Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Dari lembaran plat logam kuningan, tangan terampil seorang seniman mampu menyulap menjadi karya seni kriya logam yang tak hanya memanjakan mata, tapi juga menyimpan makna budaya yang dalam.

Dalam edisi Sapa Indonesia Akhir Pekan kali ini bersama Pak Budhi Brascco, seorang seniman kriya logam sekaligus Wakil Ketua Kadin Kota Cirebon bidang Koperasi dan UMKM.

Lewat ketekunan dan warisan keterampilan turun-temurun, Pak Budhi menjadikan logam kuningan bukan sekadar bahan baku, melainkan media ekspresi seni yang kuat dan penuh filosofi.

Baca Juga Bangun CRiB, Daniel Mananta Lebur Dua Brand Hotel Jadi Galeri Seni dan Showcase Seniman di https://www.kompas.tv/lifestyle/608333/bangun-crib-daniel-mananta-lebur-dua-brand-hotel-jadi-galeri-seni-dan-showcase-seniman

#seniman #karya #logam #cirebon

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/613337/unik-plat-logam-kuningan-disulap-jadi-karya-seni-sarat-makna-budaya-sapa-pagi
Transkrip
00:00Intro
00:00Kembali di Sampai Indonesia R. Pekan Saudara
00:05Nah ini Saudara ada dari lembaran pelat logam kuningan tangan terampil seniman bernama Budi Brasko
00:13Ini menyulap menjadi karya seni kria logam yang tidak hanya indah dipandang tapi juga menjadi syarat makna budaya
00:20Nah seperti di sebelah saya ini adalah beberapa karya yang dimiliki oleh Pak Budi
00:25Nah tapi lebih lengkap kita akan ngobrol-ngobrol bareng dengan Pak Budi yang sudah hadir di Studio Kompas TV
00:31Pak Budi selamat pagi nih kayaknya lagi sibuk Pak Budinya nih digangguin dulu ya Pak ya
00:35Halo selamat pagi Kak Hukta apa kabar
00:37Baik Pak Budi ini lagi bikin apa nih Pak?
00:40Ini saya sedang melakukan proses penyeketan jadi dari lembaran pelat logam kuningan yang setelah dibuat pola itu kita buat proses penyeketan
00:49Jadi ini tahap-tahap pembuatan proses lukisan relief logam timbul handmade
00:54Oke ini mau bikin ikan arwana ya Pak?
00:57Iya
00:57Oke Pak Budi nah ini kan karyanya banyak sekali ya Pak yang ditampilkan keren-keren juga
01:02Mulai dari tahun kapan sih Pak mulai berkarya dengan seni logam ini?
01:06Iya sebetulnya kalau saya pribadi itu Kak Hukta dari tahun 2007
01:10Cuma memang saya sebagai generasi kedua pelestari talenta keluarga yang sudah menekuni karya ini sejak tahun 2000an
01:19Sejak tahun 80an ya
01:20Nah begitu masuk tahun 2000an saya berusaha melestarikan karya ini supaya tidak punah dan tetap ada
01:28Oke nah Pak Budi ini selain yang sudah ditampilkan di sini ada lagi nggak nih Pak yang mungkin mau dikasih lihat juga ke pemerintah kompas TV?
01:35Oke barangkali yang sementara beberapa karya yang jadi seperti sama-sama bisa kita lihat Kak Hukta yang ada di sini ya
01:43Memang sebetulnya kami juga membuat karya-karya yang cukup besar tapi tidak ditampilkan di sini ini hanya sebagian karya kami saja
01:49Oke nah kenapa nih Pak akhirnya memilih untuk membuat seni karya logam ini selain tadi juga melestarikan apa ya yang jadi turun-turun dari keluarga ya Pak ya?
01:57Betul iya
01:58Gimana ya sebetulnya kalau boleh pilih sih saya pengennya jadi pembawa acara atau host gitu
02:02Ini kisah ya dong?
02:04Iya iya
02:04Cuma kan itu sudah jatahnya Kak Hukta ya
02:07Jadi gimana ya saya hanya berpikir kalaupun memang ini nggak ada generasi penerus rasanya nanti lama-lama bisa punah gitu
02:16Tidak ada yang meneruskan ya
02:19Jadi seperti mau nggak mau harus saya deh
02:22Ya sudah akhirnya pelan-pelan saya belajar ya menekuni ini sejak tahun 2000-an dan eksis dengan nama Brasko Gallery sejak tahun 2007
02:31Sejak tahun 2007 oke Pak ada kesulitan nggak ketika membuat karya seni logam?
