00:01Anda kembali di berita utama bersama saya Jihan Novita.
00:05Saudara, kisah pilu dialami seorang gadis belia berusia 14 tahun yang bekerja sebagai terapispa di Pejaten Jakarta Selatan.
00:17Perempuan berinisial RTA ditemukan tewas di sebuah lahan kosong di belakang gedung di wilayah Pejaten Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada 2 Oktober lalu.
00:30Penyebab kematiannya pun hingga kini masih misteri.
00:34Sebelum ditemukan meninggal, terapis muda itu konon tengah berada di bawah tekanan hebat terkait sebuah janji yang kejam,
00:42denda fantastis sebesar 50 juta rupiah jika ia berani berhenti dari tempat kerjanya tersebut.
00:51Tekanan finansial mencekik dan dugaan adanya eksploitasi anak menjadi fokus penyelidikan polisi
00:57guna mengungkap tragedi penemuan jasad terapis muda ini.
01:06Saudara, pada Kamis pagi 2 Oktober 2025,
01:12warga Pejaten Barat Pasar Minggu, Jakarta Selatan digegerkan dengan penemuan jasad seorang perempuan tanpa identitas.
01:22Korban ditemukan dalam posisi tergeletak di sebuah lahan kosong belakang gudang jasa pengiriman barang.
01:31Warga mengaku sempat mendengar teriakan dari lokasi sebelum ditemukannya jasad korban.
01:42Yang denger sebelah yang tinggi, saat ada orang teriak,
01:47Chaah, nggak tau kan namanya juga di sini kayak malam.
01:51Sebenarnya kan yang lahan kosong juga gitu kan.
01:54Sering ada soalnya.
01:55Angkanya di sana itu hari itu di bilik dari sebelah,
01:59makanya itu langsung jem土 dike situ.
02:03Kasian cicet, dan sudah terdekat.
02:05Petugas kepolisian dari Polsek Pasar Minggu dan Tim Inavis Pores Jakarta Selatan
02:13Langsung mendatangi lokasi ditemukannya jasad perempuan di lahan kosong di wilayah Pasar Minggu Jakarta Selatan
02:21Polisi menemukan jejak kaki korban di sepanjang lantai gedung yang berada di dekat lahan kosong lokasi penemuan jasad korban
02:33Polisi menyebut ada telapak kaki korban di gedung hingga sampai ke TKP
02:39Jejak kaki itu ditemukan usai polisi menggelar olah tempat kejadian perkara
02:45Saudara olah tempat kejadian perkara digelar polisi di sekitar lokasi penemuan jasad korban
02:56Polisi juga memeriksa rekaman CCTV dan memeriksa sejumlah saksi termasuk pihak keluarga dan rekan korban
03:07Hasil pemeriksaan diduga terapis muda yang diketahui masih di bawah umur ini tewas akibat melompat atau jatuh dari gedung
03:18Dugaan tersebut masih terus diselidiki polisi
03:22Kami menemukan tim identifikasi ke TKP untuk melakukan olah TKP
03:30Dari hasil olah TKP yang kita dapat sementara ini
03:33Kita temukan adanya luka di bagian dagu, di tangan sebelah kiri lecet dan perut
03:40Dugaan sementara seperti itu cuma kita masih meriksa para saksi yang ada di TKP
03:48Baik saksi-saksi yang menemukan korban pertama kali di TKP
03:52Sampai dengan saksi yang ada di sekitaran korban
03:56Saudara semasa hidup korban dikenal sebagai sosok yang mandiri dan kerap membantu tetangga
04:05Ia bekerja di sebuah tempat spa yang tak jauh dari lokasi jasadnya ditemukan
04:12Menurut keluarga, korban baru 2 bulan bekerja setelah mendapat informasi lowongan pekerjaan dari media sosial
04:24Sebelumnya saudara, korban sempat ditempatkan di Bali dan akhirnya dipindahkan ke Jakarta
04:31Kakaknya katanya dapet dari Tiktok kerjaan awalnya
04:37Terus selama 2 bulan atau 3 bulan dia gak pegang HP
04:41Antara September atau Oktober baru dia ngebarin
04:45Ah dia udah di Bali, udah kerja, dia baru bisa pegang HP
04:51Aku cuma nanya, ya emang kerja apa dia katanya
04:55Di sepak wah katanya dijaga disini mah gak bakal macem-macem katanya gitu
05:00Beberapa jam sebelum korban ditemukan tewas, ia sempat berkomunikasi dengan sang kakak
05:10Belalui pesan chat, korban menyatakan keinginannya untuk pulang ke rumahnya di Indramayu, Jawa Barat
05:19Namun saudara, niat korban terhalang peraturan denda dari tempatnya bekerja
05:25Berupa uang jaminan sebesar 50 juta rupiah
05:29Lantaran masa kerjanya belum sampai setahun
05:33Kepada sang kakak, korban mengaku semakin tak betah dan tertekan
05:38Lantaran gaji yang sebelumnya diterima 5 juta rupiah saat bekerja di Bali
05:43Tiba-tiba turun drastis menjadi 1 juta rupiah saat dipindahkan ke Jakarta
05:50Sesuai sama perjanjian di Bali, di Bali katanya kan gaji 5 juta, sampai di Jakarta malah 1 juta
05:59Terus karena di saya kan, isinya kan udah gak betah lah intinya disini tuh, mau pulang dulu tadinya
06:07Cuma dari pihak deltanya mungkin ngancam, kalau belum satu tahun membayar dendanya 50 juta
06:15Terus saya kan disitu menerang kan, itu peraturan dari pemerintah apa bukan, kan gak mungkin kalau dari pemerintah kan
06:22Terus adik saya pun jawabnya ya gak tau tuh, ada juga pusing gitu
06:25Kenapa jadi kayak gini gitu, intinya dia udah gak betah
06:29Terus keduanya gak sesuai sama perjanjian di Bali lah intinya
06:33Pihak keluarga lantas melayangkan laporan ke Pores Metro Jakarta Selatan
06:41Terkait dugaan tindak pidana kejahatan, perlindungan anak, dan TPPO di balik kematian terapis muda ini
06:49Laporan tersebut dilayangkan oleh kakak korban, guna meminta pertanggung jawaban
06:55Dan meminta kejelasan terkait denda 50 juta rupiah yang diterapkan di tempat kerja korban
07:03Saya minta tanggung jawabnya aja, cuma sama yang itu mempertanyakan denda yang 50 juta itu
07:11Maksudnya kan biar jangan sampai ada korban lagi gitu Pak
07:15Cuma gara-gara gak betah terus, karena tekanan 50 juta itu kan repot lagi ya
07:21Saudara polisi masih terus menyelidiki penyebab pasti tewasnya terapis muda
07:27Termasuk dugaan eksploitasi anak yang dilaporkan oleh kakak korban
07:32Hingga kini, udit PPA Polres Metro Jakarta Selatan masih menunggu hasil otopsi korban di Rumah Sakit Polri, Jakarta
07:41Selain itu, polisi tengah berkoordinasi dengan Duk Capil untuk memastikan usia korban lantaran ada perbedaan identitas
07:51Nah untuk ownernya, jadi kita baru sampai manajernya saja, kita sudah sampaikan udangan klarifikasi ataupun pemeriksaan juga
08:03Nah terkait di bawah umur atau tidak di bawah umur itu kami masih lakukan pendalaman dulu
08:09Jadi kami harus pastikan dulu nih, kami masih mau koordinasi dulu dengan Duk Capil terkait identitas dari jenazah atau pengkorban itu
08:17Dan saudara sejauh ini, polisi tengah memeriksa 15 orang saksi terkait kematian terapis muda ini
08:27Saksi yang diperiksa mulai dari rekan kerja sesama terapis, atasan korban hingga warga sekitar yang menemukan jasad korban
08:36Selain saksi, polisi juga terus mencari bukti dan petunjuk lain guna membuat kasus ini terang, benderang
08:45Saksi-saksi yang sudah kami periksa kurang lebih ada sekitar 14-15 saksi yang sudah kami periksa
08:53Termasuk ada rekan-rekan terapisnya, kemudian semuriti, kemudian manajer, serta keluarga yang menemukan jalan serangan lama kali di tempat penjadian terakhir
09:03Memang kita masih mencari CCTV ataupun petunjuk-petunjuk lain yang memang mengarah ke tempat penjadian terarah
09:11Jadi memang kami belum bisa lebih lanjut, kami akan mendalam ini lebih lanjut lagi nanti
09:17Saudara misteri kematian terapis perempuan muda di Pasar Minggu Jakarta Selatan belum juga terungkap
09:28Tragedi ini memunculkan berbagai spekulasi dan pertanyaan yang belum terjawab hingga kini
09:35Berbagai barang bukti dan keterangan saksi kini terus didalami polisi
09:40Semoga saja segera terdapat titik terang
09:44Penyebab kematian terapis muda bisa terlihat jelas
09:47Sehingga jadi pelajaran tak ada lagi kasus kematian serupa di kemudian hari
09:54Selamat menikmati!
Komentar