- 8 bulan yang lalu
Kisah Nabi Yusuf AS adalah tentang ketampanan, kesabaran, dan keimanan seorang nabi yang dimulai dari mimpi istimewa, dibenci saudara-saudaranya hingga dibuang ke sumur dan dijual sebagai budak di Mesir, difitnah oleh istri pejabat dan dipenjara, lalu menjadi menteri keuangan Mesir setelah menafsirkan mimpi raja, yang akhirnya mempertemukannya kembali dengan keluarganya yang datang meminta bantuan saat paceklik, menunjukkan bagaimana kesabaran dan kebenaran membawa pada kemuliaan.
Kategori
🎥
Film pendekTranskrip
00:00Bagaimana keadaannya? Dia mendingan?
00:08Dia baik-baik saja. Dia sudah sadar.
00:11Aku bisa menemui dia sekarang.
00:13Jangan sekarang. Dia tidak akan menemuimu.
00:19Maksudmu dia tidak mau menemuiku?
00:23Kata Zulaika, dia belum bisa menemuimu.
00:26Karena dia ingin bersama Tuhannya selama beberapa hari.
00:30Dia ingin sendirian.
00:33Kau mengerti apa maksudnya?
00:36Karena aku tidak mengerti.
00:40Sebelumnya dia sangat ingin menemuimu.
00:43Sekarang tidak lagi.
00:45Aku mengerti apa yang dia rasakan.
00:50Biarkan dia sendiri.
00:51Dia ingin sendirian untuk berdoa.
00:55Ada apa?
00:56Apa Nabi Allah mau bilang padamu?
01:01Ini bagus untuk Zulaika.
01:05Berkah seperti ini sangat jarang.
01:08Zulaika sudah bertahun-tahun mencari kemana-mana rumah Yusuf.
01:13Yusuf.
01:13Lelah dan kecewa, dia mengetuk pintu.
01:18Berharap akan melihat Yusuf.
01:21Namun, yang membuka pintu,
01:24jauh lebih rupawan dibanding Yusuf dan menyambutnya dengan hangat.
01:28Aku tidak bisa bersaing.
01:31Yusuf tidak bisa menyamai keindahan dari Sang Maha Pencipta.
01:37Aku tidak berhak merasa iri dengan berkah yang diterima oleh Zulaika.
01:43Iri cuma akan merendahkan martabatmu.
01:46Kita harus bahagia untuk Zulaika.
01:48Dan kita harus mencontoh apa yang dia lakukan.
01:52Dia sedang ditemani kekasihnya yang lain.
01:54Aku rasa dia akan ada di sana selama empat puluh hari.
01:58Empat puluh hari?
02:01Ya.
02:02Dia tidak akan keluar lebih cepat dari itu.
02:06Dia sudah bertahun-tahun menunggumu.
02:11Sekaranglah giliranmu untuk menunggu dia.
02:24Mereka belum datang juga.
02:47Dia sudah bertahun-tahun.
03:17Ibu, kenapa Ibu menangis?
03:28Yang lain tiba dengan selamat.
03:29Jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan, Bu.
03:32Lalu kenapa mereka belum juga kembali?
03:36Mereka akan kembali.
03:38Mereka akan kembali.
04:08Ya, kalian menunggu sampai anak-anak Yaakub kembali.
04:11Jika kami tidak kembali kekanaan waktu itu,
04:14kita akan mati kelaparan.
04:16Lagi pula, kami tidak tahu berapa lama kami harus menunggu mereka.
04:26Bagaimana jika kami menunggu dan mereka tidak akan pernah kembali?
04:29Bagaimana jika kami menunggu dia?
04:30Bagaimana jika kami menunggu dia?
04:34Bagaimana jika kami menunggu?
