- 7 bulan yang lalu
Kisah Nabi Yusuf AS adalah tentang seorang nabi tampan putra Nabi Yaqub AS yang iri hati oleh saudara-saudaranya sehingga dibuang ke sumur, dijual ke Mesir, dipenjara karena fitnah, lalu menjadi menteri setelah berhasil menafsirkan mimpi raja Mesir, puncaknya keluarganya berkumpul kembali di Mesir saat terjadi paceklik dan bertemu kembali dalam keadaan saling mengenal, mengajarkan tentang kesabaran, kejujuran, dan kekuasaan Allah SWT.
Kategori
🎥
Film pendekTranskrip
00:01Apa kau dengar dia jatuh ke dalam sumur?
00:03Tidak, bibi.
00:05Tenanglah, Nyonya. Dia pasti ketemu.
00:08Tidak mungkin pergi jauh. Tenanglah.
00:10Dimana dia? Dimana dia sekarang?
00:20Apa yang kau lakukan padanya? Jawab!
00:23Tenanglah. Kita cari tahu apa yang terjadi.
00:26Apa yang terjadi?
00:27Aku di dalam rumah dengan Bismah.
00:30Anak-anak bermain di halaman luar.
00:34Tiba-tiba aku mendengar mereka memanggil Yusuf.
00:37Aku bertanya kenapa mereka memanggilnya.
00:39Mereka bilang dia hilang.
00:42Kau sudah mencarinya?
00:44Sudah.
00:46Ini caramu mengurusnya.
00:48Dia dititipkan padamu.
00:50Bagaimana bisa kau biarkan ini terjadi?
00:52Cukup, Leah. Hal itu sama sekali tidak membantu.
00:56Apakah kau sudah mencarinya di konjukan rumah?
01:00Sudah. Sudah kami cari.
01:03Yusuf anak yang carjas.
01:07Sepertinya dia bersembunyi di suatu tempat.
01:09Tidak ada yang bisa menemukannya.
01:10Mari pikirkan ini.
01:12Mungkin dia bersembunyi di peti?
01:14Atau di dalam tungku?
01:16Ya Allah.
01:44Yusuf?
01:46Yusuf?
01:48Dia terlelap.
01:50Yusuf, keluarlah, Anak.
01:52Salam, Ayah.
01:54Salam, sayangku.
01:56Kau sedang apa di situ?
01:57Kau hampir membuatku jantungan.
02:03Yusuf, apa yang kau lakukan di situ?
02:06Kami sedang bermain.
02:09Aku memanaskan tungku biar mereka tidak bisa menemukanku.
02:17Saudariku, kau tidak boleh lenggah saat mengawasinya.
02:21Bagaimana kalau dia mati kehabisan udara?
02:25Aku berjanji pada adikku untuk menjaga anak-anaknya.
02:30Mulai sekarang, aku akan terus mengawasinya.
02:32Selamat menikmati.
03:02Aku tidak akan bisa hidup tanpa Yusuf.
03:19Lea, jangan sakiti aku seperti ini.
03:28Wanita tua yang sudah bau tanah ini memohon padamu.
03:33Tidak.
03:34Kau dengar perkataanku tadi.
03:35Aku berjanji akan menjaga Yusuf lebih baik.
03:51Saudariku,
03:53sesungguhnya aku tidak bisa berpisah dengan Yusuf.
03:57Aku ingin dia di sini dengan kami.
03:58Aku mohon satu kesempatan lagi.
04:01Satu kesempatan.
04:04Saudariku,
04:06kau tahu Yusuf bukan anak biasa.
04:10Aku sama sekali tidak boleh lenggah.
04:11Tolong jangan pisahkan kami begini.
04:15Jangan membuat kami berdua menderita.
04:19Biarkanlah dia tinggal untuk beberapa hari.
04:23Berikan aku waktu untuk menyesuaikan.
04:24Keputusanku tidak berubah.
04:33Lea.
04:38Hanya untuk beberapa hari.
04:41Paham?
