00:00Terima kasih ada masih di Sapa Indonesia siang.
00:02Saudara bencana tanah longsor terjadi di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah pada Kamis malam.
00:07Sebanyak 16 rumah warga di dua nusun tertimbun material longsor.
00:11Tiga orang ditemukan meninggal dalam peristiwa ini dan diduga 20 warga lainnya saat ini hilang.
00:17Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Basarnas Cilacap, Rio Prayuda Utama bilang
00:22dalam pencarian korban longsor yang hilang, Jumat pagi tadi tim SAR membagi lokasi pencarian menjadi dua sektor.
00:28Rio juga menambahkan ratusan tim gabungan dikerahkan untuk melakukan pencarian korban hari ini
00:34dengan mengerahkan alat berat.
00:41Baik, dapat kami sampaikan bahwa pada hari ini, memasuki hari kedua,
00:49kami telah menyusun rencana operasi di mana area terdampak longsor kita bagi menjadi dua sektor.
00:57sektor A dan sektor B, di mana di sektor A kita bagi menjadi tiga worksite
01:05dengan 14 korban sasaran dalam pencarian, dan sektor B kita bagi menjadi dua sektor,
01:14menjadi B1 dan B2 di mana ada tujuh orang dalam pencarian.
01:18Dan hari ini kami telah membagi seluruh...
01:24Dan untuk mengetahui perkembangan terkini pencarian korban hilang akibat longsor yang menerjang permukiman,
01:29kita sudah terhubung dengan Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB,
01:34Abdul Muhari.
01:35Selamat siang, Pak Muhari.
01:38Kabarnya ada tiga korban meninggal yang sudah ditemukan dan 20 yang dinyatakan masih hilang.
01:44Apakah data ini sudah terverifikasi, Pak?
01:47Ya, selamat siang, Pak Hesan.
01:48Jadi, data update terakhir dari lapangan pukul 11 lebih 16 siang ini sebelum sholat Jumat,
01:59itu untuk korban jiwa yang sudah ditemukan, tiga orang meninggal dunia,
02:06jenis kelamin perempuan ketiga-tiganya.
02:10Dan seperti tadi disampaikan oleh Basarnas, ada dua sektor pencarian.
02:15Satu di Dusun Tarukahan, dan satu lagi di Dusun Cibuyut.
02:22Desa di Dusun Tarukahan ini sebelumnya tujuh jiwa.
02:29Tadi ditemukan satu sehingga enam jiwa, sedangkan di Dusun Cibuyut itu masih 14 jiwa,
02:36sehingga total pencarian hingga siang ini 20 korban hilang.
02:43Ini semuanya untuk identitas kita sudah kantongi artinya posisi rumah korban dan identitas korban
02:53sudah dikantongi oleh tim SAR sehingga upaya pencarian bisa lebih terlokalisir
03:02dan pengerahan personil alat perangkat juga bisa lebih terfokus.
03:08Perlu kami sampaikan, Mas Isan, bahwa BNPB saat ini sudah menggeser beberapa tambahan perlengkapan
03:17supaya nanti upaya pencarian sedapat mungkin bisa kita teruskan di malam hari.
03:24Kita sudah menggeser light tower, kita sudah menggeser pompa alkon untuk pemisahan tanah lumpur,
03:28sehingga upaya pencarian sebisa mungkin kita optimalkan.
03:33Itu di sisi hilirnya, di sisi hulunya untuk mengurangi intensitas potensi hujan yang masih ada
03:40karena menurut BMKG potensi cuaca ekstrim masih sampai di akhir minggu, bahkan awal minggu depan.
03:46Itu saat ini kita sudah mengoperasikan satu tambahan pesawat modifikasi cuaca
03:52yang sebelumnya beroperasi di Jawa Barat, nanti sore akan kita geser ke Jawa Tengah
03:57supaya nanti pekerjaan dari teman-teman tim besar di lapangan ini tidak terganggu oleh hujan
04:04karena informasinya posisi tanah pun masih labil, masih ada pergerakan tanah di beberapa titik.
04:10Nah kita khawatirkan kalau ini terjadi dan kalau hujan masih turun ini akan membahayakan bagi personil sendiri.
04:17Jadi kita coba dari bulu ke hilir, dari bulunya kita kurangi intensitas hujannya
04:23supaya lebih optimal, dari hilirnya semua alat perangkat untuk bisa optimal
04:28hingga pencarian malam hari saat ini sudah mulai bergerak ke lokasi, Mas Isan.
04:32Ya, Pak Mohari, ada berapa personil yang sudah dikerahkan hingga saat ini, Pak?
04:37Dari informasi yang kami dapatkan, total personil gabungan tidak kurang dari 200 orang.
04:42Ditambah alat berat dari BPWS, Kementerian PU, satu alat berat sudah beroperasi
04:49dan beberapa unit lagi sedang digeser ke lapangan ini.
04:55Tidak hanya alat berat, tetapi juga penungkapan personil individu pun ini sedang kita tambah.
05:02BNPW sedang bergeser on the way ke lokasi sehingga kita harapkan penerbangan bisa optimal di lapangan.
05:08Pak Mohari, tadi ada yang mengatakan BMKG memprediksi masih ada hujan yang cukup lebat
05:14beberapa hari ke depan dan juga tanahnya juga masih labil.
05:17Apakah ada penggunaan alat khusus ataupun sensor yang akan memudahkan tim untuk mencari korban, Pak?
05:24BNPW juga saat ini sedang menggeser satu unit ground thermal,
05:28tapi nanti memang kita akan melihat efektivitasnya karena akan sangat bergantung pada ketebalan
05:34atau kedalaman posisi korban nantinya, tapi upaya itu juga akan kita lakukan.
05:40Satu hal lagi, Mas Raisan, bahwa ada 12 rumah yang saat ini sudah terdata rusak,
05:49hancur terdampak tanah longsor, dan ada 16 rumah yang berpotensi terdampak.
05:56Jadi masih ada 16 rumah lagi yang berada di kawasan longsor tersebut
06:00yang juga pengguninya tidak bisa terus tinggal di rumah tersebut untuk sementara waktu.
06:05Nah, untuk antisipasi dari warga terdampak yang saat ini tidak memiliki tempat tinggal,
06:11BNPW juga sudah menyiapkan alat dan kesiapan prasana untuk membangun kunian sementara.
06:21Jadi kalau kita total 12 tambah 16 tidak lebih dari 30 unit rumah
06:27atau bahkan jika itu bertambah hingga 50 unit rumah untuk kunian sementara ini
06:34nanti insya Allah bisa kita selesaikan dalam 10 hari ke depan
06:36supaya nanti masyarakat yang terdampak, yang kehilangan tempat tinggal saat ini
06:41mengungsi di tempat kerabat itu bisa sementara di kunian sementara.
06:45Baik, pengungsian juga terus di handle Pak ya di sana.
06:50Nah, untuk ke depannya bagaimana apa yang terkait pencarian,
06:53apa yang akan segera dilakukan, yang urgent untuk dilakukan,
06:56dan bagaimana pihak keluarga ini bisa mendapat informasi di sana?
06:59Ya, selama fase tanggap darurat, tentu saja dua hal yang menjadi prioritas.
07:07Pertama itu pencarian korban sampai selesai.
07:09Kita harapkan benar-benar bisa optimal di fase golden time ini.
07:16Kemudian bersamaan dengan itu juga penanganan warga terdampak.
07:19Jadi, kelengkapan logistik dasar permakanan maupun non-permakanan
07:24sementara akan kami pastikan bahwa itu terlengkapi dengan baik.
07:27Sementara tadi kami berkoordinasi dengan daerah,
07:30lokasi mana yang bisa untuk sementara dibuat kunian sementara bagi warga ini.
07:36Tapi tentu saja fokus penanganan dalam 3x24 jam ini,
07:40pertama itu pencarian korban,
07:41kedua penanganan warga terdampak yang selamat.
07:45Terima kasih, Pak Abdul.
07:47Terima kasih, Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB.
07:52Pak Abdul Muharri sudah berbagi informasi bersama kami di Sapa Indonesia Siang.
07:55Terima kasih, Pak Abdul.
07:57Saudara,
Komentar