04:39selamat menikmati
05:09selamat menikmati
05:39selamat menikmati
06:09selamat menikmati
06:39selamat menikmati
07:10mereka telah kembali
07:12anak-anak kita telah kembali
07:14selamat menikmati
07:44kau lihat
08:08meskipun dia senang mereka kembali
08:12dia tidak mau melihat mereka
08:15itu wajar
08:18dia belum memaafkan mereka
08:20benyamin mereka tiba
08:22aku akan pergi menemani ayah
08:34selamat menikmati
08:39selamat menikmati
08:45selamat menikmati
08:50selamat menikmati
09:20selamat menikmati
09:21assalamualaikumussalam
09:22selamat menikmati
09:32selamat datang anak-anak
09:34bagaimana keadaan ayah
09:35selamat datang kembali
09:38kami sangat cemas
09:40selamat datang saudaraku
09:41ini bukan salah kami ibu
09:43kami ingin segera pulang begitu mendapat gandum
09:46tapi gubernur Mesir tidak mengizinkan kami untuk pulang
09:49itu benar sekali
09:51bahkan dia memaksa kami untuk menginap di istananya sebagai tamu
09:54iya
09:55tampaknya dia senang menerima sepuluh saudara dari kanaan
09:58andai kami tidak memaksa untuk kembali ke keluarga
10:01dia mungkin sudah menahan kami di sana
10:03dimana ayah
10:07sejak kalian pergi
10:09dia selalu mengawasi jalan dengan cemas
10:11ketika warga kanaan yang lain kembali tanpa kalian
10:14dia menjadi sangat gelisah
10:16dia barusan ada di sini
10:19saat dia yakin kalian selamat
10:21dia pergi ke gubuk
10:23kami melihat dia pergi
10:25dia masih belum mau menemui kami
10:27itu bisa dimaklumi
10:30dia belum bisa melupakan kesedihan berpisah dengan Yusuf
10:33jika dia tidak mau menemui kita
10:35kita tidak bisa memaksanya
10:37kalian turunkan gandumnya di sana
10:39anak-anak ayo pergi cepat
10:41ayo
10:42ayo
10:43ayo
10:44warga kanaan senang
10:46anak-anakmu sudah kembali
10:48dan mereka membawa begitu banyak gandum
10:51terima kasih banyak
10:53semoga Allah memberkatimu
10:55semua orang bisa kembali ke kanaan
10:58semuanya
10:59ayo kita kembali
11:01meskipun dia tidak mau
11:26kalian semua harus menemui dia
11:29tanya kabarnya
11:31aku rasa
11:35ayolah
11:41ayah
11:50kami boleh masuk
11:51assalamualaikum nabi Allah
12:03salam nabi Allah
12:05salam nabi Allah
12:08assalamualaikum nabi Allah
12:11Salam Nabi Allah
12:13Salam Nabi Allah
12:16Salam Ayah
12:18Assalamualaikum Ayah
12:21Salam Ayah
12:24Waalaikumsalam
12:28Aku senang kalian kembali
12:32Kami juga senang
12:33Karena bisa bertemu dengan Ayah lagi
12:36Semoga Nabi Allah sehat walafiat
12:39Kalian kemana saja
12:43Kami menunggu dengan cemas
12:45Gubernur Mesir menahan kami
12:47Dan juga
12:49Dia mengundang kami
12:50Dan memperlakukan kami
12:53Dengan hormat
12:54Ini gandum yang diberikan gubernur pada kami
13:06Ini gandum kualitas tinggi
13:08Aromanya harum
13:20Sungguh menyegarkan
13:23Seperti bau kehidupan
13:30Baunya seperti tidak asing
13:38Kalian sudah membawa kembali kehidupan bagi warga kanaan
13:45Apa gubernur Mesir menyambut semua
13:52Yang datang dari kanaan
13:55Dan memperlakukan mereka dengan hormat
13:58Atau cuma kalian saja
14:01Karena tampaknya dia tidak memberi perhatian
14:05Pada warga kanaan yang lain
14:07Tidak cuma kami
14:10Dia menahan kami di istananya selama tiga hari
14:13Dan melakukan semuanya untuk kami
14:15Kalian tidak heran
14:39Kenapa gubernur Mesir memperlakukan dua kelompok orang dari kota yang sama
14:42Dengan sangat berbeda
14:44Kata mereka
14:55Itu karena kami percaya kepada Allah
14:59Tidak
15:00Bukan itu alasannya
15:02Warga kanaan lain yang pergi bersama kalian
15:06Juga percaya pada Allah
15:08Pasti ada alasan lain untuk hal itu
15:13Bahkan kepala urusan istananya
15:15Yang melayani kami, ayah
15:18Mesir adalah negara yang tua
15:21Dan gubernur adalah orang yang berkuasa
15:23Untuk apa dia mengundang para gembala dari kanaan
15:28Kebaikan dan perhatian darinya
15:32Entah karena dia bijak
15:33Atau karena
15:35Dia kenal kalian
15:37Apa dia
15:39Memperkenalkan diri pada kalian?
