00:00Ribuan keracunan program MBG, 40 dapur MBG ditutup.
00:04Badan Gizi Nasional, BGN, mencatat 5.914 korban keracunan program akan bergizi gratis, MBG, per 25 September 2025.
00:15Data ini dibagi menjadi tiga wilayah, yang meliputi wilayah I, Sumatera, sebanyak 1.307 korban,
00:21wilayah II, Jawa, sebanyak 3.610 korban, dan wilayah III, Kalimantan, Sulawesi, hingga Indonesia Timur, sebanyak 997 korban.
00:34Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik SD yang menyampaikan permintaan maaf atas banyaknya kasus keracunan terhadap ribuan korban yang terdampak MBG.
00:43Dari hati saya yang terdalam saya mohon maaf, atas nama BGN atas nama seluruh SPPG, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, di Indonesia, saya mohon maaf, kata Nanik.
00:55Saya seorang ibu melihat gambar-gambar di video sedih hati saya, imbuhnya.
01:00Menurut Nanik, kasus keracunan ini sepenuhnya adalah kesalahan BGN sebagai penanggung jawab utama program.
01:06Dirinya juga mengatakan bahwa BGN berjanji akan bertanggung jawab total.
01:10Ini bukan masalah angka tetapi satu nyawa pun, satu anak pun sakit itu adalah menjadi tanggung jawab kami, kesalahan kami sebagai pelaksana untuk harus memperbaikinya secara total, ujarnya.
01:22BGN menemukan total ada 45 dapur yang tidak sesuai aturan.
01:26Dari jumlah itu, 40 dapur langsung ditutup untuk sementara waktu hingga seluruh proses investigasi dan perbaikan fasilitas selesai.
01:34Dari 45 dapur itu, 40 dapur kami tutup untuk batas waktu yang tidak kami tentukan, Pak Parnanik.
01:40Selain penutupan, BGN juga mengirimkan surat resmi kepada seluruh mitra MBG.
01:46Mereka diberi waktu sebulan untuk melengkapi tiga syarat utama, yaitu sertifikat laik higiene sanitasi, SLHS, sertifikat halal, serta sertifikat kelayakan air bersih.
01:57Jika tidak dipenuhi, BGN menegaskan akan menghentikan operasional dapur-dapur tersebut.
02:03BGN juga mengeluarkan kebijakan baru sebagai bentuk evaluasi, yakni dapur SPPG dipimpin oleh chef bersertifikasi dari BGN.
02:11Kami juga membuat aturan lagi bahwa ketentuan semua dapur SPPG harus dipimpin oleh chef yang bersertifikasi.
02:16Satu pimpinan chef itu nanti merupakan wakil dari BGN, tapi pihak mitra juga harus menyiapkan chef sebagai pendamping untuk di dapur.
02:24Jadi nanti ada dua chef di dalam dapur itu.
02:27Satu chef dari mewakili BGN, satu chef dari mitra, dan semua harus bersertifikasi, kata Nanik.
02:33Nanik mengatakan, sebagian besar kasus keracunan makanan terjadi karena kelalaian pengelolaan dapur yang tidak sesuai dengan standar operasional prosedur, SOP.
02:43Seperti yang sering dan sudah saya kemukakan di berbagai media bahwa kejadian belakangan 80% adalah karena SOP kita yang tidak dipatuhi.
02:50Baik oleh mitra maupun oleh tim kami sendiri dari dalam, kata Nanik.
02:53Terima kasih.
Komentar