00:00Saudara, kami akan mengajak Anda berbincang dengan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur.
00:06Pak, boleh mohon waktu sebentar Pak Kompas TV, kita sedang breaking news.
00:09Iya, mohon sebentar. Iya, waktunya Bapak.
00:13Tadi proses pencarian, proses untuk melihat peninjauan bangunan ini juga sudah dilakukan.
00:20Bapak, bagaimana kalau menurut Bapak, apakah untuk penyebab utamanya ini sudah ditemukan?
00:24Kita fokus dulu, kita melanjutkan pencarian penyelamatan yang masih hidup ya.
00:30Jadi, semalam kita sampai pagi dapat mengepokasi 11 orang dan kondisinya memang agak kritis.
00:40Dan kita tadi masih bisa menemukan lagi, ada 7 orang lagi yang diperkirakan masih hidup,
00:46masih bisa komunikasi, suplai makanan oksigen.
00:49Jadi, kali ini kami ingin dengan semua tim yang ada bantuan dari Basarnas dari Semarang,
01:02kemudian dari Jogja, dan juga BBBD yang dari Kepadaan-Kepadaan Kota,
01:08dan peralatan-peralatan dengan Damkar, kita sudah lagi berusaha, insya Allah,
01:14sudah ditemukan, tinggal bagaimana mencari jalan itu.
01:17Jadi, fokus itu. Yang kedua adalah bagaimana kita melayani yang di rumah sakit.
01:22Yang kemarin sudah 84, ada yang pulang, kemudian ada yang operasi dan sebagainya.
01:27Dipastikan untuk yang masuk ke RSUD, di cover oleh Kabupaten Kota,
01:33Kabupaten Pesidu Arjor, kemudian untuk yang di luar rumah sakit RSUD, di cover oleh Pemprov.
01:40Dan kita lakukan langkah, sejak tadi malam, untuk wali santri keluarganya yang sudah menemukan putra-putrinya,
01:51diharapkan segera pulang, kita liburkan, sehingga untuk menambah situasi di sini bisa lebih kondusif.
01:59Jadi, kalau untuk penyebab, tentu kami sudah berkondusif dengan pihak yang berwenang dalam hal ini untuk bisa mengasesmen seperti apa.
02:08Fokus kami saat ini penyelamatan, set light.
02:12Artinya masih ada tujuh orang yang saat ini masih dicari di situ, Pak?
02:15Ya, dari yang tadi malam tidak kelihatan, setelah kita masuk dengan cara membuat lubang,
02:23jadi mulai bisa kita kelihatan dan sudah kita suplai makanan, oksigen.
02:29Jadi, fokus kita tujuin yang harus selamat, maka alat berat belum bisa kita gunakan, takut nanti runtuh lagi ya.
02:36Jadi, mudah-mudahan 1x24 jam ini kita selesaikan dulu, baru kita mencari jenazah.
02:44Pak, artinya dari tujuh orang ini, tujuh orang ini hingga saat ini posisinya kondisinya selamat begitu, Pak?
02:49Ya, dari sisi bisa komunikasi, kemudian suplai makan bisa selamat, tapi ya lukanya tentu sangat berat ya.
02:58Kebanyakan memang terhimpit ya, seperti itu.
03:00Jadi, perlu alat-alat untuk membongkar itu, dan ini makanya kami targetkan yang hidup itu selesai dulu ya.
03:08Artinya, Pak, kalau bisa dilihat secara keseluruhan berapa orang yang masih ada di dalam lokasi bangunan tersebut, Pak?
03:13Kalau yang terdeteksi kasat mata mungkin ada dua belasanya, tapi sebetulnya kita belum bisa memastikan itu, karena masih tertutup.
03:23Kalau nanti yang tujuh itu sudah kena, maka kita bisa ambil beton, kita potong, kita ambil, kita dengan alat berat, maka akan kelihatan berapa jumlahnya.
03:32Karena kami masih mendata, mencocokkan antara jumlah murid putra, kemudian yang hadir pada waktu absennya, kita masih ada yang belum pas ya.
03:43Jadi, kami belum bisa memastikan.
03:45Yang pasti, pasti masih ada beberapa yang memang tidak terdeteksi dan itu meninggal.
03:51Pak, proses evakuasi ini artinya akan berlangsung sampai kapan, Pak?
03:54Ya, kita kalau mereka bisa supply dan masih bisa hidup, tentu sepanjang itu bisa kita lakukan.
04:01Kalau kita tidak bisa supply, mungkin satu dua hari bisa berhenti karena meninggalnya.
04:07Karena pertama, memang makanan. Yang kedua, oksigen. Yang ketiga, injurinya, lukanya.
04:13Ya, itu yang paling berat itu.
04:14Mas, satu lagi. Ini kan banyak wali murid, orang tua, keluarga yang saat ini ingin memastikan anggota keluarganya bagaimana.
04:20Bagaimana, apa informasi apa yang ingin disampaikan kepada para wali murid, keluarga yang sudah mencari?
04:25Ya, pertama kita membuka posko informasi, baik yang masih terdeteksi maupun yang belum terdeteksi.
04:34Mohon untuk bisa bersabar terus berkomunikasi dengan posko kami.
04:39Dan tidak seluruh keluarga besar dibawa ya, karena kami juga harus bekerja gitu kan ya.
04:44Insya Allah, komunikasi kami dengan rumah sakit, dengan tim evakuasi akan sampai di posko.
04:51Jadi, tidak masuk ke dalam area evakuasi itu supaya memudahkan petugas sekretif.
04:56Baik, terima kasih untuk waktu bersama kami, Bapak Adhikaryono, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur.
Komentar