15:42Tidak
15:42Dia tidak memperkenalkan dirinya
15:46Tapi aku dan Ruben
15:48Merasa pernah mengenal dia
15:50Entah di mana
15:51Kami mencoba mengingat
15:53Tapi kami tidak mengenali dia
15:56Setelah menjamu kalian
15:59Apa dia mengajukan permintaan?
16:02Atau pertanyaan?
16:04Atau mungkin
16:04Sebuah harapan?
16:07Sama sekali tidak
16:08Dia sangat kaya
16:10Sehingga dia tidak meminta apapun
16:12Meskipun gubernur baik dan murah hati
16:15Dia tidak memberi kami banyak gandum
16:18Jika ayah dan Benyamin ikut kami
16:21Kami bisa membawa lebih banyak gandum
16:24Tidak masalah
16:26Kalau kalian mendapat gandum sebanyak ini
16:29Saat kalian kembali
16:30Kita akan bisa melewati pacar klik
16:33Dan kita akan lihat kehendak Allah di tahun mendatang
16:38Tapi kami tidak bisa kembali lagi
16:41Kecuali
16:43Kecuali
16:44Jika Benyamin ikut dengan kami
16:47Maksudmu
16:49Kalian tidak mau membeli gandum
16:51Kecuali jika aku mengizinkan kalian membawa benyamin
16:54Tidak ayah
16:55Bukan itu maksud Simeon
16:57Ini kemahuan gubernur
16:58Katanya
16:59Jika nanti kalian tidak membawa adik kalian
17:01Aku tidak akan memberi kalian gandum
17:04Bagaimana dia tahu
17:06Kalau kalian punya saudara lain
17:08Yang lebih muda dari kalian semuanya
17:10Itu muncul dalam percakapan
17:12Kami bilang kami punya ayah yang sudah tua
17:15Dan seorang adik
17:16Yang juga butuh gandum
17:18Dia mencurigai kami ayah
17:20Dia mengira kami mencoba memanfaatkan kebaikannya
17:24Iya
17:25Dia pikir kami mengaku punya seorang adik dan ayah
17:28Agar kami bisa mendapat lebih banyak gandum
17:31Kami sudah bersumpah dan juga memohon
17:33Tapi dia masih tidak percaya pada kami
17:36Lalu dia juga bilang
17:37Bawa adik kalian nanti jika kalian berkata jujur
17:41Dia bilang pada kami
17:42Jangan datang ke Mesir tanpa adik kalian
17:45Atau kalian akan dihukum
17:46Tidak mungkin
17:48Aku tidak akan mengizinkan benyamin ikut kalian
17:51Jangan pernah memikirkan hal itu
17:53Tenang ayah
18:07Terima kasih telah menonton!
18:37Apa ini?
19:05Kenapa ada uang di dalam gandum?
19:20Uangnya ada banyak
19:21Lanjutkan pekerjaan kalian
19:28Aku akan kembali
19:29Dari mana kau dapat ini?
19:37Itu ada dalam salah satu karung gandum
19:38Bagaimana bisa?
19:43Jumlahnya sama dengan yang kita pakai untuk membeli gandum
19:46Itu adalah uang kita
19:48Itu pun di kita
19:49Kau benar!
19:52Sepertinya gubernur telah memberi kita gandum gratis
19:55Bagaimana kalau itu kesalahan?
19:59Tidak
19:59Tampaknya itu disengaja
20:01Mungkinkah ini ujian?
20:03Ujian untuk kejujuran kita?
20:06Mungkin gubernur mau tahu apakah kita akan menyimpan uang itu
20:09Atau mengembalikannya?
20:11Apa kalian berbuat curang saat transaksi dan tidak membayar gandum itu?
20:19Ayah tidak mengajari kami berbuat curang
20:21Yakinlah tidak seperti itu
20:24Kami tidak tahu apa-apa soal itu
20:27Kalau begitu sekarang semuanya sudah jelas
20:30Kalau gubernur Mesir ingin mendorong kalian untuk kembali ke Mesir
20:34Tapi kenapa?
20:38Iya, kenapa?
20:40Kenapa gubernur Mesir ingin mereka kembali ke sana?
20:48Kami tidak tahu
20:50Sungguh
20:52Untuk apa?
20:52Atau mungkin itu bukan berarti dia mau kalian kembali
20:55Mungkin dia ingin agar kalian tidak pernah kembali ke sana
21:01Jika seseorang diterima
21:04Maka uangnya diterima
21:06Jika seseorang tidak diterima
21:08Uangnya dikembalikan
21:10Allah menerima amal baik
21:12Dari hamba-hamba
21:14Yang dia sukai
21:16Dan tentunya mencatat hal itu
21:18Namun dia menolak ibadah
21:21Dan doa dari orang-orang yang tidak dia sukai
21:26Bagaimana jika gubernur
21:28Mengusir kalian dan istananya
21:30Dengan mengembalikan uang kalian ke dalam gandum?
21:33Itu tidak mungkin
21:36Tidak
21:37Gubernur senang bertemu kami
21:39Benar, benar, benar
21:40Dan jika kami tidak memaksa untuk pulang
21:42Kami masih akan ada di sana
21:44Benar, benar
21:44Jika sampai menolak uang
21:46Berarti menolak kami
21:48Kenapa dia mau kami kembali dengan membawa Benyamin?
21:51Aku sendiri
21:54Tidak ragu
21:56Bahwa gubernur Mesir punya rencana
21:59Dia menyambut
22:02Dan menghormati kalian
22:05Mengembalikan uangnya
22:07Dan tentu saja yang terpenting
22:09Bersikeras
22:10Untuk bertemu dengan Benyamin
22:13Semua ini menunjukkan bahwa gubernur Mesir
22:17Memiliki rencana tertentu
22:20Semoga dia memiliki niat baik
22:25Bukankah mengembalikan uang
22:27Menunjukkan niat baik dari gubernur?
22:32Tapi kenapa dia bersikeras
22:35Untuk bertemu dengan Benyamin?
22:36Aku mengerti kenapa ayah
22:37Tidak mau mempercayakan Benyamin pada kami
22:39Tapi niat baik gubernur Mesir
22:43Tidak diragukan lagi
22:45Tidak, tidak
22:46Aku tidak ingin mengizinkan Benyamin
22:49Ikut kalian ke Mesir
22:50Kenapa kau tidak membiarkan Benyamin ikut mereka?
23:05Karena mereka belum bertobat
23:07Atau menunjukkan penyesalan
23:08Atas perbuatan mereka pada Yusuf
23:10Bagaimana kita tahu
23:13Orang yang belum bertobat
23:14Tidak akan mengulangi dosa yang sama?
23:17Kita akan kehabisan gandum lagi
23:19Lalu apa yang akan kita lakukan?
23:22Aku rasa dia masukkan
23:52Masih belum lupa apa yang terjadi pada Yusuf
23:54Bagaimana dia bisa mengizinkan Benyamin ikut dengan kita?
23:58Dia harus izinkan
23:59Kalau tidak gubernur Mesir tidak akan memberi kita gandum
24:02Maksudmu ayah harus memberikan putra tersayangnya ke Serigala lagi?
