Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 7 bulan yang lalu
Kisah Nabi Yusuf AS adalah tentang putra Nabi Yaqub yang tampan, bermimpi akan kemuliaan, dicemburui saudara-saudaranya hingga dibuang ke sumur, dijual ke Mesir, difitnah, dipenjara, lalu diangkat menjadi menteri karena kecerdasannya menafsirkan mimpi raja, hingga akhirnya bertemu kembali dengan keluarganya yang kelaparan dan memaafkan mereka, mengajarkan kesabaran, kejujuran, kepemimpinan, serta kebesaran hati.
Transkrip
00:00Di rumah, kami punya pembantu yang anaknya nagal.
00:27Kami harus menjual anak itu pada Mahli.
00:32Ah, iya benar.
00:34Kami semua harus menyingkirkan biang onar itu.
00:39Dokumen ini terkait dengan transaksi itu.
00:48Benjamin, apa yang mereka bicarakan?
00:53Entahlah, kami tidak pernah punya pelayan atau budak seperti itu.
01:07Kalian tidak bisa berhenti berbohong.
01:10Bagaimana Anda bisa dapatkan dokumen itu, Nyonya Zulaika?
01:13Aku mengambil dokumen itu dari Yusuf.
01:19Yusuf yang dijual ke sebuah kafilah.
01:25Pahamilah, kami tahu semuanya.
01:29Aku tidak mengerti.
01:32Bagaimana Anda bisa tahu semuanya? Bagaimana?
01:36Mari kita mulai dengan piala.
01:38Kalian mengenali ini?
01:46Ini piala yang ditemukan dalam karung Benjamin.
01:51Piala ini bicara padaku.
01:56Bagaimana piala bisa bicara?
01:58Dengan suara itu, suara menceritakan semuanya.
02:08Kalian mau tahu apa yang suara itu katakan?
02:17Saudara-saudara Yusuf memukul dia dengan sangat keras sampai dia terluka parah.
02:23Ayah!
02:27Ayah!
02:32Katanya,
02:34kau mau membunuh dia.
02:36Tapi Lewi mencegahmu.
02:40Lalu kalian membuang dia ke sumur
02:42dan berbohong pada ayah kalian
02:44dengan mengatakan dia dibunuh serigala.
02:48Aku melihat mereka membawa baju Yusuf yang berlumuran darah pada ayahku.
02:52Mereka bilang dia dibunuh serigala.
02:55Benjamin sudah menceritakan itu pada Anda.
02:57Itu tidak benar.
02:59Itu bohong.
03:00Semuanya.
03:04Piala Anda mengatakan yang sebenarnya yang mulia.
03:07Itu mengungkap perbuatan jahat kami.
03:09Lanjutkan saja.
03:11Kami mau dengar itu.
03:13Kami ingin dengar semuanya.
03:14Lalu kalian menjual adik kalian
03:22pada pria yang mengeluarkannya dari sumur.
03:26Kalian mengirim adik kalian untuk menjadi budak.
03:36Tidak tahu bahwa dia pergi dengan sukarela.
03:41Karena dia tahu dia punya misi besar di depannya.
03:44Orang-orang di kafilah mengikat Yusuf
03:51dan membawanya kemari, ke Mesir
03:54untuk dijual sebagai budak.
03:57Mereka menjualnya di pasar budak.
04:02Aku malik.
04:04Aku yang mengeluarkan Yusuf dari sumur.
04:07Aku yang membeli Yusuf.
04:08Kalian ingat aku?
04:09Jika Anda izinkan,
04:14boleh aku melanjutkan
04:16apa yang dikatakan Piala?
04:21Potiphar,
04:23gubernur Mesir,
04:26membeli Yusuf dan memberikannya
04:28sebagai hadiah untuk istrinya,
04:33Zulaika.
04:34Anda diberikan Yusuf?
04:36Ya.
04:37Aku jadi pemilik Yusuf selama bertahun-tahun.
