00:00Kita beralih ke informasi lainnya saudara kepolisian daerah Papua
00:03memeriksa para petambang emas ilegal yang selamat dari serangan kelompok kriminal bersenjata
00:09di Yahukimo, Papua, Pegunungan.
00:11Hingga hari ini korban tewas dalam kejadian itu berjumlah 11 orang.
00:19Polisi memeriksa para petambang emas yang selamat untuk mengungkap siapa pengelola lokasi tersebut.
00:25Termasuk pihak yang memasok para petambang ilegal ke Yahukimo.
00:30Kapolda Papua Irjen Patrick Renwarin mengatakan tambang emas ilegal berada di sejumlah titik
00:38baik di Kabupaten Yahukimo dan Pegunungan Bintang.
00:42Para pekerja tambang ini didatangkan dari luar daerah dan tidak mengenal lokasi
00:46hingga akhirnya menjadi korban serangan KKB.
00:50Kapolda menegaskan akan menutup tambang ilegal itu.
00:55Dan dari hasil dari informasi yang kami dapat setelah lakukan komunikasi
01:07wawancara dengan beberapa pekerja tambang yang melarikan diri dan selamat
01:15mereka mengatakan bahwa ada 11 korban.
01:20Tapi kita belum tahu.
01:22Setelah didalami ternyata ada banyak sekali pekerja tambang di wilayah
01:27Pegunungan Bintang maupun wilayah Yahukimo.
01:32Sehingga informasi yang kami dapat baru dari beberapa kelompok.
01:37Kami belum tahu apakah ada kelompok yang lain.
01:40Ini kami masih lakukan penyelidikan.
01:42Untuk mengetahui informasi selengkapnya terkait evakuasi dan identifikasi korban
01:51serangan kelompok kriminal bersenjata di Yahukimo, Papua, Pegunungan.
01:56Kami terhubung dengan jurnalis Kompas TV Salmawati yang berada di Mimika, Papua Tengah.
02:01Selamat siang Salma.
02:02Bagaimana proses evakuasi hingga saat ini dan identifikasi para korban?
02:06Baik, selamat siang Imron dan juga saudara.
02:11Dapat kami sampaikan update hingga saat hari.
02:13Hingga hari ini untuk evakuasi terhadap 11 jenazah sudah dilakukan.
02:19Sementara sedang dalam proses identifikasi.
02:22Dari 11 jenazah yang sudah dievakuasi,
02:25ada 10 jenazah yang saat ini berada di Rumah Sakit Umum Daerah DKI.
02:29Dua di antaranya sudah berhasil teridentifikasi,
02:34diketahui atas Trapak Wawan dan juga Stanley,
02:39merupakan warga asal dari Sulawesi Utara.
02:43Imron, dapat juga kami sampaikan bahwa kedua jenazah ini merupakan
02:47korban pembantai dan pembunuhan KKB di Yahukimo,
02:52tepatnya di lokasi kejadian penduangan KM22.
02:56Dan untuk jenazah lainnya sampai saat ini
03:00masih menunggu proses pencocokan data
03:04antemortem dari pihak keluarga.
03:07Imron.
03:08Tandi ada katakan dari 11 yang berhasil dievakuasi,
03:11ada 2 yang sudah teridentifikasi.
03:13Lalu bagaimana dengan rencana pemulangan jenazah korban?
03:15Salma.
03:17Baik, Imron.
03:18Dapat kami sampaikan bahwa untuk kedua jenazah saat ini
03:20masih menunggu pihak keluarga yang untuk datang mengambil.
03:24Namun sampai hari ini apabila tidak ada keluarga yang segera dapat dihubungi,
03:32maka akan dilakukan proses pemakaman sendiri di Taman Pemakaman Umum Yahukimo
03:37oleh pemerintah setempat Imron.
03:42Baik, hingga siang hari ini dari serangan KKB di Yahukimo
03:46terdapat 11 korban meninggal dunia,
03:49jenazah yang berhasil dievakuasi.
03:51Sementara itu 10 jenazah di bawah KRSU DDKI
03:54dan 2 di antaranya telah teridentifikasi.
03:57Terima kasih atas laporan Anda Jurnalus Kompas TV,
03:59Salma Wati yang melaporkan dari Mimika.
Komentar