24:06Kita ini bukan Serigala, Lewi
24:08Kita pernah melakukan kesalahan dan itu sudah berlalu
24:12Kita tidak punya niat jahat terhadap Benyamin
24:16Bagaimana kau bisa yakin soal itu
24:18Dengan tidak bertobat atau menunjukkan penyesalanmu
24:21Atau dengan berkata jujur dan minta maaf
24:24Ayah memohon pada kita
24:27Untuk berkata jujur dan bertobat
24:29Tapi kita tidak melakukan apapun
24:35Yang dia lakukan lebih buruk dari itu
24:38Kita menyaksikan ayah tersiksa
24:42Selama 40 tahun karena berpisah dengan Yusuf
24:48Kita bisa mengatakan yang sebenarnya
24:50Dan mengakhiri peneritaannya
24:54Salam yang mulia Yusuf Zarsif
25:22Salam Allah juga untukmu
25:24Apakah kau tidak lelah?
25:27Tidak, Yang Mulia
25:28Menjaga rumah seorang Nabi adalah impian semua orang
25:32Terima kasih banyak
25:35Semoga Allah memberkatimu
25:37Salam ya Nabi Allah
26:01Kau menunggu ku
26:04Salam istriku yang baik asenat
26:06Bagaimana keadaan Nyonya Zulaika?
26:09Dia selalu berdoa
26:11Dia bicara sedikit
26:13Tidur sebentar
26:14Dan dia sama sekali tidak mau makan
26:18Salam ya Nabi Allah
26:22Salam Allah juga untukmu
26:23Itu untuk Nyonya Zulaika?
26:25Ya, Yang Mulia
26:26Aku bawa ini agar dia mau makan sedikit
26:29Tunggu sebentar
26:30Tidak, Yang Mulia
27:00Tidak, Yang Mulia
27:30Tidak, Yang Mulia
28:00Tidak, Yang Mulia
28:02Tidak, Yang Mulia
28:30Nyonya
28:41Anda tidak memperhatikan kedatangan Yang Mulia Yuzarsif?
28:48Tidak, Aku sama sekali tidak memperhatikannya
28:50Tapi dulu Anda bahkan bisa mencium aromanya dari jauh
28:56Dia berada di sisi Anda sebelum Anda memperhatikan dia
29:01Dulu Yusuf adalah pujaan hatiku
29:05Dan sekarang aku menemukan pujaan hati yang lebih baik
29:13Kenapa kalian tidak saling bicara?
29:15Kami bicara
29:16Kami bicara
29:17Tapi kalian tidak mendengarnya
29:20Apa yang baru saja terjadi?
29:22Apa yang baru saja terjadi?
29:24Aku tidak mengerti
29:27Apa yang baru saja terjadi?
29:36Apa yang baru saja terjadi?
29:37Aku tidak mengerti
29:39Tidak ada
29:40Tapi dia butuh sendirian
29:42Kita harus membiarkan dia
29:44Para pelayannya juga harus meninggalkan dia
29:48Kehadiran mereka mengganggu Zulaika
29:50Kalian tidak kelihatan bicara
30:01Tapi sepertinya
30:02Kalian saling berbagi rahasia
30:04Kami cuma tidak bisa mendengarnya
30:07Kau tahu semua rahasia
30:15Dan kau mendengar dengan baik
30:17Jangan remehkan dirimu
30:19Nabi Allah adalah guruku
30:21Semua yang aku tahu
30:24Aku belajar darimu
30:34Tinggal ini yang kita punya
30:56Ini cuma cukup untuk beberapa hari
31:00Jika kita tidak punya gandum
31:02Kita harus menyembeli domba
31:04Susu mereka yang membuat kita tetap hidup
31:07Kakekku Ibrahim
31:25Ingin mengorbankan pamanku Ismail
31:28Allah telah memerintahkan
31:32Agar dia berkorban
31:33Namun ketika Allah melihat
31:37Ibrahim siap dan bersedia untuk mengorbankan putranya
31:43Dia menerima korban itu
31:45Dan mengirim domba untuk dikorbankan
31:49Menggantikan Ismail
31:52Sejak saat itu
31:55Mereka memanggil pamanku Ismail
31:57Kurban Allah
31:58Saat Ibrahim siap mengorbankan Ismail
32:04Allah mengbalikan Ismail pada Ibrahim
32:06Anak-anak-anak
32:12Anak-anak
32:13Anak-anak
32:13Sepertinya nenek kalian ingin bicara padaku
32:17Kalian bisa pergi sekarang
32:21Ayo bermain di sana saja
32:22Halo anak-anak
32:26Halo anak-anak
32:27Halo nenek
32:28Halo nenek
32:28Halo nenek
32:29Hati-hati mainnya
32:30Halo nenek
32:31Ada apa?
