Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 8 bulan yang lalu
Kisah Nabi Yusuf AS adalah tentang ketampanan, kesabaran, dan keimanan seorang nabi yang dimulai dari mimpi istimewa, dibenci saudara-saudaranya hingga dibuang ke sumur dan dijual sebagai budak di Mesir, difitnah oleh istri pejabat dan dipenjara, lalu menjadi menteri keuangan Mesir setelah menafsirkan mimpi raja, yang akhirnya mempertemukannya kembali dengan keluarganya yang datang meminta bantuan saat paceklik, menunjukkan bagaimana kesabaran dan kebenaran membawa pada kemuliaan.
Transkrip
00:00Selamat menikmati
00:30Selamat menikmati
01:00Selamat menikmati
01:29Selamat menikmati
01:59Selamat menikmati
02:29Selamat menikmati
02:31Selamat menikmati
02:33Selamat menikmati
02:35Selamat menikmati
02:37Selamat menikmati
02:39Selamat menikmati
02:41Selamat menikmati
02:43Selamat menikmati
02:45Selamat menikmati
02:47Selamat menikmati
02:51Selamat menikmati
02:53Selamat menikmati
02:55Selamat menikmati
02:57Selamat menikmati
02:59Selamat menikmati
03:01Selamat menikmati
03:03Selamat menikmati
03:05Selamat menikmati
03:07Selamat menikmati
03:09Selamat menikmati
03:11Kita buat kelompok yang terdiri dari dua atau tiga orang.
03:15Lalu kita masuk lewat gerbang yang berbeda.
03:17Tutupi wajah kalian sebanyak mungkin, terutama sekali di dekat penjaga.
03:22Jika kalian melihat pegawai istana gubernur Mesir, sembunyi agar mereka tidak mengenali kalian.
03:28Lalu kita bertemu di siloh untuk membeli gandum.
03:31Pastikan untuk tidak berdiri berdekatan.
03:39Tunggu sampai teman-teman kita lewat.
03:41Kemudian baru kita pergi.
03:53Dad, kau pergi dengan Asyad. Ayo.
03:59Simeon dan Ruben, kalian pergi bersama.
04:06Lalu Dan dan Naftali, pergilah.
04:09Isakar dan Zebulun. Ayo.
04:15Ayo pergi.
04:16Kalian semua dari mana?
04:38Kami dari Kanaan.
04:40Kami pernah kemari.
04:41Sepuluh bersaudara dari Kanaan yang dulu datang bersama kalian.
04:45Apa mereka tidak ikut?
04:46Mereka ikut, tapi mereka agak tertinggal.
04:49Mereka dalam perjalanan.
04:50Baiklah, kalian boleh masuk.
04:51Aku suka gubernur Mesir.
05:13Aku merasa dia seperti saudaraku sendiri.
05:16Aku merasa pernah kenal dia, entah di mana.
05:23Tidak sepertimu, aku merasa tidak nyaman di dekat dia.
05:26Waktu dia melihatku, aku merasa dia seolah bisa membaca pikiranku.
05:33Aku ingin bertemu dia.
05:36Tapi dengan rencana ayah, tampaknya aku tidak akan dapat kesempatan itu.
05:41Sebentar.
05:52Kita melakukan kesalahan.
05:54Kenapa kita menyuruh saudara-saudara kita untuk masuk lewat gerbang surya?
05:58Benar.
05:59Para penjaga pasti mengenali kita.
06:02Simeon dan Ruben pasti akan ketahui.
06:04Apa yang harus kita lakukan?
06:05Tenang.
06:07Semua terjadi atas kehendak Allah.
06:09Aku harap mereka tidak dikenali.
06:11Aku harap begitu.
06:12Ayo, pergi.
06:17Aku rasa kita melakukan kesalahan.
06:19Kenapa?
06:21Para penjaga sudah tahu wajah kita.
06:23Mereka pasti akan mengenali kita.