04:43Beberapa hari.
04:44Hanya untuk beberapa hari.
04:53Dan aku berjanji akan mengembalikannya padamu.
05:00Ayo sayangku.
05:07Terima kasih, Lea.
05:09Terima kasih, Saudaraku.
05:15Semoga Allah bersamamu.
05:16Aku tidak akan melupakan kebaikanmu.
05:18Terima kasih, Lea.
05:48Bibi belum tidur.
06:14Tidurlah, nak.
06:16Aku tidak mengantuk.
06:18Tidurlah, nak.
06:48Kau sudah bangun, Yusufku?
07:06Bibi sama sekali tidak tidur semalam.
07:09Setiap kali aku bangun, Bibi masih terjaga.
07:12Memikirkan bahwa kau akan meninggalkan rumahku, itu membuatku gusar.
07:21Tapi aku menyayangimu, Bi.
07:24Dan aku tidak mau pergi dari sini.
07:26Aku senang di sini.
07:27Aku tidak mau kembali ke rumahku yang lama, Bi.
07:30Yusuf, apakah kau benar-benar menyayangiku?
07:33Wangi Bibi seperti wangi ibuku, Rahel.
07:36Aku juga sayang Bibi Lea.
07:39Tapi kalau dia baik padaku, saudara-saudaraku jadi sedih.
07:46Sayang.
07:54Kau benar-benar ingin tinggal denganku?
07:59Bibi sudah memikirkan sesuatu.
08:01Cara agar kau tinggal di sini, tapi kau harus membantuku.
08:05Bangunlah.
08:06Bersiap untuk bertemu ayahmu.
08:09Salam, ayah.
08:30Salam, anakku.
08:32Aku datang untuk mengembalikan yang dititipkan, utuh dan selamat.
08:40Salam, Bibi.
08:42Salam, sayang.
08:43Dia seharusnya tinggal denganmu untuk beberapa hari.
08:46Yusuf, selamat datang kembali, nak.
08:49Kalau seseorang harus mengembalikan apa yang dititipkan, lebih cepat, lebih baik.
08:53Kalau kau tidak setuju, aku akan membawanya lagi.
09:01Tidak, tidak.
09:03Kami bersyukur kau telah mengembalikannya.
09:05Dan kami juga bersyukur kau sudah mengurusnya untuk sementara waktu.
09:12Yusuf, ayo main.
09:13Pergilah, nak.
09:28Sampai jumpa, saudaraku.
09:30Sampai jumpa.
09:31Sampai jumpa, Bibi.
09:32Sampai jumpa.
09:33Apa perbedaan antara Yusuf dan saudara-saudaranya?
09:41Kenapa mereka sangat menyayanginya?
09:43Sudah jelas kalau Yaakub dan saudarinya lebih menyukai Yusuf dibandingkan anak kita.
09:49Air.
10:02Bisma?
10:03Ya, Nyonya?
10:12Ikat pinggang ayahku, Nabi Ishak.
10:15Apa kau melihatnya?
10:16Tidak.
10:17Ikut aku.
10:21Kita harus memberitahu Yawakim dan beberapa orang lain.
10:26Ayo.
10:26Dina pelan-pelan.
10:40Yehuda.
10:41Lewi.
10:42Cepat.
10:42Ada apa?
11:03Bisma, apa yang terjadi?
11:09Katanya ikat pinggang Nabi Ishak hilang.
11:12Sudah kau cari dengan teliti?
11:15Sudah.
11:17Itu warisan ayah yang terakhir.
11:21Aku sangat sedih.
11:22Aku sering memakaikannya pada Yusuf.
11:26Teruslah cari.
11:28Aku yakin pasti ketemu.
11:29Kami sudah cari di mana-mana dan tanya sama semua orang.
11:33Tapi masih belum ketemu.
11:34Kapan ikat pinggangnya hilang?
11:36Aku tidak ingat jelas.
11:39Tapi sepertinya saat Yusuf kembali ke sini.
11:43Apa ada yang melihat ikat pinggangnya?
11:45Mungkin Yusuf menyembunyikannya di suatu tempat sebelum dia kembali.
11:53Apa menurutmu Yusuf mengambil ikat pinggangnya saat ia kembali karena ia menyukainya?
12:02Maksudmu Yusuf mencurinya?
12:04Mungkin Yusuf kira itu miliknya dan aku telah memberikan padanya.
12:09Sepertinya bukan itu yang terjadi.
12:10Aku akan mencari ke semua sudut sampai aku menemukannya.
12:16Aku tidak akan istirahat sampai ketemu.
12:20Hanya Yusuf yang memakainya.
12:23Kami tidak tahu apa-apa.
12:25Kalau begitu, aku akan menanyakan pada Yusuf.
12:31Apa kau mengizinkanku?
12:34Aku tidak tahu tipuan macam apa ini.
12:37Tapi, hal ini membuarku menjadi risih.
12:42Tipuan?
12:43Ini bukan tipuan.
12:46Semuanya.
12:48Aku kehilangan ikat pinggang ayahku dan aku mencarinya.
12:52Apakah itu tipuan?
12:53Baiklah, baiklah.
12:54Tidak usah ribut.
12:55Periksa semua orang.
12:56Ikat pinggangnya ketemu.
13:12Lihatkan, aku tidak berbohong.
13:14Itu ikat pinggangnya.
13:15Yusuf, kenapa kau melakukannya?
13:18Yusuf tidak melakukan apa-apa.
13:21Dia hanya mencuri ikat pinggangnya.
13:22Orang-orang Kanaan, kalian saksinya.
13:27Kita menemukan pencurinya.
13:30Baiklah.
13:31Kau menemukan ikat pinggangmu, ambil dan pergilah.
13:34Tidak semudah itu, saudaraku.
13:37Apakah kau lupa hukum orang Kanaan?
13:42Menurut tradisi Kanaan,
13:44yang menemukan pencuri barangnya
13:47berhak menjadikan pencuri itu budak selama empat tahun.
13:51Wah, Yusuf menjadi budak.
13:56Ya, benar.
13:57Ya, kita semua tahu soal tradisi itu.
14:00Tapi apa kau mau memperbudak Yusuf?
14:03Aku tidak akan ragu.
14:07Kecuali kau mau mengabaikan tradisi dan hukum bangsamu.
14:12Hentikan.
14:14Aku tidak mengikuti tradisi konyol itu.
14:16Yusuf tidak akan menjadi budakmu.
14:18Kalau keluarga Nabi saja tidak menjalankan adat istiadat masyarakat,
14:25bagaimana keluarga lain mau menjalankannya?
14:28Tapi Yusuf masih kecil.
14:30Kau tidak bisa menjadikannya budak.
14:32Anak kecil atau orang dewasa sama saja.
14:35Hukum ini berlaku untuk semua orang.
14:38Kita harus menegakkannya.
14:39Aku tahu ini tipuan.
14:43Tapi aku tidak bisa membuktikannya.
14:46Oleh karena itu,
14:47kalau kau tidak bisa memaafkan Yusuf,
14:49aku terpaksa setuju.
14:53Aku telah menemukan pencurinya
14:55dan aku tidak akan memaafkannya.
14:57Semoga Allah dan Nabi-Nya mengampuniku
14:59dan tidak menghukumku.
15:00Ayo, Yusuf.
15:11Mulai sekarang kau akan menjadi budakku selama empat tahun.
15:19Itulah hasilnya kalau terlalu banyak dipuji.
15:21Itu yang terjadi kalau kau terlalu memanjakan anak.
15:30Anak-anak memang suka bermain, kan?
15:36Asal jangan mencuri.
15:46Kenapa kau membiarkan dia mengambilnya?
15:49Dia tidak bisa menjaga Yusuf dengan baik.
15:53Seolah-olah Yusuf mencuri sesuatu,
15:55apa yang bisa kulakukan?