32:34Kenapa kau tampak sangat sedih?
32:36Kita akan lihat kematian mereka yang kita sayangi
32:42Anak-anak yang saat ini sedang bermain dengan riang
32:49Mereka akan meregang nyawa
32:56Dan mati
32:59Kita tidak boleh biarkan itu
33:02Lalu apa?
33:04Apa ini salahku?
33:08Tidak ada gandum yang tersisa
33:10Jika kita tidak menemukan gandum
33:13Kita harus bersiap menghadapi bencana
33:15Assalamualaikum
33:18Assalamualaikum
33:19Assalamualaikum
33:20Assalamualaikum
33:20Assalamualaikum
33:21Assalamualaikum
33:23Assalamualaikum
33:23Assalamualaikum
33:24Assalamualaikum
33:24Assalamualaikum
33:25Assalamualaikum
33:26Kenapa kalian tidak melakukan apa-apa?
33:29Apakah kalian menunggu seluruh anak kalian mati kelaparan
33:32Baru kalian melakukan sesuatu?
33:35Gandum cuma ada di Mesir, ayah
33:37Tapi mereka tidak akan memberikannya pada kita
33:40Gubernur Mesir tidak mau memberi kami gandum
33:42Jika kami tidak membawa Benjamin
33:44Jadi maksud kalian
33:47Aku harus memilih antara Benjamin dan cucu-cucuku begitu
33:51Benjamin akan aman, ayah
33:58Percayalah padaku
34:00Kau mengatakan hal yang sama tentang Yusuf
34:03Kami jamin
34:04Kami akan melindungi Benjamin
34:06Sebagaimana kalian melindungi Yusuf?
34:09Jika Benjamin tidak ikut dengan kami
34:11Maka mereka tidak akan memberi kami gandum dan
34:14Kita semua akan mati kelaparan
34:17Alasan apa yang akan kalian pakai untuk membawa Benjamin jika tidak ada pacar klik?
34:26Tidak
34:27Aku tidak percaya pada kalian
34:29Dan aku tidak izinkan kalian untuk membawanya
34:32Kecuali
34:34Kami akan menerima syarat apapun
34:43Apa syaratnya, ayah?
34:45Kalian harus memberiku sebuah jaminan
34:48Kalian harus bersumpah pada Allah
34:51Bahwa kalian akan mengembalikan dia padaku
34:54Kami berjanji, ayah
34:58Kami berjanji, ayah
34:59Tentu saya berjanji, ayah
35:03Kalian ingat akibat dari kutukanku pada kuil Istar
35:07Dan para imam di situ?