02:35Maka kan ini kayaknya prosesnya agak panjang ya sampai menjadi sebuah karya gini
02:39Iya waktu awal-awal ya Kak Hukta yang namanya bikin lukisan relief logam tuh susah
02:46Saya dulu pada saat pertama kali malah hampir menyerah ya karena seperti yang Kak Hukta lihat ini proses penyeketan yang seperti ini
02:54Ini kalau meleset sedikit nah ini hitungannya sudah cacat ya sudah buang bahan lah
03:01Jadi memang harus hati-hati sekali nah pada saat belajar kan kita tentu banyak kesalahan ya aku hampir menyerah deh
03:08Dan bahkan pada saat pertama kali saya diberikan modal tiga lembar pelat logam ya sampai lama-lama ya akhirnya sampai nyaris berkarat lah karena susah ya gitu
03:20Karena proses ini perlu kesabaran ketelitian dan detail terutama pada saat proses penyeketan objek desain
03:28Oke nah Pak ini bisa berkarat nggak sih Pak?
03:31Nah jadi nanti pada tahap proses pengerjaan karya ini untuk menghindari korosi atau karat itu ada proses yang namanya proses coating
03:39Jadi setelah karya ini jadi itu ada proses coating baru finishing akhirnya kita buat karya ini dilukis supaya untuk memperkuat objek desainnya
03:49Oke nah Pak ini yang mau belajar soal logam nggak cuma saya tapi ada teman saya kita panggil dulu kalau ya Pak Edwin
03:55Mana nih si Edwin nih Pak?
03:57Edwin, oh ini dia Edwin
03:59Selamat pagi Pak Edwin
04:02Selamat pagi Pak Edwin
04:03Selamat pagi Pak Edwin
04:04Selamat pagi Pak Edwin
04:05Selamat pagi Pak Edwin
04:06Selamat pagi Pak Edwin
04:07Selamat pagi Pak Edwin
04:08Terpesona sama ada idola saya di depan saya di depan saya
04:10Idola ya begini ya
04:12Oke Bapak tadi sampai jelasin saya dengar tipis-tipis tadi tentang proses pembuatan lalu juga ada polis terakhir yang untuk menghindari karata
04:22Betul
04:23Nah tapi kalau kita lihat disini nih lagi membuat motif-motif arwana
04:27Nah cara untuk akhirnya nanti ini bisa serealistis yang ada di depan seperti apa?
04:35Jadi timbul-timbul itu Pak?
04:35Iya jadi timbul-timbul itu seperti apa Pak?
04:37Jadi mungkin Kak Edwin ini juga proses penyeketan adalah ini tahap kedua ya
04:42Jadi kalau saya boleh ceritakan misalkan kepada Kak Okta dan Kak Edwin
04:47Kita sebetulnya harus misalkan pilih motif desainnya dulu deh
04:51Mau bikin apaan misalkan ya
04:53Nah ini saya sengaja bawakan untuk Kak Edwin dan Kak Okta
04:56Kita cari gambar yang simpel deh gitu ya
05:00Nah ini saya punya motif bunga
05:06Oke
05:06Motif bunga disini
05:08Nanti Kak Edwin sama Kak Okta bisa coba
05:11Jadi prosesnya adalah kita menentukan desain gambarnya yang mau dibuat apa nih
05:16Setelah itu lembaran pelat logamnya kita polak dengan desain ini gitu ya
05:23Pak ini kok kayaknya agak ribet bisa gambar kuacinya aja nggak Pak?
05:29Padahal udah dipermudah ya tapi tetap kompleks tapi memang itu yang jadi nilai seni juga ya Pak ya
05:35Maksudnya kompleksitasnya juga jadi tambahan nilai di dalam karya ini gitu ya
05:40Nah ini barusan Kak Edwin aku cerita sama Kak Okta juga bahwa memang dulu sejarahnya pada saat saya belajar ini
05:49Ini kan memang tingkat kesulitannya tinggi ya
05:50Jadi perlu kehati-hatian pada saat proses penyeketan
05:54Sebab barangkali berbeda dengan jenis lukisan kanvas misalkan ataupun yang lain
06:00Mana kalau kita ada kesalahan kan Kak Okta bisa ditimpa warna atau apa ya
06:04Nah kalau pelat logam sudah diseket proses penyeketan itu kan akan ada bekas tuh
06:10Jadi nggak boleh salah
06:11Pak karya yang paling berkesan yang mana Pak?
