Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 8 bulan yang lalu
Kisah Nabi Yusuf AS adalah tentang seorang nabi tampan putra Nabi Yaqub AS yang iri hati oleh saudara-saudaranya sehingga dibuang ke sumur, dijual ke Mesir, dipenjara karena fitnah, lalu menjadi menteri setelah berhasil menafsirkan mimpi raja Mesir, puncaknya keluarganya berkumpul kembali di Mesir saat terjadi paceklik dan bertemu kembali dalam keadaan saling mengenal, mengajarkan tentang kesabaran, kejujuran, dan kekuasaan Allah SWT.
Transkrip
00:00Pergilah. Ayo.
00:08Dia pergi sendirian seminggu sekali ke Makpela.
00:11Sebaiknya dia jangan diganggu saat sedang berdoa.
00:15Karena di sana dia cuma berdoa.
00:19Sekarang dia sendirian di Makpela.
00:22Ini kesempatan kita untuk bicara padanya tanpa diganggu orang lain.
00:30Ayo pergilah. Siapa tahu kalian berhasil.
00:53Salam, ayah. Salam, ayah.
00:56Salam, anak-anakku.
01:00Eh, ayah beribadah sendirian.
01:06Ayah bisa mendoakan kami juga.
01:09Ayah selalu mendoakan kalian, anak-anakku.
01:14Sedang apa kalian di sini?
01:16Kalian tahu ayah tidak melakukan hal lain hari ini.
01:20Kami meminta izin untuk mengajak Yusuf ke dataran, ayah.
01:23Kenapa?
01:27Kenapa kalian mau mengajak Yusuf ke dataran?
01:33Tidak ada alasan khusus, ayah.
01:35Kami cuma mau mengajak Yusuf ke dataran agar dia bisa bermain dan kami bisa mengajari dia cara mengembala domba.
01:42Yusuf masih anak-anak dan suka bermain.
01:47Bila dia sudah agak besar, dia bisa pergi ke dataran bersama kalian.
01:51Kami janji akan menjaga dia.
01:56Ya, ayah.
01:57Kami janji.
01:58Dia masih kecil.
02:00Nanti saja.
02:01Nanti saja.
02:01Sudah kuduga kalian tidak mampu melakukan hal simpel seperti ini.
02:30Jika kau mampu, kenapa bukan kau saja yang melakukannya?
02:37Kita ini adalah anak Nabi.
02:54Aku tahu membunuh Yusuf adalah satu-satunya pilihan dan usul Lewi tidak berguna.
03:00Ayah tidak akan bisa dipisahkan dari Yusuf.
03:04Yang jelas, kita tidak bisa membunuh Yusuf di depan ayah.
03:08Iya kan?
03:09Pertama, kita harus pisahkan Yusuf dengan ayah.
03:13Lalu, kita buat rencana.
03:15Aku rasa aku punya ide.
03:28Hanya ada satu orang yang bisa meyakinkan ayah untuk mengizinkan Yusuf ikut dengan kita.
03:34Dan orang itu adalah Yusuf sendiri.
03:35Kita akan bujuk Yusuf dengan bicara tentang asyiknya bermain di dataran.
03:44Jika dia mau ikut dengan kita, kakak-kakaknya,
03:47ayah pasti tidak akan keberatan.
03:50Ya, itu ide bagus.
03:55Patut untuk dicoba.
03:56Kau mau tinggal di rumah terus dan bermain dengan Benyamin dan Dina?
04:25Iya.
04:27Aku senang bermain dengan Benyamin dan Dina.
04:31Tentu.
04:31Aku juga suka bermain dengan Benyamin dan Dina.
04:34Tapi bermain di gunung jauh lebih seru dibanding di dataran.
04:38Kenapa kalian tidak mengembalakan domba?
04:45Kami menunggu saudara kami.
04:53Kalian tidak pergi ke padang rumput hari ini?
04:56Kami baru mau pergi, ayah.
04:58Tapi kami minta izin untuk mengajak Yusuf ikut kami.
05:01Kenapa ayah tidak izinkan Yusuf untuk ikut dan bermain bersama kami?
05:06Dia bisa membantu kami sambil bermain.
05:10Dataran itu indah dan banyak tumbuhan.
05:14Kau pernah makan buah frambos?
05:17Belum.
05:18Bagaimana rasanya?
05:19Itu lezat sekali dan aku suka buah itu.
05:22Apa kau pernah melihat mata air dan sungai yang mengalir?
05:26Karena Yusuf sudah tidak punya ibu,
05:29ayah berjanji untuk menjaga dia.
05:33Sesuai permintaan ibunya.
05:36Lagipula,
05:37orang tua harus lebih menjaga anak mereka yang masih kecil dibanding yang sudah besar.
05:42Orang-orang mengejek kami.
05:44Mereka bilang ayah tidak percaya pada kami karena tidak mengizinkan kami mengajak Yusuf ke dataran.
05:50Izinkan mereka mengajak Yusuf hari ini agar orang-orang berhenti bicara.
05:54Dia masih kecil dan dia biasa ada di sampingku.
05:59Meskipun nanti pergi ke dataran bagus untuknya,
06:02dia itu masih terlalu kecil untuk mengembala domba.
06:07Ayah, kami lebih muda dari Yusuf waktu kami pergi ke dataran.
06:11Kalian tidak pergi sendirian.
06:14Nanti ayah akan membawa Yusuf ke dataran dan mengajari dia.
06:17Dia memang harus belajar.
06:19Tapi ini terlalu dini baginya.
06:21Kami bisa mengajari dia cara mengembala domba.
06:26Dan karena dia adik kami, kami akan bersikap lembut padanya.
06:30Ayah juga ingin Yusuf tumbuh besar dan mendapatkan pengalaman.
06:35Tapi dia masih kecil.
06:36Dan dia itu terbiasa bersama ayah di rumah.
06:40Begitu kalian pergi, dia akan minta pulang karena dia merindukan ayahnya.
06:44Kami akan biarkan dia bermain hingga dia tidak akan mau pulang.
06:49Aku yakin dia akan senang bermain di sungai.
06:53Kakak beradik sudah seharusnya bermain, bergulat, berenang, dan bergembira bersama.
06:58Dan kita akan makan daging panggang dan minum susu panas.
07:01Aku rasa ayah tidak percaya pada kami.
07:09Bukannya ayah tidak percaya pada kalian.
07:12Tapi di dataran ada serigala.
07:15Ayah takut saat kalian asik menggembala, kalian tidak memperhatikan ada serigala.
07:21Ayah bermimpi ada seorang anak dikejar oleh serigala.
07:24Jangan mencari alasan, ayah.
07:26Ayah pernah melihat kami membunuh serigala.
07:29Kami sepuluh pemuda kuat yang mampu membunuh serigala.
07:33Ayah pikir kami terlalu lemah sehingga kami tidak bisa melindungi adik kami dari seekor serigala?
07:42Ayo, ayah.
07:43Ijinkan aku pergi ke dataran bersama mereka.
07:50Kau masih terlalu kecil, nak.
07:52Bermainlah dengan teman-teman sebayamu saja.
07:56Tapi aku sudah besar.
07:58Aku ingin sekali bermain dengan kakak-kakakku.
08:01Ijinkan aku ikut dengan mereka, ya.
08:03Lihat, ayah.
08:05Yusuf ingin sekali ikut bersama kami.
08:08Ya, ayah.
08:09Izinkan Yusuf ikut dengan kami.
08:12Aku mohon, ayah.
08:13Izinkan aku pergi ke dataran bersama mereka.
08:18Ayolah, ya.
08:22Baiklah.
08:43Terima kasih, Ania.
08:45Kami hargai itu.
08:48Baiklah, Yusuf.
08:50Sebaiknya kita pergi.
08:52Ayo.
08:53Tunggu.
08:57Ayah harus menyiapkan Yusuf.
09:01Tidak masalah.
09:02Ayo, nak.
09:09Jaga Yusuf.
09:12Dia tidak bisa hidup susah seperti kalian.
09:14Jangan khawatir, ibu.
09:16Kami tidak akan membiarkan dia mendapatkan kesusahan.
09:33Ayah minta jangan pergi jauh dari kakak-kakakmu dan jaga diri muda.
09:38Pakai gamis ini.
09:45Ini terlalu besar buatku.
09:48Pakailah.
09:50Ini pas untukmu.
09:53Gamis ini pas bagi siapapun yang pantas memakainya.
09:57Cobalah.
09:58Ayah, ini pas buatku.
10:15Gamis ini berasal dari surga.
10:18Peninggalan kakek buyutmu.
10:22Dan Nabi Ibrahim memberikan ini pada kakekmu, Ishak.
10:28Ishak memberikan ini pada ayah.
10:30Dan kini ayah memberikan ini kepadamu.
10:34Jaga baik-baik gamis ini.
10:37Jangan sampai itu terlepas darimu.
10:41Itu akan membuatmu aman dimanapun kau berada.
10:46Aku tidak akan menunjukkan ini pada siapapun.
10:49Ayah doakan semoga Allah menjagamu dari semua bahaya.
10:53Selalu bersama dengan semua kakakmu dan patuhi apa, kata mereka.
11:08Ayo, nak.
11:13Nah, itu Yusuf.
11:15Ayo pergi.
11:17Ayo.
11:18Ayah antar kalian sampai pinggir kota.
11:24Tidak masalah.
11:25Ayo.
11:27Jangan khawatir, ayah.
11:29Kami akan bergembira bersama Yusuf.
11:30Jangan khawatir, ayah.
12:00Kami akan berjaga.
12:30Perlu sesuatu. Bilang saja.
12:32Mereka akan membantumu.
12:34Jaga dirimu, nak.
12:36Ibu sudah menaruh makanan dan air untuk Yusuf.
12:39Jangan sampai dia lapar.
12:41Jangan khawatir.
12:42Lewi.
12:46Ayah titipkan Yusuf padamu.
12:49Jangan sampai ada hal buruk menimpanya.
12:53Aku akan menjaga dia.
12:55Tapi jika ayah cemas,
12:56mesti ayah tidak izinkan dia ikut.
13:00Ayah mengerti.
13:03Bawa dia.
13:05Tapi jaga dia baik-baik.
13:08Tenang saja, ayah.
13:09Aku jamin Yusuf akan kembali ke ayah
13:12dengan riang gembira saat matahari terbenam.
13:17Ayo, Yusuf.
13:19Ayo.
13:21Yusuf.
13:24Kiring domba-dombanya.
13:27Ayo, Yusuf.
13:30Jangan khawatir.
13:54Mereka akan menjaga Yusuf.
13:55Jangan khawatir.
13:56Jangan khawatir.
13:57selamat menikmati
14:27selamat menikmati
14:57selamat menikmati
15:27selamat menikmati
15:57selamat menikmati
16:27selamat menikmati
16:57selamat menikmati
17:27selamat menikmati
17:57selamat menikmati
18:27selamat menikmati
18:57selamat menikmati
19:27selamat menikmati
19:57selamat menikmati
20:27selamat menikmati
20:57selamat menikmati
21:27selamat menikmati
21:57selamat menikmati
22:27selamat menikmati
22:57selamat menikmati
23:27selamat menikmati
23:57selamat menikmati
24:27selamat menikmati
24:57selamat menikmati
25:27selamat menikmati
25:57selamat menikmati
26:27selamat menikmati
26:57selamat menikmati
27:27selamat menikmati
27:57selamat menikmati
28:27selamat menikmati
28:57selamat menikmati
29:27selamat menikmati
29:57selamat menikmati
30:27selamat menikmati
30:57selamat menikmati
31:27selamat menikmati
31:57selamat menikmati
32:27selamat menikmati
32:57selamat menikmati
33:27selamat menikmati
33:57selamat menikmati
34:27selamat menikmati
34:57selamat menikmati
35:27selamat menikmati
35:57selamat menikmati
36:27selamat menikmati
36:57selamat menikmati
37:26selamat menikmati
37:56selamat menikmati
38:26selamat menikmati
38:56selamat menikmati
39:26Nabi
39:56selamat menikmati
40:26selamat menikmati
40:56selamat menikmati
41:26selamat menikmati
41:56selamat menikmati
42:26selamat menikmati
42:56selamat menikmati
43:26selamat menikmati
43:56selamat menikmati
44:26selamat menikmati
44:56selamat menikmati
45:26Kau harus
Komentar

Dianjurkan