15:57Aku tidak bisa membuktikannya.
15:59Jangan khawatir.
16:00Dia tidak dalam bahaya.
16:28Sayangku,
16:29Mulai sekarang kau majikan bibi
16:32dan bibi adalah budakmu.
16:34Kau adalah keturunan saudaraku
16:36dan kesayangan bangsa ini.
16:40Ikat pinggang itu adalah warisan yang pantas untukmu, nak.
16:50Apa ikat pinggangnya benar milikku?
16:53Ha, ha, ha.
16:54Ha, ha.
16:55Sampai jumpa.
17:25Sampai jumpa.
17:55Sampai jumpa.
18:24Sampai jumpa.
18:54Anakmu ingin bercerita soal mimpinya padamu.
18:59Pasti mimpinya adalah sebuah berkah.
19:04Tidak ada setan yang dibolehkan memasuki mimpinya.
19:06Nak, memangnya apa mimpimu?
19:13Aku bermimpi aku dan saudara-saudaraku bermain di dataran.
19:17Angin berhembu sangat kencang.
19:21Sampai jumpa.
19:33Sampai jumpa.
19:45Sampai jumpa.
19:46Sampai jumpa.
19:49Sampai jumpa.
19:50Sampai jumpa.
19:53Sampai jumpa.
19:54Sampai jumpa.
19:55Sampai jumpa.
19:57Sampai jumpa.
19:58Sampai jumpa.
20:02Sampai jumpa.
20:03Sampai jumpa.
20:04Sampai jumpa.
20:05Sampai jumpa.
20:06Sampai jumpa.
20:09Sampai jumpa di video selanjutnya.
20:39Sampai jumpa di video selanjutnya.
21:09Sudah jelas dia tidak mau memisyarakannya di depan orang lain.
21:13Sudah jelas dasar bodoh.
21:16Arti mimpinya sederhana.
21:18Yusuf lebih unggul dibanding saudara-saudaranya.
21:21Anak-anak mengerti arti mimpinya.
21:23Aku lihat mereka gusar.
21:27Aku harus menghilangkan dampak buruk itu.
21:30Yusuf seharusnya tidak menceritakan hal ini di depan yang lain.
21:35Siapkan roti dan kurba.
21:39Aku akan menyusul mereka dalam satu jam.
21:46Kemarilah anakku.
21:47Semua dugaan ayah soal dirimu ternyata benar.
22:05Ayah membawa kabar gembira bahawa kau akan memperoleh kedudukan tinggi dan status yang luhur di masa depan.
22:15Dan kau akan menjadi pemimpin saudara-saudaramu.
22:18Ayahku, Nabi Ishaq, berdoa agar Allah menabiskan banyak Nabi dari keturunan kita.
22:32Aku selalu ingin tahu siapa yang akan menjadi penerusku sebagai Nabi.
22:39Harapan ayah adalah kau akan meneruskan upaya ayah.
22:43Semoga Allah melindungimu dari kejahatan dan marah bahaya.
22:52Mungkin kau adalah yang kami nanti-nanti.
22:57Ayah, apa arti kenabian?
23:01Siapkan pakaian dan makananku.
23:09Nabi merupakan utusan yang dikirim Allah kepada manusia.
23:14Untuk menuntun mereka kekeselamatan dan juga kesepurnaan.
23:20Jangan beritahu tafsir mimpimu ke siapa-siapa.
23:23Terutama saudara-saudaramu.
23:25Kenapa, ayah?
23:27Karena kalau mereka mendengar, mereka mungkin akan iri dan akan jadi musuhmu.
23:33Itu tidak akan berakhir baik, nak.
23:36Kau membuatku khawatir saudaraku.
23:38Sepertinya aku harus melindungi Yusuf dengan lebih baik.
23:43Kalau kau mengizinkannya, aku akan membawa Yusuf pulang sekarang.
24:03Bawalah dia dan jaga dia.
24:07Semoga Allah bersamamu.
24:09Sampai jumpa, ayah.