06:16Mungkin ada di rumah
06:18Di samping karya-karya yang tampil disini memang seiring perkembangan zaman dan permintaan relasi-relasi kami
06:28Yang paling berkesan barangkali saya pernah mengerjakan satu pesanan ukurannya 1 x 2 meter
06:351 x 2 meter?
06:371 x 2 meter
06:38Bahkan ada juga yang ukuran 176 x 235 cm
06:44Nah bedanya dengan karya kanvas nih Kak Edwin
06:47Kalau karya lukisan relief logam itu bukan desain yang bukan media yang mengikuti desainnya
06:57Ya Kak Okta
06:58Tapi desain yang mengikuti media
07:01Kenapa begitu?
07:03Ukuran pelat lembaran logam ini itu kelebarannya hanya 36,5 cm
07:07Oke
07:08Ya
07:09Ataupun ada pelat logam yang lebih besar lagi
07:11Lebarnya 50 cm
07:13Sementara tadi saya bercerita kepada Kak Edwin dan Kak Okta
07:17Ada kita mengerjakan ukuran 1 x 2 meter loh
07:20Nah teknisnya bagaimana?
07:22Nah itu disambung pelat logam
07:23Tapi bagaimana penyambungan ini tetap tidak tampak, tetap halus dan seolah-olah menyatu dengan objek desainnya
07:30Seperti itu
07:31Berarti memang yang pertama harus diperhatikan adalah ya pasti desainnya dulu
07:35Tapi mediumnya juga harus dipikirin karena mediumnya mungkin tidak sebesar itu
07:39Tidak sebesar itu
07:40Jadi desain gambarnya mengikuti medianya nih
07:43Oke
07:43Oke Pak Budi selama berkarir menjadi seniman untuk logam ini
07:49Udah dipamerin kemana aja nih Pak?
07:51Mungkin ada yang paling jauh juga yang paling berkesan buat Pak Budi
07:53Kalau pameran pribadi mungkin belum
07:56Nah makanya saya berharap pemerintah bisa memfasilitasi ini untuk pameran ya
08:00Saya curi setarnya di acara Sapa Pagi Indonesia
08:02Tapi mungkin beberapa kami pernah mengerjakan untuk keluar diantaranya karya yang tadi yang cukup besar itu untuk ke Washington DC dan ke Los Angeles
08:13Seperti itu sih
08:14Oke tapi untuk di bagaimana respons ketika dibawa ke Washington DC lalu ke Amerika Serikat seperti itu ya
08:21Masyarakat disana ngeliatnya gimana?
08:23Itu hal yang baru atau sebenarnya mereka juga udah ada yang
08:25Oh ini kita bisa kolaborasi nih atau mungkin jadinya ngobrol panjang karena mereka juga punya pemahaman jauh
08:32Tentang karya seniman logam ini
08:34Sebetulnya kalau dari testimoni dari beberapa barangkali memang apa namanya baru ya
08:41Mereka juga baru membuat ini apalagi pada saat saya memperlihatkan video proses karyanya
08:45Seperti yang tadi Kak Okta lihat kita lagi proses penyeketan
08:49Nanti ada proses penimbulan relativisasi dan barangkali mereka sedikit takjub juga dengan alat-alat yang digunakan hanya seperti ini mungkin seperti yang Kak Edwin lihat
08:58Ini apa sih Pak ini pulpen?
08:59Itu alat sketsnya
09:00Oh ini alat sketsnya
09:01Iya penjalin rotan dengan alat skets
09:03Oke
09:04Bedanya ini sama yang ada logamnya apa Pak?
09:07Oke kalau yang ada logamnya ini untuk proses penyeketan
09:10Nah kalau yang penjalin-penjalin ini nanti digunakan untuk penimbulan relativisasi secara manual
09:16Jadi proses karya kami semuanya dikerjakan secara handmade sampai timbul
09:21Ini pun handmade kok kita lihat dari bekas pidol
09:25Ya makanya
09:26Ditambahkan ada buat penyeketan ya?
09:28Harus kelihatan juga bikin alatnya
09:29Pak ini berarti satu karya itu bisa makan berapa lama sih Pak waktunya?
