00:00Dua hari ini, Bapak Presiden menghadiri KTT ke-48 ASEAN di Cebu yang cerah ini.
00:13Kemarin dari dua sesi yang berlangsung, beberapa hal yang menjadi concern bersama
00:20yang juga disampaikan oleh para pemimpin ASEAN pada kesempatan baik plenary maupun retreat.
00:25Intinya adalah pertama, respon bersama ASEAN dalam menyikapi situasi yang terjadi di Timur Tengah
00:40yang semua merasakan memberikan efek langsung terhadap kehidupan negara-negara di kawasan,
00:55khususnya di sektor-sektor ekonomi terlebih lagi di ketersediaan pangan dan energi.
01:03Hal inilah yang diadres pada pertemuan kemarin.
01:08Ada satu kesadaran bersama yang humbuh bahwa dengan situasi yang terjadi saat ini,
01:19perlu suatu inisiatif bersama untuk menjadikan ASEAN ini sebagai suatu wilayah yang resilient,
01:30khususnya di bidang energi dan pangan.
01:34Dan saya kira ini juga sesuatu yang sudah menjadi sejak awal program dari pemerintahan
01:46yang dipimpin oleh Presiden Prabowo,
01:48di mana ketahanan energi dan ketahanan pangan merupakan hal yang paling mendasar
01:55yang harus dipenuhi oleh sebuah negara, yang harus dipenuhi oleh negara kita.
02:00Oleh karena itu, beliau meluncurkan berbagai program pemerintah,
02:06sehingga syukur Alhamdulillah kita sudah suas sembada beras,
02:11dan program-program akselerasi kita ke energi alternatif itu harus dipercepat.
02:20karena kita sadari bersama sesuatu ataupun perang yang terjadi di sebuah kawasan yang jauh dari kita
02:31dengan cepat akan langsung berimbas kepada perikehidupan masyarakat di kawasan kita
02:39dan inilah yang dirasakan oleh seluruh negara-negara ASEAN.
02:44Ada beberapa deliverable terkait dengan hal itu,
02:49diantaranya ASEAN Petroleum Security Agreement yang disepakati,
02:57kemudian juga ASEAN Plus 3 Emergency Rights Security yang kemudian menjadi deliverable dari pertemuan-pertemuan ini.
03:10Kemudian pada kesempatan retreat kemarin juga dibahas mengenai situasi di Myanmar,
03:21seperti kita ketahui bersama bahwa pemilu telah terjadi,
03:27kemudian pemerintahan yang baru hasil pemilu tersebut sudah terbentuk.
03:32Dari awal posisi Indonesia adalah jika pemilu tersebut berlangsung,
03:41pemilu yang dilangsungkan harus inklusif,
03:47kemudian mampu mengadres masalah-masalah yang ada di sana,
03:52kemudian juga mampu membawa perdamaian,
03:55kemudian bisa menciptakan suatu situasi yang lebih baik.
04:05Dan tentu saja berpegang pada five point konsensus yang selama ini masih diyakini
04:13merupakan suatu konsensus yang harus dilaksanakan di Myanmar.
04:25Setelah pemilu, ada beberapa gestur positif yang dinilai juga perlu diapresiasi,
04:34yang dilakukan oleh pemerintah baru,
04:38yaitu di antara pembebasan,
04:42kalau angka yang disebut oleh pihak Myanmar,
04:45sekitar 6.000 lebih tahanan politik,
04:47kemudian juga perubahan status tahanan dari Aung San Suu Kyi,
04:54saya kira ini merupakan suatu progres dalam rangka memenuhi five point konsensus yang menjadi kewajiban.
05:04Ini yang kemudian dibahas,
05:06kemudian langkah-langkah terukur apa yang perlu dilakukan oleh negara-negara ASEAN
05:12dalam menyikapi progres yang terjadi di Myanmar ini.
05:18Pada intinya, semua berpendapat,
05:23sepaham bahwa sebagai satu keluarga dalam sebuah kawasan ASEAN,
05:31negara-negara anggota harus terus memberikan perhatiannya,
05:39konsernnya, dan terus men-engage Myanmar
05:44untuk bisa menemukan jalan yang mereka tentukan sendiri
05:53dalam rangka memperbaiki situasi negaranya.
05:58Saya kira itu saja yang jadi highlight pertemuan tiga hari ini.
06:02Dalam rata-rata yang terhubung itu betul Pak Presiden Prabowo Sudiampo ini
06:06menginisiasi pembicaraan atau jeliasi antara pemerintah juga Kamboja?
06:12Ya, beliau menyampaikan dengan mengambil juga analogi bahwa
06:18sejatinya ya di kawasan ini
06:22hampir semua atau kalau tidak salah semua malah negara-negara anggota itu
06:26punya masalah border yang sebenarnya menjadi
06:33masalah mendasar dari konflik antara Kamboja dan Thailand.
06:37Namun, kita semua bisa
06:42memanage
06:42masalah-masalah tersebut
06:45dengan mencari titik-titik temu.
06:48Itulah yang kemudian disampaikan oleh Presiden Prabowo
06:51daripada kita mempertajam perbedaan-perbedaan diantara kita
06:55biarlah urusan legal itu terus berjalan
06:59tapi in the meantime
07:01kenapa kita tidak mencari
07:04hal-hal yang positif
07:06yang bisa kita kerjasamakan
07:08yang kemudian
07:10bisa memberi manfaat
07:12bagi masyarakat
07:13dan rakyat
07:15negara masing-masing
07:16seperti juga yang
07:18kita lakukan
07:20kita cari
07:22calon-jalan dan solusi-solusi bersama
07:25terkait dengan
07:27permasalahan-permasalahan di perbatasan
07:29dengan dialog
07:30dengan negosiasi
07:31dengan
07:33bekerjasama
07:36ada
07:37ada
07:37KSI
07:37Brawijaya
07:38dan Selimang
07:38juga
07:39mungkin boleh disampaikan
07:41dengan penjelasannya
07:42apa yang harus dipenjelasin
07:44enggak ada
07:44harus dijelaskan
07:47silahkan
07:49ditanya
07:57dia rencana kembali ke tanah air hari ini
08:00tapi sebelum langsung ke Jakarta
08:03mampir dulu ada beberapa agenda disana
08:06oke
08:10saya kira ini satu bentuk kebanggaan
08:14bahwa
08:18kita
08:19telah
08:22mampu
08:22membuat suatu produksi
08:25mobil yang
08:27sejak pelantikan dipakai oleh Pak Presiden
08:31kemudian
08:31beliau kemarin
08:33berpesan
08:34untuk
08:34bisa membawa itu ke sana
08:37dan
08:37respon yang
08:38saya dapatkan
08:40lewat
08:40rekan-rekan
08:41sejawat saya juga
08:43positif
08:44dan
08:46ini
08:47kebanggaan bangsa
08:49bahwa kita
08:51bisa
08:52hadir dalam satu forum
08:54internasional
08:55dengan
08:56peralatan
08:59yang mendukung
09:01dan
09:02produksi
09:02bangsa kita sendiri
09:03khususnya
09:04ini mobil
09:05yang digunakan oleh Presiden
09:15saya tidak dapat informasi
09:17itu
09:18relevan saya
09:20saya kira kita harus
09:27kita harus
09:30implementasikan
09:32karena tujuannya itu tadi
09:36kemarin ada tanggapan bahwa
09:38kita agak sedikit
09:41lengah
09:43pasca covid
09:44ASEAN
09:47dan ini merupakan sebuah pelajaran
09:50dimana
09:50ketergantungan
09:51energi
09:53dari luar
09:54itu
09:57secara berlebihan
09:59tidak seharusnya terjadi
10:02dengan potensi yang ada
10:03di masing-masing negara
10:04anggota ASEAN
10:05saya kira
10:06semuanya sepakat
10:07bahwa sebenarnya
10:08kita ini mampu
10:08untuk bisa
10:10khusus
10:11semuanya
10:11semuanya
10:13semuanya
10:29selamat menikmati
10:59selamat menikmati
Komentar