06:25Kalau begitu, ayo kembali.
06:26Tidak. Sudah terlambat untuk itu.
06:29Jika kita berbalik, itu malah akan menarik perhatian.
06:34Sebaiknya kita tutupi wajah kita.
06:41Apa kau sudah melihat sepuluh bersaudara dari Kanaan?
06:46Tidak.
06:47Cuma sekelompok kecil.
06:51Kau dengar itu?
06:53Mereka mencari kita.
06:54Mereka mencari kita.
07:24Kalian berdua.
07:28Kalian dari mana?
07:30Kanaan.
07:32Aku, Gad.
07:33Ini saudaraku, Asher.
07:36Kami datang untuk membeli gandum.
07:38Kalian tahu tentang sepuluh bersaudara dari Kanaan?
07:42Tidak.
07:42Kami cuma berdua.
07:43Baiklah.
07:44Kalian boleh masuk.
07:46Ada kabar tentang sepuluh bersaudara?
08:06Aku bertanya pada salah satu orang Kanaan.
08:09Katanya mereka pergi bersama sampai tiba di tips.
08:13Tapi aku belum melihat mereka.
08:15Terus cari.
08:16Gubernur Mesir ingin menemui mereka.
08:20Aku rasa ini sangat penting.
08:22Tiga puluh takar.
08:35Yang berikutnya.
08:36Kau dari mana?
08:38Asher dari Kanaan.
08:40Asher?
08:41Benar.
08:41Tiga puluh takar.
08:50Kau boleh pergi.
08:51Berikutnya.
08:53Kau dari mana?
08:55Dari Kanaan.
08:56Namaku, Gad.
08:57Tiga puluh takar.
09:26Sudah mendekati akhir.
09:29Masa menyepi Zulaika sebentar lagi selesai.
09:31Lalu bagaimana kalau Zulaika ternyata menolak lamaranmu?
09:36Menerima lamaran bukan kewajiban.
09:38Aku beritahu dia tentang perintah Allah.
09:41Dia bisa menerima atau menolak.
09:49Belum ada kabar tentang saudara-saudaraku.
09:53Mereka terlambat.
09:56Aku boleh masuk, Yang Mulia?
10:04Malik, ya.
10:05Masuklah.
10:11Yang Mulia,
10:13saudara-saudara Anda sudah terlihat di dekat tips.
10:17Tapi mereka tidak terlihat memasuki gerbang.
10:20Mungkinkah mereka sudah memasuki gerbang?
10:28Tapi tidak dikenali oleh para penjaga.
10:32Jika mereka sudah memasuki tips,
10:34mereka pasti ke Zula untuk membeli gandum.
10:36Kau harus cari mereka di situ.
10:42Aku akan temukan dan membawa mereka pada Anda.
10:44Kau bawa mereka ke istana Akenaten.
10:50Aku mau mereka melihat apa yang Allah sudah berikan
10:53pada saudara yang ingin mereka bunuh.
10:55Tentu, Nabi Allah.
11:12Apa kita keluar lewat gerbang berbeda?
11:15Kita akan keluar diam-diam dan tanpa menarik perhatian
11:18lewat gerbang tempat kita masuk.
11:20Kita beruntung mereka tidak mengenali kita waktu kita masuk.
11:22Kita akan menunggu Ruben dan Simeon.
11:25Kita harus menjaga jarak.
11:31Kita tidak boleh kelihatan bersama.
11:33Aku yakin para penjaga masih mencari kita.
11:55Kalian melihat sepuluh bersaudara dari kanaan?
12:06Ada banyak orang kanaan yang datang hari ini,
12:09tapi aku tidak lihat.
12:11Sepuluh saudara dari kanaan datang kemari.
12:13Dua orang itu menutupi wajah mereka.
12:23Untuk apa mereka melakukan itu?
12:26Agar mereka tidak dikenali.
12:29Ayo.
12:30Lewi, lihatlah.
12:51Kenapa kalian sembunyi?