35:09Tidak
35:10Itu tidak cukup
35:12Kalian harus duduk
35:14Duduk dan ulurkan tangan kalian ke langit
35:17Dan bersumpah di hadapan Allah
35:19Ayo duduk
35:21Duduklah
35:22Ayo duduklah
35:23Kami bersumpah di hadapan Allah
35:35Untuk melindungi Benyamin
35:39Dan mengembalikan dia dengan selamat kepada ayah
35:43Kami bersumpah akan melindungi Benyamin
35:45Meskipun kami harus berkorban nyawa
35:48Kami bersumpah di hadapanmu dan Nabimu
35:57Kami bersumpah menjunjung janji ini dengan jiwa kami
36:04Kami bersumpah menjunjung janji ini dengan jiwa kami
36:08Agar Allah tidak mencabut berkah untuk kami
36:10Agar Allah tidak mencabut berkah untuk kami
36:13Kami akan menerima hukuman Allah
36:16Kami akan menerima hukuman Allah
36:18Jika kami tidak mendapati janji
36:20Jika kami tidak mendapati janji
36:23Kali ini aku menitipkan putera aku pada Allah
36:27Bukan pada kalian
36:28Dia akan mengembalikan Benyamin
36:31Aku pernah menitipkan Yusuf pada Lewi
36:34Lalu apa yang terjadi
36:36Cuma kalian yang tahu
36:38Aku harap Benyamin selamat kali ini
36:42Atau kalian tidak akan lagi melihat ayah kalian hidup
36:45Iya, ayah benar
36:49Bagaimana kita bisa percaya pada orang yang suka ingkar janji
36:54Ayah benar
36:57Pergilah
36:58Siapkan perjalanan kalian
37:01Pergi
37:02Bagaimana kita bisa percaya atas
37:32Uang yang kalian bawa dari Mesir
37:35Apa uangnya aman
37:37Iya, ibu
37:37Jangan khawatir
37:38Jika uangnya hilang
37:40Gubernur akan mengira kalian pencuri
37:41Uangnya ada di tempat yang aman
37:43Jangan khawatir
37:44Jangan khawatir
37:46Kita tidak berpakaian yang pantas sebelumnya
37:49Kita tidak tahu
37:51Kita akan diundang oleh gubernur Mesir
37:53Bagaimana kalian tahu
37:55Kali ini dia akan mengundang kalian
37:56Kami tidak akan tahu
37:58Sampai kami tiba di Mesir
37:59Gubernur akan senang melihat kita kali ini
38:04Agaknya seperti mereka pakai baju yang bagus saja
38:11Gubernur tahu
38:12Ada pacaklik
38:13Dia tahu kita menghabiskan uang untuk makanan
38:17Bukan untuk pakaian
38:19Semoga Allah bersama kalian
38:22Hati-hati
38:23Selamat tinggal
38:24Jangan lupa
38:54Salam ayah
39:08Salam
39:10Salam
39:10Salam Nabi Allah
39:12Salam adaku
39:14Salam ayah
39:17Apa ayah bisa mendoakan kami?
39:44Semoga Allah menjaga kalian semua
39:48Aku tidak tahu
39:50Kenapa aku mencemaskan kalian
39:52Apa ayah mencemaskan Benyamin?
39:55Tidak
39:56Kali ini aku mencemaskan kalian semua
40:00Aku merasa gubernur Mesir punya semacam rencana untuk kalian
40:05Maksud ayah mereka merencanakan sesuatu yang buruk?
40:11Kalau begitu
40:12Kenapa kau izinkan anak-anak kita melakukan perjalanan ini?
40:17Aku tidak tahu apa niatnya
40:19Kalian harus waspada
40:21Waspada bagaimana ayah?
40:24Dia itu gubernur Mesir
40:25Dia bisa melakukan apapun yang dia mau
40:27Dan kami tidak bisa melakukan apa-apa
40:29Mungkin kalian bisa menghindari bertemu dengannya
40:33Itu tidak mungkin ayah
40:35Mereka sudah mengenali kami sepuluh bersaudara
40:38Terutama para penjaga di gerbang
40:40Kata kalian tips punya banyak gerbang
40:45Masuklah lewat gerbang yang lain
40:47Jika dia punya niat buruk
40:50Dia pasti sudah memberitahu ciri-ciri kami pada penjaga
40:53Tapi bagaimana jika kalian masuk gerbang secara terpisah?
40:58Dia pasti menyuruh penjaga untuk melapor
41:01Jika mereka melihat sepuluh bersaudara dari kanaan
41:04Tapi mereka tidak akan mengenali kami
41:06Jika kami tidak bersama ayah
41:08Itu sebabnya kalian tidak pergi bersama-sama
41:11Masuk ke gerbang berbeda secara berpasangan
41:14Beli gandum dan kembali diam-diam
41:17Dengan cara ini kalian bisa lolos
41:20Jika dia berniat buruk
41:21Baiklah, kami akan melakukan itu
41:24Bagaimana kalau mereka mengenali kami?