24:11Sampai jumpa, anakku.
24:13Saudariku, jangan tinggalkan dia sendirian.
24:15Akanku bawa dia kembali saat kau kembali sore nanti.
24:29Sudah lama aku tidak mengembala bersama mereka.
24:33Aku akan kembali dengan mereka di sore hari.
24:35Anak-anak kita berpikir kau sudah tidak memperhatikan mereka.
24:41Jangan khawatir.
24:44Akanku luruskan kesalahpahaman ini.
24:53Kalau ada Yusuf dan Benyamin,
24:56Yaakob tidak mau memperhatikan anak-anaknya yang lain.
25:05Kami selalu membawa makanan sendiri.
25:20Kenapa ayah membuahkan ini untuk kami?
25:25Apa yang tidak boleh rindu pada anak-anak ayah sendiri?
25:29Tidak boleh menghabiskan waktu dengan mereka.
25:31Ya, kami sangat senang kalau ayah datang menemui kami.
25:36Sebelum ayah datang, kami semua lemas.
25:40Satu pun tidak ada yang tertawa.
25:43Kenapa?
25:45Memangnya apa penyebabnya?
25:47Ya, ayah.
25:48Ayah tahu kami merasa bahwa ayah tidak memperhatikan kami.
25:53Kami merasa ayah lebih memperhatikan Yusuf dan adiknya dibanding kami.
25:57Ayah mengizinkan Yusuf untuk tinggal bersama Bibi.
26:00Demi kalian.
26:02Apa kalian tidak sadar itu?
26:05Dan karena ibu kalian terlalu memperhatikannya.
26:08Lalu apa bedanya?
26:10Ibu sekarang memeluk Benyamin dan Bibi memeluk Yusuf.
26:14Bibi memberikan pakaian dan mainan terbaik untuk Yusuf.
26:19Ayah setuju.
26:21Tapi kalian harus adil.
26:23Yusuf dan Benyamin itu anak-anak.
26:25Kita harus mengisi kekosongan yang ditinggalkan ibu mereka.
26:28Ayah, kami khawatir soal mimpi Yusuf.
26:33Kami adalah pria-pria yang kuat di keluarga ini.
26:37Kami bertanggung jawab untuk menafkahi keluarga dan melakukan pekerjaan berat.
26:41Tapi malah Yusuf yang menjadi penerus ayah.
26:45Mimpi Yusuf bisa memiliki arti yang lain.
26:52Bukankah Yusuf berkata tongkatnya tumbuh menjadi pohon dan bayangannya jatuh pada tongkat kalian?
26:58Itu bisa berarti dia menyayangi saudara-saudaranya dan dia mau semuanya bersama-sama.
27:03Yusuf kecil kita akan menjadi menyayangi dan mengasihi semua orang.
27:10Dan dia akan menyayangi semua saudara-saudaranya.
27:15Tampaknya selain penafsiran kami, sepertinya masih ada penafsiran yang lain, ayah.
27:22Apa maksud ayah?
27:24Maksud ayah Yusuf bukan penerus ayah?
27:27Allah akan menasbihkan penerus ayah yang paling baik di antara kalian.
27:34Kalian harus berhenti bertanya soal ini.
27:37Yusuf dan minyamin itu saudara kalian bukan musuh.
27:42Dan ayah menyayangi kalian semua.
27:46Ayah harap kalian bisa menyayangi satu sama lainnya.
27:49Agar Allah juga menyayangi kalian.
27:51Pria, keluarga ayah.
27:55Kalian harapan dan sandaran ayah.
27:58Ayah rasa ayah bisa mengandalkan kalian hari ini dan merasa tenang.
28:04Kalian berani dan tangguh.
28:07Dan selama kalian ada, tidak ada kesedihan yang mematahkan semangat Yusuf.
28:12Kami minta maaf sudah membuat ayah gusar.
28:16Serigalah.
28:17Lewi, Ruben, Simeon.
28:19Serigalah.
28:21Terima kasih telah menonton.
