00:00Kepolisian Republik Indonesia Polri memusnahkan 2,1 ton barang bukti narkoba di lapangan Bayangkara Mabes Polri Jakarta Rabu 29 Oktober
00:11yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
00:15Barang bukti tersebut terdiri atas 1,3 ton sabu, 335.019 butir ekstasi, dan 608,1 kilogram ganja.
00:24Barang bukti yang dimusnahkan itu merupakan bagian dari 214,84 ton barang bukti narkoba senilai Rp29,37 triliun yang diamankan dari hasil pengungkapan kasus
00:37selama satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo, yakni sejak Oktober 2024 hingga Oktober 2025 di berbagai wilayah Indonesia.
00:45Ada pun dari 214,84 ton narkoba yang diamankan selama satu tahun terakhir tersebut, terdiri atas 186,7 ton ganja, 9,2 ton sabu, 1,9 ton tembakau gorila,
01:012,1 juta butir ekstasi, 13,1 juta butir obat keras, 27,9 kilogram ketamin, 34,5 kilogram kokain.
01:12Kemudian 6,8 kilogram heroin, 5,5 kilogram THC, 18 liter etomidate, 132,9 kilogram hashishi, 1,4 juta butir happy five, serta 39,7 kilogram happy water.
01:31Saya selalu mengatakan kita harus bekerja dengan teamwork, jangan ego sektoral, jangan loyalitas kors berlebihan, kita satu kors, kors merah putih, kors NKRI.
01:55Jadi, saudara-saudara, masalah narkoba ini sangat-sangat strategis.
02:08Kalau kita kalah, tidak mungkin kita jadi negara maju.
02:12Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo mengapresiasi Polri yang berhasil mengungkap 49.306 kasus narkotika dengan 65.572 tersangka dalam satu tahun pemerintahannya.
02:30Menurut Presiden, narkotika merupakan ancaman nyata bagi kemajuan bangsa sehingga harus diberantas hingga ke akarnya.
02:36Ia pun meminta Polri dan seluruh lembaga terkait untuk bersatu melawan kartel-kartel narkoba.
02:44Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Kapolri Listio Sigit Prabowo menyebut pemusnahan ratusan ton barang bukti narkoba itu menyelamatkan setidaknya 629 juta jiwa dari potensi penyalahgunaan narkoba.
02:57Dari Jakarta, Suci Nurhaliza Asfar Muhammad, Kantor Berita Antara, mewartakan.