09:33Nah tergantung motif dan ukuran nih
09:35For example saya kebetulan misalkan di acara kita tentu mungkin gak bisa dari proses awal sampai jadi ya Kak Edwin ya
09:43Jadi makanya kenapa mungkin size juga saya bawa yang kecil
09:47Dan karena proses karyanya Kak ini menggunakan beberapa ada bahan kimia juga yang tidak mungkin saya lakukan di dalam studio
09:55Jadi nanti saya akan perlihatkan tahapan proses karya pembuatan lukisan Relief Logam ini
10:00Bisa Kak Edwin dan Kak Okta coba
10:03Tapi barangkali ada beberapa tahap yang kita lewati
10:07Seperti itu
10:08Oke
10:08Nah Bapak tapi terkait dengan semua karya yang ada di sini nih
10:12Kira-kira dari semua proses pembuatannya
10:15Bahkan dari awal kalau kita tapak tilas ke awal lah gitu Bapak akhirnya
10:18Tercemplung ke dunia untuk membuat karya-karya luar biasa ini
10:23Ada punya cerita sendiri sih Pak
10:25Mungkin boleh di-share nih
10:26Gimana ya
10:27Tadi seperti saya sampaikan ke Kak Okta juga mungkin proses awal ini kan
10:33Saya sebetulnya gak minat Kak Edwin
10:35Saya tadi bilang sama Kak Okta pengennya jadi host aja deh jadi kuat
10:38Biar nanya-nanya aja Pak
10:40Nah karena apa ini proses karya ini dibuatnya cukup sulit
10:46Tapi sejak remaja saya berpikir maksudnya kalaupun tidak ada yang meneruskan talenta keluarga besar saya ini
10:53Nanti siapa keberlanjutannya
10:55Jadi kalau mungkin zaman dulu ya Kak kita kenal ada empu ini empu itu yang memang membuat keris dan itu kan memang tradisional ciri khas Indonesia
11:03Iya jadi di Cirebon juga ada satu empu, empu budi berasku Kak
11:07Atau ini menyambung empu Edwin bisa juga ya
11:12Pak
11:13Nah sebetulnya kalau seniman dari karya logam ini tuh udah banyak belum sih Pak?
11:18Saya kalau kita lihat kayaknya belum ini ya belum common gitu orang untuk membuat seni seperti ini
11:23Betul
11:23Nah kalaupun di acara ini sudah berapa nih yang hadir barangkali mungkin
11:26Berapa kalau seni logam?
11:28Dalam salah satu Zoom meeting dengan salah satu senior kolektor dikatakan bahwa katanya pengerajin logam di tanah air itu sudah langka
11:41Mungkin di beberapa daerah kita masih bisa temukan sih Kak
11:45Mungkin kalaupun Kakak walking around ke daerah Jawa Tengahan gitu ya kan ada juga yang bikin patung ataupun lampu-lampu hias
11:53Barangkali mungkin juga kerajinan serupa ada tapi mungkin barangkali teknisnya
11:58Teknis proses penggarapannya yang memang berbeda seperti itu
12:02Nah tadi karena apa untuk senimannya juga semakin sedikit pun tadi dinyatakan kalau ini ada termotivasi dengan melanjutkan warisan keluarga
12:12Nah anak-anak Bapak atau mungkin yang generasi mudanya itu sudah mulai belajar belum nih?
12:18Atau mereka lebih kepada kayak oh iya ketika lagi mungkin bosan saja atau gimana Bapak?
12:24Iya barangkali kalaupun ke anak-anak juga sudah saya mulai ajarkan ya jadi secara teknis mereka sudah paham bagaimana pembuatan proses karya ini
12:32Tapi mungkin ke sifatnya yang lebih ke previsional mungkin belum
12:36Oke oke nah tadi udah disebutkan ada alat-alat disini tadi juga kita tahu nih apa yang melatari dari melatar belakangnya dari motivasinya Bapak
12:45Pak boleh ganti ditunjukin supaya nih ini kan disini kita udah bisa lihat arwananya udah ada yang nimbul-nimbul ya
12:50Nah itu biar nimbul-nimbul gitu gimana tuh pacarnya Pak?
12:54Mungkin dikasih lihat Pak yang di bagian sini yang belum timbul untuk bisa kena seperti ini bagaimana Pak?
12:59Mau lanjut yang ini atau start dari awal?
13:02Saya berikan opsi sama Kak Okta sama Kak Edwin nih
13:04Kalau misalkan dari awal saya sudah siapkan medianya untuk Kak Edwin atau Kak Okta bisa coba
13:10Oh gitu namanya kalau sekarang Pak Budi dulu nih Pak
13:14Boleh
13:14Jadi ini kan tadi sudah pola desain sudah ada
13:19Nah ini namanya dilanjutkan proses penyeketan
13:22Jadi desain yang sudah tertuang di atas lembaran plat logam
13:25Kita sket menggunakan alat sket ini ya
13:28Nah ini ada motif kayak sisik-sisik ikan arwana nih
13:31Saya perlihatkan Kak Okta bisa lihat
13:34Ini harus ditekan gitu juga ya Pak?