28:51Dari mana kalian dapat ini?
29:08Kami membunuhnya.
29:11Serigalah ini menyerang domba kita, jadi kami menyerang dan membunuhnya.
29:16Serigalah ini bisa mencelakai kalian.
29:18Malah kami yang mencelakainya.
29:25Semoga Allah melindungi kita dari anak-anak nekat dan berani seperti kalian.
29:31Apa kau membantu anak-anakmu?
29:34Mereka itu tidak memberikanku kesempatan.
29:37Sebelum aku bisa berdiri, mereka sudah membunuh serigalahnya.
29:40Kami sedang masak makan siang.
29:56Tiba-tiba dombanya panik dan mulai berlarian.
30:00Ada serigalah besar.
30:03Dan kami membunuhnya.
30:04Itu bahaya sekali.
30:09Bagaimana kalian melakukannya?
30:11Mudah saja.
30:12Kami menyerangnya saat serigalahnya menyerang.
30:15Kami memukulnya dengan kayu dan batu, apapun yang kami punya.
30:19Aku membukul kepalanya dengan menggunakan kayu.
30:22Kemudian Lewi memukulnya dengan batu sampai serigalahnya terkapar.
30:25Kalau tadi kami panik, kami akan mati.
30:29Aku ingin seperti kalian.
30:31Ayah, boleh aku pergi ke dataran dengan saudara-saudaraku?
30:36Tidak boleh, sayangku.
30:38Kau terlalu muda.
30:39Kau bisa ke dataran kalau dewasa.
30:42Simeon, Lewi, Yehuda, kemari.
30:46Kemarilah.
30:46Aku akan ke sana.
30:47Ayah, boleh aku pergi?
30:49Boleh.
30:49Jangan lupa, beri makan hewan ternak di kanaan, ya.
31:00Saat ayah datang ke ladang,
31:02ayah bertanya kenapa kami menafsirkan mimpi Yusuf sebagai keunggulan dibanding saudara-saudaranya.
31:08Mungkin arti mimpinya adalah rasa sayangnya untuk saudara-saudaranya.
31:13Mungkin saja.
31:16Mungkin dia menyayangi saudara-saudaranya.
31:18Tentu saja, Ibu.
31:20Yusuf menyayangi kita semua.
31:24Tidak perlu memimpikan kasih sayang.
31:28Mimpi membawa kabar dari masa depan soal keunggulan dan kepemimpinan Yusuf.
31:34Ayah kalian menganggap kalian ini bodoh.
31:41Jangan percaya itu.
31:43Ayah kalian hanya ingin menenangkan kalian.
31:45Dan, kata Bilha,
31:49kalau mimpi itu benar,
31:51itu menunjukkan keunggulan dan kepemimpinan Yusuf atas saudara-saudaranya.
31:55Tapi kami bermain dengan Yusuf,
31:57dan kami bersenang-senang.
31:59Dia seorang ayah.
32:01Dia tidak ingin kalau anaknya punya rasa iri.
32:05Dia ingin semua orang menyayangi Yusuf sebagaimana dia menyayanginya.
32:08�тора-saudaranya,
32:10dan diang-tesи.
32:10Dia tidak ingin�kan cangipinan Masukrzy.
32:12Dia tidak ingin menggunakan hatia.
32:14Terima kasih telah menonton
32:44Terima kasih telah menonton
33:14Bisma! Bisma!
33:18Ada apa, Yusuf?
33:20Bibi!
33:22Nyonya, kenapa?
33:24Tolong, panggilkan ayahku!
33:44Wahai Nabi Allah!
33:48Di sana!
33:52Nyonya aku, kondisinya buruk.
33:55Bantu aku, tolong cepatlah!
33:57Ayah, kondisi Bibi memburuk.
34:14Saudariku, ada apa?
34:17Waktuku sudah akan dekat.
34:34Bagaimana kau bisa tahu itu?
34:40Tadi kau baik-baik saja.
34:42Kenapa tiba-tiba seperti ini?