12:54Kalian dari mana saja?
12:55Kami mencari kalian kemana-mana.
12:59Kami cuma tidak mau mengganggu gubernur Mesir lagi.
13:03Oh, kita sudah ketahuan.
13:11Rencana ayah agar kita tidak dikenali hancur berantakan.
13:15Sekarang bagaimana?
13:17Tampaknya yang di atas menghendaki agar kita dikenali.
13:20Dikenali.
13:21Kehendak Allah ada di atas kehendak ayah.
13:24Aku mau tahu apa rencana Allah.
13:27Ayo, kita pergi saja.
13:29Kita tidak bisa sembunyi lagi.
13:31Ayo.
13:31Ayo.
13:31Tampaknya yang di atas kehendak ayah.
14:01Jangan khawatir, Nabi Allah.
14:11Mereka pasti akan datang kemari.
14:14Di mana mereka?
14:16Kenapa mereka ada di dekat tips lalu menghilang?
14:20Yang Mulia, aku boleh masuk?
14:24Masuklah, Malik.
14:28Aku membohong mereka.
14:30Mereka ada di sini.
14:33Mereka akhirnya ada di sini?
14:35Benar, Yang Mulia.
14:37Dan mereka membawa adik mereka.
14:41Pergilah.
14:42Aku akan ke sana.
14:46Mereka tidak akan bisa membayangkan rencanaku untuk mereka.
14:50Kau akan menghukum mereka?
14:52Tidak.
14:54Aku akan mengoreksi mereka.
14:56Kau lihat saja nanti.
14:59Oh, Hasanat.
15:01Kenapa dua peristiwa aneh ini terjadi secara bersamaan?
15:07Menemukan saudara-saudaraku dan Zulaika.
15:09Seolah-olah seluruh hidupku berujung pada momen ini.
15:17Mungkin ini adalah imbalan dari Allah atas kesabaranmu selama ini.
15:25Kau tidak bisa bayangkan betapa rindunya aku pada Benyamin.
15:34Ini sudah lebih dari 30 tahun.
15:39Seperti apa rupanya?
15:40Kau akan dapat jawabannya sebentar lagi.
16:10Kau mau honyonya, makanlah barang sedikit.
16:16Kenapa Anda menyiksa diri, nyonya?
16:24Makanlah sedikit saja.
16:40Kau tidak akan pergi sampai Anda makan sesuatu.
16:46Jangan khawatirkan aku.
16:50Aku baik-baik saja.
16:54Aku makan, tidur, dan bicara seperlunya saja.
17:00Lebih dari ini tidak perlu.
17:06Seumur hidupku, aku tidur dan makan.
17:10Kini aku harus menghabiskan sisa umurku secara berbeda.
17:17Selama lebih dari 50 tahun,
17:20aku menjalani hidup dengan bodoh.
17:23Selama lebih dari 50 tahun,
17:26aku menjalani hidup dengan bodoh.
17:27Tidak peduli.
17:31Penuh nafsu,
17:34sesuka hati,
17:38dan sombong.
17:40bagaimana aku bisa menembus
17:44semua dosa-dosaku.
17:53Meskipun begitu,
17:56aku masih mengharapkan ampunan dari Allah,
18:00yang maha pengasih,
18:03lagi maha penyayang.
18:06Asenat,
18:19kau lihat bagaimana Benyamin kini menjadi pria yang kuat dan tampan.
18:22Aku tidak tahu bagaimana menghadapi mereka.
18:25Sama seperti saat kau menghadapi saudara-saudaramu sebelumnya.
18:31Jangan khawatir.
18:33Tapi aku tahu mataku akan mengungkap semuanya.
18:37yang mulia,
18:42semuanya sudah siap.
18:48Terima kasih, Malik.
18:49Aku ke sana.
18:50Gubernur Mesir,
19:01yang mulia Yuzarsif.
19:03Silahkan duduk.
19:20Apa benar kau adik mereka?