04:44Dia tumbuh besar dalam istanaku.
04:49Aku kejam pada dia,
04:51seperti kalian dulu.
04:55Aku bersekongkol untuk menjatuhkan dia.
04:59Aku bahkan memenjarakannya.
05:01Semoga Allah memaafkanku.
05:16Yusuf menghabiskan waktu 12 tahun di penjara.
05:19Selama bertahun-tahun,
05:21dia harus menjalani
05:22siksaan dan cobaan yang berang.
05:24Sampai penguasa Mesir,
05:27Fir'aun Akenaten,
05:29bermimpi.
05:31Tidak ada penafsir yang mampu
05:33menafsirkan mimpi itu.
05:36Aku tahu Yusuf adalah penafsir mimpi yang hebat.
05:41Dia pernah secara akurat
05:42menafsirkan mimpiku di dalam penjara.
05:46Aku menceritakan mimpi Fir'aun pada Yusuf,
05:48dan dia menafsirkannya secara akurat.
05:53Saat itu,
05:53tafsir Yusuf atas mimpi Fir'aun
05:56membuat dia dibebaskan dari penjara
05:59dan menyelamatkan rakyat Mesir
06:01dari kelaparan.
06:03Nabi Yusuf adalah suamiku.
06:06Manaseh dan Efrem adalah anak-anak kami.
06:09jadi Yusuf adalah gubernur Mesir.
06:39Kau Yusuf.
06:43Kau benar.
06:45Benar, Yusuf.
06:47Adik kami Yusuf.
06:49Gubernur Mesir,
06:51Yusuf, adik kami.
06:53Aku Yusuf.
06:57Dan ini adikku, Benyamin.
07:01Kami tidak mau kau disayang ayah,
07:05serta mewarisi kenabiannya
07:08atau sabuk darinya.
07:10Ya,
07:11aku Yusuf yang itu.
07:15Allah telah mengasihi aku.
07:19Dia memberi imbalan
07:20pada orang-orang yang saleh dan sabar.
07:26Kau bisa lihat,
07:29kami malu dan menyesal.
07:33Sekarang,
07:35apa yang akan kau lakukan pada kami?
07:40Apalagi yang bisa dilakukan
07:41oleh sesama saudara
07:43selain memaafkan.
07:45Kami adalah saudaramu, Yusuf.
07:47Tapi kami sudah berbuat kejam padamu, Yusuf.
07:50Aku sudah memaafkan masa lalu.
07:54Aku memaafkan kalian
07:55waktu aku masih di sumur.
07:56Tapi kami semua tidak mau dimaafkan.
07:59Kami sudah jahat padamu, Yusuf.
08:02Jangan lakukan ini pada kami.
08:03Maafmu akan membunuh kami semua.
08:06Ini adalah hukuman terberat
08:07yang bisa kau jatuhkan pada kami.
08:10Aku bersumpah demi Allah.
08:12Yusuf, hukum kami.
08:15Yusuf, hukum kami.
08:17Hukum kami.
08:17Hukum kami.
08:19Hukum kami.
08:20Kumohon, Yusuf, hukum kami.
08:22Hukuman mungkin akan sedikit
08:24mengurangi dosa-dosa kami.
08:27Maaf, lebih buruk
08:28dari hukuman apapun, Yusuf.
08:33Jadi kau benar-benar
08:35mau dihukum?
08:36Ya, saudaraku.
08:38Jika kau tidak menghukumku,
08:40aku akan melakukan sesuatu
08:41pada diriku.
08:42Karena kau mau hukuman,
08:49kemarilah.
08:49Pukul aku, Yusuf.
09:09Demi Allah, pukul aku.
09:11Pukul aku, Yusuf.
09:41Aku tidak pernah membencimu
09:45atau saudara-saudaraku yang lain.
09:49Ya Allah, kau tahu
09:51tidak ada hukuman
09:52yang lebih berat dari itu, Yusuf.