34:45Itu tidak penting.
34:49Aku tahu aku akan pergi.
34:51Panggilkan Tabeb dan carikan obat.
34:54Dia sakit.
34:56Tapi aku sudah tahu sejak kemarin.
34:59Waktuku tinggal sedikit.
35:09Yaakub, dengarkan aku.
35:12Saikau bersikeras meninggalkan rumahku kemarin.
35:14Seharusnya aku tahu.
35:19Meskipun hartaku tidak banyak,
35:22akan kuberikan kepada Yusuf
35:27dan minta dia untuk memaafkanku.
35:35Aku juga memintamu untuk memaafkanku.
35:41Empat tahun ini,
35:43aku buat Yusuf tinggal denganku
35:46dengan tipu daya.
35:51Dia tidak pernah mencuri apapun.
35:55Semoga Allah mengampuniku.
35:58Ampunilah aku, saudaraku.
36:05Yusufku bukan seorang pencuri.
36:10Aku yang menyembunyikan ikat pinggangnya
36:14di bawah pakaiannya.
36:19Aku tahu itu yang terjadi.
36:22Jangan khawatir.
36:26Beritahu semua orang
36:28bahwa Yusufku
36:32bukan seorang pencuri.
36:34Jangan gusar.
36:44Aku ingin berbicara
36:46empat mata denganmu.
36:48Yusuf adalah pertanda dari Allah.
37:11dan dia juga berkah
37:14bagi beberapa orang.
37:19Tapi dia juga
37:20kesialan bagi beberapa orang.
37:24Aku melihat tanda-tanda
37:26iri dengkih
37:28dan kebencian.
37:29Tolong jaga Yusuf.
37:35Dia adalah jalan
37:36menuju ke nabian.
37:43Jangan tinggalkan dia
37:44walau sejenak.
37:48Jangan biarkan dia
37:49luput dari pandanganmu.
37:56Biarkan dia tidur di sampingmu.
37:58Jangan biarkan dia pergi
38:00kemanapun sendiri.
38:05Sudariku.
38:08Sudariku.
38:11Semoga perjalananmu
38:12tendang, Sudariku.
38:19Selamat tinggal.
38:20Sampaikan salamku
38:24kepada ibu kita,
38:25Ribka
38:26dan ayah kita,
38:27Ishak.
38:30Sampaikan salamku
38:31kepada Rahel.
38:33Sampaikan salamku
38:35kepada kakek kita,
38:36Ibrahim.
38:37Sampaikan salamku
38:52Terima kasih.
39:22Terima kasih.
39:52Terima kasih.
40:22Minta apapun padanya, karena semua tidak berdaya, tapi dia maha kuasa.
40:31Semuanya bergantung pada niatmu.
40:34Tapi dia maha mengetahui, kalau kau ingin mencintai, cintailah dia.
40:43Kalau kau ingin perlindungan, dia akan melindungi ibu.
40:52Kalau kau ingin kebaikan, dialah yang baik hati.
40:58Dan jika kau ingin diperingati, maka dialah yang memberi peringatan.
41:04Apapun yang kau minta, ada dengannya.
41:09Banyak orang akan terlihat jati dirinya jika Allah hadir membawa keadilan di hari kiamat.
41:25Banyak rahasia akan terungkap jika dia melihat ke dalam hati manusia.
41:34Banyak penguasa yang akan menjadi tahanan kalau Allah membantu yang tertindas.
41:42Mata akan menetiskan air mata darah, apabila para pedosa menyadari keburukan perbuatannya.
41:52Karena itu, bersiaplah untuk hari itu dan perbaikilah amalmu sebagaimana yang telah dilakukannya.
42:03Bersiaplah untuk pergi dari dunia ini karena kita semua akan menghadapi kematian.
42:12Mari sekarang kita panjatkan doa untuknya.
42:16Ya Allah, semoga jiwanya bersama orang-orang soleh dan juga orang yang soleha.
42:25Amin.
Komentar