41:29Kalau begitu berlindunglah pada Allah
41:31Dan berserah diri pada kehendaknya
41:33Kuharap kalian semua kembali dengan selamat
41:37Hati-hati
41:40Dan jaga benyamin
41:42Kami tidak sanggup menanggung penderitaan lagi
41:46Hati-hati anak-anakku
41:48Jangan khawatir ibu
41:52Apa yang terjadi pada Yusuf tidak akan terulang lagi
41:55Selamat tinggal ayah
41:56Selamat tinggal ayah
41:58Selamat tinggal ayah
41:59Insya Allah tidak akan terjadi hal buruk ayah
42:02Selamat tinggal ayah
42:04Jangan khawatir ayah
42:10Insya Allah tidak akan terjadi hal yang buruk
42:13Jaga dirimu nak
42:14Aku tidak sanggup kehilangan dirimu
42:17Setelah kehilangan Yusuf
42:19Ayah sudah menitipkan aku pada Allah
42:20Jadi tidak usah khawatir
42:22Hati-hati nak
42:24Iya baby tentu
42:25Panggil aku ibu benyamin
42:28Aku lebih sayang padamu dibanding anak-anakku
42:31Baiklah ibu
42:32Lagipula aku sudah menganggap ibu seperti ibuku sendiri
42:35Sejak aku lahir
42:37Ibu sudah merawatku
42:39Yakinlah bahwa aku lebih sayang pada ibu dibanding Yehuda dan Lewi
42:44Selamat tinggal
42:45Selamat tinggal
42:47Semoga Allah bersama kalian
43:04Ku harap kalian segera kembali anak-anakku
43:09Terima kasih telah menonton
43:39Apa kabar penjaga?
43:42Baik
43:42Terima kasih Yang Mulia Gubernur
43:43Kau ingat sepuluh saudara dari Kanaan?
43:47Ya Yang Mulia
43:48Saudara-saudara yang Anda undang
43:50Begitu mereka kembali
43:52Bawa mereka padaku
43:53Katakan Gubernur Mesir ingin bertemu mereka
43:56Baik Yang Mulia
43:57Tuhan Malik sudah memberikanku perintah seperti itu
44:00Perintah Gubernur sudah disampaikan Yang Mulia
44:05Yakinlah kami akan bawa mereka pada Anda
44:09Ayo jalan
44:12Apa tidak aneh Gubernur memberi perhatian
44:28Pada sepuluh bersaudara dari Kanaan itu?
44:32Ya
44:32Lebih aneh lagi dia mengundang mereka ke istana
44:35Dia tidak memberi perhatian pada warga negara lainnya
44:41Pasti ada sesuatu yang penting
44:44Ayah
45:02Kenapa setelah apa yang menimpa Yusuf
45:05Ayah mengirim Benyamin bersama saudara-saudaraku?
45:08Aku tidak punya pilihan
45:12Saudara-saudaranya tidak bisa kembali ke Mesir tanpa dia
45:17Jadi ayah tidak khawatir pada Benyamin?
45:22Aku khawatir
45:24Tapi kelaparan mengancam warga Kanaan
45:28Aku tidak bisa mengabaikan hal itu
45:31Selain itu
45:32Sebelumnya aku menitipkan Yusuf pada kakaknya
45:38Pada Lewi
45:39Kali ini aku menitipkan Benyamin
45:43Kepada Allah
45:45Terima kasih telah menonton!
46:15Ayo, minggirlah buah hati ayah
46:25Nanti kau bisa tersepak kuda
46:27Lalu ayah akan menyalahkan kami semua
46:29Menyingkir!
46:34Minggir!
46:34Ngomong-ngomong
46:51Apa yang kau dan Yusuf lakukan pada ayah
46:53Hingga dia sangat menyayangi kalian
46:55Lupakan ayah
46:57Tanya gubernur Mesir
46:58Kenapa dia sangat sayang padaku?
47:00Ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha
47:02Selamat menikmati!
47:04Selamat menikmati!
Komentar