dia memberikannya kepada Yusuf.
32:02Hei, lihat! Batu!
32:07Apa kau tidak ingin mencobanya lagi?
32:10Kau duluan.
32:11Ya, ayo yaudah aku coba ya.
32:13Yang menang akan menjadi penerus.
32:26Hebat!
32:28Hebat sekali!
32:29Coba lah, coba lah, coba lah.
32:33Ayo, ayo coba.
32:38Ayo, bagus!
32:39Kalian semua mau kemana?
33:05Halo, Zilpah.
33:08Kami sudah membawa domba ke kandangnya.
33:10Sekarang kami akan menemui Bibi.
33:12Kami ingin menanyakan sesuatu.
33:14Kami baru kembali dari rumahnya.
33:16Kami juga memiliki pertanyaan.
33:17Aku sarankan lebih baik jangan ke rumahnya tanpa diundang.
33:20Yaakub, ayahmu di situ.
33:23Dia ke sana untuk bertemu Yusuf.
33:25Melihat mereka bersama mungkin tidak menyenangkan bagimu.
33:28Ada apa di sana?
33:36Ayo kita lihat.
33:37Ayo.
33:37Ayo.
33:37Kau lihat kan kalau ayah lebih sayang pada Yusuf dibanding kita.
34:02Sudah hentikan itu.
34:03Waktu kita masih kecil, kita juga di pangku ayah dan dia baik kepada kita.
34:08Ini alasan Bilha dan Zilpah menyuruh kita untuk tidak datang diam-diam.
34:12Aku akan pergi.
34:14Mereka hanya membuat ribut saja.
34:16Tetap di sini, nak.
34:33Salam, ayah.
34:34Salam, ayah.
34:37Salam, anak-anakku.
34:39Salam, para pria keluarga Yaakub.
34:42Kalian pastilah.
34:44Kapan kalian kembali?
34:46Baru saja.
34:48Kami menuntun domba ke kandang dan kami datang ke sini untuk...
34:52Untuk apa?
34:53Kami ingin bicara dengan bibi.
34:56Baiklah.
34:58Aku mendengarkan.
34:59Ikat pinggang.
35:01Yang dipakai Yusuf, apakah itu milik kakek kami, Nabi Ishak?
35:07Betul.
35:07Ini miliknya.
35:09Tapi bagi Yusuf, itu hanyalah sebuah benda.
35:12Sebenarnya, aku memberikannya pada Yusuf agar dia bisa melupakan kehilangan ibunya.
35:19Tapi, kata Bilha, itu adalah warisan turun-temurun dari Nabi untuk diberikan ke Nabi selanjutnya.
35:25Dan Ayah adalah Nabi setelah Ishak.
35:29Ikat pinggang ini warisan untuk Ayah dan mainan untuk Yusuf.
35:34Saat Rahel masih hidup, Bilha dan Zilpah iri padanya.
35:38Ketika dia sudah tiada, mereka iri pada anak-anaknya.
35:43Acukan saja perkataan mereka.
35:49Ayah.
35:52Dia sudah bilang Ayah lebih sayang Yusuf dibanding kita.
35:56Itu tidak benar.
35:58Tapi Ayah mengunjungi Yusuf setiap hari.
36:01Dia selalu di pangkuan Ayah.
36:03Ayah memangku kalian semua waktu kalian masih kecil.
36:07Kalau kalian jauh dari Ayah, Ayah juga akan mengunjungi kalian.
36:11Ayah sayang semua anak Ayah.
36:13Ayah tidak mau mendengarnya lagi.
36:16Ayo, kalian semua.
36:18Ayah menganggap kalian pria yang membantu Ayah.
36:21Dan kalian membandingkan diri kalian dengan anak kecil.
36:26Sampai jumpa, saudariku.
36:37Bibi, bilang pada Ayah jangan terlalu baik padaku.
36:45Kenapa?
36:47Karena saudara-saudaraku nanti sedih.
36:49Oh, sayangku.
36:51Kau hidup tanpa kasih ibumu.
36:53Sekarang kau ingin hidup tanpa kasih ayahmu.
36:56Yusuf?
37:10Yusuf, dimana kau?
37:15Ketemu.
37:16Berhenti.
37:22Berhenti.
37:23Berhenti.
37:32Sayangku.
37:35Sampai jumpa.
38:05Kena.
38:14Kena.
38:27Yusuf?
38:29Yusuf, pelan-pelan.
38:35Biar ku lihat.
38:53Berdirilah, nak.
39:15Sayangku.
39:25Sekarang semuanya sembunyi.
39:27Cepat.
39:31Cepat.
39:32Sembunyi.
39:36Sudah sembunyi.
39:37Kuhitung sampai dua puluh.
39:45Kau cari mereka.
39:47Dimana kau?
39:52Dimana kau?
39:54Ketemu.
39:57Ketemu.
40:00Giliranmu.
40:10Ketemu.
40:13Tapi kau belum menemukan Yusuf.
40:15Yusuf?
40:23Yusuf?
40:26Yusuf?
40:29Yusuf?
40:31Yusuf?
40:33Dimana dia?
40:35Yusuf!
40:36Yusuf!
40:37Yusuf!
40:37Yusuf!
40:46Yusuf!
40:48Yusuf!
40:52Yusuf!
40:53Permainannya sudah selesai.
40:55Keluarlah.
40:57Dimana dia?
40:59Kita sudah cari kemana-mana.
41:01Bagaimana kalau dia ke rumah Bibi?
41:04Sudah cari di atap.
41:05Akanku cari.
41:08Yusuf!
41:09Yusuf!
41:11Apakah kau lihat Yusuf?
41:12Yusuf hilang.
41:14Ada apa ini?
41:15Yusuf hilang.
41:17Dia tidak ke sini.
41:19Ada apa?
41:19Bibi!
41:20Yusuf hilang!
41:21Hilang?
41:23Bagaimana bisa?
41:25Bukannya kalian sedang bermain?
41:27Kami sedang bermain petak umpet.
41:29Tapi kami tidak bisa menemukannya.
41:30Sudah dicari ke semua tempat?
41:31Iya, ke semua tempat.
41:33Saudaraku menitipkannya padaku.
41:36Tunjukkan aku tempat kalian bermain.
41:43Yusuf!
41:45Yusuf!
41:47Kau di mana, sayang?
41:49Yusuf!
41:51Yusuf!
41:53Kau di mana?
41:54Yusuf!
41:54Yusuf!
41:54Yusuf!
42:01Yusuf!
42:03Bibi!
42:05Dia tidak ada di atas sini.
42:08Bagaimana ini?
42:09Aku harus bagaimana?
42:13Yusuf!
42:16Dia tidak di situ.
42:20Yusuf!
42:22Yusuf!
42:23Mungkin dia jatuh ke dalam sumur.
42:49Yusuf!
42:50Mungkin dia jatuh ke dalam sumur.
42:51Mungkin dia jatuh ke dalam sumur.
42:52Mungkin dia jatuh ke dalam sumur.
42:53Mungkin dia jatuh ke dalam sumur.
42:54Mungkin dia jatuh ke dalam sumur.
42:55Mungkin dia jatuh ke dalam sumur.
42:56Mungkin dia jatuh ke dalam sumur.
42:57Mungkin dia jatuh ke dalam sumur.
42:58Mungkin dia jatuh ke dalam sumur.
42:59Mungkin dia jatuh ke dalam sumur.
43:00Mungkin dia jatuh ke dalam sumur.
43:01Mungkin dia jatuh ke dalam sumur.
43:02Mungkin dia jatuh ke dalam sumur.
43:03Mungkin dia jatuh ke dalam sumur.
43:04Mungkin dia jatuh ke dalam sumur.
43:05Mungkin dia jatuh ke dalam sumur.
43:06Mungkin dia jatuh ke dalam sumur.
Komentar