13:36Iya
13:36Nah ini ditekan tapi kita kira-kira aja gak usah terlalu
13:41Ini namanya proses penyeketan
13:45Jadi menyalin pola yang sudah disalin di atas lembaran plat logam
13:50Ini kita sket supaya plat lembaran logamnya terbentuk pola yang sudah dipilih tadi
13:56Nah misalkan contoh ini proses penyeketan anatomi sisik dari ikan arwana
14:03Nah hasilnya kita lihat ya Kak Edwin ya dari belakang ya
14:07Nah ini hasil penyeketannya bisa Kak Edwin lihat jadi sisik-sisiknya sudah terbentuk
14:17Oh iya betul
14:18Oh dengan sket itu bisa
14:20Nah ini untuk menambah dimensi juga bisa menggunakan alat yang lain ya betul Pak ya?
14:25Iya untuk menambah dimensinya supaya ini lebih relief ya lebih timbul
14:30Itu nanti kita ada proses penimbulan reliefisasi menggunakan alat-alat penyeketan
14:34Ini setelah nanti semuanya sudah diseket?
14:35Setelah semuanya sudah diseket
14:37Dan ada masih ada proses sket balik namanya
14:39Sket balik
14:40Nah sket balik itu seperti apa?
14:42Ini mungkin pemirsa juga bisa lihat sudah garis-garis sketnya sudah ada
14:45Tadi kita sket depan sekarang kita sket belakang ya Kak
14:48Ini penyeketan belakang
14:50Kak Amun kata emang ini ya Pak ya relatif rumit ya bisa dibilang
14:54Prosesnya panjang
14:55Betul
14:56Ini proses penyeketan dari belakang
15:09Kita coba pelan-pelan biar Kak Edwin sama Kak Wokta bisa lihat
15:12Ini benar-benar zero mistake ya gitu gak boleh sampai salah
15:18Tapi kalau memang salah pun berarti jadi bagian dari karya sendiri itu sendiri ya Pak ya
15:22Iya gimana deh Pak tapi salah gitu
15:23Ya sebetulnya idealnya kalau untuk proses penyeketan 100% ya
15:28Nah ini makanya pada proses penyeketan itu
15:32Misalkan begini Kak Edwin bertanya
15:34Misalkan untuk yang belum mahir
15:36Ini kita jangan sampai putus-putus gitu nyeketan
15:39Tapi satu kali tarikan nafas ulusnya gitu
15:41Jadi saya contohkan
15:42Iya nah seperti ini
15:45Ulusnya satu kali tarikan nafas gitu
15:47Oke ini jadi mak yang timbul nih waktu tadi kelihatannya
15:51Iya ya
15:51Pak sampai bisa dari kertas
15:54Terus muncul di logam ini
15:56Itu gimana sih Pak caranya
15:57Ini kan kayak ada bekas-bekas apa kayak pulpen gitu ya
16:00Apa gimana tuh Pak
16:02Nah ini
16:02Tadi menggunakan karbon
16:03Oh karbon
16:04Nah ini Kak Edwin
16:06Yang tadi sudah disket balik
16:07Tampak ya
16:08Saya perlihatkan ke pemirsa ya
16:10Nah ini yang sudah disket balik tadi
16:13Jadi dimensinya lebih timbul gitu ya Pak ya
16:16Ini belum kita proses penimbulan relivisasi
16:20Tapi sudah membantu objek desainnya sudah bisa lebih relivisasi
16:24Wah ini kita jadi tertarik boleh belajar mungkin abis ini sama Pak Bapak
16:29Boleh coba
16:29Langsung kita coba ya sekarang ya di Sapa Indonesia akhir pekan ya
16:32Oke
16:32Oke tapi kita tunggu usai jeda ini dulu ya saudara ya
16:35Tetap bersama kami
16:36Kembali di Sapa Indonesia akhir pekan
16:39Dan saudara seperti tadi sudah dikatakan itu
16:42Kita kan mau belajar ya Wini ya
16:43Karena setiap hari ada pembelajaran buat kita di Sapa Indonesia akhir pekan
16:47Nah kita mau belajar untuk membuat ini ya
16:50Membuat
16:51Bunga matahari
16:52Start from scratch gitu ya
16:54Silahkan Bapak boleh dibimbing kami
16:57Gimana nih Pak step by stepnya
16:58Nah ini seperti tadi yang sudah saya ceritakan
17:00Sengaja saya siapkan untuk Kak Edwin dan Kak Okta
17:03Oke
17:03Ini kita menyalin desainnya di atas lembaran plat logam ya pemirsa
17:09Ini plat lembaran logam yang sudah tadi kita pilih
17:13Desainnya untuk Kak Edwin dan Kak Okta
17:14Ya selanjutnya adalah kita bisa pakai bolven ataupun ini untuk membuat polanya
17:22Jadi kita ikutin gambar ini
17:25Sesuai ini saja ya sesuai garisnya
17:30Nah siapa dulu yang mau coba?
17:34Kak Okta dulu
17:35Iya
17:35Nah Kak Edwin ini kasih lihat ya
17:37Ini bagaimana sudah terlihat ya kalau dari cahaya
17:42Oh iya ini biru-biru juga Pak ya ada garisnya
17:43Ini sudah tiga titik ini ya tiga garis ini
17:47Boleh dilanjut
17:48Oke siap
17:49Berarti memang kalau misalnya mau mesen gitu gak bisa buru-buru ya Pak
17:53Itu tadi bisa ada sampai satu minggu gitu
17:55Betul satu minggu bahkan satu bulan tergantung dari detail motif dan ukuran
18:01Oke Pak ini kalau saya lihat ini di depan ada yang diwarnain
18:04Nah itu berarti ini memang bisa diwarnain apa warnanya itu kan khusus atau pakai apa Pak?
18:09Iya pewarnaannya menggunakan cat logam
18:11Jadi setelah ini di proses coating dan ada proses outline baru kan dilukis lagi ya
18:18Jadi sebetulnya pekerjaan kami perpaduan antara membuat kria dan proses melukis gitu
18:25Jadi untuk finishingnya kita memperkuat objek desain itu dilukis lagi menggunakan cat logam
18:31Oh oke makin lama lagi tuh Pak prosesnya ya
18:34Betul
18:34Oke
18:35Edwin bisa win?
18:37Bisa dong
18:38Dulu nih saya pernah belajar ngelukis loh
18:40Oh gitu?
18:41Lukis apa?
18:42Pernah ngeles tapi komik ya
18:43Les gambar komik ini agak-agak memang realisnya seperti ini tuh jadi tantangan tersendiri
18:49Karena detailnya harus sesuai dan ini kan kelopak bunga berarti harus senatural mungkin gitu ya Pak ya?
18:54Iya
18:54Kalau pengen membuat karya
18:55Ulusnya ya
18:56Betul
18:57Ulusnya
18:58Betul
18:58Barangkali nanti kita coba hanya bagian dalam saja boleh
19:02Boleh
19:02Selanjutnya nanti ada proses penyeketan
19:05Oke
19:06Pak Budi ini kan menggunakan logam
19:08Ada nggak apa tantangan tersendiri yang dihadapi ketika membuat karya dengan logam?
19:11Apakah itu misalnya kayak tadi misalnya nggak boleh sampai salah?
19:13Tidak boleh salah ya
19:15Apa lagi Pak?
19:15Terus ukuran ya kan jadi bagaimana misalkan Kak Okta mau pesen nih ruangannya sudah disetting interiornya
19:23Ukurannya di luar pakem ukuran logam agak kesulitan kita
19:27Jadi karena desainnya yang mengikuti ukuran plat logam
19:31Seperti itu ya
19:32Lepas sudah
19:33Oke
19:34Nah luar biasa sekali ini hasilnya
19:37Siap
19:37Pak Mirsa bisa lihat ya
19:39Ini hasil karya Kak Edwin ini menyalin pola gambarnya sudah bisa terlihat disini
19:44Ini barbuknya
19:45Pak ini masuk karya seni apa sih Pak kalau logam nih?
19:50Murnika atau apa?
19:52Souvenir?
19:53Kalau untuk aplikasinya banyak
19:55Selain untuk wall dekoratif, untuk hiasan dinding juga
20:00Kami mengerjakan untuk souvenir ataupun pelakat tapi relief ya tetap kerjaannya
20:06Nah jadi disini juga ada contoh kecil pelakat relief juga kami kerjakan
20:11Iya
20:11Ini ada di depan ini motifnya motif balai kota Cirebon
20:15Itu kayaknya lebih susah lagi ya Pak karena kecil-kecil banget ya
20:20Iya
20:20Oke ini selanjutnya apa lagi Pak?
