Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Wacana satu orang satu akun per medsos kembali memicu polemik.

Sekretaris Fraksi Gerindra DPR RI, Bambang Haryadi, pekan lalu mengusulkan agar satu orang hanya punya satu akun di tiap platform media sosial. Ide ini diajukan agar informasi yang disampaikan di media sosial dapat dipertanggungjawabkan.

Usulan Partai Gerindra mendapat dukungan partai lain. PKS juga sepakat dengan ide satu orang satu akun per medsos, namun PKS memberikan syarat agar dalam prosesnya tidak ada paksaan.

Kementerian Komunikasi dan Digital saat ini tengah mengkaji usulan soal satu orang satu akun medsos. Pemerintah menyebut pembatasan kepemilikan akun medsos bisa menjadi salah satu solusi mencegah tindak penipuan di ranah digital.

Baca Juga Tak Sepakat Usul 1 Orang 1 Akun Medsos, Sekjen Demokrat: Medsos Juga untuk Bisnis dan Usaha di https://www.kompas.tv/nasional/617849/tak-sepakat-usul-1-orang-1-akun-medsos-sekjen-demokrat-medsos-juga-untuk-bisnis-dan-usaha

#medsos #akunmedsos #gerindra #pemerintah

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/617853/serba-serbi-polemik-kebijakan-1-orang-1-akun-medsos-apa-kata-masyarakat-sapa-malam
Transkrip
00:00Pertama, perlu juga single akun.
00:07Setiap warga negara hanya boleh memiliki satu akun.
00:11Hanya satu punya akun sosial.
00:14Sebagai genjet itu perlu dua akun.
00:17Yang satu untuk privat, yang satu lagi buat publik.
00:21Ini sebetulnya bukan solusi kalau kamu lihat ya.
00:23Bahkan berisiko melanggar hak di juta warga.
00:30Wacana satu orang satu akun per media sosial kembali memicu polemik.
00:38Sekretaris Fraksi Gerindra DPR RI, Bambang Karyadi,
00:41pekan lalu mengusulkan agar satu orang hanya punya satu akun di tiap platform media sosial.
00:49Ide ini diajukan agar informasi yang disampaikan di media sosial dapat dipertanggungjawabkan.
00:54Bahkan kami berpendapat bahwa ke depan,
01:00perlu juga single akun.
01:03Setiap warga negara hanya boleh memiliki satu akun.
01:07Baik itu, kami belajar dari Swiss misalnya kan.
01:11Satu warga negara hanya punya satu nomor telepon.
01:15Hanya satu punya akun sosmed.
01:18Karena untuk mengetahui bagaimana ke depan,
01:21orang-orang yang memberikan informasi di sosial media dapat bertanggungjawab.
01:26Usulan Partai Gerindra mendapat dukungan dari partai lain.
01:31PKS juga sepakat dengan ide satu orang satu akun per media sosial.
01:37Namun PKS memberikan syarat agar dalam prosesnya tidak ada pemaksaan.
01:41Terkait ide satu orang satu akun menarik karena mengajarkan tanggungjawab dan akuntabilitas.
01:53Saya dukung.
01:54Tetapi prosesnya tidak boleh pemaksaan.
01:57Prosesnya bangun edukasi.
01:59Kasih waktu tiga tahun untuk ditertibkan dari situ.
02:04Semua orang punya akun resmi yang bertanggungjawab.
02:08Kementerian Komunikasi dan Digital saat ini tengah mengkaji usulan soal satu orang satu akun medsos.
02:18Pemerintah menyebut pembatasan kepemilikan akun media sosial bisa menjadi salah satu solusi
02:23mencegah tindak penipuan di ranah digital.
02:27Kita lagi review itu. Kita lagi review itu karena itu terkait juga dengan program Satu Data Indonesia itu ya.
02:36Ya itu salah satu solusi ya.
02:38Salah satu solusi.
02:39Dan kita lagi kaji sekian opsi yang intinya adalah untuk semakin memperkecil upaya-upaya scamming misalnya ya.
02:49di dunia online kita dan juga untuk memudahkan pengawasan kita terhadap disinformasi, hoax, dan lain-lain.
03:03Sebagian warga masyarakat menyatakan keberatan dengan wacana satu orang satu akun media sosial.
03:10Mereka mengaku memiliki akun ganda untuk keperluan yang berbeda.
03:15Akun aku jujur kayaknya aku kurang setuju ya.
03:18Karena pengguna sosial media, apalagi warga Indonesia, itu tuh menggunakan sosial media untuk berbagai kebutuhan.
03:26Itu yang pertama. Ada yang untuk kegunaan pribadi saja, tapi ada juga yang untuk profesional.
03:31Jadi kalau seandainya hanya diperbolehkan cuma punya satu, menurutku itu jadi kayak membatasi kegunaan sosial media itu sendiri sih.
03:40Akun banyak kan itu kan sebenarnya kayak hak asasi manusia juga ya.
03:43Jadi kayak hak dari kita juga mau buat akun dua atau tiga atau empat.
03:47Toh juga akun tersebut dipakai nggak selalu buat hal-hal yang buruk.
03:51Ada juga yang pakai untuk kebutuhan lain dan lain-lain hal.
03:54Pertama saya punya second akun dan second akun itu untuk dump biasanya dan untuk koleksi foto-foto yang nggak seperti di first akun gitu.
04:02Kemudian juga kan saya juga punya coffee shop dan ada akun Instagramnya dan beberapa akun jualan saya gitu.
04:12Jadinya saya punya banyak akun di situ.
04:14Kalau cuma harus satu akun sih menurut saya kebijakan itu saya nggak setuju.
04:19Soalnya sebagai genjet itu perlu dua akun.
04:22Oh gitu?
04:22Iya.
04:22Perlu dua akun.
04:24Yang satu untuk privat, yang satu lagi buat publik gitu.
04:27Oke.
04:28Itu untuk anak muda ya?
04:29Iya untuk anak muda.
04:30Sementara pegiat media sosial menilai usulan satu orang satu akun per medsos bukan solusi yang tepat untuk memerantas penipuan dan praktik buzzer.
04:42Usulan tersebut justru berpotensi melanggar hak-hak digital warga.
04:47Ini sebetulnya terdengar sederhana gitu ya.
04:51Tapi ini sebetulnya bukan solusi kalau kamu lihat ya.
04:54Bahkan berisiko melanggar hak digital warga gitu.
04:57Karena kita tahu banyak sekarang orang menggunakan akun media yang berbeda, media sosial yang berbeda itu untuk urusan kerja, pribadi, bisnis gitu.
05:06Bahkan untuk menindungi diri dari serangan digital gitu ya.
05:10Dan dari sisi efektivitas juga kita lihat ini masih sangat lemah gitu.
05:14Karena pelaku penipuan atau buzzer ini masih bisa menggunakan identitas palsu gitu ya.
05:18Menggunakan VPN misalnya atau platform luar negeri ya yang memang belum diatur misalnya di Indonesia.
05:24Jika masyarakat keberatan dengan pembatasan kepemilikan akun media sosial,
05:30anggota Komisi 1 DPR RI dari fraksi PKB oleh Soleh mengusulkan agar dalam setiap pembuatan akun media sosial harus menggunakan identitas atau alamat yang jelas.
05:42Kalau memang keberatan masyarakat untuk dibatasi satu orang satu akun,
05:48ya sudah jalan tengahnya adalah pembuatan akunnya satu kepada platform digital tidak menyediakan sebuah kolom untuk membuat multi-multi akun.
06:04Dalam satu email, dalam satu nomor telepon dan yang lain-lain.
06:10Yang keduanya bagi user, bagi user tentunya dia membuat akun media sosialnya itu tadi dengan alamat jelas,
06:19dengan identitas jelas, terserah bisakah menggunakan KTP, NIC atau NIC.
06:26Sementara pengamat keamanan cyber menilai pembuatan akun media sosial dengan mengisyaratkan identitas yang jelas pengaturannya akan rumit.
06:36Sedangkan untuk memberantas akun-akun anonim yang tidak bertanggung jawab,
06:41dengan kemajuan teknologi saat ini seharusnya pemerintah bisa melakukannya.
06:46Pasti rumit, pasti rumit sekali gitu.
06:49Kenapa? Karena memang platform media sosial ini kan tidak didesain untuk kita memasukkan identitas yang benar ya gitu.
06:56Contohnya misalkan, apakah kita dipaksa harus pakai KTP untuk daftar? Kan enggak.
07:02Apakah kita dipaksa untuk menggunakan nomor telepon kita sendiri untuk daftar?
07:06Enggak, kita bisa pakai nomor telepon yang tadi Pak Soleh bilang, kita beli, perregistrasi, udah itu kita buang, kita bisa gitu.
07:11Sebenarnya platform itu, mereka memiliki teknologi untuk mengetahui mana akun yang fake, akun yang hoax, dan akun yang memang didesain oleh robot gitu.
07:22Jelas itu misalkan, ketahuan dia ngomongnya banyak nih, bergrombol nih gitu, tapi dia followernya cuma satu atau dua, kemudian dia enggak pernah posting sesuatu.
07:32Jadi dari situ tipe-tipenya kelihatan ya?
07:34Itu kelihatan sebenarnya gitu, iya kan.
07:36Dan pemerintah pun kalau punya teknologi yang tepat gitu, itu bisa ngejar gitu.
07:40Dan sekarang ada ilmu namanya social network analysis.
07:43Social network analysis itu adalah ilmu yang bisa kita gunakan untuk menteris.
07:47Jaringan ini sebenarnya jaringan yang digerakkan oleh organik atau jaringan yang digerakkan oleh bot gitu.
07:53Itu bisa ketahuan tuh.
07:54Nah, tinggal kita bagaimana memiliki teknologi itu untuk ngejar orang-orang ini gitu.
07:58Apakah itu tidak bisa dikejar?
07:59Gini, setiap orang melakukan postingan, dari manapun, pasti ada geolocation yang ke-tracking sebenarnya.
08:05Walaupun dia pakai VPN dan lain-lain begitu.
08:07Dengan teknologi-teknologi yang baru, dengan operasi-operasi intelijen, kita tuh bisa tahu nge-trace gitu.
08:13Sebenarnya dia terkoneksinya dengan siapa aja gitu.
08:15Nah, kenapa itu yang enggak dilakukan gitu, ya kan?
08:18Upaya mewujudkan ekosistem digital Indonesia menjadi lebih baik dengan memerantas praktik scamming maupun praktik baser patut didukung.
08:29Namun, kajian lebih dalam perlu dilakukan jika usulan satu orang, satu akun media sosial akan direalisasikan.
08:36Agar tujuannya bisa tepat sasaran.
Komentar

Dianjurkan