00:00Sempat bungkam, Aura kasih respons isu kedekatan dengan Ridwan Kamil, pilih fokus ini.
00:06Akhirnya artis Aura kasih buka suara soal isu kedekatannya dengan mantan gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
00:12Melalui pengacaranya yakni Yanti Nurdin, Aura belak-belakan membongkar fakta sebenarnya terkait gosip yang mengaitkannya dengan perceraian Ridwan Kamil dengan sang istri, Atalia Prarathia.
00:22Aura tegas membantah ia jadi orang ketiga di antara RK dan Atalia.
00:25Jadi berita-beritanya enggak benar, tegas Yanti Nurdin, Selasa, 23 Desember 2025.
00:33Alih-alih gusar dengan isu kedekatan dengan RK, Aura kasih justru fokus pada hal lain.
00:39Aura kini sedang konsentrasi mengurus hak perwalian anak tunggalnya, Arabella.
00:44Karenanya saat diterpah isu soal jadi selingkuhan RK ataupun gosip kedekatan, Aura cuek.
00:49Kalau dari Mbak Aura sih, cuma komentarnya itu enggak benar semua, cuma fokus di perwalian anak.
00:55Itu beritanya enggak benar, ujar Yanti Nurdin.
00:59Iya, isu dekat dengan Ridwan Kamil Hoax, sambungnya.
01:03Terkait dengan apakah Aura kasih akan berbicara ke depan publik guna meluruskan isu yang berkembang, sang pengacara mengurai fakta.
01:11Bahwa Aura belum mau berkomentar panjang lebar soal isu tersebut.
01:14Untuk saat ini belum, Aura kasih belum mau bicara, nanti kalau udah waktunya kita akan panggil ke sini, ucap Yanti.
01:22Lebih lanjut, sang pengacara juga angkat bicara terkait kabar Aura kasih bakal dipanggil KPK terkait kasus yang membeli Ridwan Kamil.
01:28Atas isu tersebut, pengacaranya tampak terkejut.
01:33Kita bahkan baru dapat ini, info, dari wartawan.
01:37Itu masih dugaan, masih belum pasti.
01:40Jadi kita belum bisa komentar, ntar banyak spekulasi kemana-mana, ujar tim pengacara Aura.
01:47Isu pemanggilan Aura Kasih
01:48Kabar soal Aura Kasih kemungkinan diperiksa KPK itu diurai oleh juru bicara KPK Budi Prasetyo.
01:55Seperti diketahui, Ridwan Kamil adalah saksi kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di ban BUMT Jabar.
02:01Lantaran kini disebut dekat dengan Ridwan Kamil, Aura Kasih ternyata berpeluang dipanggil oleh KPK seperti Lisa Mariana sebelumnya.
02:08Kata Budi, pemanggilan para saksi tersebut berdasarkan pada alat bukti dan informasi yang beredar.
02:15Pemanggilan seseorang dalam proses penyidikan perkara, khususnya terkait dengan perkara ini,
02:19tentu berbasis pada informasi ataupun bukti awal, ungkap Budi Prasetyo.
02:24Adapun perihal apakah Aura Kasih akan dipanggil hingga peran wanita lain dalam kasus yang membeli Ridwan Kamil,
02:29Budi belum bisa mengungkapnya.
02:32Ya belum bisa kami sebutkan, ini yang masih terus didalami alirannya kemana saja,
02:35apakah ke pihak yang lain, apakah untuk pembelian aset, semuanya didalami.
02:41Ketika melakukan pemeriksaan kepada Pak RK juga didalami terkait aset-aset yang dimiliki Pak RK,
02:45pungkas Budi.
02:47Namun terkait kemungkinan Aura Kasih dipanggil dalam waktu dekat oleh KPK,
02:51Budi menyebut informasi selanjutnya akan diberitahukan kepada publik.
02:55Kita ikuti perkembangan penyidikannya, akan kami sampaikan secara berkala,
02:59secara transparan terkait dengan progres penegakan tindak pidana korupsi dalam pengadaan iklan BJB ini, sambungnya.
03:06Klarifikasi Ridwan Kamil
03:07Sementara itu terkait dengan isu dekat dengan Aura Kasih, Ridwan Kamil turut angkat bicara.
03:14Melalui pengacaranya yakni Oya Abdul Malik,
03:16politisi yang karib di Sapa Emil buka suara soal isu selingkuh dengan wanita lain sebagai penyebab perceraian.
03:22Klarifikasi tersebut seolah menegaskan bahwa Emil tidak selingkuh dengan LM alias Lisa Mariana ataupun Aura Kasih.
03:29Sangat jelas dan tegas dalam gugatan, cerai, tidak ada pihak ketiga.
03:33Mau LM, mau siapapun itu inisial yang beredar itu tidak pernah ada, kata Oya Abdul Malik.
03:40Karenanya, Emil meminta agar publik tidak mengaitkan perceraiannya dengan isu perselingkuhan dengan banyak wanita.
03:46Hentikan spekulasi pemberitaan yang tidak jelas.
03:50Karena kami juga harus menjaga masing-masing perasaan kedua belah pihak supaya ini bisa berjalan dengan baik,
03:54dengan teduh, sehingga tidak ada narasi yang ditimbulkan untuk kepentingan pemberitaan, ujarnya.
Komentar