20:25Selanjutnya kita akan memasuki proses penyeketan
20:29Tapi untuk yang mudah mungkin Kak Edwin bisa coba pakai ini dulu ya
20:34Oke yang masih gitu ya
20:35Boleh
20:35Nah saya contohkan dulu Kak Edwin dan Kak
20:38Boleh?
20:38Boleh Pak
20:39Pola yang sudah tadi Kak Edwin buat kita akan melakukan penyeketan
20:43Penyeketan ya jadi satu kali tarikan nafas kalau bisa ulesnya gitu ya
20:48Nah ini saya contohkan kita tahan sedikit
20:51Nah kita ngikutin polanya ya
20:56Langsung timbul ya
20:57Oh iya
20:58Karena memang harus pakai tenaga sedikit berarti ya Pak?
21:00Iya sedikit aja
21:01Asal jangan tenaga dalam ya Win?
21:03Kita bohong
21:04Oke
21:06Iya
21:08Oke Pak ini jenis-jenis logamnya itu ada berbeda nggak sih Pak?
21:14Silahkan
21:14Kalau yang digunakan
21:15Siap boleh saya lanjutkan sedikit
21:16Logam kita bisa menggunakan pelat logam kuningan atau pelat logam tembaga
21:22Jadi kalau ini kan warna bronze ya warna kuningan warna beras
21:26Nah kalau untuk tembaga bisa juga digunakan
21:29Kita balik lagi ke selera sebetulnya sih
21:31Tergantung seleranya
21:33Tapi untuk tembaga mungkin seperti motif-motif klasik
21:36Lebih pas
21:38Kalau misalnya kayak apa ya Pak ya?
21:40Silver, aluminium gitu?
21:41Aluminium tidak digunakan
21:43Karena sifatnya kurang liat
21:45Jadi kalau untuk proses penyeketan Kak Edwin akan sulit sekali
21:48Kalau ketemu aluminium
21:49Dia kesat gitu lah
21:51Nah tapi kalau ini lebih lunak
21:53Oke mungkin disini biar nggak ngobrol-ngobrol doang nih
21:56Ganti ya Bapak ngobrol-ngobrol sama saya
21:59Ayo silahkan nikah
22:01Iya nah nyobain
22:02Tadi seperti ini
22:04Ini yang hasil lekarannya Kak Edwin nih
22:05Jadi meskipun ini dia sudah bagus sekali nih
22:09Baru pertama pengalaman pertama ya
22:11Sudah luar biasa nih kan
22:12Oke
22:14Nah saya yang ini Pak
22:16Jangan buat kuaci ya Pak ya
22:18Kita buatnya bunganya dulu
22:20Nah gini
22:22Pelan-pelan aja nggak Pak Pak?
22:23Nggak usah terlalu ngeken
22:24Ya silahkan
22:25Pak pressure loh Pak
22:26Tapi Pak pernah ada nggak sih Pak?
22:29Mungkin disini itu yang menarik adalah
22:31Terkait dengan seniman-seniman ini
22:33Itu pasti punya blok seperti itu
22:36Kreativitas gitu
22:37Pasti kadang-kadang ada aja
22:38Nah gimana cara menghadapinya?
22:40Ya gimana ya Pak?
22:41Mungkin kalau untuk inspirasi baru
22:44Memang mungkin motif-motif yang terbaru juga kita
22:48Literasi-literasi baru ya
22:50Browsing ataupun apa
22:51Terutama berkaitan dengan tematikal barangkali
22:53Ya tapi mungkin
22:56Kreativitasnya tidak langsung kita misalkan
23:00Oh nemu dari Google misalkan inspirasinya
23:04Ataupun pada saat kita ngobrol
23:05Kayaknya bikin ini bagus ya
23:07Jadi terus berkembang
23:09Prosesnya pokoknya banyak referensi
23:11Pun banyak ngobrol
23:12Banyak diskusi sama teman-teman
23:14Sama keluarga juga ya Pak ya
23:15Pak nah ini ada berbagai macam karya yang Bapak bawa disini
23:19Ada yang sebelah kiri
23:20Di tengah ini ada lukisan realistis dari manusia seperti itu ya
23:23Di sini juga ada plakat
23:25Nah itu harganya
23:26Mungkin boleh tahu gak Pak?
23:27Range harganya itu berapa?
23:28Di berapa?
23:29Jika ingin nantinya request dan
23:30Pastinya tergantung kerumitan
23:32Tergantung ke kompleksitas
23:32Tergantung ukuran
23:33Tergantung detail ya
23:34Tapi range harganya di berapa?
23:36Nah dalam hal ini
23:37Kami berhasil galeri mungkin lebih
23:39Misalkan harga-harga yang terjangkau itu
23:42Untuk motif-motif kaligrafi
23:45Mungkin starting from one million
23:49Karena kami berharap
23:52Maksudnya khususan misalkan keluarga-keluarga muslim
23:56Juga ada kaligrafi sebagai
23:58Sibol identiti dan syiar kami kepada masyarakat
24:01Juga sekiranya bisa memiliki karya kami
24:06Relief and made
24:07Tapi dengan harga yang lebih terjangkau
24:09Oke
24:09Iya
24:10Oke
24:11Sip
24:12Nah ini udah selesai Okta
24:13Kita lihat ya
24:14Sudah jadi
24:17Nah ini dihasil karanya Kak Okta sudah cukup baik
24:20Oke
24:20Terima kasih banyak Bapak sudah diajarin
24:23Tapi ngomong-ngomong Kak Okta, Kak Edwin
24:24Saya ada karya yang terlupa ditampilkan di sini
24:28Bisa minta tolong ya
24:30Bisa minta tolong
24:31Oke
24:32Oke
24:32Ini dia nih
24:34Ini dia
24:34Ini dia
24:34Ini dia
24:34Ini dia
24:35Ini dia
24:35Ini dia
24:35Ini dia
24:35Ini dia
24:35Ini dia
24:36Ini dia
24:37Ini kami pegang satu-satu mungkin Bapak
24:39Oh iya
24:39Silahkan
24:40Ini tidak apa-apa nih
24:40Ya taruh di sini dulu ya
24:42Oke
24:42Yang mana dulu Pak yang boleh dibuka nih Pak
24:44Nah
24:44Kalaupun ini
24:47Kita di bawah dulu ya
24:50Oke boleh
24:50Biar surprise ya Pak
24:52Susuruh
24:53Ini
24:55Mungkin jangan dihadapkan ke pemirsa dulu
24:57Nanti silahkan
24:59Kak Okta yang pegang
25:00Nah ini Kak Edwin
25:01Okta tahan
25:02Oh my god
25:03Oh my god
25:03Nah ini
25:05Kita peliharkan ke depan
25:07Yuk
25:07Okta aku pelihar lebih bagus lagi
25:08Kita ke depan dulu
25:10Kita ke depan dulu
25:11Ini kita
25:13Eksekut
25:13Karena memang sebagus itu Bapak ditanggap
25:15Boleh Pak
25:16Iya
25:16Oke jadi untuk
25:19Pemirsa di rumah
25:21Saya sengaja
25:22Ini sembunyikan karyanya
25:23Dari Kak Edwin dan Kak Okta
25:25Supaya pemirsa di rumah
25:26Juga bisa
25:27Apa
25:28Ikut penasaran ya
25:29Kira-kira
25:29Karya apa yang sengaja kami buat
25:32Sengaja jauh-jauh dari Cerbon
25:34Ke Kompas TV
25:35Untuk diperlihatkan kepada pemirsa
25:37Biar kita gak minder juga ya Pak
25:39Buat Bunga
25:39Sampai yang begini
25:40Oke oke
25:41Satu, dua, tiga
25:44Kompas ini
25:46Bagus sekali
25:49Bagus sekali
25:50Tapi yang ini lebih hebat lagi
25:56Ini
25:56Wah ini bagus banget nih
26:02Benara Kompas nih
26:05Ada sosial medianya Kak Pak
26:07Atau kemana
26:08Kalau bisa kepoin ini
26:09Boleh
26:10Nanti bisa
26:11Ikuti di Instagram
26:13Brasko Gallery Official
26:14Ataupun
26:15Saya juga aktif di link in
26:17Jadi bisa
26:18Di link in
26:19Dengan nama Budi Brasko
26:21Budi Brasko
26:22Oke
26:23Terima kasih banyak
26:25Pak Budi
26:26Semoga karyanya
26:27Semakin bisa menjadi berkat
26:28Bagi semua orang
26:29Terima kasih banyak Bapak
26:31Terima kasih banyak Bapak
26:32Terima kasih banyak Bapak
26:33Terima kasih banyak Bapak
Komentar

Dianjurkan