09:57Jika aku tidak dihukum
09:58atas dosa-dosaku,
10:00aku takut aku bisa bunuh diri.
10:03Aku akan bunuh diri.
10:05Kumohon hukum aku.
10:07Lakukan sesuatu, Yusuf.
10:09Aku melihat apa yang saudara-saudaraku
10:11lakukan padamu,
10:12dan aku diam saja.
10:14Aku bertahun-tahun diam
10:15merahasiakan ini dari ayah.
10:19Suruh mereka cambuk aku
10:20untuk menghapus dosa-dosaku.
10:23Suruh mereka penggal aku.
10:25Rasa malu ini akan membunuhku.
10:27Rasa malu ini akan membunuhku.
10:30Itu akan membunuhku.
10:37Tenang, Lewi.
10:39Aku sudah bertemu kalian
10:54beberapa kali.
10:58Aku ingin memeluk kalian
11:00dan melepas serindu
11:04setelah sekian lama
11:08berpisah.
11:12Tapi aku tidak bisa.
11:16Maksudku,
11:17aku tidak diizinkan.
11:22Aku menyayangi kalian,
11:24saudara-saudaraku,
11:26dengan sepenuh hati.
11:27aku menantikan hari
11:32ketika bisa
11:32bertemu dengan kalian.
11:34Jangan lakukan itu.
12:01Ayo.
12:04Aku akan malu
12:06jika kau melakukan itu.
12:09Semoga Allah
12:10tidak pernah mengampuniku
12:12jika aku mau melihat
12:13saudara-saudaraku malu.
12:16Kau lihat Allah?
12:18Aku yang berdosa,
12:20tapi
12:20saudaraku Yusuf
12:22yang malu.
12:26Bagaimana orang-orang jahat
12:28seperti kami
12:29dimaafkan?
12:31Kau lihat, Yehuda,
12:32betapa baiknya
12:34saudara yang telah
12:35kita sakiti.
12:52Memisabu.
12:53dan juga,
13:02bukan kau saja
13:04yang kami sakiti.
13:07Ayah sudah sangat
13:08menderita.
13:11Siksaan yang dia alami
13:13sangatlah berat.
13:15Apa yang bisa kami lakukan?
13:18Pada siapa kami berlindung
13:19jika dia tidak memaafkan kami?
13:24Ayah juga akan memaafkan kalian
13:26jika kalian bertobat.
13:28Kenapa perpisahan ini sangat lama?
13:32Dan kenapa perpisahan ini tidak berakhir?
13:35sepertinya kisah
13:37Ibrahim dan Ismail
13:39terulang kembali.
13:41Aku rasa
13:42Ayah sudah
13:42mengorbankan
13:43Ismailnya.
13:45Itu sebabnya
13:46Allah menghendaki
13:47Ismail Ayah
13:48untuk kembali padanya.
13:51Yang mulia,
13:59siapa yang akan
14:00mengantarkan bajuku ke Ayah?
14:02Aku.
14:08Jika kalian bisa
14:10mengembalikan
14:11penglihatan Ayah,
14:12berarti kalian
14:13sudah menebus
14:14dosa kalian.
14:16Itu kalau bisa,
14:17tapi
14:17ku rasa itu
14:19mustahil.
14:22Kehendak Allah
14:23akan menjadikan
14:24yang mustahil
14:25menjadi mungkin.
14:27Ayo bangun.
14:32Baju ini
14:33diwariskan
14:34dari Ibrahim
14:35kepada Ishak,
14:36lalu pada Ayah kita,
14:38lalu padaku.
14:39Lewi,
14:42berangkatlah sekarang
14:42dan antarkan ini ke Ayah.
14:44Taruh ini pada matanya
14:45dan insya Allah
14:46dia akan melihat kembali.
14:49Bilang pada Ayah
14:50untuk membawa
14:51seluruh kerabat
14:53dari Bani Israel
14:54serta barang milik mereka
14:56untuk ke Mesir.
14:57Aku sudah bicara
14:58pada Fir'aun Akenaten.
15:00Aku putuskan
15:01menaruh kalian
15:02di sebuah tempat
15:03yang bagus
15:03di dekat Memphis.
15:05Gosen
15:06memiliki tanah terbaik
15:07di Memphis.
15:09Di situ
15:09aku berniat
15:10membangun kota
15:11bersama Bani Israel.
15:17Malik,
15:18siapkan semuanya
15:19untuk perjalanan
15:20saudaraku.
15:22Semoga kita
15:23segera bertemu kembali.
15:27penyembuh mata Ayahku
15:49ada di baju ini.
15:53Kalau begitu,
15:54kau harus bergegas.
15:56Cepatlah
15:56bahwa itu
15:57ke Nabi Aku.
16:06Semoga Allah
16:07bersamamu.
16:08Salam.
16:21Benar,
16:22anak-anak.
16:23Kanaan itu
16:24bukan seluruh dunia.
16:26ada berbagai kota
16:29dengan banyak penguasa
16:31di dunia.
16:34Namun,
16:35akan tiba masanya
16:36ketika dunia
16:37hanya memiliki
16:38satu hukum
16:39dan satu penguasa.
16:43Dan penguasa
16:44dari seluruh dunia
16:45adalah orang
16:46yang paling pantas
16:48dan kekuasaannya
16:50akan jadi
16:50yang terbaik.
16:51siapa orang
16:52yang paling pantas
16:53itu, kakek?
16:54Kau,
16:55Gerson,
16:56putra dari
16:57Simeon?
16:58Iya, kakek.
17:00Aku tidak tahu,
17:01Nah.
17:02Tapi aku tahu
17:03dia adalah
17:04salah satu
17:04hamba terbaik Allah.
17:07Dan dia akan
17:08membangun
17:08kekuasaannya
17:09setelah Nabi
17:10yang terakhir
17:12diturunkan.
17:13kakek tahu
17:16siapa Nabi
17:17terakhir itu?
17:19Kau,
17:20Asbel,
17:22putra dari
17:22Bin Yamin,
17:23bukan?
17:25Dan iya,
17:26aku tahu
17:26siapa dia.
17:28Semua Nabi
17:29kenal dia.
17:31Dan kita
17:31ada di sini
17:32untuk menyambut
17:34kedatangan
17:34Nabi terakhir itu.
17:39Namanya
17:39adalah Muhammad.
17:41Muhammad?
17:41Muhammad?
17:43Ya,
17:44Muhammad.
17:47Dia keturunan
17:48dari pamanku
17:49Ismail,
17:50kurban Allah.
17:57Aku mencuba
17:58warah.
18:02Apa itu
18:03karena aku
18:04baru menyebut
18:04nama Muhammad?
18:11aku mencium
18:19aroma Yusuf.
18:21Ayah bilang apa?
18:34Jangan sebut
18:35aku gila,
18:37tapi aku mencium
18:38aroma Yusufku.
18:39Sudah,
18:40hentikan ayah.
18:41Itu tidak mungkin
18:42Yusuf.
18:44Kau salah.
18:45Kami tidak mencium
18:46apa-apa.
18:49Yusuf meninggal
18:4930 tahun yang lalu
18:51dan kini
18:52ayah mencium
18:52aromanya.
18:53Dia tidak meninggal.
18:55Yusuf tidak meninggal.
18:57Aku tidak pernah
18:58berpikir
18:59Yusuf meninggal.
19:00Yusufku
19:01masih hidup.
19:03Capkan itu
19:04di pikiran kalian.
19:06Yusufku
19:06masih hidup
19:08dan aku mencium
19:08aromanya.
19:09Kalian dengar?
19:14Kita mencemaskan
19:16suami kita
19:16dan anak-anak kita
19:17yang lapar.
19:19Dia malu
19:19memikirkan Yusuf.
19:20hati-hati di jalan.
19:50semoga selamat.
19:52Kuharap nanti
19:53aku melihatmu bersama
19:54Nabi aku.
19:55Hati-hati dalam perjalanan.
19:56Sampai jumpa lagi.
19:58Sampai jumpa lagi,
19:59sobat.
19:59Sampai jumpa lagi.
20:00Sampai jumpa lagi.
20:01Kita bertemu lagi.
20:02Sampai jumpa lagi.
20:04Kami akan menunggu kalian.
20:05Sampai jumpa lagi.
20:05Sampai jumpa lagi.
20:25Sampai jumpa lagi.
20:55Mesir sudah dilanda
20:59paceklik selama lima tahun.
21:01Jika tidak kunjung hujan,
21:02rakyat Mesir akan musnah.
21:04Sungai Nil kering.
21:06Hujan baru akan turun
21:07dua tahun lagi.
21:08Itu janji Yusuf.
21:09Sampai jumpa lagi.
21:23Sampai jumpa lagi.
21:27Sampai jumpa lagi.
21:41Sampai jumpa lagi.
22:11Sampai jumpa lagi.
22:41Yusuf selama sepuluh hari.
22:43Ada yang datang.
22:45seorang penungguan kuda datang
22:48menuju Kanaan.
22:58Ada yang datang.
23:01Ada yang datang.
23:03Penungguan kuda menuju Kanaan.
23:04Seorang penungguan kuda menuju Kanaan.
23:24Lewi sudah datang.
23:25Lewi, dia sudah kembali.
23:28Itu memang Lewi.
23:30Tapi kenapa dia datang sendiri?
23:34Lewi kembali.
23:35Salam, ayah.
23:51Salam, nak.
23:52Selamat datang.
23:53Terima kasih, nak.
23:54Salam, ayah.
23:58Lewi, kau gak itu, nak?
24:01Aku sangat cemas.
24:03Aku senang bertemu dengan ayah.
24:05Aku juga mengkhawatirkan ayah.
24:09Aku mencium aroma Yusuf.
24:12Kau sudah membawa dia pulang?
24:15Belum, ayah.
24:16Tenanglah.
24:17Tapi aku punya sesuatu.
24:19Pertanda Yusuf.
24:20Pertanda?
24:26Pertanda apa?
24:30Aku membawakan ayah baju Yusuf.
24:34Maksudmu, kau membawakan bajunya yang berwarna perak?
24:38Iya, itu dia.
24:39Aku mengenali baju itu.
24:42Itu adalah gamis kenabian.
24:45Kau harus perlakukan itu dengan hormat.
24:47Baju itu diwariskan dari kakekku, Ibrahim.
24:51Pada ayahku, Ishak.
24:53Lalu padaku.
24:55Baju itu mestinya ada pada Yusuf.
24:58Bagaimana kau mendapatkannya?
24:59Yusuf memberikan ini padaku, ayah.
25:02Yusuf?
25:03Yusuf?
25:04Kau barusan bilang apa?
25:06Apa aku tidak salah dengar?
25:08Apa yang terjadi pada Yusuf?
25:10Tidak terjadi apa-apa padanya.
25:12Kami sudah menemukan dia.
25:14Adikku sekarang gubernur Mesir.
25:17Gubernur Mesir adalah adik kami yang hilang, ayah.
25:21Ayah.
25:22Ayah ada apa?
25:24Ayah, apa yang terjadi?
25:26Jangan khawatir.
25:27Aku tidak apa-apa.
25:29Nabi Allah, apa yang terjadi?
25:31Ini bukan apa-apa.
25:34Di mana dia?
25:35Di mana Yusuf sekarang?
25:37Aku punya kendangan buruk saat kau membawa baju ini.
25:42Terakhir kali kau bawakan aku baju Yusuf.
25:45Aku tidak pernah melihat dia lagi.
25:48Sekali lagi kau bawakan aku bajunya.
25:51Tapi bukan orangnya.
25:54Aku tidak bisa membawa Yusuf karena dia gubernur Mesir, ayah.
26:00Aku menyuruh dia untuk selalu menyimpan baju ini.
26:03Kenapa dia memberikannya padamu?
26:05Dia melakukan itu untuk ayah.
26:07Katanya baju ini bisa menyembuhkan mata ayah dan mengembalikan penglihatan ayah.
26:13Baju ini adalah penjembu?
26:17Sudahku bilang,
26:20Yusuf adalah imamku.
26:22Kalau dia bukan imamku,
26:27baju ini tidak bisa menyembuhkan mata aku.
26:30Ya Allah.
26:31Yusuf adalah imamku.
27:01Cinta bisa menghasilkan mu'jisan.
27:06Cinta bisa menghasilkan mu'jisan.
27:10Selama untukmu.
27:13Aku sudah mencium aroma Yusuf selama sepuluh hari.
27:18Semua orang bilang aku gila.
27:20Mereka cuma tidak mengenal cinta.
27:25Sepuluh hari yang lalu baju Yusuf meninggalkan Mesir untuk datang kepadamu.
27:31Aku mencium aroma Yusuf dari jarak sepuluh hari perjalanan.
27:35Dulu kau melewati sumur Yusuf dan tidak mencium aromanya.
27:40Kenapa sekarang aku bisa menciumnya dari jarak yang sangat jauh?
27:45Karena waktu itu kau tidak memahami status keimaman dia seperti sekarang.
27:50Waktu itu aku benar.
27:57Yusuf adalah imamku.
28:00Ya.
28:01Kau sedih karena berpisah dengan imammu.
28:04Dan penantian ini telah mengangkat derajatmu.
28:13Kecintaan pada imam membuat setiap mata bisa melihat.
28:18Ayah, mata ayah tidak putih lagi.
28:35Aku bisa melihatmu sekarang.
28:37Ayah bisa melihatku sekarang?
28:39Ya, aku bisa.
28:42Baji Yusuf dan rahmat Allah sudah memulihkan penglihatanku.
28:48Baji yang menyelamatkan Ibrahim dari api Raja Namrud
28:52ternyata bisa menyembuhkan mata Yaakub.
28:58Di mana, saudara-saudaramu?
29:01Jangan cemas mereka dalam perjalanan.
29:04Dan Yusuf, apa dia ikut mereka?
29:06Tidak, ayah.
29:07Kita yang akan mendatangi dia bersama seluruh keluarga kita.
29:11Alhamdulillah.
29:13Terima kasih, Allah.
29:15Alhamdulillah.
29:18Alhamdulillah.
29:20Nabi Ya'qub bisa melihat.
29:23Nabi Ya'qub bisa melihat.
29:24Sudah ku bilang,
29:50dia tidak akan berada di sini.
29:51Itu gubuk derita.
29:53Dan ayah tidak lagi sedih.
29:55Ya, tidak lagi sedih.
29:57Matanya bisa melihat lagi.
29:58Dan ayah kembali ke rumah setelah sekian tahun.
30:02Ya, benar.
30:05Aku menunggu kalian di sini karena aku tahu kalian akan tiba hari ini.
30:09Salam, ayah.
30:10Ayah di sini.
30:11Salam, Bin Yamin.
30:12Aku senang sekali melihat ayah.
30:14Ayah, penglihatan ayah sudah pulih.
30:21Ayah bisa melihat lagi.
30:23Ini mukzizat dari baju saudara muda.
30:27Salam, Nabi Allah.
30:29Salam, ayah.
30:30Ayah bisa melihat.
30:32Benarkah itu, ayah?
30:34Dia bisa melihat?
30:35Bagaimana?
30:35Salam, Nabi Allah.
30:40Salam untuk salam ayah.
30:42Salam, Nabi Allah.
30:48Ayo.
30:58Dia belum memaafkan kita.
31:00Itu bisa dimaklumi.
31:01Salam, Nabi Allah.
31:31Kau tidak senang?
31:35Aku senang.
31:38Tapi kenangan pahit masa lalu belum bisa meninggalkan aku.
31:48Apa ayah sedang galau?
31:51Tentu saja.
31:53Dia baru tahu tentang dosa besar yang telah diperbuat anak-anaknya.
31:57Dia baru tahu tentang dosa besar yang telah diperbuat anak-anak yang telah diperbuat anak-anak.
32:27Ayah marah besar.
32:42Untung saja, aku tidak terlibat dalam kesalahan mereka.
32:47Sudah berapa kali aku menyuruh kalian bertobat?
32:49Berkata jujur agar aku tidak harus menderita.
32:54Kami tahu, ayah.
32:56Kami tahu kami telah berdosa dan menzalimi saudara kami.
33:07Tapi kami mohon agar ayah memaafkan kami.
33:12Apa ada orang yang lebih berdosa dan kejam dibanding kalian?
33:19Kalian harus minta maaf dulu pada Allah, bukan padaku.
33:25Kami takut dipermalukan di depan semua orang.
33:28Itu sebabnya kami tidak berani mengaku.
33:30Kami takut ayah mengutuk kami jika kami mengatakan yang sebenarnya.
33:35Makanya kami tidak melakukan.
33:37Tapi Allah tahu semua perbuatan kalian.
33:41Mestinya kalian bertobat pada Allah secara pribadi.
33:45Kenapa kalian tidak melakukan itu?
33:47Kalian ingat baju ini?
34:04Ini baju Yusuf yang berlumuran darah.
34:07Aku menyimpannya untuk hari ini.
34:09Hari ketika kebenaran terungkap.
34:12Kalian tidak malu.
34:13Kalian sungguh tegak melakukan ini pada ayah kalian.
34:16Kalian bilang pada semua orang bahwa Yusuf dibunuh Serigala.
34:21Apa yang terjadi?
34:23Yusuf masih hidup.
34:26Kalian tidak mau Yusuf berada di atas kalian dan menjadi pemimpin.
34:30Kalian mencoba melawan kandang Allah.
34:32Apa kalian tidak malu?
34:34Yusuf sudah memaafkan kami.
34:48Jika ayah berbesar hati dan memaafkan kami,
34:53maka Allah juga akan memaafkan kami.
34:56Kalian sudah membuatku berduka selama hampir 40 tahun.
34:59Sekarang kalian berharap aku memaafkan kalian karena kalian minta maaf.
35:05Pergi.
35:09Aku tidak akan memaafkan kalian sebelum kalian menunggu untuk beberapa lama.
35:15Maksudmu kau tidak akan memaafkan mereka?
35:17Mereka tidak akan menghargai maafku jika didapat dengan mudah.
35:24Khawatirlah jika Allah tidak memaafkan mereka.
35:47Terima kasih telah menonton!
36:17Menonton!
36:29Mein t Nahi..
36:43Benyamin...
36:44Kau adalah anak kesayangan ayah.
36:51Apa kau tidak mau menengahi kami?
36:56Untuk apa kau melakukan itu?
37:00Kami tahu, kau juga menderita.
37:06Tapi bagaimanapun, kami saudaramu.
37:14Terima kasih telah menonton.
37:44Sekarang apa?
37:52Kalian sudah menghancurkan hatiku
37:54dan membuatku menangis selama bertahun-tahun.
37:58Jadi jangan harap aku semudah itu memaafkan kalian.
38:03Hatiku yang terluka mungkin bisa lunak seiring waktu.
38:08Ini aku, ayah, Benyamin.
38:11Masuklah, nak.
38:12Ayah, aku datang untuk menengahi.
38:39Untuk apa kau melakukan itu?
38:43Apakah kau lupa perbuatan mereka padaku,
38:46pada kakakmu, padamu, Leah,
38:48dan semua orang di suku kita?
38:50Seingatku, ayah selalu menganggap dosa yang diperbuat saudara-saudaraku.
39:00Semua itu disebabkan oleh bisikan dari setan.
39:04Apa karena dipermainkan setan, dosa mereka jadi berkurang?
39:10Apakah wajar anak-anak nabi menuruti setan?
39:14Bagaimana kau bisa menengahi hal ini?
39:18Pergilah.
39:19Kembalilah di lain hari.
39:20Terima kasih.
39:31Aku mengerang
39:57seperti seekor ayam
39:59yang disembeli di hadapan mereka
40:02selama 40 tahun.
40:05Aku beratapi
40:06saudaramu yang hilang.
40:09Mataku sampai putih,
40:10tapi mereka
40:12tidak ada yang kasihan kepada aku.
40:15Jika mereka mengucapkan
40:16satu kata saja,
40:19maka semua kesedihan ku
40:20akan berakhir.
40:24Maafkan aku.
40:27Jika mereka tidak bersikuku,
40:29aku tidak akan mau menengahi.
40:32Aku percaya.
40:34Ayamu bersikap seperti ini
40:36demi kebaikan saudara-saudaramu.
40:40Aku bersyukur pada Allah.
40:41Perpisahan ini
40:42sudah berakhir.
40:44Ayah,
40:45ayah,
40:47kapan ayah akan memberi perintah
40:48untuk hijrah?
40:49Yusuf menunggu kita.
40:50Apa kita harus pergi ke Mesir?
40:56Bersama semua anak,
40:58cucu-cucu,
40:59dan barang-barang kita.
41:01Yusuf sudah menyediakan
41:02wilayah yang luas
41:03di dekat Memphis
41:04untuk kita.
41:05kita berangkat besok pagi.
41:18Suruh semua orang
41:19untuk berkemas
41:19dan bersiap melakukan perjalanan.
41:22Suruh mereka pakai
41:23baju baru
41:24serta
41:25dandan yang rapi
41:26agar kita
41:27tidak membuat
41:28malu Yusuf
41:29di depan
41:30orang-orang terhormat
41:31di Mesir.
41:32Atau mereka nanti
41:34mengejek Yusuf
41:35bahwa sukunya
41:36miskin dan sesara?
41:38Aku mengerti.
41:40Mereka bisa menganggap
41:41kesalahan kita
41:42sebagai kemiskinan.
41:49Pergilah, nak.
42:02Sungguh sulit bagi
42:11warga Kanaan
42:12untuk berpisah
42:13dengan Nabi mereka.
42:17Jika Anda tidak harus pergi
42:18untuk menemui anak Anda,
42:20Nabi Yusuf,
42:21kami pasti akan
42:22mencegah Anda
42:23dan tidak akan
42:24membiarkan Anda pergi.
42:27Kami juga merasa berat
42:28harus meninggalkan Kanaan
42:30dan semua teman kami.
42:32Tapi ini adalah
42:34perintah Nabi
42:35yang harus
42:36kami patuhi.
42:38Rakyat
42:39di negeri Fir'on
42:40asing
42:41dengan ajaran
42:42Tauhid
42:42dan dengan
42:44menyebarkan
42:46agama
42:47Nabi Ibrahim,
42:48mungkin saja
42:49Yusuf
42:50ingin memperkenalkan
42:52ajaran Tauhid
42:53di Mesir.
42:55Aku harap
42:55Nabi Allah
42:56tidak akan
42:56melupakan kami
42:57dan mendoakan
42:58kami.
42:59Semoga Allah
43:00bersama kalian.
43:02Nabi Allah
43:04bersama kalian
43:06dari
43:07�ernya
43:08terjun
43:12dari
43:13Tauhid
43:16
43:19Tauhid
43:20Terima kasih.
43:50Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan