Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
SIDOARJO, KOMPAS.TV - Adhy Karyono, Sekda Jawa Timur menyebutkan bahwa hingga Selasa (30/9/2025) pagi ini, evakuasi difokuskan pada 7 orang korban yang masih terjebak dalam bangunan Masjid Pondok Pesantren Al Khoziny.

Diduga puluhan korban masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny yang ambruk di Sidoarjo, Jawa Timur, pada Senin (29/9/2025).

Hingga saat ini, proses evakuasi masih terus dilakukan oleh tim penyelamat.

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal peristiwa ini? Komentar di bawah ya!

Baca Juga Pantauan Udara Bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny di Sidoarjo yang Ambruk, Puluhan Masih Terjebak di https://www.kompas.tv/nasional/620324/pantauan-udara-bangunan-pondok-pesantren-al-khoziny-di-sidoarjo-yang-ambruk-puluhan-masih-terjebak

#ponpesambruk #jawatimur #korban

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/620325/usaha-evakuasi-hingga-kondisi-korban-yang-masih-terjebak-di-bangunan-ponpes-al-khoziny-sidoarjo
Transkrip
00:00Saudara, kami akan mengajak Anda berbincang dengan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur.
00:06Pak, boleh mohon waktu sebentar Pak Kompas TV, kita sedang breaking news.
00:09Iya, mohon sebentar. Iya, waktunya Bapak.
00:13Tadi proses pencarian, proses untuk melihat peninjauan bangunan ini juga sudah dilakukan.
00:20Bapak, bagaimana kalau menurut Bapak, apakah untuk penyebab utamanya ini sudah ditemukan?
00:24Kita fokus dulu, kita melanjutkan pencarian penyelamatan yang masih hidup ya.
00:30Jadi, semalam kita sampai pagi dapat mengepokasi 11 orang dan kondisinya memang agak kritis.
00:40Dan kita tadi masih bisa menemukan lagi, ada 7 orang lagi yang diperkirakan masih hidup,
00:46masih bisa komunikasi, suplai makanan oksigen.
00:49Jadi, kali ini kami ingin dengan semua tim yang ada bantuan dari Basarnas dari Semarang,
01:02kemudian dari Jogja, dan juga BBBD yang dari Kepadaan-Kepadaan Kota,
01:08dan peralatan-peralatan dengan Damkar, kita sudah lagi berusaha, insya Allah,
01:14sudah ditemukan, tinggal bagaimana mencari jalan itu.
01:17Jadi, fokus itu. Yang kedua adalah bagaimana kita melayani yang di rumah sakit.
01:22Yang kemarin sudah 84, ada yang pulang, kemudian ada yang operasi dan sebagainya.
01:27Dipastikan untuk yang masuk ke RSUD, di cover oleh Kabupaten Kota,
01:33Kabupaten Pesidu Arjor, kemudian untuk yang di luar rumah sakit RSUD, di cover oleh Pemprov.
01:40Dan kita lakukan langkah, sejak tadi malam, untuk wali santri keluarganya yang sudah menemukan putra-putrinya,
01:51diharapkan segera pulang, kita liburkan, sehingga untuk menambah situasi di sini bisa lebih kondusif.
01:59Jadi, kalau untuk penyebab, tentu kami sudah berkondusif dengan pihak yang berwenang dalam hal ini untuk bisa mengasesmen seperti apa.
02:08Fokus kami saat ini penyelamatan, set light.
02:12Artinya masih ada tujuh orang yang saat ini masih dicari di situ, Pak?
02:15Ya, dari yang tadi malam tidak kelihatan, setelah kita masuk dengan cara membuat lubang,
02:23jadi mulai bisa kita kelihatan dan sudah kita suplai makanan, oksigen.
02:29Jadi, fokus kita tujuin yang harus selamat, maka alat berat belum bisa kita gunakan, takut nanti runtuh lagi ya.
02:36Jadi, mudah-mudahan 1x24 jam ini kita selesaikan dulu, baru kita mencari jenazah.
02:44Pak, artinya dari tujuh orang ini, tujuh orang ini hingga saat ini posisinya kondisinya selamat begitu, Pak?
02:49Ya, dari sisi bisa komunikasi, kemudian suplai makan bisa selamat, tapi ya lukanya tentu sangat berat ya.
02:58Kebanyakan memang terhimpit ya, seperti itu.
03:00Jadi, perlu alat-alat untuk membongkar itu, dan ini makanya kami targetkan yang hidup itu selesai dulu ya.
03:08Artinya, Pak, kalau bisa dilihat secara keseluruhan berapa orang yang masih ada di dalam lokasi bangunan tersebut, Pak?
03:13Kalau yang terdeteksi kasat mata mungkin ada dua belasanya, tapi sebetulnya kita belum bisa memastikan itu, karena masih tertutup.
03:23Kalau nanti yang tujuh itu sudah kena, maka kita bisa ambil beton, kita potong, kita ambil, kita dengan alat berat, maka akan kelihatan berapa jumlahnya.
03:32Karena kami masih mendata, mencocokkan antara jumlah murid putra, kemudian yang hadir pada waktu absennya, kita masih ada yang belum pas ya.
03:43Jadi, kami belum bisa memastikan.
03:45Yang pasti, pasti masih ada beberapa yang memang tidak terdeteksi dan itu meninggal.
03:51Pak, proses evakuasi ini artinya akan berlangsung sampai kapan, Pak?
03:54Ya, kita kalau mereka bisa supply dan masih bisa hidup, tentu sepanjang itu bisa kita lakukan.
04:01Kalau kita tidak bisa supply, mungkin satu dua hari bisa berhenti karena meninggalnya.
04:07Karena pertama, memang makanan. Yang kedua, oksigen. Yang ketiga, injurinya, lukanya.
04:13Ya, itu yang paling berat itu.
04:14Mas, satu lagi. Ini kan banyak wali murid, orang tua, keluarga yang saat ini ingin memastikan anggota keluarganya bagaimana.
04:20Bagaimana, apa informasi apa yang ingin disampaikan kepada para wali murid, keluarga yang sudah mencari?
04:25Ya, pertama kita membuka posko informasi, baik yang masih terdeteksi maupun yang belum terdeteksi.
04:34Mohon untuk bisa bersabar terus berkomunikasi dengan posko kami.
04:39Dan tidak seluruh keluarga besar dibawa ya, karena kami juga harus bekerja gitu kan ya.
04:44Insya Allah, komunikasi kami dengan rumah sakit, dengan tim evakuasi akan sampai di posko.
04:51Jadi, tidak masuk ke dalam area evakuasi itu supaya memudahkan petugas sekretif.
04:56Baik, terima kasih untuk waktu bersama kami, Bapak Adhikaryono, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur.
Komentar

Dianjurkan