00:00Selamat bertugas kembali.
00:12Saudara anggota DPRD Provinsi Gorontalo Wahyudin Moridu menuai kritik dan sorotan publik setelah melontarkan kalimat tidak terpuji akan merampok uang negara.
00:24Untuk ucapannya ini DPP PDIP langsung memecat Wahyudin Moridu.
00:30Lagi-lagi perutak-utak patut ditunjukkan seorang anggota Dewan.
00:35Kali ini seorang anggota DPRD Provinsi Gorontalo Fraksi PDIP Wahyudin Moridu jadi sorotan usai mengeluarkan pernyataan akan merampok uang negara hingga miskin.
00:46Sama negara Makassar kita, Ji.
00:48Tujuan kita hari ini, Bos.
00:49Kita hari ini menuju Makassar menggunakan uang negara.
00:56Kita rampok aja uang negara ini, kan.
01:00Kita miskin aja biar negara ini lagi miskin.
01:04Pernyataan Wahyudin yang disampaikan sambil tertawa lepas bersama seorang perempuan di dalam mobil ini menuai kritikan publik.
01:13Pak Lama setelah pernyataan kontroversialnya itu viral, Wahyudin Moridu melalui akun Facebook dan didampingi istrinya mengakui perbuatannya dan meminta maaf.
01:22Sesungguhnya, Pak Peranibu sekalian, saya tidak berniat untuk melecehkan ataupun menyinggung perasaan masyarakat Gorontalo yang saya wakili.
01:33Semua ini murni kesalahan saya, Pak Peranibu sekalian.
01:37Dan atas kejadian ini dari hati yang paling dalam, saya mohonkan maaf kepada Pak Peranibu sekalian.
01:43Namun, permintaan maaf Wahyudin saja tak cukup.
01:49Badan kehormatan DPRD Provinsi Gorontalo akan memeriksa Wahyudin Moridu.
01:54Karena selain pernyataannya, diduga ada botol minuman di dalam mobil yang dikendari Wahyudin.
01:59Semua yang beredar di video itu, itu sudah menurut, menurut ya, menurut badan kehormatan ini sudah pelanggaran berat.
02:11Dan pasti sanksinya yang akan dijatuhkan, pasti sanksinya paling berat.
02:20Posisi Wahyudin di DPRD Gorontalo makin di ujung tanduk.
02:25Gara-gara ucapan rampok uang negara, DPD-PDI Perjuangan Gorontalo memutuskan memecat Wahyudin Moridu.
02:32Hilangnya status anggota di partai, buat posisi Wahyudin di DPRD bisa diganti lewat mekanisme PAW.
02:39Bahwa tindakan Wahyudin Moridu tidak bisa dibela, tidak bisa dimaafkan, tidak bisa dimaklumi.
02:46Yang merupakan pelanggaran sangat berat.
02:50Secara dejur, PDI Perjuangan sudah memecat Wahyudin Moridu.
02:57Di era media sosial yang serba cepat, ucapan tak pantas seorang pejabat dapat mengikis kepercayaan publik.
03:02Sebagai pejabat publik, sudah sepatutnya tutur kata dan perilaku dijaga untuk mempertanggungjawabkan integritas pada masyarakat.
03:16PDIP juga telah menyatakan akan segera mengusulkan pergantian antarwaktu atau PAW atas nama Wahyudin Moridu.
03:24Untuk mengetahui pergembangan terbaru, kita sudah terhubung dengan jurnalis Kompas TV Purupasari dari Gorontalo.
03:31Puspa, selamat pagi.
03:32Saya ingin tahu dulu, setelah ramainya pemberitaan ini, bagaimana reaksi masyarakat Gorontalo atas sikap Wahyudin?
03:38Yang selamat pagi, Nanta dan juga Saudara, kali ini proses pemeriksaan masih terus didalami oleh dan kehormatan
03:47dari Provinsi Gorontalo mengenai kasih anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Wahyudin Moridu, dari peraksi KDIP.
03:53Yang mencuat ke publik lantaran videonya viral di media sosial.
03:58Sebelumnya pada 19 September 2025 kemarin, pertama kali beredar di media sosial mengenai video Wahyudin Moridu,
04:05seorang anggota DPRD Provinsi Gorontalo yang sedang bersama dengan seorang wanita yang diduga merupakan selingkuhannya.
04:12Di dalam video tersebut, Wahyudin Moridu bilang bahwa dia dengan wanita tersebut sedang dalam perjalanan menuju Makassar
04:19dengan menggunakan uang negara.
04:22Bahkan dalam video tersebut, Wahyudin Moridu juga bilang akan merampok uang negara hingga negara akan menjadi miskin.
04:29Nah, pernyataan inilah yang diduga menyebabkan kemarahan publik karena pernyataan ini kontroversial.
04:34Publik pun menilai bahwa Wahyudin Moridu tidak belajar dari kejadian kemarin soal adanya protes terhadap DPR.
04:44Dan sampai dengan saat ini, video ini pun cepat viral media sosial karena pernyataan ini kontroversi.
04:51Dan di tengah situasi hari ini.
04:54Kemudian, Wahyudin Moridu juga langsung melakukan klarifikasi melalui video yang diunggah dalam akun media sosial pribadinya.
05:02Video tersebut merupakan video permintaan maaf yang diunggahnya dalam akun media sosial pribadi.
05:08Beliau pun bilang di situ bahwa tidak ada maksud dan niat untuk mengatakan hal tersebut.
05:13Dari proses verifikasi pun oleh badan kehormatan setelah dipanggil dan diperiksa,
05:18Wahyudin Moridu bilang bahwa dirinya dalam keadaan tidak sadar saat mengatakan hal tersebut.
05:22Karena semalam sebelum video tersebut, dia mengonsumsi minuman keras.
05:27Sehingga dirinya mengaku tidak sadarkan diri dalam pernyataannya tersebut.
05:35Oke, Puspa setelah dipecat oleh DPP, proses apa lagi yang nanti akan bergulir di DPRD?
05:41Dan juga bagaimana proses administrasi untuk pergantian antar waktu Wahyudin?
05:45Ya, Nanda dan juga Saudara, memang DPP sudah mengeluarkan pernyataan resmi terkait pemecatan oleh Wahyudin Moridu.
05:53Namun, sampai dengan saat ini, dari DPD-PDIP perjuangan di Provinsi Gorontalo,
05:59sampai saat ini belum ada pernyataan resmi mengenai mekanisme PAW.
06:03Dan sampai dengan saat ini, kami masih menunggu pernyataan resmi dari DPD-PDI perjuangan Provinsi Gorontalo
06:10untuk mekanisme PAW Wahyudin Moridu.
06:12Baik, ini jadi peringatan juga untuk berhati-hati dalam bermedia sosial,
06:17apalagi khususnya untuk bejabat di Indonesia.
06:19Terima kasih, jurnalis Kompas TV, Purpa Sari, melaporkan dari Gorontalo.
06:26Saudara, tetap bersama kami di Kompas Pagi.
06:28Usai jeda akan ada informasi menarik dan penting lainnya untuk Anda.
06:31Jadi, tetaplah bersama kami.
Komentar