Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Haerul Saleh, meninggal dunia dalam insiden kebakaran rumah di Jakarta Selatan pada Jumat (8/5/2026).

Dalam rekaman, asap hitam membumbung tinggi dari atap rumah.

Haerul Saleh dikabarkan meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke Rumah Sakit Pasar Minggu.

Kapolres Jakarta Selatan, Kombes I Putu Yuni Setiawan, menyebut pihak kepolisian tengah menyelidiki penyebab kebakaran tersebut.

Melayat ke rumah duka, Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengenang Haerul sebagai orang yang baik.

Isak tangis keluarga dan masyarakat pecah saat jenazah almarhum Haerul Saleh tiba di kediamannya di Kolaka, Sulawesi Tenggara, pada Jumat malam.

Baca Juga Usut Penyebab Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK RI di https://www.kompas.tv/regional/667730/usut-penyebab-kebakaran-yang-menewaskan-anggota-bpk-ri

#bpk #kebakaran #haerulsaleh

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/667808/kronologi-kebakaran-rumah-anggota-bpk-hingga-meninggalnya-haerul-saleh
Transkrip
00:01Anggota Badan Pemeriksa Keuangan BPKRI, Hairul Saleh, meninggal dunia dalam insiden kebakaran rumah di Jakarta Selatan.
00:10Dalam rekaman asap hitam membumbung tinggi dari atap rumah, Hairul Saleh dikabarkan meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke rumah sakit
00:20Pasar Minggu.
00:23Yang kebakar ini apa Pak?
00:26Lanteng Pak.
00:27Ruangan apa Pak?
00:29Ini ruangan kerja.
00:33Posisinya lagi ada orang atau gimana Pak di lantai 4?
00:35Untuk posisinya lagi ada orang.
00:37Memang Bapak sama ada rekan Bapak lagi ada yang dikerjain di atas.
00:44Itu api pertama kali muncul dari apa Pak?
00:47Nah itu kalau apa saya nggak tahu karena saya stand by di sini Pak.
00:52Kita jaganya stand by di bawah jadi kita nggak tahu penyebab pertama itu apa yang di atas.
00:57Apa dari listrik apa gimana?
00:59Nah itu belum bisa kita jawab.
01:03Pak ada korbannya sih Pak?
01:04Nah untuk korban belum bisa dipastiin.
01:07Tapi katanya ada yang dibawa ke rumah sakit Pak tadi.
01:09Ya untuk korban lagi dibawa ke rumah sakit Pasar Minggu.
01:13Itu siapa Pak Bapaknya atau?
01:16Bapak.
01:16Bapak.
01:16Bapak.
01:17Hanya satu orang ya Pak?
01:22Pihak kepolisian dari Polres Jakarta Selatan tengah menyelidiki penyebab kebakaran tersebut.
01:30Kami dari Polres Metro Jakarta Selatan turut berduga cita terhadap peningannya almarhum Bapak Herul Saleh.
01:40Semoga segala amal ibadah beliau diterima di sisinya dan segala tilap dan dosa di antara pertama.
01:48Kemudian kami dari Polres Metro Jakarta Selatan juga bersama-sama dari tim identifikasi dan tim puslat for Nobos Polri.
01:57Saat ini juga sedang melaksanakan olah TKP.
02:01Kira penyebab awal terjadinya kebakaran sampai selesainya olah TKP.
02:08Seperti itu kira-kira.
02:13Kejadian sekitar jam delapan kurang kalau kejadiannya.
02:17Kalau kondisi saat kejadian itu Pak Herul Saleh sendiri atau?
02:21Beliau ada bersama asisten rumah tangga.
02:25Di lantai empat itu?
02:26Di lantai empat.
02:27Saat kejadian itu lagi ada aktivitas sampah sampai akhirnya ada timbulan?
02:31Nah itu masih kita minta keterangan dari asisten rumah tangga, saksi-saksi.
02:36Jadi keterangan tersebut kita kumpulkan, kita cari persesuaian dengan alat bukti yang ada di lokasi.
02:42Atau berapa orang Pak?
02:45Kalau di atas keterangan sementara saksi dengan beliau bertiga.
02:49Tapi kan ada yang di bawah.
02:51Tiga orang ini bisa selamat?
02:53Gimana Pak?
02:54Nah makanya kita dalami dulu.
02:56Kalau di atas sementara terjebak atau?
02:58Itu makanya kan kita dalami di lokasi oleh TKP sedang dilaksanakan di atas.
03:06Ada dari situ, tersesuaian keterangan saksi dan alat bukti, barang bukti yang ada di atas.
03:12Dan nanti itu bisa menjelaskan semuanya.
03:14Mungkin update-nya nanti bisa kita sampaikan lebih lanjut.
03:26Ada dari keterangan saksi sementara, ada.
03:31Nggak mungkin ada asap, ada asap, ada asap, ada asap.
03:35Masih, masih petugas demkar ya.
03:42Nah kalau sebesar apa tentu saksi yang tahu ya seperti itu.
03:46Nanti di lokasi, apa namanya, jejak-jejak kebakaran kan bisa diketahui.
03:53Besar apa itu sebut.
03:54Lantai 4 itu ruang kerja.
03:55Luang kerja beliau.
03:57Ada temuan bahan-bahan ini yang masih Pak?
03:59Sedang, sedang diolah TKP di atas.
04:02Makanya, kan nanti segala barang yang ada di atas, kita bawa ke lapor, kandungannya apa, apa mudah terbakar, dan lain
04:09sebagainya.
04:10Gitu ya Pak?
04:10Kalau untuk keluarga sendiri, ada upaya untuk konfoksi?
04:14Nah kalau keluarga sedang berduka, ini kita menghormati keluarga dulu, kita fokus ke sini saja.
04:21Kondisi di atas ini gimana?
04:23Kondisi di atas ini gimana?
04:25Hamus apa yang?
04:26Hamus.
04:26Kondisi yang terbakar berapa persen?
04:46Melayat ke rumah duka, Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengenang Hairul sebagai orang yang baik.
05:05Terima kasih.
05:09Terima kasih.
05:10Menteri Koperasi adalah orang yang baik dan semoga sama ibadah selama hidup.
05:17Terima kasih.
05:34Terima kasih.
05:35Terima kasih.
05:36Terima kasih.
05:44Terima kasih.
05:50Sampai.
05:57Terima kasih.
06:00Terima kasih.
06:07Terima kasih.
06:10Terima kasih.
06:11Isak tangis keluarga dan masyarakat pecah saat jenazah almarhum Hairul Saleh tiba di kediamannya di Kolaka, Sulawesi Tenggara pada Jumat
06:21malam.
06:49Beliau adalah sosok yang sangat hamil, yang sangat ceria, memberi warna banyak, bukan hanya di dalam badan pemeriksa keuangan Republik
07:00Indonesia.
07:00Sebagai anggota empat keuangan Republik Indonesia, tapi juga pada entitas-entitas kementerian lembaga yang diperiksa.
07:11Banyak perubahan-lembangan yang telah dilakukan, baik di Kementerian Pertanian, Kementerian KKP, Kementerian PU, Kementerian SDM, Kementerian Tangan, dan Kementerian
07:30Infrastruktur.
07:30Banyak kemajuan-kemajuan dan perbaikan di Kementerian dalam rangka mencapai tujuan negara telah dibimbing, telah dibina oleh Pak Hairul Saleh
07:42ini.
07:43Kontribusinya kepada badan pemeriksa keuangan Republik Indonesia, juga kepada bangsa dan negara Republik Indonesia ini sangat banyak.
07:57Melihat fakta secara utuh, menelusuri yang tak terlihat, satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih mendalam.
08:04Saksikan di Poinvestigasi di Kompas TV, channel 11, di Televisial.
08:10Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan