Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
LAMPUNG, KOMPAS.TV - Bookcaffe menjadi pilihan sejumlah remaja di Kota Metro, Lampung, untuk bersantai menikmati secangkir kopi, minuman segar hingga makanan ringan sambil membaca buku.

Di tempat ini, deretan rak buku tertata rapi memenuhi setiap sudut ruangan, mengundang pengunjung untuk menjelajahi beragam genre literatur, mulai dari novel klasik, komik, hingga buku ilmiah.

Tari, pemilik kafe, mengaku sengaja menghadirkan konsep ini karena kecintaannya terhadap dunia literasi dan keinginan untuk menciptakan ruang bertukar pikiran yang nyaman.

Upaya ini juga menjadi langkah nyata untuk meningkatkan minat baca di kalangan muda.

Tidak hanya sekadar tempat nongkrong, kafe ini juga kerap menjadi wadah diskusi buku, seminar hingga sesi belajar bersama. Tak heran, setiap harinya lokasi ini selalu ramai dikunjungi pelajar, mahasiswa, hingga pekerja.

#bookcaffe #lampung #novel

Baca Juga Inovatif! Portal Fingerprint di Bandar Lampung, Cegah Maraknya Pencurian Motor | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/613373/inovatif-portal-fingerprint-di-bandar-lampung-cegah-maraknya-pencurian-motor-kompas-siang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/613374/bookcaffe-kota-metro-tempat-nongkrong-remaja-sambil-membaca-buku-kompas-siang

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Ya, kembali ke berita berikutnya, yakni, saudara, kata siapa nongkrong DKP hanya sekedar hura-hura menghabiskan uang.
00:10Di kota Metro Lampung misalnya, para pengunjung KP selain mengikmati minuman dan makanan, juga asik berdiskusi tentang buku DKP yang berkonsep perpustakaan.
00:21Buk Cafe menjadi tempat pilihan sejumlah remaja di kota Metro Lampung untuk bersantai menikmati secangkir kopi, minuman segar, hingga makanan ringan sambil membaca buku.
00:39Di tempat ini tampak deretan rak buku tertata rapi, mengisi setiap sudut ruangan, mengundang para pengunjung untuk menjelajahi beragam genre literatur,
00:49mulai dari novel klasik, komik, hingga buku ilmiah.
00:55Tari selaku pemilik cafe mengaku sengaja menghadirkan konsep ini karena kecintaannya terhadap dunia literasi,
01:02dan keinginan untuk menciptakan ruang bertukar pikiran yang nyaman, dan sekaligus upayanya meningkatkan minat baca pada kalangan muda.
01:11Instagramable sih sebenarnya, cuman latar belakangnya itu buku, supaya apa ya?
01:20Menumbuhkan minat baca aja sih ke kalangan mahasiswa, ke kalangan pelajar, memang pada dasarnya sasaran kita sih sebenarnya itu.
01:26Karena Metro tahu sendiri kan, jargonnya adalah kota pendidikan.
01:30Sejauh ini novel, sama buku-buku safe improvement itu paling diminati oleh pengunjung kita.
01:35Meski kita menyediakan banyak polisi lainnya, seperti yang jaringan lihat ini ada polisi agama, dan lain-lain.
01:41Cuman memang yang paling diminati adalah novel dan safe improvement di luar buku anak-anak.
01:47Bukan sekedar tempat nongkrong, cafe ini juga seringkali menjadi wadah untuk diskusi buku, seminar, atau bahkan sesi belajar bersama.
01:55Tak heran, lokasi ini setiap harinya selalu ramai dikunjungi para pelajar, mahasiswa, hingga para pekerja.
02:05Suasananya nyaman, bersih juga.
02:09Terus kalau kita lapar ya, kita bisa pesen makanan di sini.
02:12Belum pernah, sepertinya baru ada di sini, dan kebetulan saya ada komunitas sering berdiskusi di sini.
02:19Jadi, bisa lah ini jadi rekomendasi teman-teman buat diskusi di sini.
02:25Dengan perpaduan antara kenikmatan kuliner dan kekayaan literasi,
02:30cafe bertema buku ini tak sekedar tempat usaha,
02:34namun juga sebagai kontribusi nyata dalam memajukan dunia pendidikan dan kegemaran membaca di kota Metro Lampung.
02:42Tim Liputan, Kompas TV, Lampung.
02:48Ya, itulah tadi dua materi pada cerita Nusantara dari Biro Lampung kali ini.
02:55Kembali ke anak Imron di Studio Jakarta.
02:58Baik, itu tadi informasi menirik dari Biro Kompas TV Lampung,
03:01yang disampaikan oleh jurnalis Kompas TV, Roma Afri Aydam, dan juru kamera, Rian F. Winarta.
03:05Terima kasih, rekan-rekan.
Komentar

Dianjurkan