19:40Aku mengerti kenapa ayahmu tidak mau berpisah denganmu.
19:44Kalian butuh waktu lama untuk kembali ke Mesir.
19:59Kalian mestinya datang lebih cepat.
20:02Anda melarang kami kembali jika adik kami tidak ikut.
20:07Ayah kami tidak setuju, Benyamin ikut.
20:10Kami butuh waktu lama untuk meyakinkan ayah kami.
20:16Kalian telah membuktikan kejujuran kalian.
20:19Sebagai gantinya,
20:20aku tepati janjiku dan memberi kalian gandum sebanyak yang kalian butuhkan.
20:26Yang mulia,
20:29ada sesuatu yang mengusik kami.
20:32Aku boleh menyampaikannya?
20:34Iya, silahkan.
20:36Waktu membuka karung gandum di kanaan,
20:40kami menemukan uang yang kami pakai untuk membeli gandum.
20:44Kenapa uang itu dikembalikan pada kami?
20:51Apa kami sudah berbuat salah sehingga Anda mengembalikan uang kami?
20:56Menurut kalian apa alasannya?
20:59Mungkin untuk menguji kami.
21:02Anda mau lihat apa kami mengembalikannya atau tidak?
21:05Mungkin Anda mau kami kembali ke Mesir lagi.
21:20Mungkin Anda kasihan pada kami karena kami miskin.
21:27Mungkin semua alasan yang kalian katakan itu benar.
21:31Tapi yang paling utama adalah
21:33aku ingin memberi hadiah pada ayah kalian.
21:36Kalian membicarakan dia dengan penuh hormat.
21:42Memi Sabu, kami akan makan sekarang.
21:45Aku mau saudara-saudara yang berasal dari satu ibu duduk berhadapan.
21:55Terima kasih telah menonton!
22:25Kenapa kau berdiri?
22:34Kau tidak duduk?
22:38Anda menyuruh kami duduk dengan saudara seibu,
22:41tapi aku cuma punya saudara tiri.
22:50Maka kau boleh duduk denganku jika kau mau.
22:55Gubernur Mesir sangat baik dan rendah hati.
23:23Aku tidak pantas duduk di samping orang sehebat Anda.
23:30Jangan sungkan.
23:32Aku lebih suka ditemani saat makan.
23:34Kau punya wajah yang menyenangkan.
23:48Apa kau punya kenangan tentang masa kecilmu?
23:52Aku menghabiskan masa kecilku dengan saudaraku.
23:58Aku masih ingat itu dengan jelas.
24:00Bagaimana dengan ayahmu?
24:06Ayahku tidak sehat.
24:09Karena sedih telah kehilangan Yusuf.
24:13Dia jadi cepat tua dan buta.
24:16Sekarang dia nyaris tidak bisa melihat.
24:18Kami berusaha membuat dia melupakan Yusuf,
24:22tapi sia-sia saja.
24:24Apa Anda menangisi ayahku?
24:40Apa tidak boleh?
24:43Apakah aneh merasa sedih
24:45pada pria tua yang hatinya hancur karena perpisahan?
24:50Apa saudaramu Yusuf meninggal?
25:00Mereka bilang dia mati,
25:02dibunuh oleh serigala.
25:04Ya, mereka bilang begitu.
25:06Tapi menurutku,
25:07itu sama sekali tidak benar.
25:12Kesepuluh saudaramu melihat serigala membunuh Yusuf,
25:15tapi mereka diam saja.
25:16Mereka menyembunyikan sesuatu.
25:29Menurutku saudaramu masih hidup.
25:46Menurutku saudaramu masih hidup.
26:16dan penerakan sesuatu.
26:25Tidak.
26:33selamat menikmati
27:03yang sungguh diberkahi Allah
27:04dia sudah menjadi sahabat
27:11dari gubernur Mesir
27:13saudaraku Yusuf
27:21juga punya tahi lalat seperti Anda
27:23di tangannya
27:24meskipun waktu itu aku masih kecil
27:29aku ingat persis
27:30bagaimana dengan wajahnya?
27:31kau masih ingat?
27:34ya, kami selalu bersama
27:36aku mengingatnya dengan baik
27:39apa kau akan mengenali dia
27:42jika kau melihatnya?
27:47entahlah
27:48mungkin
27:50apa mungkin
27:53dia masih hidup?
27:56apa kau percaya
27:56jika aku tahu sesuatu
27:58tentang dia?
27:59kenapa tidak?
28:03siapa yang bisa lebih jujur
28:05daripada gubernur Mesir?
28:09kau janji
28:10tidak bilang pada saudara-saudaramu
28:12dan tidak cerita tentang Yusuf
28:14pada mereka dalam situasi apapun
28:16ya, aku janji
28:27aku bersumpah
28:29aku hanya akan melihat dia
28:31aku tidak akan mengatakan apapun
28:32atau menunjukkan dia pada yang lain
28:34di mana dia?
28:38tolong tunjukkan dia padaku
28:39aku bersumpah
28:40demi apapun yang kau sembah
28:42aku tidak akan cerita
28:43aku mau
28:44tenang
28:45aku tidak bisa menunjukkan Yusuf
28:47kalau kau seperti ini
28:48kau akan kehilangan kendali
28:50dan mengungkap dia
28:52senyumlah
28:54agar saudara-saudaramu
28:56tidak curiga
28:57sekarang aku terkendali
29:13tolong beritahu aku
29:16beritahu aku
29:19di mana Yusuf
29:20dia ada di sini
29:24salah satu orang
29:28di dalam ruangan ini
29:30adalah Yusuf
29:31terima kasih telah menonton!
30:01Yusuf?
30:30terima kasih telah menonton!
31:00terima kasih telah menonton!
31:02terima kasih telah menonton!
31:32terima kasih telah menonton!
31:34terima kasih telah menonton!
31:35terima kasih telah menonton!
31:36terima kasih telah menonton!
31:38Baiklah, Benyamin, tenang
31:54Saudara-saudara mau memperhatikan kita
32:08Apa yang kau lakukan?
32:27Kau sudah gila, tertawa dan menangis di depan gubernur Mesir?
32:31Tadi dia bertanya tentang ayah
32:34Aku jadi sedih memikirkan bahwa
32:37Dia sekarang buta
32:39Lalu kenapa kau tertawa?
32:41Tertawa?
32:43Oh iya, itu karena gubernur menyebutku sebagai anak manja
32:49Yang tidak sanggup berpisah dengan ayahnya
32:53Kau dan gubernur Mesir cepat sekali akrab
32:57Menurutmu itu tidak aneh?
33:01Ayah mau bertemu Tuhan Benyamin
33:03Gubernur Mesir telah mengirim putranya Efraim
33:15Untuk memanggil Anda
33:17Tunggu, kenapa dia memanggilmu?
33:21Aku tidak tahu, tapi aku tidak boleh menolaknya
33:24Aku harus menemuinya
33:26Aku yakin pasti
33:33Ada suatu rencana tersembunyi di sini yang tidak kita ketahui
33:36Lewi, kenapa kau begitu curiga?
33:41Masih ingat apa kata ayah?
33:44Katanya
33:44Undangan gubernur Mesir
33:47Menaruh uang dalam gandum
33:49Dan memanggil Benyamin
33:50Bisa jadi bagian dari rencana
33:52Aku yakin apa yang terjadi hari ini adalah bagian dari rencana itu
33:57Meskipun aku berharap aku salah
34:00Bisa jadi bagian dari rencana ini adalah bagian dari rencana itu
34:05Bisa jadi bagian dari rencana itu
34:35Anikku
34:48Terima kasih, Ya Allah
34:59Aku sangat bersyukur padanya
35:03Menunggu selama 36 tahun itu sangat sulit dan lama
35:15Apakah kau tidak bisa memberitahu kami
35:18Dan mengakhiri kekhawatiran kami?
35:21Aku mau
35:22Tapi Allah tidak menghendak itu
35:25Seringkali utusan Allah muncul
35:28Dan mencegahku untuk memberitahu ayah
35:31Aku tidak tahu kenapa
35:33Kapan kau akan kembali?
35:36Kami sangat menderita karena berpisah denganmu
35:38Ayah bahkan sampai jadi buta
35:41Aku terikat oleh kemudian
35:43Aku terikat oleh kewajibanku
35:44Tugasku di Mesir belum selesai
35:47Amon baru saja ditumbangkan
35:50Dan rakyat Mesir kini menyembah Allah
35:52Dan aku berhasil menegakkan aturan di Mesir
35:57Namun
36:00Belum saatnya untuk impianku terwujud
36:05Tapi seharusnya itu tidak menghalangimu untuk memberitahu ayah dan kami
36:10Ayah sudah 36 tahun berduka karena berpisah denganmu
36:15Aku tidak tahu kenapa perpisahan ini belum berakhir
36:20Kau bilang ayah sering menangis karena berpisah denganku
36:29Ya, itu benar
36:31Dan kau anak kesayangannya selaku
36:34Dia tidak sanggup berpisah denganku walau sehari
36:37Seolah dia mencarimu dan menemukan dirimu di dalam diriku
36:42Dia seolah bahkan mencium aromamu pada diriku
36:48Kurasa aku menemukan alasan dari perpisahan ini
36:54Memangnya, apa alasannya?
36:59Kau pernah dengar cerita tentang kakek buyut kita Ibrahim dan putranya Ismail?
37:05Ya, sudah sering
37:06Maksudmu tentang bagaimana dia mengorbankan Ismail?
37:09Kisah ayah serupa dengan kisah Ibrahim
37:12Aku mau kau tetap di Mesir
37:15Apa kau setuju?
37:23Ya, jika itu diperlukan
37:26Aku akan mematuhi perintahmu
37:29Sebagai Nabi Allah dan gubernur Mesir
37:34Aku mau kau disini karena dua alasan
37:38Pertama, agar perpisahan ini berakhir
37:41Ayah harus mengorbankan Ismailnya
37:43Itu hanya terjadi jika dia kehilangan kita
37:46Kedua, saudara-saudara kita harus bertobat
37:49Karena telah kehilangan dirimu
37:51Mengambilmu dari ayah
37:52Dan tidak mengembalikanmu
37:54Karena melanggar janji
37:57Serta karena gagal untuk melindungi Yusuf
38:00Tapi ayah pasti tidak akan bertahan hidup
38:03Jika dia juga kehilangan aku
38:06Hidup dan mati ada di tangan Allah
38:08Yakinlah ayah akan datang ke Mesir
38:11Sebelas bintang yaitu saudara-saudaraku
38:14Telah datang ke Mesir
38:15Namun matahari atau bulan
38:18Belum tiba
38:19Jangan khawatir
38:20Aku akan pikirkan cara untuk menahanmu disini
38:23Apa kau bersedia untuk tinggal bersamaku
38:25Atau tidak?
38:27Jika ini adalah perintahmu, ya
38:29Kembalilah ke saudara-saudara kita
38:32Mereka tidak boleh curiga
38:34Kalau mereka tanya
38:35Katakan aku memanggilmu untuk memberitahu
38:37Gandumnya sudah siap
38:38Dan kalian bisa pergi besok pagi
38:40Baiklah
38:41Semoga Allah bersamamu
38:43Kenapa gubernur ingin
39:13Dia ingin menemuimu
39:13Kami tadi berpikir kecurigaan ayah terbukti
39:16Jangan khawatir
39:18Dia cuma menyuruhku untuk bersabar
39:21Dan memberitahu kalian semua
39:23Bahwa gandumnya sudah siap
39:25Katanya kita bisa istirahat malam ini
39:28Dan mengambil gandum kita besok di gerbang surya
39:31Itu saja?
39:33Ya
39:33Apa ada lagi yang harus dia katakan?
39:37Ya Allah
39:50Aku harus menahan adikku benyamin disini
39:55Agar saudara-saudaraku bertobat
39:58Dan membuat ayah mengorbankan kami berdua
40:01Tunjukkan cara untuk menahannya disini
40:05Sabuk Nabi Ishak hilang
40:17Sabuk yang selalu kupakaikan pada Yusuf
40:21Apa ada yang melihat sabuk itu?
40:24Mungkin Yusuf menyembunyikan sebelum datang kemari
40:27Apa mungkin Yusuf mengambilnya
40:29Karena dia suka sabuk itu?
40:33Maksudmu Yusuf mencuri sabuk itu?
40:39Ini sabuknya
40:41Warga kanaan
40:42Kalian lihat sendiri
40:44Si pencuri sabuk sudah tertangkap
40:46Baik
40:47Kau sudah menemukan sabukmu
40:51Ambil itu dan pergilah
40:52Tidak semudah itu saudaraku
40:54Apa kau sudah lupa hukum bangsa kanaan?
41:00Semua orang tahu
41:01Berdasarkan adat dan tradisi kita
41:04Orang yang menangkap pencuri
41:07Dari barang miliknya
41:08Boleh menjadikan pencuri itu
41:10Sebagai budaknya selama empat tahun
41:12Kau sudah memikirkan jalan keluarnya
41:21Penjaga
41:26Ya, Yang Mulia
41:30Panggil Malik dan Memi Sabu
41:33Baik, Yang Mulia
41:34Bani Israel telah datang
41:38Kalian siap?
41:40Ya, kami menunggu dari tadi
41:42Dari mana kalian?
41:44Ceritanya panjang
41:45Nanti aku ceritakan di jalan
41:47Ayo, kita pergi
41:49Yusuf bilang dia akan menahan
42:11Tapi kafilah sudah berangkat
42:14Apa yang terjadi?
42:16Terima kasih telah menonton!
42:18Terima kasih telah menonton!
42:20Terima kasih telah menonton!
42:22Terima kasih telah menonton!
42:24Terima kasih telah menonton!
42:26Terima kasih telah menonton!
42:28Terima kasih telah menonton!
42:30Terima kasih telah menonton!
42:32Terima kasih telah menonton!
43:00Terima kasih telah menonton!
43:30Terima kasih telah menonton!
43:32Terima kasih telah menonton!
44:00Terima kasih telah menonton!
44:02Terima kasih telah menonton!
44:30Terima kasih telah menonton!
45:00Terima kasih telah menonton!
45:02Terima kasih telah menonton!
45:04Terima kasih telah menonton!
45:34Terima kasih telah menonton!
45:36Terima kasih telah menonton!
45:38Terima kasih telah menonton!
45:40Terima kasih telah menonton!
45:42Terima kasih telah menonton!
45:44Terima kasih telah menonton!
45:46Terima kasih telah menonton!
45:48Terima kasih telah menonton!
45:50Terima kasih telah menonton!
45:52Terima kasih telah menonton!
45:54Terima kasih telah menonton!
45:56Terima kasih telah menonton!
45:58Terima kasih telah menonton!
46:00Terima kasih telah menonton!
46:02Terima kasih telah menonton!
46:04Terima kasih telah menonton!
46:06Terima kasih telah menonton!
46:08Terima kasih telah menonton!
46:10Terima kasih telah menonton!
46:12Terima kasih telah menonton!
46:40Terima kasih telah menonton!
46:42Terima kasih telah menonton!
47:10Terima kasih telah menonton!
47:40Dia tidak mungkin mencuri
47:42Jangan ragu-ragu
47:43Geledah dia juga
47:44Lanjutkan
Komentar

Dianjurkan